前 200 行。
Alih Bahasa Oleh : Ry@Di, Samarinda, 25 Pebruari 2016.
Ibumu sudah meninggal.
Aku tak tahu jika ibu telah tiada.
Tega sekali kau?
Jika aku tahu ibu sakit, aku akan...
Kau akan lakukan apa?
Apa kau akan pulang jika kau tahu dia sedang sekarat?
Tapi kau tak bisa pulang saat dia masih hidup dan penuh harapan?
Bagaimana ibu meninggal?
Di lenganku,
berbaring di sampingku di tempat tidur.
Menangis.
Memanggil namamu.
Kau berencana untuk tinggal sementara?
Belum pasti.
Kau tak membawa senjata.
Aku menyimpannya. Aku sudah selesai dengan senjata itu.
Apa artinya itu?
Itu artinya aku tak tahu jika seorang pria bisa melepaskan jati dirinya yang sebenarnya.
Dan kau pikir kau tahu siapa aku?
Ku rasa begitu.
Aku akan kembali. Aku harus pergi ke kota.
Aku ikut denganmu.
Selamat pagi, Pendeta.
Dan aku akan melayanimu, Pak, segera setelah aku...
- Astaga! John Henry, itu kau? - Halo, Tuan Parsons.
Tuhan Maha Besar, John Henry. Aku tak melihatmu sejak kau pergi berperang.
Aku memesan sari apel dari Cheyenne di bar itu.
Bisa kau lihat apa sudah datang?
Tuan Parsons.
Kau pasti senang putramu pulang.
Ini daftarnya.
Pendeta Clayton menyuruhku mengambil pesanan sari apelnya.
- Dan siapa kau? - Putranya, John Henry.
Ya, ya, ya.
Kau John Henry Clayton.
Aku banyak mendengar tentangmu.
Namaku Frank Tillman.
Mungkin kau pernah dengar tentang aku?
Sepertinya tak pernah.
Ya, aku membunuh empat orang.
Masih tak ingat.
Kenapa kau tak membawa senjata?
Kau telah sadar dan...
menjadi alim atau seperti itu?
Git!
Berhentilah mengganggu tamu kita.
Git.
Namaku Dave Turner.
Ada juga yang memanggilku "Pria Terhormat Dave."
Ya... Aku pernah dengar tentangmu.
Kau harus memaafkan teman-temanku itu.
Kebosanan membuat mereka seperti itu.
Aku beruntung bisa
melihat aksimu sebagai Big Jim Westfield
di Coldwell County beberapa tahun yang lalu.
Sangat mengesankan.
Boleh aku tahu apa yang membawamu ke Fowler?
Aku hanya mencoba untuk memastikan sifat alami dari hubungan kita.
Ku harap tak akan ada masalah.
Bukan dariku.
Aku tak ingat jika sekarang sudah begitu makmur.
Makmur untuk sebagian orang. Rel kereta api sudah jadi.
Buggy tak akan memuatkan itu untukmu.
Ambil ini.
Ambil ini. Jangan habiskan semuanya sekaligus.
Tuan McCurdy,
tebaklah siapa yang berada di sini lima menit yang lalu?
John Henry Clayton.
- Apa dia akan menjadi masalah? - Dia tak kelihatan tangguh untukku.
Aku tak bertanya padamu.
Apakah dia akan menjadi masalah?
Dia tak membawa senjatanya.
Itu tak berarti dia tak bisa membawa senjata.
Jika dia berada di sisi ayahnya...
itu bisa menjadi masalah.
Yah...
Kenapa tak kau serahkan saja urusan itu padaku?
Apa yang mereka lakukan di sini?
Kau tidak tahu?
Bagaimana aku bisa tahu?
Ku pikir mungkin kedatanganmu kemari ada hubungannya dengan mereka.
Tidak.
Mereka bekerja untuk McCurdy.
Dia punya rencana untuk membeli setiap peternakan di sekitar sini.
Orang-orang yang tak ingin menjual peternakannya...
akan "di bujuk" oleh mereka yang di sana itu.
Jika kau tak kenal dengan mereka, sebaiknya kau jauhi mereka.
Mereka adalah orang-orang terkutuk.
Orang-orang yang tak bertuhan.
Kau punya rencana untuk datang ke gereja besok?
Apa itu undangan, Pa?
Kemari kau!
Apa alasanmu pulang?
Aku tak tahu aku harus punya alasan, Pa.
- Jika kau ingin aku pergi, aku akan pergi. - Aku orang yang terus terang.
Kau memalukanku.
Hari ini di sana, aku merasa sangat malu.
Tapi jika kau pulang untuk berkomitmen pada Tuhan untuk benar-benar mengubah cara hidupmu...
dan Tuhan memerintahkanku untuk mengampunimu dan aku akan melakukannya.
Tapi atas nama ibumu aku tak bisa melupakan apa yang terjadi 10 tahun terakhir.
Aku tak bisa.
Aku tahu.
