The first 200 lines.
Sebelumnya di Grimm...
Kita harus lebih sering melakukan ini.
Apa Nick baik-baik saja?
Tidak, dan aku harus tahu dimana dia.
Dengar, aku tahu kedengarannya gila, tapi ia harus minum ini.
Nick! Nick!
- Astaga. - Tangkap ini, Nick!
- Hei! Semua mundur! - Tidak!
Bagaimana mereka tahu ia Grimm?
Trubel masuk tepat saat mereka sedang melakukan woged .
- Tidak, mereka tidak ber- woged . - Kau tidak melihat mereka?
Tidak.
"Pengetahuan adalah Kekuatan"
Kepala Polisi Sean Renard...
tiga luka, kanan atas, kiri bawah.
Angkat dia.
Dalam hitungan ke dua, tiga.
- Detak jantungnya tidak normal. - Baik, ayo.
Siapkan lima liter darah untuk berjaga-jaga.
Kapan ia masuk?
Baiklah, seberapa parah?
Ya.
Ya, trims.
Kapten menjalani operasi saat ini.
Mereka tak tahu apapun kecuali dia ditembak lebih dari sekali.
Kurasa tiga kali.
Ia hampir menembaknya lagi, tapi ia melihatku.
Saat itulah aku lari.
- Kau pernah melihatnya? - Tidak.
Dan ia tidak tahu aku Grimm hingga ia ber- woged .
Ia Wesen?
Hundjager. Ia sepertinya terkejut.
Karena itu aku bisa mengambil golok.
Ia pikir aku hanya wanita biasa.
Kuharap bisa melihat wajahnya sebelum dipenggal olehmu.
Apa Kapten mengatakan apa isi botol
yang ia inginkan aku untuk ambil?
Tidak, ia hanya bilang kau harus meminumnya
atau sesuatu yang buruk akan terjadi.
Dan Adalind yang melakukannya.
Hei, mungkin apa yang ia lakukan takkan bertahan lama.
- Kau tak mengenal Adalind. - Ia Hexenbiest, seorang penyihir.
- Itu memiliki banyak arti. - Oh, ya, aku pernah membacanya.
Begitulah cara ia berubah menyerupai diriku.
- Ia melakukan apa? - Ia membuat Nick berpikir ia diriku.
- Mengapa ia... - Jadi Nick bisa tidur dengannya.
Aku bersumpah, akan mencarinya, dan aku akan...
- Kita harus berbalik. - Kita harus menghadapi ini.
- Aku membunuh pria itu. - Untuk melindungi diri.
Mereka akan menanyai Trubel.
Apa yang harus kukatakan?
Katakan saja yang sesungguhnya,
kecuali bagian mengenai Hundjager.
Dan Adalind.
Dan botol untuk Nick.
Baiklah, kita cepat pikirkan ini.
Dan jika harus berbohong, lebih baik katakan hal yang sama.
Henry Slocombe adalah ketuanya...
Kordinasikan sekutu kita.
Lawrence adalah proyek CVA kita.
Aku Komdanan utama Teknologi Sensor Pintar.
Ini resisten di sebuah daerah...
Kita harus memiliki kesiapan militer...
Kurasa yang kita butuhkan adalah...
ancaman yang gencar.
Ini belum pernah terjadi sebelumnya.
Danny...
Alexdanra masih di Paris.
Ya, ia pulang hari Kamis.
Tidak, tidak, aku tidak bersenang-senang.
Tidak sepertimu,
aku merindukan kekasihku saat ia pergi.
Ya.
Hei, ada orang datang.
- Aku telepon kau lagi nanti? - Baiklah.
- Ya? - Henry Slocombe.
- Apa aku mengenalmu? - Seperti itulah.
Aku teman Danny Rivera, Lawrence danerson.
Tentu, ya, Dr. danerson.
Ya, kau yang mengerjakan proyek CVA di Arlington.
- Benar. - Ya.
Maaf kita tidak pernah bertemu langsung.
Danny selalu memuji dirimu.
Jadi ada yang bisa kubantu?
Maaf aku mengganggu.
Aku baru saja menghadari konferensi kota.
Aku membawa kabar buruk.
Danny mengalami kecelakaan.
Apa?
Aku tidak ingin menyampaikan lewat telepon.
Astaga, aku belum mendengar kabar itu.
Maaf, mengapa kau tidak masuk saja?
Silahkan masuk.
Harusnya aku menelepon dulu.
Tidak apa-apa. Apa yang kau tahu?
Seberapa parahnya itu?
Aku tidak tahu jelasnya...
ada beberapa luka di kepala.
Apa...
