Release info

Swordsman E42 END (Xiao Ao Jiang Hu / State of Divinity / The Smiling, Proud Wanderer / 笑傲江湖)
A Commentary by Adhi_Kurniawan
Next Up Episode 42 END . Selamat Menonton dan Terimakasih sudah mendownload maupun yang lainya. Serial selanjutnya yang saya akan buat '' Xin Xiao Shi Yi Lang (2016) ''

Tags

other
Published on: 2018-11-01
Downloads: 46
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 193 lines.

Pacitan, 1 November 2018 .

Episode 42

Kak Chong.

Ayah!

Aku mohon, tolong biarkan Kak Chong pergi.

Hari ini aku pasti akan membunuhnya.

Jika kau akan membunuhnya, bunuh aku dulu!

Bahkan kamu tidak mendengarkan perkataan Ayahmu. Ying Ying, cepat pergi.

Jika kita mati, kita lebih baik mati bersama

Kau akan mati bersama dia?

Ya!

Baik...

Ying Ying

Ying Ying. Kau bahkan tidak menginginkan ayahmu demi Linghu Chong.

Aku..

Hari ini aku harus membunuhnya.

Jangan lakukan itu Ayah!

Dongfang Bubai...

Ayah!

Ayah!

Ayah, bangunlah!

Ayah!

Ayah, Ayah!

Ayah, bangun ..

Tabib Ping, apa yang bisa kita lakukan? Apakah ada cara untuk menyelamatkannya?

Aku telah mencoba yang terbaik.

Ayah

Ayah, bangun ..

Ayah, aku Ying Ying ..

Ayah

Ayah

Sekte Matahari-Bulan sekarang tanpa pemimpin, aku tidak punya hak untuk menjadi Pemimpin.

Tetapi aku ingin menghidupkan kembali Sekte dan mengikuti tradisi yang baik.

Dan berharap Sekte Matahari-Bulan dapat memiliki reputasi yang baik.

Yang aku takutkan, nyawaku tidak akan bisa bertahan lama.

Kak Chong, setelah aku tiada

tolong kubur aku di samping makam Ayahku.

Ying Ying, ini adalah perjalanan yang sulit.

Racun di dalam tubuhmu

dan hidupku, aku tidak tahu berapa lama lagi.

Di sisa umur ini, aku akan bersamamu mulai sekarang.

Pengikut Sekte Matahari-Bulan, tak terkalahkan, Bertahan ribuan tahun, menyatukan seluruh dunia.

Pengikut Sekte Matahari-Bulan, tak terkalahkan, Bertahan ribuan tahun, menyatukan seluruh dunia.

Batas waktu satu bulan, akan segera tiba. Aku takut Sekte jahat, akan berbaris menuju kemari.

Kali ini kami mempersiapkan dengan sangat baik.

Jika semuanya berjalan sesuai yang direncanakan, maka kita mungkin akan menang.

- Kursi yang megah, duduk di atasnya pasti terasa seperti raja, aku harus mencobanya. - Jangan duduk!

- Kau tidak bisa, kau tidak bisa. - Mengapa?

Aku sudah menaruh perangkap di bawah kursi.

Jika kau duduk, tubuhmu akan meledak dan hancur.

Ini gawat. Ini gawat

Ini gawat. Ini gawat.

Apa yang terjadi?

Anggota Sekte jahat sedang menuju kemari.

Beritahu para murid untuk bersiap - siap, dan siapkan bahan peledaknya.

- Kakak seperguruan, aku akan memberitahu ke setiap murid untuk berkumpul. - Baiklah, pergilah.

Pergi

Ayo pergi dan melihat.

Eh .. Kursi ini cukup bagus

Ayo pergi.

Tunggu, biarkan aku duduk sebelum kita pergi.

Biksu Fangzheng dari Kuil LinJui.

Biksu Fangsheng dari Kuil LinJui

Selamat datang Ketua Sekte Matahari-Bulan.

Ketua Sekte Ren.

Pemimpin ???

Pemimpin LingHu

- Bagaimana kau bisa datang bersama dengan anggota Sekte Matahari-Bulan? - Biksu. Akan lama jika aku harus menjelaskan,

- nanti aku akan menjelaskannya secara perlahan kepadamu. - Kedua Biksu. Bagaimana kondisi Paman Xiang saat ini?

Saudara Linghu. Aku membawa Senior Xiang kemari.

