هماهنگ با نسخه‌های زیر

Yagate Kimi ni Naru BD Vol 4 (Episode 10-13) [END]
ناشر AKsensei
Dibuat berdasarkan Yagate Kimi ni Naru / Bloom into You / やがて君になる [BDMV][1080p][Vol.4][JP] (30.8 GiB) (RAW). --- Sebenarnya ini koleksi pribadi, tapi daripada nganggur ya diupload aja. --- Silakan gunakan sebebas-bebasnya. --- Kalo ada yang kurang co

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2019-04-03
تعداد دانلود: 44
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Mimpi tentang masa lalu?

Ya, mimpi mengenai kita menjalani kembali kenangan di masa lalu.

Kalau cuma menyinggung masa lalu, aku pernah sih.

Seperti pergi ke tempat yang familiar atau ketemu teman lama.

Kalau menjalani persis seperti di masa lalu sih, aku nggak pernah.

Kalau kau, Sayaka?

Aku tidak pernah.

Mungkin karena kau terus mengingat momen itu saat kau masih bangun.

Mengingatnya?

Ya. Kau tidak bermimpi tentang masa lalu, tapi tentang hal yang sedang kau ingat.

Aku merasa yang dikatakan Sayaka itu rumit banget.

Mungkin kau benar.

Sudah selesai.

Kalau begitu, lepaskan dari tanganmu!

Pas nulis novel, kau santai saja memperlihatkannya padaku.

Habisnya, ini pertama kalinya aku nulis naskah, jadi mungkin saja nggak bagus.

Dan juga aku masih bingung apakah akhir ceritanya sudah bagus apa nggak.

Begitu, ya?

Kalau begitu, bagaimana kalau kita minta pendapat saja sama anak-anak OSIS?

Pengennya sih begitu! Pengennya sih begitu, tapi ...

Dapat!

Kalau begitu, aku fotokopi lalu kubagikan ke yang lain.

Tolong, ya.

Nanami-senpai!

Syukurlah, kau masih belum pulang!

Ada apa?

Naskah dramanya sudah selesai, loh!

Serius?

Katanya masih versi pertama, sih.

Coba aku lihat!

Hah?

Nggak, anu ...

Cuacanya panas banget, ya.

Dan juga, aku punya fotokopinya. Bisa kau serahkan ini pada Saeki-senpai?

Dah, aku pulang bareng teman-temanku.

Begitu, ya. Kalau begitu, sampai jumpa besok di ruang OSIS.

Barusan dia menghindariku?

Mungkin belakangan ini aku agak berlebihan.

Tenanglah.

Jangan sampai dia membenciku.

Koyomi bilang dia membuat karakter sesuai dengan pemerannya.

Pemeran utama ceritanya adalah gadis yang hilang ingatan.

Latarnya adalah rumah sakit tempat dia dirawat.

Secara bergantian, dia dijenguk oleh keluarganya, temannya, dan pacarnya.

Saat masing-masing dari mereka menceritakan kenangan saat bersama dia,

ternyata sosok dirinya berbeda antar masing-masing cerita.

Tanpa tanda-tanda ingatannya kembali, dia berada dalam kebingungan.

Dia ingin kembali ke dirinya yang semula,

tapi dia tidak tahu cerita siapa yang menceritakan dirinya yang sebenarnya.

"Aku harus menjalani hidup sebagai siapa?"

"Kalau aku tidak menjadi siapa-siapa, maka aku tidak punya apa-apa."

Yuu?

Karena sudah hampir tutup, tolong bereskan di depan.

Koyomi hebat banget, ya.

Padahal dia tidak terlalu tahu tentang Senpai.

Walau situasi karakter utama itu berbeda dengan Nanami-senpai ...

Tapi, setelah membacanya, apa yang Nanami-senpai pikirkan, ya?

Kano-san menakutkan juga.

Peran gadis yang tidak punya apa-apa, ya.

Nanami-senpai, selamat pagi.

Selamat pagi, Yuu.

Apa anak-anak bakalan menulis permohonannya?

Padahal kita sudah mempersiapkannya.

Kau juga tulislah sesuatu.

Senpai, apa yang kau tulis?

Kalau aku, tentu saja ini.

Kalau kau?

Kalau aku, mungkin "semoga nilai ulangan matematikaku nanti bagus."

Kalau begituan, nggak perlu memohon di Festival Bintang. Soalnya aku akan mengajarimu lagi.

Yah, itu pun kalau kau tidak keberatan, sih.

Kalau begitu, aku akan mengandalkanmu untuk itu.

Kita harus pergi.

Kalau begitu, sampai jumpa usai sekolah, ya.

Ya.

Ah, kertasnya kebawa.

Permohonan, ya?

Kalian sudah membaca naskahnya, 'kan?

Hari ini kita akan merapatkan itu, jadi aku mengajak Kano-san juga.

Mo-Mohon kerja samanya.

Di dalam cerita ini, semua karakter yang kau tulis akan diperankan oleh masing-masing dari kami, 'kan?

Iya.

Tapi, kau belum menulis nama yang memerankannya.

Um, aku ingin kalian membacanya dulu tanpa mengetahui peran kalian.

Kalau begitu, biar aku konfirmasi, ya.

Pemeran yang kau maksud ...

Pertama, si pemeran utama, gadis yang hilang ingatan itu aku?

Iya.

Perawat yang merawat gadis itu adalah Yuu.

Peran kecil!

Adik gadis itu adalah Maki-kun.

