The first 165 lines.
Dahulu kala, hiduplah sosok menakutkan dan jahat yang bahkan Raja Iblis Ahriman
bukan tandingannya.
Orang yang memantik amarahnya, baik manusia ataupun iblis,
bahkan negara akan dihancurkan sampai tak bersisa apa-apa.
Bencana yang tak dapat dihentikan siapa pun.
Raja Iblis sebelumnya yang ditakuti sebagai Raja Kehancuran.
Namanya... adalah Raja Zares!
Raja Iblis sebelumnya... nyeremin banget!
Sebentar lagi...
adalah perayaan hari ulang tahun Ayahku yang ke-10.000
dan ia adalah mantan Raja Iblis Zares...
Baik!
Ayahku yang dijuluki Raja Kehancuran akan datang kemari
dan kalau dia melihat Dou sekarang...
Ga... Gawat banget...
Sudah kuduga...
Mohon maafkan saya!
Saya memang ditugaskan untuk mendidik Nona Dou,
tapi Nona masih sangat baik seperti biasa.
Kamu benar.
Dou itu memang anak yang sangat baik, ya.
Kalau terpaksa, izinkan saya...
menjalankan tantangan, "Kunjungan ke Dunia Iblis".
Kunjungan ke Dunia Iblis?
KUNJUNGAN KE DUNIA IBLIS
Nona Dou akan... melihat langsung berbagai perbuatan jahat
dari para iblis selama berhari-hari.
Oh!
Dengan begitu, Nona Dou pasti akan terpengaruh oleh hati para iblis.
Sisi jahatnya pasti akan bangkit!
Kunjungan ke Dunia Iblis?
Kali ini, Nona Dou...
harus belajar apa itu arti dari sebuah kejahatan.
Ini adalah tantangan khusus untuk itu.
Tantangan khusus!
Mereka itu adalah goblin, spesialis penangkapan.
Kerjaan mereka adalah menangkap manusia untuk dijadikan budak di Dunia Iblis.
Sebentar lagi manusia akan lewat sini.
Nona Dou, coba tangkap mereka pakai cara apa pun yang Nona mau.
Pukul dan lemahkan dulu, terus kita tangkap manusianya.
Seru banget, lo!
Kekejaman goblin sama manusia itu yang paling parah di antara para iblis.
Kalau ngelihat itu,
sisi jahat yang terlelap dalam diri Nona Dou pasti bangkit!
Mereka datang. Tangkap mereka!
Ayo sisksa mereka!
Takut!
Hei!
Manusia sudah ketangkap!
Oh? Sip! Nona Dou, kerja bagus!
Lagi, dong! Aku mau coba lagi!
Kali ini, kami yang tangkap om goblin!
Manusia, ayo tangkap bareng-bareng.
Apa maksud Nona?
Kami tidak punya waktu untuk bermain-main!
BEBERAPA MENIT KEMUDIAN
- Tangkap mereka! - Tangkap mereka!
- Ayo kejar! - Jangan sampai ketangkap!
Daripada menyiksa, lebih seru main sama mereka!
Mereka adalah penyihir hitam.
Penyihir... hitam?
Mereka iblis yang menggunakan sihir untuk membuat
bencana dan wabah penyakit untuk menyiksa manusia.
Kebetulan, saya baru akan melepas sihir ke desa di dekat sini.
Saya akan ajarkan sihir mengerikan itu ke Nona Dou...
Hore!
Penyihir hitam nyiksa manusia dengan berbagai sihir untuk kesenangan hatinya.
Kalau liat itu, Nona Dou pasti...
Ayo kita mulai rapalkan mantranya.
BEBERAPA MENIT KEMUDIAN
Jelly beans?
Salah, Nona, huruf ini tuh bacanya "ze".
Zeraibi Reusa.
Nona Dou lucu banget!
Butuh lima hari buat ngajarin satu halaman ini!
