KILL BLUE

KILL BLUE (キルアオ)

تنزيل الترجمة Indonesian

الموسم 1

معلومات الإصدار

KILL BLUE S01E12 WEB-DL CR ind Crunchyroll
تعليق من Crunchyroll

الوسوم

webdl
نشرت في: 2026-07-20
تنزيلات: 6
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Singkatnya, dia adalah jelmaan lautan.

Berselancar, berlayar, memancing, jet ski, menyelam...

"olahraga laut" apa pun, dia memiliki bakat alami.

Setiap ikut turnamen, dia pasti menang.

Tak ada yang sanggup menandinginya.

Wawasannya juga mengesankan.

Mulai dari pelayaran hingga oseanografi...

dia mampu mengimbangi para profesional di bidang apa pun.

Pernah ada yang berkelakar...

"Kekurangannya cuma tak punya insang."

Seorang Unicorn.

Ratu Putri Duyung...

Mai Otohime.

Senang bertemu dengan kalian.

KILL BLUE

Aku menjadi juri kontes ramen bukan karena kebetulan.

Aku datang kemari karena suatu alasan,

tetapi diriku yang lain berdiri gelisah di lorong,

dan ada seseorang yang memanggilnya.

Meski begitu, saat diminta menyantap ramen angker buatan Noren Mitsuoka...

aku kira aku keburu mati sebelum sempat tampil.

Cewek ini kenapa, sih?

Apa tujuanmu?

Unicorn ingin bicara dengan Ogami? Berarti...

Ayolah, setelah semua yang terjadi, kalian pasti sudah bisa menebak, ‘kan?

Duel Mitsuoka!

Ayo kita adu kekuatan, kau dan aku, Juzo!

Apa? Tunggu, bukan, maksudnya, sudah kami duga!

Ha?

Ha?

Sebentar, kok, malah membingungkan?

Duel Mitsuoka itu adalah pertarungan untuk menentukan pacar Noren, ‘kan?

Kalau penantangnya seorang gadis... Memangnya boleh?

Boleh saja.

Pedomannya sudah kubaca, dan tak ada aturan soal, “Wanita tak boleh ikut duel.”

Hanya tertulis bahwa pacar Noren harus laki-laki.

Kalau Juzo menang, dia tetap berhak menjadi pacarnya.

Kalau aku yang menang, hak itu hangus, tapi bukan menjadi hakku.

Artinya, posisi itu menjadi kosong.

Kalau itu terjadi, orang lain boleh bersaing untuk mengisi posisi.

Sama seperti tinju atau olahraga lain ketika gelar juara sedang diperebutkan.

Ha?

Terus, apa untungnya bagimu, Otohime? Untuk apa kau menantang duel?

Jujur, soal duel ini cuma caraku untuk memulai percakapan.

Aku juga tak terlalu peduli.

Aku juga bisa gugup kalau harus berterus terang, loh.

Saat menyaksikan duel futsal lawan Tenma, ada sesuatu yang menyadarkanku.

Semua orang melupakannya gara-gara berita soal cederanya Tenma,

tapi aku tak bisa dikelabui.

Juzo...

Aslinya kau memang hebat, ‘kan?

Lalu, tempo hari, kau menyelamatkanku dari kecelakaan itu, benar?

Di saat itulah diriku yang lain turut merasakan hal yang sama.

Sangat nyata. Seratus persen jatuh cinta!

Aku menyukaimu, Juzo!

Jadilah pacarku!

Apaaaa?

Apaaaa?

Eh?

Masalah bertambah...

Ap... Ha?

Meski dia tak tertarik padaku,

cowok mana pun pasti akan salah tingkah meski sesaat, ‘kan?

Tapi dia sama sekali tidak antusias. Malah lesu. Apa cowok ini bercanda?

Begini...

biar aku pastikan bahwa aku paham dengan niatmu.

Kau ingin mengalahkanku dalam duel, memisahkan aku dari Noren,

lalu memintaku yang lajang berpacaran? Begitu bukan?

Meski aku nanti lajang, aku tak mau berpacaran denganmu.

Sebenarnya, ada...

banyak pertimbangan yang mendasariku berpacaran dengan Mitsuoka saat ini...

tapi sebenarnya aku tidak berencana untuk berpacaran dengan siapa pun.

Maafkan aku.

Keren! Sifatmu yang tenang itu juga keren, loh!

Caramu memahami situasi lalu memberiku jawaban yang pasti? Suka, deh!

Sudah kubilang, aku tak peduli dengan duelnya.

Aku tidak akan menyerah!

Aku akan terus-menerus berusaha mendekatimu sampai kau menyukaiku.

Ap...

Tunggu dulu.

Apa maksudmu, "Duelnya tidak penting"?

Secara teknis, saat ini dia dan aku berpacaran!

Ha? Aku hanya berusaha memutuskan hubungan kalian lewat duel...

karena menurutku itu cara yang lebih sopan.

Kenapa aku harus peduli kalau orang yang kusukai sedang punya pacar?

Pokoknya, aku akan mengambil inisiatif.

Aku yakin bisa membuatnya jatuh cinta padaku.

Pada akhirnya, ini soal memilih siapa yang lebih baik. Siapa yang lebih unggul.

Jantan atau betina, begitulah sifat hewan.

Oh, jadi dia tipe cewek seperti itu ya?

Wanita karnivora!

Lagi pula, Juzo barusan bilang kalau dia sebenarnya tak mau berpacaran.

Jadi, bukan berarti kalian berdua sedang jatuh cinta, ‘kan?

Aku jadi semakin bersemangat menghadapi duel ini.

