Season 1

Release info

The Demon Kings Daughter Is Too Kind S01E05 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Maou no Musume wa Yasashi Sugiru!! - 05
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-01-27
Downloads: 19
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 186 lines.

Di mana?

Di mana?

Ketemu!

Tertangkap!

Tantangan sadisme?

Saya membuat apel beracun.

Kita minta Nona Dou bagikan ini ke desa manusia.

Ketika melihat manusia yang memakannya menderita,

naluri sadis Nona Dou sebagai suku iblis akan bangkit dengan sendirinya.

Begitu...

Menjarah, sadisme, menghancurkan, membunuh.

Berbagai macam niat jahat

adalah keadilan dan naluri dari suku iblis.

Pasti ada dalam diri Dou juga.

Lakukan.

Baik, langsung saja.

Nona Dou, bawa ini untuk tantangan...

Aku keluar pakai ini?

Iya, cocok banget, Dou!

Imut!

Terimut di dunia, Dou!

Utusan dewa merepotkan banget!

Raja Iblis! Ini bukan karyawisata!

Tudung apa itu?

Aku tahu. Ini untuk membela diri.

Ya sudahlah...

Nona Dou, bawalah ini.

Kelihatan enak!

Ya, tapi ini bukan apel biasa, tapi apel beracun...

Nona Dou, ini apel beracun!

Apel beracun?

Ini bukan untuk makanan enak, tapi untuk membuat orang menderita.

Menderita?

Nona Dou cukup bagikan ini ke manusia.

Jika bisa, Dou jadi suku iblis yang hebat.

Sungguh?

Benar...

Kali ini pasti... Kali ini pasti bisa!

Nona Dou cuma memberikan apel beracun ke manusia.

Lalu, naluri sadisnya akan bangkit dengan sendirinya.

Saat makhluk rendahan menderita, suku iblis pasti

merasa gembira hatinya.

Kucing!

Nona Dou!

Dilarang menolong!

Dadah.

Ini desa untuk tantangan kali ini.

Untuk meningkatkan peluang keberhasilan, saya memilih desa yang miskin.

Dengarkan baik-baik.

Tipu mereka kalau itu apel biasa dan buat mereka memakannya.

Ya.

Nona tidak boleh bilang soal racun itu dan bahwa Nona adalah suku iblis.

Baiklah!

- Kalau begitu... - Kasihani kami!

Mohon kasihani kami, Tuan Aeshma!

Apa itu?

Ada penguasa di desa ini?

Jika terus begini, putri saya bisa mati kelaparan!

Mohon beri sedikit kelonggaran...

Kau...

Nih.

Terima ka...

Kau pikir siapa?

Aeshma sang utusan dewa

melindungi desa ini dari invasi suku iblis.

Sebagai gantinya, kalian berikan semua makanan yang kalian punya...

Kita sudah sepakati itu, 'kan?

Dia utusan dewa?

Bukan. Utusan dewa...

Malaikat itu tinggal di kayangan.

Punya sayap di punggung dan ada lingkaran di kepalanya.

Lingkaran di kepala?

Bentuknya seperti donat mengapung di atas kepala.

Donat?

Jadi, dia yang tidak punya sayap dan lingkaran bukanlah utusan dewa.

Yang benar saja!

Kau telantarkan anak-anak demi kepuasan pribadimu! Utusan dewa apanya?

Benar! Aku sudah muak!

Pemandangan yang mengerikan,

tapi kami harus menghindari masalah selama tantangan.

Nona Dou, jangan desa ini, kita cari desa lain...

Lah, Nona Dou?

Yang diberikan ke pengkhianat bukan belas kasih, tapi hukuman.

Siapa yang mau dihukum dulu?

Mau apel, tidak?

Setidaknya bimbang sedikit!

Itu bukan momen yang pas buat masuk!

Si... Siapa kau?

Kau dari mana?

Dari sana.

Tidak, aku bukan tanya arahnya.

