Season 1

Release info

The Demon Kings Daughter Is Too Kind S01E07 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Maou no Musume wa Yasashi Sugiru!! - 07
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-02-10
Downloads: 17
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 168 lines.

Mager banget patroli malem gini.

Iya, nih. Lagian siapa juga yang mau ngerusuh di istana Raja Iblis.

Hebat sih kalau ada orang yang berani begitu.

Berarti dia gak sayang sama nyawanya.

Siapa kau?

Di sini adalah istana Raja Iblis...

Monster mengerikan ini... kok jelek banget, sih!

Nona Dou pergi ke hutan sendirian?

Bahaya, tahu! Kita harus bawa dia pulang segera!

Dia kan memang sering jalan-jalan sendiri.

Kenapa kamu sepanik itu?

Ada laporan dari para bawahan yang berpatroli.

Monster mengerikan, Gauche dan Uroon muncul.

Apa?

Kalau tidak salah, mereka...

Benar,

monster purba yang mengubah siapa pun yang menatap matanya jadi batu, Gorgon.

Mereka adalah keturunannya.

Siapa pun yang bertemu mereka akan membeku ketakutan dan tidak bergerak seperti batu.

Monster seperti mereka...

- Jahy! - Baik!

Nona Dou, saya ke sana sekarang!

Lohe?

Ternyata enggak seseram itu?

Ada apa?

Lihat, Adikku.

Si cebol ini ketakutan sampai gak bersuara, lo.

KAKAK UROON - ADIK GAUCHE

Hari ini lagi performa prima ya, Kakak.

Ya! Mau iblis ataupun manusia,

gak ada orang yang gak takut dengan wujud mengerikan kita!

Tapi hambar banget kalau cuma diam membatu.

Kalau takut, ayo kaget lebih heboh lagi, dong!

Ih, takutnya!

Eh, eh, yang tadi gimana caranya?

Dou juga mau jadi serem, dong!

Ini anak udah gila! Dia bilang takut, tapi malah senang!

Ayo kabur, Kak!

Ajarin dong!

- Lepasin aku! - Kakak!

Dou juga mau jadi serem kayak gitu, dong!

Hah? Kamu ngomong apa, sih?

Sungguh makhluk yang imut.

Kakak dicuci otaknya?

Hup.

Lihat, Adikku! Dia nempel ke kita yang menakutkan, lo.

Matanya banyak.

Aku gak bakal ketipu!

Aku gak bakal ketipu kayak Kakak!

Sini, ayo maju!

Akan kulawan balik kau!

Tunggu, tunggu!

Lihat, deh.

Kamu gak apa-apa?

Oh, iya!

Aku bawain air, ya!

Dou ceria banget, ya.

Stamina anak-anak saat bermain itu gak terbatas.

Kapan terakhir kali aku main sepuas ini sama orang lain?

Kita bisa bermain sama Dou kapan pun.

Tapi pasti ngerepotin dia kalau kita selalu bersama.

Iya.

Selain itu, kalau dia sudah tumbuh,

dia pasti bakal takut sama monster menakutkan kayak kita.

Yang terbaik memang cukup kita berdua saja.

Jadi... Kita akhiri saja di sini, Adikku.

Iya. Ngomong-ngomong...

Dari tadi si Dou lagi ngapain?

Lagi latihan wajah seram!

Oh, tadi kamu bilang mau jadi nyeremin, ya.

Kenapa kamu mau jadi seram?

Dou itu mau jadi iblis yang hebat.

Tapi aku tidak bisa melakukan hal yang buruk.

Terus, Kak Jahy...

Mau kuberi tantangan kayak apa pun, Nona Dou sama sekali gak berubah.

Coba aja sikap sama ekspresinya itu agak nyeremin dikit...

Pasti hasilnya bakal beda.

Jadi, setidaknya aku mau wajahku kelihatan menyeramkan.

Tapi aku juga tidak bisa...

Semua orang pasti punya hal yang gak bisa mereka lakukan!

Aku juga punya banyak, kok.

Latihan saja sambil berpikir suatu saat kamu pasti bisa.

Dengan begitu, suatu saat kamu pasti bisa.

Ya! Baiklah!

Siapa sangka si cebol bisa mengkhawatirkan hal semacam ini juga.

Ya, 'kan, Adikku?

Aku juga sedang galau parah.

Lohe? Adikku?

Aku baru sadar setelah main sama Dou.

Aku senang pas sama Kakak, tapi kalau bertiga lebih seru lagi.

Kalau ada lebih banyak orang, pasti jauh lebih seru lagi.

Aku kepikiran itu.

Gauche, kau...

Kalau begitu, ayo kita main bareng!

Di istana, banyak manusia dan blis yang tinggal di sana!

Kalau kita main bareng, pasti lebih seru lagi!

Masalahnya, enggak bisa.

Mereka pasti takut.

Karena kami... seram (minikui).

Gampang dilihat (miyasui), kok.

Soalnya Kak Gauche gede jasa!

Kalau main petak umpet, pasti langsung ketahuan!

Dou?

Menakutkan?

MINIKUI

MIYASUI

Gampang dilihat?

Emang sih dia gampang banget kelihatan!

Kami kena, deh.

Kakak...

Ayo coba ke sana, Adikku.

Tenang, kita pikir nanti saja kalau mereka ketakutan.

Ada aku, kok.

Kakak... Dou...

Ya. Kalian benar!

- Tolong kami! - Tolong kami!

- Ih, serem banget! - Ih, serem banget!

- Pak Uroon, Pak Gauche! - Pak Uroon, Pak Gauche!

Sudah seram banget!

Ya, benar, kalian sudah lumayan seram.

Ya, 'kan, Kak?

Oke, selanjutnya... Coba lihat ini!

- Lihat ini! - Lihat ini!

Beginikah, Pak Uroon?

Ya, benar, begitu.

Selanjutnya aku!

Sekali lagi!

Lihat deh, Jahy.

Bukannya berbahaya,

monster menakutkan pun ia jadikan temannya.

Jangan-jangan, Nona Dou sudah cukup hebat sekarang?

Petir, ya.

Petir...

Oh, iya...

Tahu, gak?

Di malam badai berpetir, bakal muncul hantu yang menangis...

Seriusan?

Setelah monster itu, kenapa harus muncul begituan juga?

Konyol banget.

Nangisnya kenceng banget!

Tenang, diriku.

Kalau ada hantu emang kenapa? Bakal langsung kuhabisi dia...

Kak Jahy...

Nona Dou, apa Nona takut petir?

Hantu yang berisik, ya.

Astaga.

Dia berani sama monster seseram itu, tapi takut sama petir...

Ternyata Nona Dou memang masih anak-anak, ya.

Selamat tidur.

Labirin Roh itu... seru banget, loh!

Jadi, Jahy... Bagaimana dengan pelatihan Dou?

Mohon maafkan saya.

Ini terjadi karena kelemahan saya.

Saat buntu, pasti ada jalan lain.

Raja Iblis?

Jahy, aku berikan kau misi baru.

Misi baru?

Misi penting yang cuma bisa kuserahkan padamu.

Selain memberikan tantangan pada Dou,

ini pasti akan menjadi pengalaman yang bagus.

Raja Iblis, terima kasih banyak!

Jahy ini, akan menuntaskannya meski nyawa taruhannya!

Papa! Aku bisa pakai sendiri, lo!

Anak pintar, Dou!

Ini rapikan sedikit. Sempurna!

Yay!

Cocok sekali... Bukan itu!

Anda bilang ini pekerjaan penting, tapi ini cuma liburan!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left