Teman sekelasnya itu Dojima-kun?

Benar.

Berarti, yang jadi pacar gadis itu ...

... Sayaka, 'kan?

Iya.

Yah, sudah terlihat jelas kalau pacarnya adalah cewek.

Eh?

Pacaran dengan cewek?

Sepertinya Dojima belum membacanya.

Anu, aku pikir lebih baik orang yang paling dekat dengan Nanami-senpai.

Dan juga, ada orang yang bercanda soal mereka berdua seperti pasangan suami istri.

Jadi, itu yang paling mudah bagiku untuk membayangkan peran Saeki-senpai!

Nggak boleh, ya?

Bukankah itu bagus?

Habisnya, orang-orang akan lebih banyak yang datang daripada aku atau Maki yang memerankannya.

Memang benar.

Bagaimana menurutmu, Touko?

Hah?

Aku tidak apa-apa.

Aku pikir akan lebih mudah kalau berpasangan denganmu.

Kalau menurutmu begitu, aku juga tidak apa-apa, sih.

Kano-san benar-benar tidak tahu apa-apa, 'kan?

Ada adegan ciumannya nggak?

Nggak ada!

Tambahin saja!

Nggak perlu!

Hakozaki-sensei.

Maaf mengganggu rapat kalian.

Soal yang tadi, sepertinya kita bisa menggunakannya.

Benarkah?

Syukurlah! Terima kasih banyak!

Ada apa?

Membicarakan soal apa?

Begini ...

Apa kalian mau pemusatan latihan saat liburan musim panas?

Pemusatan latihan? Untuk OSIS, ya?

Oke! Aku ikut!

Di mana kita melakukannya?

Sekolah kita punya tempat pemusatan latihan.

Kita menginap di sana dua malam untuk latihan drama.

Saat semester dua dimulai, kelas dan klub juga melakukan persiapannya masing-masing,

jadi kami putuskan untuk memakai waktu kita saat liburan musim panas.

Bagaimana?

Meski kau bertanya "bagaimana" ...

... tapi sebenarnya kami harus melakukannya, 'kan?

Akhirnya, pentas seninya sudah mulai ada wujudnya, ya.

Karena itu hal yang harus diwujudkan.

Aku sedikit terkejut sih soal pacar pemeran utamanya adalah cewek.

Bikin jantung deg-degan, ya!

Yah, memang pas sih kalau Saeki-senpai yang berperan jadi pacarnya.

Kalau cowok kelas satu yang melakukannya, pasti bakalan banyak yang keberatan!

Kau keberatan juga nggak?

Sama sekali nggak.

Benar juga, ya.

Mau kuajarin?

Tidak, sedikit lagi bisa kujawab.

Aku malah lebih cemas soal pemusatan latihan.

Aku khawatir kalau ada orang yang melakukan hal aneh padaku.

A-Aku takkan melakukan apa-apa!

Meski kita selalu bersama selama tiga hari dua malam?

Kita juga tidur sekamar.

Aku takkan melakukan apa-apa, kok!

Kan ada Sayaka, jadi mana mungkin aku melakukannya.

Kau bisa menahan diri?

Aku coba sebisaku.

Aku ingin lebih sedikit menahan diri, tidak hanya saat pemusatan latihan.

Soalnya, aku tidak ingin kau membenciku.

Tidak perlu khawatir soal itu.

Yah, aku pikir itu hal bagus, sih.

Senpai ...

Touko-senpai ...

Aku tidak bisa memanggil dengan nama depannya.

Aku tidak bisa jadi orang yang memulai sesuatu.

Padahal dia selalu melakukan apapun yang dia suka padaku.

Oh, tinggal dua.

Nanami-senpai, kau mau yang mana?

Aku mau yang krim.

Padahal aku juga pengen yang itu!

Enak!

Dia ini ...

Curang.

Kami akan melakukan pemusatan latihan untuk drama, jadi kau mau berkunjung?

Kau 'kan mantan anggota, jadi kau pasti bisa memberikan pelajaran yang bagus, Ichigaya-kun.

Tidak. Ini cuma acara kecil di festival budaya, tapi mereka serius banget melakukannya.

Naskah ceritanya juga terlihat menarik.

Katanya mereka ingin menghidupkan kembali tradisi OSIS tujuh tahun lalu.

OSIS?

Oh, aku belum bilang, ya? Ini ditampilkan oleh OSIS.

Pemeran utamanya adalah ketua OSIS, Nanami-san.

Kapan?

Kapan aku harus datang?

Pagi, Yuu!

Selamat pagi.

Kau sudah menulis permohonanmu?

Ujung-ujungnya, aku tidak kepikiran apa-apa.

Aduh, kau ini memang selalu ragu-ragu.

Masa, sih?

Kalau begitu, semangat UAS-nya, ya!

Sebenarnya ada yang kuinginkan.

Tapi saking dalamnya, aku tidak bisa menuliskannya ke dalam kata-kata.

Meski aku bisa menuliskannya ...

Mana mungkin aku mau mengungkapkannya.

Yuu ...

Kalau nggak sibuk, tolong jaga toko!

Karena ini liburan musim panas, bukan berarti kau bisa bermalas-malasan seharian.

Aku tidak separah Rei-chan.

Apa masalahnya? Ini 'kan baru awal-awal liburan.

Mungkin ini sudah waktunya untuk naik gaji.

Ah, nggak kedengaran!

Dasar, selalu saja begitu.

More Indonesian subtitles for Bloom Into You

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left