The first 171 lines.
Kami adalah sekolah negeri bergengsi
yang dijaga oleh tradisi dan disiplin.
Sebagai seorang siswa, kau harus mematuhi aturan.
Ciel Phantomhive,
apa kau bersumpah untuk melindungi
aturan sekolah kami serta mematuhi tradisi dan tata tertibnya?
Ya.
KARYA ORISINAL YANA TOBOSO
Astaga! Aku akan terlambat!
Mohon tunggu!
Sampai juga...
Perguruan Weston, yang terletak di samping Thames,
adalah salah satu sekolah negeri paling terkenal di Inggris.
Lahannya yang luas mencakup jaringan bangunan sekolah yang rumit,
sebuah kapel Gotik,
dan empat asrama dengan sejarah yang panjang.
Para siswa terikat oleh aturan ketat yang menjunjung tradisi.
Kehidupan di asrama putra
dan pendidikan tingkat tinggi berdasarkan kurikulum istimewa
dikatakan mendidik mereka menjadi pria sejati.
Agar dapat memperoleh status tersebut,
para bangsawan berusaha mendaftarkan putra mereka
meskipun biaya pendidikannya tinggi.
Kesan pertama penting.
Aku harus bersiap.
Sungguh?
Lihat itu.
- Sulit dipercaya! - Dia menginjak lapangan rumput.
Dia bahkan bukan anggota P4. Apa yang dia pikirkan?
- Dia pasti akan mendapat Y. - Oh...
- Apa yang... - Lihat!
Mereka tiba.
Itu Empat Prefek!
Gawat!
- Aduh. - Rasakan.
Dia akan memukulku!
Dasimu miring.
- Siapa namamu? - Phantomhive.
Tidak terdengar familier.
Kepala Sekolah berkata bahwa ada siswa baru yang akan bergabung
dengan Asrama Biru hari ini. Apakah itu kau?
Ya.
Pasal 48 dari kode etik Perguruan Weston menyatakan bahwa
hanya prefek dan mereka yang diizinkan oleh prefek
yang diperbolehkan menyeberangi lapangan.
Hafalkan kode etik sebelum mendaftar.
- Maafkan a... - Sudahlah, ayo masuk.
Mataharinya terlalu terik.
Lain kali, berhati-hatilah, Phantomhive.
Kau sangat beruntung!
Kau dibiarkan setelah menyeberangi lapangan!
Ini. Aku McMillan.
Aku siswa tahun pertama di Asrama Biru, sepertimu.
Oh, terima kasih.
Omong-omong, semuanya membicarakan "P4" dan "Y", maksudnya apa?
Y adalah satuan ukur sanksi.
Untuk setiap Y yang didapat, kau harus menulis ulang puisi Latin 100 kali.
Apa itu P4?
Empat orang yang tadi.
Apa kau sadar mereka memakai jaket berwarna?
Di sekolah ini, hanya prefek yang boleh memakai
jaket dari jenis kain apa pun yang mereka mau.
- "Prefek?" - Pada dasarnya, mereka ketua asrama.
Yang memakai jaket merah
adalah prefek dari Scarlet Fox, yang siswanya
berdarah bangsawan. Namanya adalah Edgar Redmond.
Yang memakai jaket biru adalah prefek dari Sapphire Owl,
yang siswanya memiliki bakat akademis. Namanya adalah Lawrence Bluewer.
Yang memakai jaket hijau adalah prefek dari Green Lion, yang siswanya
berbakat dalam bela diri dan olahraga. Namanya adalah Herman Greenhill.
Yang memakai jaket ungu adalah prefek dari Violet Wolf,
yang siswanya memiliki bakat artistik. Namanya adalah Gregory Violet.
Mereka adalah para prefek dari empat asrama bersejarah Perguruan Weston.
Disingkat menjadi P4!
Oh, aku sangat mengagumi mereka.
Satu hari nanti, aku juga akan menjadi prefek...
Tapi bohong!
Melarang orang menyeberangi lapangan adalah
aturan yang tidak produktif.
Begitulah tradisi.
Gawat! Kita akan terlambat ke kelas!
- Cepat! Aku tidak mau dapat Y! - Ya...
Aku tidak percaya Kak Collett tiba-tiba mengambil cuti.
Pasti kau sangat sibuk, setelah mendaftar pada waktu yang tidak biasa.
