KILL BLUE

KILL BLUE (キルアオ)

Unduh Subtitle Indonesian

Musim 1

Informasi rilis

KILL BLUE S01E04 WEB-DL CR ind Crunchyroll
Komentar oleh Crunchyroll

Tag

webdl
Diterbitkan pada: 2026-07-20
Unduhan: 11
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Mitsuoka!

Noren!

Tunggu!

Tolong jelaskan maksud dari ucapanmu barusan.

Tunggu!

Sepertinya kita berhasil lolos.

Nah, sekarang.

Kenapa aku?

Maaf ya.

Kegiatan klub yang sangat ingin kuikuti jadi berantakan begini...

terus tahu-tahu, stresku yang menumpuk, meledak.

Aku tahu kalau aku salah.

Maaf.

Tapi kalau begini bukankah...

bisa dibilang misi sukses?

Jangan bercanda!

Menikahi seorang anak yang seusia dengan putriku?

Mending aku mati saja!

Kumohon! Aku tahu kalau ini egois...

tapi bisakah kau berpura-pura menjadi pacarku untuk sementara waktu?

Ha?

Dengar, kalau orang mengira aku sudah punya pacar,

hal-hal seperti tadi tak akan sering terjadi.

Kumohon!

Baiklah.

Tapi ini...

cuma pura-pura, paham?

DUEL EMPENG

Hei!

Belikan kami roti!

Oh, jadi begini ceritanya.

Kau dengar, tidak?

Mulai sekarang, kau akan menjadi jongos kami setiap hari,

atau jauhi Noren Mitsuoka.

Tentukan pilihanmu.

Pilihan macam apa itu?

Jangan biarkan dia lolos!

Sebenarnya, mengalahkan mereka itu mudah...

tapi aku tak akan melakukan hal kekanakan yang bisa membuatku dikeluarkan dari sekolah.

- Hei! - Kita ada di lantai tiga!

Wah!

Maaf mengagetkan.

Sudah dengar, belum?

Katanya mereka berdua pacaran!

Ya, makanya banyak cowok yang mengincarnya.

Astaga!

Kasihan sekali.

Aku sudah bilang kalau aku bersedia selama ini cuma pura-pura,

tapi apakah situasinya akan terus seperti ini?

Merepotkan sekali.

- Hari yang berat, Oga. - Ha?

Benarkah kau berpacaran dengan Noren?

Takada dan Baba...

Tapi serius, hebat juga kau bisa lolos dari gerombolan itu.

Kalian melihatnya?

Terus, kok kalian cuma melihat saja?

Memangnya kami bisa apa?

Panggil guru, dong.

Aku merasa kau bisa mengatasinya.

Ternyata dugaanku benar, lalu apa masalahnya?

Hei!

Meski begitu...

Jujur, mulai sekarang situasinya akan makin runyam.

Ha?

Sekolah kita adalah sekolah besar yang cukup terkenal, loh.

Ada banyak cowok populer yang bertalenta.

Bukan cuma itu.

Di kalangan unggulan, ada...

sekelompok siswa menakutkan yang disebut "Unicorn."

Penampilan dan sifat mereka keren, pokoknya paket lengkap.

Yang paling utama, tiap siswa punya talenta hebat...

dan karisma memikat dalam bidang tertentu.

Gosipnya, mereka semua juga mengincar Noren.

Jadi, kemungkinan besar, mereka juga pasti akan mengincarmu.

Kalau sudah begitu...

semoga berhasil, ya!

Hei!

Sebaiknya Bos mundur saja.

Maksudku mundur dari “pacar palsu” ini.

Ha?

Bos...

Bos tak berniat untuk menikahi Noren, ‘kan?

Jelas tidak!

Berarti tak perlu berpura-pura lagi.

Aku memang kasihan padanya, tapi...

Lagipula aku baru mendapatkan kabar menjengkelkan lagi buat Bos.

Apa?

Ini soal riset tawon Mitsuoka Pharma dan obat antipenuaan mereka.

Rupanya, organisasi bawah tanah juga mengincar rahasia itu.

Tapi mereka tak bisa mengambilnya secara paksa atau dengan kekerasan.

Jadi, ada selentingan...

bahwa organisasi lain mungkin mengutus agen siswa sekolah menengah elite...

untuk menyamar.

Dengan tujuan untuk menjadi suami masa depan Noren Mitsuoka.

Artinya, mulai sekarang dan seterusnya, dia akan terus diperebutkan...

oleh para elite dari berbagai kalangan masyarakat.

Unicorn, agen pembunuh, semuanya.

Jadi, apakah Bos berencana untuk ikut serta dalam persaingan itu?

Eh?

Ya, jadi, kau tak perlu berpura-pura untuk menjadi pacarku lagi.