Apa yang sedang kau lakukan?
Ibu selalu ingin kita untuk membersihkan ladang ini bersama.
Kau dan aku? Tidak, dia tak bilang begitu.
Sejauh yang ku ingat itu satu-satunya hal yang pernah dia minta pada kita.
Tidak padaku.
Baik. Aku akan melakukannya sendiri.
Baiklah.
Aku akan kehilangan hatiku...
jika aku tak percaya bahwa aku akan melihat...
kebaikan dari cahaya Tuhan.
Kuatkanlah hatimu
dan dia akan memberimu kekuatan.
Permisi.
Tuan-tuan.
Kami pikir sebaiknya kita menyewa jago tembak bayaran.
Jago tembak. Untuk melakukan apa?
Memulai perang? Membunuh semua orang?
Senjata bukan jawabannya.
Sejak Sheriff Hutton kabur di tengah malam,
McCurdy dan anak buahnya semakin berani.
Memaksa Tim Fuller pergi dari tanahnya pekan lalu. Sekarang mereka mengancam Peterson.
Jika mereka datang ke tanahku, mereka akan berakhir di ujung senapanku.
Tunggu, Daniel. Tunggu.
Aku telah menghubungi U.S Marshall. Kita akan punya kekuatan hukum di pihak kita.
Kita orang miskin. Apakah hukum akan peduli pada orang-orang seperti kita?
Tak akan ada yang datang.
Pendeta.
Mary Alice.
Ku dengar orang-orang bercerita di gereja kau telah kembali. Aku tak percaya.
Aku harus kemari dan melihat sendiri.
Aku pulang beberapa hari yang lalu.
Sudah beberapa hari dan kau tidak datang menemuiku?
Aku berencana menemuimu, aku hanya...
Kau selalu menjadi pembohong yang payah.
Aku sudah menunggu hari ini.
Memikirkan soal itu. Merencanakan apa yang mau kukatakan.
Sekarang aku tak tahu harus berkata apa.
Kau yang membersihkan semua ini sendiri?
Ya, Bu.
Pekerjaan yang banyak untuk satu orang.
Sekop ada di sana jika kau ingin membantu.
Kau terlihat baik.
Kau juga.
Sumpah, kau terlihat sama seperti di hari aku pergi dari sini.
Nah, kau mulai bohong lagi.
Aku tak ingat sejak kapan kau menjadi orang yang selalu curiga, Mary Alice.
Aku tak akan pernah bohong padamu.
Yah, sepertinya aku...
ingat kau pernah bilang akan pulang jika perang telah usai.
Sebaiknya aku membiarkanmu kembali ke pekerjaanmu.
Mungkin setelah pekerjaanku selesai, kita bisa berkuda ke bukit seperti dulu.
Sepertinya tak bisa.
- Aku sudah menikah. - Menikah?
Sudah jalan delapan tahun sekarang.
Aku punya putra kecil, Charlie.
Ku pikir kau sudah tahu.
Tidak.
Tidak, aku tak tahu itu.
Aku menunggumu.
Tapi ketika tahun-tahun berlalu dan tidak ada kabar...
Mary Alice, kau tak harus menjelaskannya padaku.
Dengan siapa kau menikah?
Tom Watson.
Tom adalah pria yang baik.
Ya, dia memang baik.
Selamat datang, John Henry.
Sial!
Baiklah. Bawa mereka, ayo.
Apa-apaan ini... Dan!
Kami baru saja berniat mengunjungimu.
Aku menghargai kau telah menghemat waktu kami.
Aku tak punya apa-apa untuk dikatakan padamu.
Yah...
Aku punya sesuatu untuk dikatakan padamu.
Itu sudah cukup.
Kau tak ingin membunuhnya sekarang, kan?
Ya, mungkin juga. Aku...
Aku belum memutuskannya.
Aku akan mengantarnya pulang.
Tunggu dulu. Bukan kau yang memutuskan.
Boleh aku mengantarnya pulang?
Dan bagaimana jika aku bilang tidak? Apa yang akan kau lakukan?
- Tidak ada. - Maaf. Aku tak mendengarmu.
Tidak ada.
Baiklah, John Henry.
Aku mengijinkanmu untuk mengantarnya pulang.
Ada sesuatu yang mengganggumu?
Ibumu dan aku terus bertanya pada diri kami sendiri...
bertanya pada Tuhan...
Apa yang telah salah kami lakukan dalam mengasuhmu?
Apa yang telah kami lakukan hingga membuatmu jadi penuh dengan kebencian?
Ini bukan karenamu.
Yohanes 8:32, ingat?
Kebenaran akan membebaskanmu. Tuhan tahu akan kebenaran.
Saat perang aku terus bertanya pada diri sendiri, kemanakah Tuhan itu?
Di mana Dia saat Shiloh dan Seven Pines terbaring orang-orang mati dan sekarat?
Semua orang yang baik, yang takut akan Tuhan.
No comments yet. Be the first to leave one.