前 200 行。
Itu dimulai di atas jembatan.
Craig!
Apa yang akan kau lakukan dengan sepedamu, Sayang?
Aku tak peduli sepedaku. Aku mau bunuh diri.
Tapi kami habiskan banyak uang untuk sepeda itu, Nak.
Kami hanya minta kau merawatnya.
Pikirkan aku, Craig. Aku mungkin mau itu bila sudah besar.
- Maaf. Aku tak berpikir itu... - Itu benar.
Kau tak pikirkan kami saat memutuskan lakukan ini,
iya kan, Sayang?
Sangat egois, menurutku.
Menurutmu ini tak pengaruhi adikmu?
Aku... Maafkan aku...
Ini saat di mana aku biasa terbangun dengan berkeringat dingin.
Untuk alasan tertentu,
kali ini berbeda.
ini cerita yang agak lucu
Aku...
Aku ingin bunuh diri.
Isi ini. Jadi...
Apa kabar?
Kau punya rokok?
Tidak, maaf.
Ada apa denganmu?
Aku tak merokok.
Tidak, maksudku, kenapa kau di IGD,
pukul 5.00 di Minggu pagi?
Begini...
Kurasa, ada
banyak hal yang kupikirkan akhir-akhir ini.
Lanjutkan.
Baik, ini agak sulit untuk dijelaskan.
Tapi... Ada gadis ini...
Ya, paham.
Pendaftaran sekolah musim panas membuatku gugup.
Sekolah musim panas?
Ya, seperti hal yang sangat hebat...
Kenapa kau ingin sekolah di musim panas?
Kau seharusnya berada di Coney Island, berpacaran.
Kau dokter?
Bagaimana menurutmu?
Kau... Kau tak seperti dokter.
Pernah dengar Doogie Howser?
Kuharap mereka perbaiki apa pun yang salah denganmu.
- Terima kasih. - Ya.
Jadi, sudah berapa lama kau merasa ingin bunuh diri?
Aku tak tahu. Aku telah depresi sekitar setahun.
Aku pernah berpikir tentang itu, tapi tak pernah seperti ini.
Tak pernah begitu nyata.
Ada yang terjadi hari ini sehingga memicu perasaan tersebut?
Terkadang kuharap ada jawaban mudah kenapa aku depresi.
Ayahku memukuliku. Atau aku dilecehkan secara seksual.
Tapi masalahku tak sedramatis itu.
Ayahku selalu bertanya pertanyaan yang salah.
Craig, bagaimana kelas Pendahuluan Wall Street?
Mungkin ini agak berlebihan,
tapi aku punya masalah dengan muntah karena stres.
Teman- temanku kadang melihat aku seperti dari planet lain.
Aku terobsesi dengan gadis ini.
Yang berpacaran dengan teman baikku.
Jadi, ada hal tertentu yang membuatku ingin melompat dari jembatan?
Tidak. Tak ada yang tak biasa.
Kau minum obat?
Zoloft. Tapi aku berhenti.
Ya, apa doktermu membuatmu menghentikan pengobatan?
Tidak, aku berhenti sendiri.
Seharusnya kau tak begitu.
Craig, kau tak berbahaya bagi dirimu sendiri.
Jadi aku usul kita menghubungi orangtuamu,
memberi tahu mereka,
lalu kami alihkan dirimu ke salah satu layanan rawat jalan.
- Baik? - Tapi...
Aku perlu bantuan.
Aku tahu kau kesal.
Tapi, Craig, orang yang kami masukkan ke fasilitas ini sangat sakit.
Aku juga.
Bisakah kau berikan aku sesuatu?
Tidak tanpa persetujuan orang tuamu. Ini yang masalah serius.
Mungkin aku tak jelaskan seberapa seriusnya.
Rasanya semua membuncah,
dan orang lain bisa menanganinya sendiri. Seperti...
Tapi bukan aku.
Aku takut.
Aku tak bisa kembali ke luar sana.
Aku tak tahu apa...
Aku mungkin melakukan sesuatu.
Aku perlu bantuan. Tolong. Aku perlu bantuanmu.
Dimasukkan
Psikiatri Dewasa
3 Utara
Selamat datang di 3 Utara.
Apa sebenarnya 3 Utara?
Lantai psikiatri dewasa kami.
Tapi, aku baru 16.
Lantai remaja kami sedang direnovasi,
jadi semua remaja bersama orang dewasa.
Sementara kau bersama kami, kau diharapkan berlaku demikian.
Jadi, mulai besok,
kau akan ikuti jadwal dan ikut dalam kegiatan kelompok.
RS ARGENON JADWAL MINGGUAN
Kami akan hubungi keluargamu, agar kirimkan
pakaian ganti, sikat gigi, dan lain-lain.
