Mob Psycho 100

Mob Psycho 100 (モブサイコ100)

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Mob Psycho 100 III S03E08 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

other
Published on: 2022-11-23
Downloads: 73
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 157 lines.

Sebentar lagi kita sampai di Gunung Dorofune.

Omong-omong, kenapa di sini?

Soal itu...

Banyak kesaksian penampakan UFO di sana.

Menurut riwayat terdahulu, selalu saat penghujung tahun di waktu yang sama.

Informasi itu mengatakan bahwa ada siklus setiap tujuh tahun.

Penampakan terakhir juga tujuh tahun yang lalu.

Sumbernya dari sebuah artikel.

Informasi itu kalian temukan di waktu yang tepat, ya?

Bertahanlah, Mob.

Sebentar lagi sampai. Jangan muntah dulu.

Jalannya macam makadam.

Seharusnya ada jalur pendakian di sekitar sini.

Ada apa?

Rasanya kita sudah melewati tanda jalur pendakian.

Kenapa kamu tidak bilang tadi?

Aku pikir kita akan menuju ke sana

langsung dengan mobil.

Tidak ada pilihan selain cari tempat yang luas untuk putar balik.

Ini masih pukul setengah dua, tidak perlu terburu-buru.

Orang yang tadi telat satu jam tidak berhak bilang begitu.

Tenangkan diri dulu.

Marah pun, UFO-nya tidak akan datang.

Hah?

Kamu mempermainkanku?

Padahal aku sudah membatalkan rencanaku di malam tahun baru.

Kamu bilang apa?

Kami sudah baik-baik begini karena kamu menangis waktu itu.

Apa-apaan cara bicaramu itu?

Sudahlah.

Baiklah, kita mundur saja.

Mob!

Sedang Berkomunikasi 2 ~Pertemuan dengan Sosok Asing~

Kamu baik-baik saja?

Syukurlah, masih ada sinyal.

Ayo kita jalan sampai jalur pendakian.

Kita bisa ambil mobilnya besok pagi.

Bukankah lebih cepat kita mendaki dari sini daripada kembali?

Tidak bisa.

Pemula tidak boleh mendaki mengikuti jejak binatang di gunung yang asing.

Aku tidak bisa bertanggung jawab jika terjadi sesuatu dengan kalian.

Maaf.

Saya izin ke sana untuk kencing.

Mob, kamu ikut dengan dia.

Mereka belum kembali.

Dia tidak berak, 'kan?

Apa mereka tersesat?

Aku akan pergi mengecek.

Tunggu, berbahaya kalau pergi sendiri.

Kita pergi bersama.

Apa di sana?

Di sana, bukan?

Dari mana arah kita datang tadi?

Kita benar-benar tersesat sekarang.

Sinyal ponselku hilang sekarang.

Bukankah akan bahaya saat matahari terbenam?

Haruskah kita turun gunung?

Daripada menuruni gunung tergesa-gesa saat tersesat,

aku pernah dengar lebih aman untuk mendaki ke puncak.

Kita bisa melihat rute terbaik untuk disusuri dari atas.

Begitu, ya?

Seharusnya mereka pasang penanda yang lebih menonjol.

Meskipun dia pemula, tapi dia tahu banyak.

Gawat!

Bukunya ketinggalan di mobil!

Kamu serius?

Padahal di dalamnya terdapat mantra untuk memanggil UFO.

Jangan terlalu dipikirkan.

Lihat! Itu jalur pendakian.

Jika kita mengikuti jalan itu, kita bisa sampai puncak.

Bukannya kita harus kembali?

Mumpung sudah sejauh ini, ayo kita coba panggil UFO!

Sudah tidak mungkin, 'kan?

Dari pagi sudah banyak kegagalan.

Kurata, kamu pikir untuk siapa kami bersusah payah begini?

Apa-apaan?

Kamu mau bilang kalau ini semua salahku?

Aku membubarkan klub karena kalian semua tidak niat!

Hari ini pun, aku bingung mau ikut atau tidak!

Karena aku tahu akan begini.

Aku mencoba percaya karena kalian bilang sudah menemukan pengguna telepati.

