KILL BLUE

KILL BLUE (キルアオ)

Laadige alla Indonesian subtiiter

Hooaeg 1

Väljalaske info

KILL BLUE S01E10 WEB-DL Crunchyroll
Kommenteerib Crunchyroll

Sildid

webdl
Avaldatud: 2026-07-20
Allalaadimised: 7
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 189 rida.

[Insiden Pengeboman Stadion Nasional Baru Berita Terkini: Sumbangan Dana Besar untuk Perbaikan]

Stadion Nasional Baru mengalami kerusakan parah...

dalam ledakan misterius yang terjadi beberapa hari lalu.

Namun, saat ini stadion sedang dibangun kembali.

Anda mungkin ingat Wakil Rakyat Morio Kouda...

yang baru-baru ini menyita perhatian atas sumbangan kampanye ilegal.

Menurut sumber tepercaya akan isu ini, kelompok pendukungnya telah menawarkan...

untuk memberikan sumbangan yang besar untuk memulihkan stadion ini.

Hal ini akan dibahas secara lengkap.

Tentu saja aku khawatir.

Tapi yang lebih penting, benarkah ceritanya begitu?

Saat Ogami dan kau menemukan mobil si penculik...

mereka mulai bermain lempar tangkap di taman untuk melepas penat.

Lalu kalian berdua menyelamatkan Noren saat para penculik itu sedang lengah?

Ya, benar.

Benarkah ada penculik semacam itu?

Tak usah pedulikan itu. Apakah kau sangat mencemaskanku, Chisato?

Mungkinkah kau—

Aku cuma khawatir. Tidak lebih.

Eh?

KILL BLUE

Pagi, Oga!

Pagi!

Pagi!

Wajahmu seram sekali!

Waduh! Apa yang terjadi? UAS masih lama!

Abaikan saja aku.

Lama tak masuk, jadi aku mau coba berkonsentrasi dengan sekolah.

Apa maksudmu dengan "berkonsentrasi dengan sekolah"?

"Lama tak masuk"? Akhir pekan kemarin normal, kok!

Kau ini kenapa, Oga?

Mungkin dia antusias bertemu dengannya.

Maaf.

Aku duluan.

Oh, boleh.

Bos?

Noren baru saja melewati rak sepatu.

Ha?

Wow! Kemampuan Bos benar-benar mampu merasakan kehadiran orang, begitukah?

Bukan.

Rambutnya yang melenting aneh itu kelihatan.

Astaga! Bos benar! Orang bodoh pun pasti menyadarinya.

Sedang apa aku ini?

Bersembunyi mengintai seperti ini...

Tapi aku terus kepikiran soal Ogami.

Maaf, Noren.

Itu bukan perasaanmu yang asli. Itu pengaruh hipnotis.

Tapi jika masalah ini beranjak menjadi situasi yang di luar kendali,

membuatnya pingsan bukan solusi yang jitu.

Jadi, untuk sementara waktu, aku akan menjaga jarak.

Guru! Selamat pagi!

Pagi, Ogami!

Dan...

berapa kali aku memintamu untuk berhenti memanggilku "Guru"?

Mungkin ini bisa menenangkanmu.

- Kau dikeluarkan. - Kenapa?

Kudengar kau pergi kencan ganda.

- Dengan kakakku dan si Jagung Muda itu. - Ya... Uh... Maksudku...

Unicorn.

Sama saja.

Kau mendukung si hama itu untuk berkencan dengan kakakku? Apa maksudnya?

Maaf, Pak!

Di situ kau rupanya.

Pagi, Shiraishi!

Pagi!

Ha?

Dan...

Selamat pagi, Ogami.

Selamat pagi! Aku, eh, harus buang air!

“Selamat pagi... Aku, eh, harus buang air”!

Apa?

Bukan begitu cara anak SMP melarikan diri, Bos!

Jadi, ya, begitulah situasi Bos saat ini.

Perutku sampai sakit.

Ini tidak lucu, loh.

Kencan gandanya juga kacau balau!

Tidak, tidak bisa!

Kalau aku minum kopi ini...

aku akan memuntahkannya!

Eri...

Maaf.

Jadi...

masalah sebenarnya adalah dia tiba-tiba kembali ke tubuh aslinya, benar?

Benar.

Hmm...

Berarti, kita harus segera mencari tahu penyebab masalah itu.

Jika dia kembali ke tubuh aslinya yang berusia setengah baya saat di kelas,

itu bukan hal yang patut ditertawakan.

Ada orang tua di sini?

Siapa itu?

Tepat sekali.