Tidak!
Resync oleh Jurianernnd
Pecahan peluru mengenai hatinya.
Terdapat luka di hatinya.
Pelurunya jatuh dan mengenai tulang belakangnya.
Darahnya banyak.
Yang itu.
Bagaimana jika mereka menahanku?
Baiklah, ingat itu perlindungan diri.
Bagaimana dengan goloknya? Bagaimana ia menjelaskannya?
Katakan saja itu milikku dan aku menyimpannya di kamar itu.
Hei, Burkhardt dan Griffin baru tiba.
Kau dengar aku?
- Apa? - Kubilang mereka disini...
Burkhardt dan Griffin.
Hei.
- Darimana kalian? - Menghadiri pernikahan.
HP kami matikan.
- Itu mobil Kapten? - Ya.
Hei, siapa yang mengurus ini?
Meacham dan Pogue. Ada kabar buruk.
Kami tahu... Kapten tertembak.
Kami mematikan HP ketika di RS.
- Ia dioperasi. - Beruntungnya ia masih hidup.
Saat kami mengeluarkannya dari rumah,
kupikir ia tidak akan selamat hingga tiba di RS.
Aku kenal kau.
- Mahasiswi jurusan kriminologi, kan? - Uh, ya.
Ya, Theresa tinggal bersama kami.
Untungnya kau tadi tak disini.
- Ia memang disini. - Kau lihat apa yang terjadi?
Ya.
Ia membunuh penembaknya.
- Apa? - Kepala pria itu terpenggal.
Pria itu mencoba membunuhnya setelah menembak Kapten.
Baiklah, lebih baik serahkan pada Meacham dan Pogue.
- Ya, baiklah. - Ya.
Di dalam.
Kau diam disini, kami bicara dengan mereka dulu.
- Kau baik-baik saja? - Sepertinya.
Disinilah kami menemukan Kapten.
Dimana penembaknya?
Sebagiannya ada di atas.
- Kau sudah mengindentifikasinya? - Ya.
Dan ini akan kacau karena ia agen FBI.
Namanya Weston Steward.
Ia membawa passport Kanada dengan fotonya
dan namanya Walter Rathenau, bersama dengan uang Euro.
Ia mungkin berencana pergi.
Jadi Theresa diam di kamar tamu?
Ya.
Ada bekas peluru di pintu.
Dan aku menemukan buku yang aneh.
Maksudku, itu bukunya?
Seperti diary, sangat tua,
membicarakan tentang pemotongan kepala manusia.
Tapi mereka bukan manusia sungguhan. Mereka punya nama yang aneh.
Ya, itu bukuku.
Itu diwariskan turun temurun di keluargaku.
Buku apa itu?
Hanya sekumpulan cerita.
- Aneh sekali. - Hei.
Hei, Burkhardt, Hank.
Tempat terakhir kami mengira akan ada kasus seperti ini.
Kau tidak disini ketika itu terjadi, kan?
- Kami menghadiri pernikahan. - Dan kau bersamanya?
Sejak jam 3:00.
Kau tahu mengapa Kapten Renard kemari?
Mungkin tentang kasus yang sedang kami hadapi.
Kau tak tahu apapun tentang Weston Steward
- atau mengapa ia menembak Kapten? - Tidak.
Kira-kira tahu siapa pembunuh penembaknya?
Ia tidak akan memenggal kepalanya sendiri.
Itu Theresa. Ia menginap disini.
Itu perlindungan diri.
Pria itu mencoba membunuhnya setelah ia menembak Kapten.
Ia menelepon 911, kemudian datang dan memberitahu kami.
Kami harus bicara dengannya.
Nama terakhirnya?
Rubel. Dan ia menunggu di luar.
Hei, mungkin lebih baik aku pergi dari sini.
Tidak, kurasa itu akan lebih buruk.
Ingat saja apa yang Nick beritahu.
- Hei, Juliette. - Hei.
Theresa, ini Detektif Pogue dan Meacham.
Mereka ingin menanyakan beberapa pertanyaan.
Baik.
Kami hanya ingin kau memberi tahu apa yang terjadi.
Kita kedatangan rombongan.
- FBI. - Tepat waktu.
FBI? Apa yang mereka lakukan disini?
Pria yang kau bunuh adalah agen federal.
- Apa? - Ia orang jahat.
Dan kita harus menghadapi ini.
Kau tak bisa lari.
Sifat sumber daya keamanan kita...
- Alexandra. - Apa aku mengenalmu?
Kau harusnya ada di Paris.
Henry? Kau baik-baik saja?
Siapa kau?
Siapa...
No comments yet. Be the first to leave one.