Mari.

Paman Xiang

Salam kepada Nona ku.

Pemimpin LingHu dan kedua Biksu.

- Saudara Xiang, Bagaimana keadaanmu? - Aku sudah jauh lebih baik.

Karena Biksu Fangzheng dan Biksu Fangsheng merawatku

Hei, aku juga.

- Ya, juga Saudara Tian. - Terima kasih Biksu.

Terima kasih kepada kedua Biksu karena telah merawat Pamanku saat kami pergi.

Buddha memperlakukan semua manusia secara adil. Ini masalah kecil.

- Terima kasih, Kedua Biksu dan Saudara Tian karena telah menyelamatkan hidupku. - Sama-sama.

Oh iya, Nona ku. Bagaimana keadaan Ketua Sekte sekarang?

Ketua Sekte Ren sudah meninggal, dia sekarang ada di surga.

Amitabha

Karena Ketua Sekte Ren sudah wafat, maka Sekte Heng shan dan Jianghu akan aman.

Akan ada kedamaian di dunia Wulin.

Pemimpin Biara, Sekte kami hari ini, Sekte Matahari-Bulan dan Hengshan akan menjadi sekutu dan akan ada kedamaian di Jianghu.

Karena Nona Ren telah berkata demikian, maka hasilnya pasti benar.

Terima kasih, kepada kedua Biksu.

Paman Xiang, sekarang, Sekte Matahari-Bulan tidak memiliki pemimpin. Untuk saat ini, aku akan mengambil posisi pemimpin.

Aku pasti akan membantumu.

Terima kasih, Paman Xiang

Namun. Berita tentang Ayahku meninggal dunia, belum terdengar orang lain.

Orang-orang dari luar akan berpikir bahwa Ayahku datang ke Heng Shan. Aku akan berdiskusi dengan semua orang kemudian berdamai.

Seperti yang dikatakan, juga akan membuat reputasi Ayahku bagus.

Jadi, begitu aku kembali ke Hei-Mu Ya, aku akan menyebarkan berita itu.

Ini sesuai dengan rencana.

Saudara Pemimpin.

- Kau memanggilku selarut ini untuk datang, apakah ada masalah? - Yi Yu, aku telah memutuskan untuk memberikan posisi pemimpinku kepadamu.

Kau jangan begitu, Pemimpin.

Tidak apa-apa.

Kau tahu aku dipaksa untuk menjadi pemimpin Hengshan

Lihatlah aku, aku tidak berguna. Jelas tidak cocok untuk menjadi Pemimpin Sekte.

Kau adalah murid utama kedua Biksu, jika kau menjadi pemimpin, aku tidak berpikir siapa pun di Hengshan ini yang akan keberatan.

Pemimpin sekte, itu tidak mungkin, aku tidak mampu.

- Aku rasa kau harus terus menjadi pemimpin-- - Jangan bicara omong kosong!

Aku menggunakan wewenang ku sebagai Pemimpin Sekte untuk memberikan posisiku kepadamu ... kau keberatan?

Ya Pemimpin.

Gadis baik.

Ahh.. tidak ada lagi tanggung jawab di pundak ku. Bermalas-malasan adalah aku.

Aku tidak cocok untuk menjadi Pemimpin Sekte. Aku lebih suka hidup bebas.

Aku pikir juga begitu.

Kau paling cocok sebagai monyet pohon.

Apakah kau bersedia berkeliaran dengan monyet ini?

- Itu berarti aku yang akan menjadi monyet betinanya ... - Ya tentu saja kau, siapa lagi? - Penuh belas kasihan dan rahmat.

Penuh belas kasihan dan rahmat. Sang Buddha, tolong lindungi mereka yang dalam kesulitan dan kebutuhan.

Tolong lindungi.

Penuh belas kasihan dan rahmat. Sang Buddha, tolong lindungi mereka yang dalam kesulitan dan kebutuhan.

Tolong lindungi.

Tolong kasih harapan kepada Nona Ren, harap Sang Budha untuk menyembuhkannya dari bahaya racun, agar dia bisa bersama Kakak Linghu selamanya sampai tua.

Aku akan datang setiap hari untuk berdoa.