Apakah dia makan sesuatu yang sudah basi?

Dia tidak mengalami keracunan makanan.

Aku agak bercanda tadi.

Namun, kemungkinan besar penyebabnya adalah...

ia menelan sesuatu yang memicu reaksi tersebut.

Jika racun itu bisa mereda...

mustahil dia bisa kembali lagi ke tubuh anak-anaknya.

Jadi, bisa kau cek kembali semua yang dia makan pada hari itu?

Siap!

Lalu, kau juga bilang kalau Juzo bentrok dengan organisasi JARDIN?

Oh, ya.

Jadi, begini.

Tawon Mitsuoka itu diciptakan secara artifisial.

Jadi...

cara tercepat mendapatkan jawabannya...

adalah dengan mencari dalang penciptanya, lalu menggali informasi dari mereka.

Tetapi hal semacam itu sangat rahasia.

Namun, entah bagaimana...

JARDIN tampaknya telah memperoleh informasi soal itu.

Oga, kami ingin bicara sebentar denganmu.

Hmm?

Maaf, kawan.

Ha? Hei!

Begini, kami menerima permintaan kecil untuk menahan dirimu.

Dengan imbalan berupa puding minimarket.

- Semurah itu? - Coba tebak siapa klien kami?

Ogami! Apa yang terjadi? Tingkahmu sangat aneh hari ini!

Justru kau yang bertingkah aneh, Noren!

Kenapa kau menghindariku?

Aku cuma...

Lupakan!

Aku tak tahan lagi! Aku tak bisa membendungnya!

Ha? Tunggu, apakah ini...

Yang benar saja. Serius?

Aku tak peduli dengan situasi ini!

Kau yakin ini waktu yang tepat, Noren?

Aku... Sepertinya aku mencin—

Semuanya berantakan!

Aku terlalu kentara menghindarinya, dan sekarang Noren mengamuk?

Kita bicarakan soal ini lain kali!

Hei!

Tunggu, Ogami!

Dengarkan dulu aku!

Cepat sekali!

Dia benar-benar serbabisa!

Yang benar saja!

Dia serius mengejarku?

Noren cepat sekali!

Oh! Di situ kau rupanya!

Ogami!

Sepertinya aku berhasil lolos darinya.

Apa boleh buat. Hari ini aku mau pulang dulu saja dan mengambil tasku nanti.

Permisi! Boleh aku pinjam dulu ini sebentar?

Ha?

Tunggu!

Ha?

Aku menyukaimu, Ogami!

Kalau kau masih mau kabur, aku siap meladeni!

Kalau aku menangkapmu, kau harus mau berkencan denganku.

Bukan berpura-pura. Aku serius!

Dia lebih keren dari pembunuh mana pun!

Tidak, tunggu, reaksi yang salah! Kok, situasinya jadi runyam begini?

Noren, kerasukan apa kau ini?

KEMATIAN ATAU CIUMAN

Aku menyukaimu, Ogami!

Kalau kau masih mau kabur, aku siap meladeni!

Kalau aku menangkapmu, kau harus mau berkencan denganku!

Bukan berpura-pura. Aku serius!

Kok, situasinya jadi runyam begini?

Noren, kerasukan apa kau ini?

Apa yang terjadi?

Bukannya mereka berdua berpacaran, ya?

Percekcokan kekasih?

Drama asmara?

Gawat. Orang-orang mulai berkumpul.

Noren yang sedang mengamuk benar-benar sulit diprediksi!

Oke! Mari kita bicara di tempat lain.

Tenangkan diri dan bicarakan baik-baik.

Kita pacaran bohongan sebagai lucu-lucuan agar cowok lain tidak mendekatimu, ‘kan?

Betul, sih, tapi aku serius menyukaimu.

Aku sendiri tak tahu alasannya, tapi perasaanku tak bisa dibendung lagi.

Gawat!

Hipnotis Kazuma luar biasa manjurnya.

Tidak, sebentar...

Maaf.

Aku tak bisa menerimamu, Mitsuoka.

Aku hanya bisa terus berpura-pura.

Jika melarikan diri dan menghindarinya membuat situasi ini jadi makin pelik,

sebaiknya aku terus-terang menolaknya.

Mungkin sejak awal harusnya begini.

Oh...

Begitu ya.

Ya. Aku mengerti.

Maaf, karena membuat keributan seperti itu.

Biar aku mati saja.

Tunggu, hei!

Tunggu, tenang dulu!

Kok, bisa-bisanya jadi begini? Kembali ke sini, bahaya!

More Indonesian subtitles for KILL BLUE

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left