Tapi, ya, ini bukan sihir, tapi seru juga, ya.
Ini adalah tanaman kematian yang melahap manusia hingga ke tulang belulangnya.
Dia akan memakan manusia yang melawan iblis.
Nafsu makan tanaman kematian hari ini sangat besar!
Pas denger jeritan manusia yang dilarutin hidup-hidup di tanaman ini, pasti...
Nona bakal...
BEBERAPA MENIT KEMUDIAN
Oi! Jangan main-main!
Kerjaan kalian tuh makan manusia!
Tuk.
Set. Tak!
Kena, kena, kena, kena!
Bagus, Dek Dou!
Iblis yang seharusnya jahat malah kepikat sama kelembutan hati Nona Dou...
Oh, begitu.
Makanya kalian datang ke hadapanku.
Aku mohon...
Nona Setia yang bisa membantu kami kalau sudah begini.
Astaga, menyedihkan sekali.
Kak duyung juga iblis, ya?
Putri duyung adalah iblis yang memikat para pelaut dengan nyanyian.
Kamu bisa nyanyi?
Iya...
Manusia yang terpikat dengan nyanyian kami akan langsung loncat ke laut
dan tenggelam ke air yang dalam.
Kak Jahy!
Astaga!
Hatiku melemah dan terpengaruh sama lagu kutukan...
Kakak gapapa?
Kakak aman, kok.
Wah. Kebetulan banget, ada kapal yang datang.
Ayo nyanyi juga, Nona Dou.
Nyanyi lagu kutukan...
Ya!
- Oi! - Oi!
Ada apa?
Lagunya Nona Dou bikin hati tenang, ya.
Hai.
Nona Setia juga...
Kenapa malah jadi begini?
Papa, aku pulang!
Wah, sudah pulang, ya.
Kamu mengerjakan berapa tantangan?
Tujuh!
Hebat, ya.
Bagaimana, Jahy? Apa ada perkembangan?
Saya memang... gagal jadi asisten Nona Dou.
Bahkan setelah melihat berbagai kejahatan dari iblis pun...
sama sekali... gak ada yang berubah.
Enggak mungkin begitu!
Pasti ada yang berubah, kok.
Ya, 'kan, Dou?
Bagaimana tantangan khususnya?
Bagaimana menurutmu?
Bagini... Dou itu...
juga mau jadi seperti para iblis yang lainnya!
Nona Dou!
Benarkah itu, Dou?
Ya!
Syukurlah, Jahy!
Iya...
Usaha kita selama ini akhirnya terbayarkan!
Sekarang aku bisa tenang bertemu dengan ayahku.
Soalnya mereka semua itu baik banget!
- Eh? - Eh?
Sama kayak om goblin yang menjaga temannya dengan sangat baik.
Para penyihir hitam juga sangat baik dan mereka juga mengajariku cara baca.
Lalu, Kakak duyung juga menyanyikan lagu yang sangat indah.
Terus, Dou juga mau jadi kayak Kak Jahy
yang selalu memberiku tantangan, baik dan mengajariku banyak hal.
Dou mau jadi iblis yang kayak begitu!
Ternyata... aku baik...
Ternyata...
Bukan begitu maksudnya, Dou!
Mohon maaf, Raja Iblis!
Ada apa?
Tuan Sares telah tiba!
Apa?
Harusnya belum tanggal kunjungan...
Mantan Raja Iblis... bodoh banget jadi orang tua!
Ayah!
Tolong beri tahu aku jika Ayah datang lebih cepat,
agar kami bisa menyambut Ayah...
Tidak usah sungkan begitu.
Lama tidak bertemu, Ahriman.
Sejak punggungku sakit, aku jadi jarang ke istana ini.
Aku juga tidak bisa memberikan nasihat apa pun padamu.
Maaf, ya.
Tidak, bukan masalah.
Senang bertemu Anda. Saya Jahy, asisten Raja Iblis.
No comments yet. Be the first to leave one.