Aku tanya kau tinggal di mana.

Dou tinggal di istana iblis.

- Istana iblis? - Lo?

Berarti... Berarti, kau suku iblis?

Kata Kak Jahy, aku tidak boleh bilang itu.

Nona sudah bilang!

Suku iblis mau apa kemari?

Mau bagi apel.

Apel?

Bolehkah aku minta apel itu?

Atas izin siapa kau bicara?

Takkan kubiarkan kau menyentuhnya!

Kukira bakal bagaimana jadinya, ternyata berjalan mulus juga.

Sekarang, Nona Dou.

Berikan apel beracun ke manusia dan bangkitkan naluri suku iblis Nona!

Kamu suka apel yang bikin menderita?

Menderita?

Katanya, ini apel yang bikin menderita.

Dou cuma pernah makan yang enak, tapi apa kamu suka apel yang bikin menderita?

Tidak... Aku tidak mau menderita...

Begitu...

Nona Dou, jangan menyerah!

Mantap banget rasanya. Saat-saat menyiksa para pengkhianat.

Aku suka banget, mana tahan!

Kamu suka?

Ini buat kamu, deh!

Eh? Kok dia?

Suku iblis pun takut padaku, ya.

Aku akan mengampuni nyawamu sebagai pengakuan atas kecerdasanmu.

Oh, enak!

Makanan seenak ini takkan kuberikan ke pengkhianat!

KRUUUK!

Perutku sakit!

Apa ini?

Apel yang bikin menderita.

Kau menipuku?

Kurang ajar!

Apa?

Papa!

Aku memasang teleportasi darurat di tudungnya, ternyata aku benar!

Pengembara itu mengalahkan utusan dewa!

Utusan dewa?

Dia malaikat?

Tidak, dia cuma ngaku-ngaku!

Benar, 'kan?

Benar, kok.

Lihat, tidak ada lingkaran di kepalanya dan dia tidak punya sayap.

Hmm, begitu, ya.

Kita bebas!

Hidup pahlawan!

Tantangannya sukses, ya, Jahy.

Dari mananya?

Kita itu suku iblis, tapi diperlakukan sebagai pahlawan oleh manusia, lo?

Tapi dia sudah memberikan apelnya, 'kan?

Berarti, naluri sadis Dou sudah bangkit.

Ini! Yang enak!

Enak banget.

Terima kasih banyak!

Tantangannya gagal, ya.

Biarlah.

Penduduk!

Aku adalah Raja Iblis Ahriman!

Aku akan menjaga desa ini!

Aku jaga agar kalian tak dilahap monster dan akan kuberi makanan!

Sebagai gantinya, bekerjalah demi aku!

Akan kuperlakukan kalian lebih baik dari utusan dewa ini!

- Ahriman! - Ahriman!

- Ahriman! - Ahriman!

- Nona Dou! - Nona Dou!

- Nona Jahy! - Nona Jahy!

Berakhir bahagia!

Bahagia!

Ada yang salah!

Utusan dewa (asli) terlalu gegabah!

Nah, dia...

Apa?

Kami datang untuk menyelamatkan kalian.

Kami adalah malaikat.

Utusan dewa.

Ada apa?

Kami sudah kapok dengan utusan dewa.

Kami asli!

Kalian tadi melihat kami turun dari langit, 'kan?

Kami dengar desa ini dikuasai suku iblis.

Kami akan membantu kalian kabur.

Meski begitu, kami tidak keberatan dengan kehidupan saat ini.

Jauh mendingan dibanding dengan utusan dewa sebelumnya.

Ahriman dan Jahy lumayan baik, kok.

Dou juga baik dan imut.

Suku iblis tidak seburuk itu, kok.

Suku iblis sudah pasti jahat!

Kalian ditipu suku iblis!

Menyebalkan!

Kami sudah siapkan tanah dan rumah yang jauh lebih makmur!

Diam dan ikut saja!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left