أول 169 سطر.
Kasus Nomor 157.
Saya menuntut mereka atas Kejahatan terancana.
- Kau yang memukulku di telinga! - Kau punya buktinya?
- Kau mengatakan aku memukulmu? - Kau memukulku!
- Kami menolak semua tuduhan ini. - Kalian semua penjahat!
Jika kau bohong, kau mati!
Kepiting pedas itu sangat enak.
[Siap untuk menyambut para tamu karena konsep hari ini tidak terlalu rahasia]
- Halo. - Halo.
[Drama terpanas saat ini, 'I Hear Your Voice'.]
[Min Joon Gook/Jung Woong In mempesona penonton dengan peran karakternya yang jahat.]
[Ahn Gil Kang - Sangat baik dalam peran jahat dengan tampilan yang sudah jahat.]
Kau betul-betul sangat tinggi.
Reaksinya sangat lebay.
- Apa kami akan ikut bermain nanti? - Ya.
[Cara untuk mengetahui acara ini aalah mencobanya sendiri.]
Saya merasa hal yang sangat dramatis akan terjadi.
- Bagaimana jika ada helikopter dan semacamnya? - Mungkinkah?
- Apa kau pikir itu mungkin... - Apa yang terjadi?
- Ada apa ini? - Apa yang terjadi?
Beneran! Apa yang terjadi ini?
Seseorang memukulku... Seseorang memukulku.
Seseorang baru saja memukulku.
- Seseorang memukulku. - Ayolah, jangan bercanda.
Aku dipukul di kepala!
Disini dan disini! Dua tamparan!
Bahkan tidak ada kamera disekitar sini...
Apa kau memukulku karena tidak ada kamera?
Bagaimana aku bisa sampai kesana?
Sumpah barusan ada yang memukulku!
- Apa-apaan ini? Tunggu... - Apa yang terjadi?
Ada sesuatu terjadi disini, kan? Ada sesuatu yang terjadi disini!
Aku sudah bilang seseorang memukulku! Saya sangat serius!
Beginikah Running Man?
- Kau tidak boleh percaya siapapun. - Apakah ini bagian dari acara?
- Kau yakin seseorang memukulmu? - Sangat yakin ada yang memukulku.
- Kalian ditangkap! - Ada apa ini?
- Aku rasa mereka merekam ini. - Apa-apaan ini?
[Sebuah situasi misteri yang membuat semuanya menjadi bingung.]
Dimana Jong Kook, Jae Suk, dan Ji Hyo?
Kau tersangka!
Aku akan membawa ini ke Meja Hijau!
Apa yang barusan kau katakan? Hati-hati dengan kata-katamu.
Mohon tetap tenang!
Ini bukan pertama kalinya saya menangani kasus seperti ini.
Apa yang kau katakan?
[Mohon maklum jika cara yang digunakan sedikit berbeda dengan biasanya.]
Pak.
Kau tidak harus melakukan ini.
Berbohong atas sesuatu yang tidak pernah terjadi bukanlah hal yang baik untuk dilakukan.
Kenapa? Apa kau melihat apa yang terjadi?
- Jangan terlalu banyak bicara! - Aku beri tahu, seseorang memukulku!
- Seseorang memukul telingaku! - Diam! Jangan beri dia petunjuk.
- Aku serius. - Jangan bicara lagi tentang kasus ini.
Kau terdengar sangat otentik.
Kami akan menemukan faktanya dalam persidangan, Jadi kau cukup duduk tenang dan sabar.
Yang benar saja.
Itu mereka! Salah satu diantara mereka memukul telingaku!
Aku yakin salah satu diantara mereka!
Adalah pelakunya!
Aku akan menuntut kompensasi yang sangat besar.
Wow, lihat ekspresi di wajah mereka.
Siapa? Siapa yang kau anggap melakukannya?
Kau tau kau yang melakukannya! Kau memukul telingaku!
- Siapa, Aku? - Ya!
- Kapan? - Baru saja!
Kau memukul kedua telingaku! Wham!
- Kau punya bukti? - Tidak, aku tidak punya!
Gil Kang, kau santai saja.
- Penuntut, tolong tangkap pelakunya. - Ya, jangan khawatir.
- Atas nama keadilan! - Ini bukan pertama kali aku melihat kasus ini.
- Dia hakimnya? - Apakah dia Beethoven?
- Apa yang akan dia lakukan? - Bukankah dia Mozart?
- Dia terlihat seperti Beethoven. - Dia terlihat seperti pengarang.
Kalian harus menghormatinya.
Kasus Nomor 157.
Berkas Kasus, 'Pemukulan Kepala di Ruangan Gelap'.
Kita akan memulai persidangan.
Apa yang terjadi?
- Apa yang terjadi? - Seseorang memukulku.
Seseorang baru saja memukulku.
- Siapa yang memukulku? - Ayolah, jangan bercanda!
Percayalah, seseorang memukulku! Dua kali di kepalaku!
Penuntun bisa menyampaikan pernyataan awal.
Baiklah.
21 Juli 2013.
Maksud saya 22, sekitar 1400 jam.
Kau bahkan tidak tahu hal yang paling dasar. Mengapa pernyataanmu kacau?
Mengapa kau tidak mengenakan celana? Sana pakai celanamu.
Apakah itu cara berpakaian di ruang sidang?
- Ini trend gaya sekarang! - Kau tidak tahu trend sekarang?
Kau tidak tau bahwa mengenakan celana pendek dapat membuatmu tetap santai?