Kenapa kalian menipuku sampai akhir?

Kalian tidak akan mengerti perasaanku yang sudah kalian injak terus menerus!

Kalian tidak akan paham!

Tidak ada gunanya berdebat di sini. Apa masih bisa jalan?

Tidak! Aku mau pulang!

Aku capek.

Aku tidak akan mendaki lebih jauh.

Aku akan kembali sendiri. Kalian naik saja tanpaku.

Kak Tome, ayo kita jalan bersama.

Iya, iya! Aku akan jalan.

Baiklah, ayo kita lanjut.

Tinggi sekali.

Akhirnya!

Pukul 16.19.

Sebentar lagi matahari akan terbenam.

Menurut informasinya, UFO-nya akan datang sekitar pukul lima sore.

Mari kita persiapkan ritualnya!

Apa kalian yakin?

Bukankah bukunya ketinggalan di mobil?

Ketua selalu membaca buku itu, 'kan?

Apa Ketua tidak hafal mantra atau semacamnya buat memanggil alien?

Mana mungkin aku bisa mengingat hal begituan.

Kalian sudah berusaha keras mendaki sampai puncak.

Sudah cukup untuk menjadi sebuah kenangan, bukan?

Pemandangan di sini pun indah.

Kamu sedang apa, Takenaka?

Dofasoutoutouto Ayaabagayari... Puruhakoomo Hibakae...

Susun batu membentuk angka delapan,

tutup mata, dan masukkan kedua kaki di masing-masing lingkaran.

Ucapkan mantranya sembari menghadap arah barat daya.

Posisikan tangan seperti ini.

Bukankah Ketua mengingatnya dengan jelas?

Aku jadi serius dan kepikiran, lalu mencari tahu hingga pagi.

Jadi, karena itu kamu kesiangan?

Terlalu memalukan untuk diceritakan.

Aku tidak mau gagal, jadi, aku coba lakukan yang aku bisa.

Kamu seserius itu?

Aku serius!

Aku ingin membantu karena mereka bertiga juga serius.

Maka dari itu, tolong percaya padaku.

Tapi...

"Meski begitu, aku takut gagal."

"Aku merasa lebih baik kalau tetap mengejar ilusi saja."

"Atau mungkin lebih mengutamakan senang-senang ketimbang terlalu serius."

"Karena ini akan menjadi lelucon seperti kenanganku yang lain bersama mereka."

"Mereka semua tersesat gara-gara mengikuti khayalanku."

"Aku tidak ingin lebih dekat lagi dari kenyataan ini."

Kami tidak berpikir kalau ini hanyalah khayalan.

Ini adalah sesuatu yang ingin kami lakukan.

Sebelum klub telepati dibubarkan.

Kalian semua...

Kenapa kalian tidak bilang dari awal?

Astaga, tidak mau jujur.

Kalau begitu, ayo lakukan bersama!

Cepat susun batunya!

Dofasoutoutouto Ayaabagayari... Puruhakoomo Hibakae...

Dofasoutoutouto Ayaabagayari...

Master?

Kamu mencarinya di internet sampai pagi?

Kamu pasti menemukan hal yang lain, 'kan?

Master juga pengguna telepati?

Bukan, tapi aku bisa membaca hati orang dari fluktuasi auranya.

Dia pembohong, tapi dia ahli dalam membaca gerak-gerik orang.

Apa maksudnya, Takenaka?

Ada yang kamu sembunyikan?

Sebenarnya, pengarang buku itu ditangkap karena kasus penipuan dua tahun lalu.

Isi dari buku itu tidak ada dasar apa pun.

Ritual dan mantra pun palsu.

Serius?

Jadi, ini sia-sia?

Owalah.

Maaf kalau aku menyembunyikannya.

Aku merasa ada artinya saat semua anggota Klub Telepati berusaha bersama-sama.

Kamu benar.

Berusaha sebisa kalian memiliki nilai tersendiri.

Semua itu tecerminkan dalam tindakan kalian yang mengumpulkan informasi.

More Indonesian subtitles for Mob Psycho 100

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left