Namaku ada di daftar tunggu.
Jadi, untungnya aku sudah mempersiapkan diri.
Boy, up!
Orang terakhir yang mematuhi perintah itu
harus melayani kakak kelas.
Apa?
- Anak baru itu yang terakhir, ya? - Ya.
Baiklah, begitu kau selesai menyemir sepatu prefek, kembali ke asrama.
Akan diadakan pesta penyambutan untukmu.
Selamat bergabung dengan asrama kami, Phantomhive.
Kuharap kau akan bersenang-senang.
Hip hip hore!
- Hip hip hore! - Apa kau suka
pesta penyambutan tradisional asrama kami?
Karena sekarang kau anggota Sapphire Owl,
sebaiknya kau lebih giat belajar.
- Lempar lebih tinggi! - Berhenti!
Ada keributan apa ini? Jangan sampai aku berikan Y.
Itu Kepala Asrama!
Clayton, kakak kelas sepertimu seharusnya tahu lebih baik.
Ini... adalah tradisi asrama kami...
Astaga.
Tradisi atau bukan, usahakan jangan berlebihan.
Kau pasti Phantomhive, siswa baru.
Selamat datang di Sapphire Owl.
Namaku Michaelis, kepala asrama.
Salam kenal, Pak Michaelis.
Maafkan aku karena kau mengalami hal itu segera setelah bergabung.
Apa kau terluka?
Terima kasih atas kekhawatiran Anda.
Walaupun, aku akan lebih menghargainya jika Anda
menghentikannya lebih awal.
Itu tampak seperti upacara penyambutan.
Jadi, aku tidak mau merusak suasana dengan bertindak terlalu ketat.
Aku hanyalah seorang kepala asrama.
Omong-omong, Phantomhive.
Kau dipanggil ke kantor kepala sekolah.
Hari pertamamu di sekolah sudah selesai.
Bagaimana keadaanmu, Phantomhive?
Kalau kau tidak cocok di Asrama Biru, kau selalu bisa pindah ke Asrama Merah.
Seseorang dengan status sepertimu selalu diterima.
Hanya kepala sekolah yang berkuasa untuk menentukan asrama seorang siswa.
Tidak ada pengecualian.
Lagi pula, tidak ada bedanya.
Kami adalah sekolah negeri bergengsi
yang dijaga oleh tradisi dan disiplin.
Sebagai seorang siswa,
kau harus mematuhi aturan.
Biasanya, Kepala Sekolah akan memberikanmu beberapa nasihat.
Namun, karena beliau sibuk, aku akan menggantikannya.
Aku adalah Johann Agares, wakil kepala sekolah.
Kepala Sekolah membuat semua keputusan yang menyangkut sekolah.
Keputusan-keputusan tersebut bersifat mutlak di sekolah ini.
Dan kami, para prefek, ditugaskan
untuk mengatur sekolah ini.
Pada akhirnya, kami harus melakukan tugas semua orang.
Kami telah menjunjung tradisi sejak didirikannya sekolah ini.
Dan...
Tradisi bersifat mutlak!
Ciel Phantomhive,
apa kau bersumpah untuk melindungi
aturan sekolah kami serta mematuhi tradisi dan tata tertibnya?
Ya.
Baiklah, tanda tangan di sini.
- Pak Agares! - Pak Agares!
Maaf.
Maaf.
Tanda tangan di sini.
JANJI SISWA
Selamat datang di Perguruan Weston, Phantomhive.
Kami senang menerimamu.
Kalau begitu, selamat menikmati kehidupan sekolah.
Kapan aku bisa bertemu dengan Kepala Sekolah?
Kepala Sekolah sangat sibuk. Jadi, beliau tidak menemui siswa biasa.
Yang bisa bertemu dengan Kepala Sekolah
hanya kami, para prefek.
Siswa biasa tak bisa menemui kepala sekolahnya?
Sepertinya kepala sekolah
dapat dianggap seperti raja di sekolah ini.
Di sekolah negeri, anak laki-laki, biasanya berumur 13 sampai 18 tahun,
tinggal bersama di asrama dan berfokus pada hal akademik.
Keseluruhan hidup mereka diatur oleh suara lonceng.
BANGUN
TEH PAGI HARI
KELAS PAGI
SARAPAN
Pesuruh?
No comments yet. Be the first to leave one.