Aku harap kau tidak akan menyalahkan aku,

jika aku melakukannya setiap hari

Kau harus menyingkirkan racunnya

jika kamu tidak berbicara

maka itu berarti kau setuju.

berdoa

Tolong lindungi

na mo amitaba

Pemimpin Linghu

setelah hari ini, jika kau butuh sesuatu, datanglah ke sini.

Aku akan lakukan.

Tapi kau jangan memanggilku Pemimpin Linghu lagi.

Cukup panggil aku Kakak Linghu saja.

Dalam perasaan setiap murid HengShan, kau akan selalu kami anggap pemimpin kami yang baik.

Pahlawan Ling Hu, ini adalah pujian yang luar biasa, kau tidak perlu menolaknya.

Baiklah, kita akan berpisah sekarang.

Sudah terlambat, kami harus pergi. Semuanya, cukup berpisah sampai disini saja.

- Selamat tinggal. - Kedua Biksu harap berhati-hati. - Hati-hati.

Kita harus pergi sekarang... kalian berhati-hatilah.

Hati-hati. Kamu harus bahagia, mengerti?

Kakak Linghu, hati-hati.

Terima kasih.

Berterima kasih kepadaku?

Ayah, Sekte Matahari-Bulan sudah menjadi Sekte yg benar.

Sekte kita akan mendapatkan reputasi yg baik. Tidak ada yang akan mengganggumu berisstirahat lagi.

Ayah, aku ingin menjadikan Sekte Matahari-Bulan tenar, tapi kesehatanku hari ke hari semakin memburuk.

Karena racun itu tidak bisa disembuhkan.

Jadi aku memutuskan untuk menyerahkan kepemimpinan kepada Paman Xiang.

Nona ku, kamu tidak bisa melakukan itu.

PamaPaman Xiang, kau selalu setia kepada Ayahku dan kau mampu, juga kau memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang Kuil Lingjiu, memilikimu sebagai pemimpin akan membawa harapan baik ke Sekte.

Tapi Tuan Ren ingin memberikan posisi itu kepadamu atau kepada Saudara Linghu. Jika kau melakukan itu...

Saudara Xiang, Kamu juga tahu, racunnya tidak sembuh, itu akan aktif kapan saja.

Jadi, terima saja.

Apakah kamu lelah?

Ayo masuk dan beristirahat.

Aku ingin melihat langit lebih lama lagi.

Aku takut..

Aku tidak akan punya kesempatan melihatnya lagi.

Hatiku tahu, besok akan menjadi akhir hidupku.

Hari-hari ini, setelah kamu di sisiku, aku benar-benar merasakan kebahagiaan.

Tapi sayang sekali.

Tidak ada kata "sayang sekali".

Kau akan segera menjadi Istriku. Kita akan segera menikah.

Aku tidak menyesal. Aku harap, kau tidak lagi mengatakan "sayang sekali" di masa depan.

Aku sekarang..

benar-benar jelek, kan?

Karena aku akan menjadi pengantin, aku harus membuat diriku lebih cantik, untuk menjadi pengantin tercantik.

Bahkan jika kamu tidak berdandan...

kau masih terlihat cantik.

Bukankah ini milik Dongfang Bubai.

Mungkinkah...

Beri aku obat penawar

Tidak ada penawarnya.

Apakah kamu tidak takut aku akan membunuhmu?

Kau telah membunuhku sebelumnya, kan?

Aku bisa membunuhmu untuk kedua kalinya.

Aku katakan .. Ying Ying jauh lebih bahagia. Karena kamu begitu baik padanya.

Bahkan jika dia meninggal, itu adil.

Kenapa kamu tidak menghindar?

Wajahmu...

Jelek, bukan?

maka kamu bisa melupakanku selamanya

Di dunia ini tidak ada obat penawar untuk racun itu. Dia tidak bisa diselamatkan.

Linghu Chong, apakah kamu pernah mencintaiku?

Kau mencintai aku sebelumnya kan?

Aku ingin mendengar kejujuranmu.

Apakah aku memperlakukanmu dengan jahat?

Kita sudah melalui banyak hal.

Apakah kau merasa bahwa semua yang aku lakukan untukmu adalah palsu?

Kau bersalah, karena kau membunuh orang yang tidak bersalah.

Karena Gurumu berbohong kepadaku tentang kematianmu.

Aku hanya ingin membalasmu.

Swordsman (Xiao Ao Jiang Hu / State of Divinity / The Smiling, Proud Wanderer / 笑傲江湖) subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left