Mungkin aku sedikit terlalu jujur.

Berani sekali kau bicara begitu.

Ini bukan urusanmu, Bodoh!

- Kalau begitu, lawan aku, Mai Otohime! - Ha?

Sesuai logikamu, kalau aku menang duel, berarti aku lebih unggul, ‘kan?

Kalau kau kalah, jangan nekat mendekati Ogami lagi!

Noren?

Kenapa jadi seperti itu?

Tapi, aku memang lebih suka kalau semuanya simpel.

Aku setuju. Kalau aku menang, aku mendapatkan Juzo!

Jangan pernah ikut campur lagi, Noren Mitsuoka!

Aku tak setuju!

Kok, malah jadi duel memperebutkanku?

Barusan aku sudah bilang minta maaf, ‘kan?

Ayolah, ini duel. Tak masalah!

Bisa jadi ajang seru-seruan.

Lagi pula, aku pasti akan segera membuatmu tergila-gila padaku.

Noren! Kau juga tak perlu berduel dengannya.

Aku hanya perlu terus menolaknya.

Aku janji tak akan menerimanya, jadi tolak saja duel ini!

Aku tahu!

Aku tahu kau mungkin tak akan berpikir macam-macam.

Tapi, meski demikian...

melihatnya melakukan hal itu di hadapanku berulang kali... aku tak suka!

Eh, Bos?

Memangnya ini...

tak masalah?

Baiklah, sudah diputuskan!

Nah, dalam duel ini kita bisa memilih jenis dan jumlah pesertanya,

tapi aku masih harus menantang resmi Juzo. Bagian itu adalah syarat minimalnya.

Jadi, ini akan menjadi kompetisi tiga orang. Juzo dan Mitsuoka melawan aku.

Untuk jenis duelnya, hmm...

bagaimana kalau berselancar?

Ayo, siapa takut!

Aturan sederhananya... Juaranya peselancar ombak terbaik.

Perincian aturannya kukirim nanti.

Sampai jumpa, Juzo! Bersiaplah menghadapi aku.

Hei!

Jadi, lawan berikutnya adalah Mai Otohime.

Tak kusangka mereka malah berduel, dengan kondisi seperti ini lagi.

Berselancar, ya?

Noren, kau pernah berselancar?

Tidak. Belum pernah.

Terus, kenapa tadi bilang, "Siapa takut"?

Noren, apa kau selalu bersikap gegabah seperti ini?

Kalau kau, Ogami?

Suram sekali pasangan ini. Mereka pasti akan langsung kalah.

Kalau dipikir-pikir...

Hmm?

Kelas dua dan tiga, ayo berkumpul!

PSST... PSST...

Noren... Ogami...

Kalian berdua adik kelas yang berharga.

Klub Ekonomi Rumah Tangga, tentu ingin mendukung kalian.

Tapi dengan kondisi sekarang, kalian pasti akan kalah.

Kamu perlu pelatihan otot. Maksudku, pelatihan khusus!

Untungnya...

Senin depan adalah hari jadi sekolah kita.

Ditambah Sabtu dan Minggu, berarti akhir pekan kita jadi tiga hari.

Berarti...

Mari pergi ke kamp pelatihan di laut!

Siap!

Makin banyak yang harus kupikirkan sebelum kamp pelatihan dimulai.

Mau minum kopi, Bos?

Padahal tinggal bilang. Aku antarkan buat Bos.

Tak usah.

Aku baru saja menyelesaikan PR,

dan aku sedang banyak pikiran, jadi aku datang kemari.

B-B-Bos, rasanya belakangan ini Bos terlalu baik, ya?

Tunggu, apa Bos mau mati atau bagaimana?

Mati apanya?

Kok, tiba-tiba bilang begitu?

Maksudku...

sebelum menjadi anak-anak, dahulu sikap Bos jauh lebih keras.

Targetnya lebih dari satu, Tolol! Yang benar kalau cari info!

Terus, kalau aku salah beli rokok, Bos pasti menghardikku.

Aku harus bilang berapa kali kalau aku tak suka rokok mentol, Bodoh?

Bos memperlakukanku seolah aku anak magang yakuza.

Bos ajarkan semuanya kepadaku.

Kopinya kurang panas!

Tidak, aku tidak pernah...

iya juga, sih. Maaf.

Entahlah. Kalau dipikir-pikir lagi, ya.

Aku baru sadar setelah kau ungkit...

tapi mungkin aku banyak belajar dari kakak kelas di Ekonomi Rumah Tangga.

Saat kau bahas, justru jadi canggung.

Sebenarnya, ada yang ingin kutanyakan padamu sebelum kamp pelatihan.

Apa?

RENCANA MASA DEPAN Sabtu, 27 Juni

UNDANGAN PERTEMUAN ORANG TUA MURID DAN GURU

Pertemuan Orang Tua Murid dan Guru?

Kegiatan antara guru, siswa, dan orang tua itu?

Ya ampun, terus Bos juga memikirkan duel selancar itu.

Aku harus bagaimana soal orang tua?

TRING

Tenang, Bos! Ada cara tepat mengatasi masalah ini!

Ha? Serius?

Serahkan saja padaku.

Oh, iya. Hari ini tidak ada latihan klub.

Kalau begitu, mau main dulu?

Ceritakan kelanjutan cerita itu.

Traktir aku kentang goreng dan nugget!

Hei, kita sahabat, ‘kan?

Ha? Ada apa?

Kau juga datang untuk acara POMG?

Bukan. Aku sedang menunggu Noren.

More Indonesian subtitles for KILL BLUE

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left