[Bisnis busana yang keren saat ini dalam menghemat energi dan menjaga tetap santai.]
- Ini adalah pakaian jaksa penuntut. - Maaf, tapi kalian berempat terlihat seperti paduan suara?
[Menyanyi dengan paduan suara lebih baik bagi mereka dari pada menuntut seseorang?]
- Serius lah dan bicara. - Baiklah.
Baiklah, insiden ini terjadi di ruang tunggu tepat sebelum rekaman acara dimulai sekitar jam 2 PM.
Ketika Ji Suk Jin sedang berbicara dengan tamu yaitu Jung Woong In.
Ahn Gil Kang, Kim Hee Won, bersama dengan. Lee Kwang Soo, Kang Gary, dan Ha Ha.
Di ruang tunggu, dia dipukul sebanyak dua kali di belakang kepala saat lampu padam.
[Korban diserang di kepala ketika berada di ruang tunggu yang mengalami pemadaman lampu.]
Mengapa kau menuduh kami yang memukul kepalamu?
Tolong yang lain diam. Kami masih berbicara.
Bukan di kepala belakangku. Aku dipukul di telinga.
- Telingamu? - Satu, Dua.
Aku dipukul dua kali sepeti itu.
Istilah hukum yang cocok untuk itu adalah, 'Penyerangan Telinga'.
Ya, Aku mengerti.
Terdakwa Jung Woong In, Ahn Gil Kang, Kim Hee Won, dan Lee Kwang Soo
memukul korban, Ji Suk Jin di kepala belakang saat lampu padam.
Juga...
Situasi di ruang tunggu... HP siapa yang berbunyi!
Kenapa kau jadi marah di tengah persidangan?
- Siapa yang mengaktifkan HP di ruang sidang! - Tidak perlu semarah itu.
Telah di tetapkan bahwa keempat tersangka bersekongkol melakukan kejahatan.
- Oleh karena itu, para terdakwa... - Apa yang kau bicarakan?
Apa? Apa kau tau bersekongkol itu apa?
- Bersekongkol. - Kau pasti banyak menonton film drama.
Oleh karena itu, mengikuti Undang-undang Kejahatan.
Pasal 260, Ayat 1...
Penuntut mendakwa keempat tersangka dengan penyerangan berencana.
- Sekarang giliran jaksa pembela. - Baik.
Klien saya menyangkal telah melakukan penyerangan terencana.
- Kau tidak bisa melakukan itu! - Aku dipukul di telinga dua kali!
Yang Mulia.
Para terdakwa ini tidak memukul kepala Ji Suk Jin.
- Benarkah itu? - Ya.
Korban mengatakan ia dipukul saat ruang mengalami pemadaman lampu.
Tapi para terdakwa tidak mengetahui bahwa lampu akan padam.
Apa yang kau katakan?
Kami juga kaget sepertimu!
- Aku telah dipukul di telinga! - Dan juga...
Korban, Ji Suk Jin menyatakan bahwa dia yang menerima penyerangan telinga...
Aku dipukul dua kali!
Tapi para terdakwa tidak merasa bahwa mereka memukul kepala.
Tidak perlu mendengarkan Ji Suk Jin dan dia tidak punya cukup alasan
untuk melakukan tuntutan penyerangan telinga ini.
Tuduhan Konspirasi Kejahatan ini tidak masuk akal.
- Apa yang kau katakan? - Kau bahkan tidak tahu apa yang kau katakan?
- Kau juga pasti pelakunya! - Apa yang kau katakan?
Lihatlah tampang baik dari orang-orang ini!
Bagaimana mungkin kau menuduh salah satu dari kami melakukan hal itu?
Aku bahkan tidak mampu melihat mata tersangka nomor 3.
Seseorang tolong bertukar tempat denganku!
Tenang!
Keributan lagi, maka semua orang akan dikeluarkan dari ruang ini.
Yang mulia, Aku ini bertanya pada terdakwa.
Ya, kau bisa memulai sesi pertanyaan.
Apakah terdakwa mengetahui mengapa mereka berada disini?
Kami bahkan tidak tahu mengapa kami disini.
Apa kesan yang kalian percaya menggambarkan diri kalian?
Saya yakin kami terlihat tidak bersalah.
Pertama saya akan tanya terdakwa Jung Woong In.
Apa peran Anda dalam Drama, 'I Hear Your Voice'?
Saya memerankan Min Joon Gook.
[Membawa setiap orang ke tepi kursi mereka dengan gambaran yang menyeramkan dan sangat nyata.]
Bagaimana karakter Min Joon Gook?
- Dia seorang pembunuh. - Seorang pembunuh!!!
Seorang Pembunuh!!! Dia seorang pembunuh!!!
- Aku tidak memukulmu! - Kau memukulku!
Kau memukul kedua telingaku!
Kau mengatakan bahwa kau pembunuh tanpa merubah ekspresimu!
- Dia bukan pembunuh biasa. - Dia sangat menakutkan.
Saya yakin ada bagian terkenal yang peranmu katakan di Drama tersebut.
Apa yang Anda katakan? Tolong beri tahu semua orang disini.
"Aku akan membunuhmu jika kau memberi tahu orang lain."
Aku baru saja memberitahu yang lain... Aku baru saja mengatakan hal itu ke semua orang.
"Aku juga akan membunuh orang yang kau beri tahu."
- Ji Suk Jin. - Ya?
No comments yet. Be the first to leave one.