Kurasa aku takkan ada di sini selama itu.
Aku sekolah besok, jadi...
Kau harus bicarakan dengan dr. Minerva.
Kau punya benda tajam? Pisau lipat? Kunci?
Ikat pinggang dan tali sepatu.
Tali sepatuku?
Kami tak mau ambil risiko.
- Hei, dr. Minerva. - Hei, Smitty.
Ini pasien baru kita, Craig Gilner.
Hai, Craig. Apa kabar?
Biasa saja.
Kenapa kau tak masuk, dan kita bicara nanti, ya?
Senang bertemu kau, Craig.
Itu akan datang kepadamu.
Selamat pagi, Jimmy.
- Apa itu tadi? - Jimmy? Dia skizofrenia.
Ada tempat di sini untuk orang yang seperti aku?
Kami punya berbagai macam pasien di sini. Semuanya...
Hei, Bobby!
Astaga.
Bagaimana ajak Craig, teman barumu, berkeliling? Mau?
- Tentu, Sayang. - Terima kasih.
Bobby ajak berkeliling, dan kami siapkan kamarmu, ya?
- Baik. - Ya? Baiklah.
Sampai nanti.
- Jadi, ini bangsal penyakit jiwa? - Bukan bangsal, ini rumah sakit.
Ini tempat kita duduk-duduk.
Ada pemutar musik dan sebagainya.
Semua piringannya tergores.
Ada yang suka duduk-duduk dan main tenis meja.
Mereka bilang tentang sistem poin?
Poin untuk ping- pong?
Kurasa nama ping- pong mengecilkan olahraganya.
Poin untuk keistimewaan, duduk di ruang musik,
mengunjungi toko cinderamata, hal seperti itu.
Kau bisa ikut mereka kalau mau.
Tidak, aku baik-baik saja.
Craig Keren. Aku suka itu.
Ini kamar mandi. Tak ada kuncinya.
Ruang Mandi Dipakai - Masuk
Saat kau masuk, pasang "dipakai," paham?
- Paham. - Kau paham, yang lain tidak.
Mereka masuk saat kau garuk penismu.
Kau tak mau itu.
Ada satu lagi di lorong lain, tapi jangan pakai. Mengganggu Solomon.
Siapa Solomon?
- Hei, Bobby! - Hei, Cap.
Di sini, ini tempat kau telepon orang.
Jika ada yang kau hubungi. Atau mereka telepon.
Kau tahu, telepon.
Ini ruang TV.
Orang duduk-duduk dan menonton TV di ruang itu.
Itu sebabnya mereka sebut begitu.
- Siapa itu? - Itu Noelle. Dia salah satu remaja.
- Apa mereka bilang tentang renovasi? - Ya.
- Berapa umurmu? - Enam belas.
Enam belas!
Kau terlihat lebih tua dari 16.
Kau harus santai. Cari pacar, atau sesuatu.
Aku sedang berusaha.
Kenapa kau ada di sini, sebenarnya?
Sama denganmu.
Kau pasien?
Kenapa kau ada di IGD pagi ini?
IGD punya kopi terbaik, Nak.
- Mereka biarkan kau keluar? - Tidak.
Kenapa kau di sini?
Ayo lihat apa Smitty sudah siapkan kamarmu.
Hei, Muqtada, kau dapat teman sekamar baru.
Hei.
Tak perlu kecil hati, Bung. Dia tak banyak bicara.
Aku sebenarnya tak pernah melihatnya keluar kamar.
Baik, makan siang lima menit lagi.
Apa menu makan siang?
Maaf?
Tolong, matikan lampu.
Dr. Minerva.
Aku merasa jauh lebih baik sekarang.
Aku tak sehat pagi ini, tapi aku sehat sekarang.
Jadi, aku mau pulang, jika boleh.
Disebutkan di sini kau ingin bunuh diri dan minta dimasukkan.
Ya, kurasa kalian bisa lakukan sesuatu dengan cepat.
Seperti memberiku obat agar merasa lebih baik.
Atau...
Kurasa aku tak perlu dimasukkan.
Kurasa aku tak cocok di sini.
Banyak pasien merasa begitu awalnya. Berikan sedikit waktu.
Berapa lama?
- Lima hari. - Lima hari?
Tak lebih dari 30. Kami akan evaluasi
dan lihat apa kau bisa pulang Kamis.
Aku tak bisa di sini sampai Kamis
karena akan ketinggalan sekolah, dan teman-teman akan tahu di mana aku.
Tak perlu malu, Craig.
Depresi adalah penyakit medis.
Kalau kau diabetes, apa kau akan malu juga?
Bisakah aku bicara dengan ibuku sebelum...
Tentu. Aku baru bicara dengannya, dia ingin bertemu denganmu.
No comments yet. Be the first to leave one.