Sepertinya sandiwara ini membuatmu sangat terganggu. Maaf.

Ya, tapi...

Maksudku, ini masalah yang harus aku selesaikan sendiri.

Aku akan keluar dari Klub Ekonomi Rumahan.

Tapi, jangan berhenti untuk mampir ke kedai ramen, ya.

Mungkin sesekali aku mau curhat padamu.

Oh!

Sedang pacaran? Kebetulan sekali.

Berhentilah melarikan diri, Ogami.

Tak ada yang menyetujui hubungan kalian.

Pecundang suram sepertimu menjadi pacar Noren?

Dia bukan pacarku lagi. Jadi, hentikan kelakuan menjengkelkanmu itu!

Ha? Serius?

Kalau begitu, kencanlah denganku.

Apa? Tidak, terima kasih.

Tidak ada yang memintamu ikut campur, jadi menyingkirkah!

Dengar, aku serius!

Aku kuat, loh. Aku bisa melindungimu.

Siapa yang minta? Sudah, pergi sana!

Ah, judes sekali.

Tidak. Kami masih berpacaran.

Jadi, jangan sentuh gadisku!

Pergi sana!

- Ha? - Maksudnya?

Eh, apa? Bos mau menikahinya?

Jelas tidak! Kami hanya bersandiwara!

Terus, apa alasannya?

Entahlah.

Apa?

Kalau harus kukatakan, alasannya karena semua bocah terus mengganggunya,

"Berhentilah," "Tenang saja" begitu.

Bagi orang tua seperti kami, kami ini keras kepala. Itu alasannya.

Kalau solusi lainnya adalah membiarkan anak-anak mengkhawatirkanku,

maka baiklah, aku akan bersikap menyebalkan.

Aku tak peduli siapa saja lawanku.

Kalau mereka macam-macam, akan aku usir mereka semua!

Kau ini bergumam apa, sih?

Aku bertanding dengan orang dewasa di gym.

Pikir-pikir dulu siapa lawan bicaramu...

sebelum kau berlagak sok keren.

Aku sangat setuju kalau lelaki harus melindungi perempuan,

tapi untuk saat ini...

mungkin kau harus lebih giat berlatih.

Ogami?

Ogami, anu...

Baiklah. Aku akan lanjut menjadi pacar gadunganmu.

Aku tak mau makan ramen enak, lalu setelahnya mendengarkan curhatanmu.

Terima kasih.

Tapi, um...

ucapan "Jangan sentuh gadisku" tadi...

Maaf, tapi itu sangat menggelikan.

Tak ada anak SMP yang mengatakan itu.

Hm...

Jadi, itu Noren Mitsuoka dan pacarnya, ya.

Tapi gerakannya barusan, sepertinya dia berasal dari dunia yang sama denganku.

Dia mungkin lebih tangguh dari dugaanku...

sebagai rival romantis di pekerjaan ini.

Mengesankan.

Kemampuan sehebat itu di usiamu saat ini.

Kau adalah bakat langka untuk organisasi kita.

Terima kasih.

Nah, untuk tugasmu berikutnya.

Menyusup ke SMP Noren Mitsuoka dan menjadi tunangannya.

Kuserahkan padamu...

Remaja Bayi.

Hei, Ogami...

Kau ini diam-diam sangat kuat, ya?

Ha?

Masa sih?

Seumur hidup aku belum pernah berkelahi.

Benarkah?

Habisnya cowok yang kau takut-takuti waktu itu menurutku kuat sekali, loh.

Itu cuma gertakan, atau entahlah, karena bagiku dia tampak...

seperti cowok normal.

"Normal"?

Berarti kau tahu seperti apa yang "tidak normal" itu?

Tidak, maksudku, aku tidak tahu.

Bos sedang dites oleh anak SMP.

Terserah kau saja.

Lagi pula, ini cuma kencan pura-pura,

jadi aku tak akan bilang kalau kau tak boleh menyimpan rahasia.

Tapi bicara soal "pacar gadungan" ini...

ayahku tiba-tiba mengirimkan sesuatu padaku kemarin.

Sebuah pulpen?

Yang bikin aku tak paham adalah...

dia minta aku memberikan ini pada Ogami, cowok yang berkencan denganku saat ini.

Kenapa?

Entahlah.

Wah, cakep.

Tinggi sekali.

Kakinya jenjang.

Lihat penampilannya.

Baik, anak-anak, Bapak ingin memperkenalkan siswa pindahan.

Bos!

Ya.

Siswa pindahan di situasi seperti ini...

Lagipula auranya...

Akhirnya, muncul juga rupanya.

Mereka mengirimkan agen pro...

untuk menjadi tunangan Noren.

More Indonesian subtitles for KILL BLUE

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left