前 200 行。
Mau minum bir sambil menunggu disana?
Kau dengar aku, tuan?
Aku ambil sebotol.
Ada yang bisa kubantu?
-Brewski. -Baik.
Ini dia.
50% sekarang, sisanya kalau selesai.
-Berapa banyak? -Hanya satu.
-Polisi lagi? -Bukan, dia temanmu.
Kau akan suka pekerjaan ini.
Dia mantan anggota gangku. Dia mengambil kokain...
..lalu mengadukan dirinya pada polisi.
-Aku mau masuk. Mau pesan coke? -Ya, yang diet.
Kami di Simmons Road Rute 14.
Aku minta keterangan nomor kendaraan motor.
Pelat California. 6-D-8-4-S-9. Pelat satunya lagi...
-Tom. -Apa kabar? Senang melihatmu.
Aku Willie Hickock.
Cherry Ganz, opsir.
Aku mengenal kalian?
-Siapa yang kau telpon, kawan? -Aku tidak telpon siapapun.
-Aku tak percaya padamu. -Oh, Tuhan, jangan!
100 ribu dolar. 50 ribu sekarang. Iceman orang yang baik.
Aku tidak suka uang tunai. Aku sudah bilang. Apa ini?
Ini orangnya. Sisanya setelah dia tewas. kau mengerti? Kami ingin dia tewas.
Ya, terserah. Tak masalah.
Polisi! Diam di tempat!
Kau! Kesana! Aku tak ingin ada yang terluka. Bergerak pelan!
Sial!
Pergi dari sini!
-Kau benar-benar membakarnya. -Aku hanya menembaknya, bukan membakarnya!
Tenanglah, kita akan temukan senjatanya. Kita harus satukan cerita.
Aku sudah periksa loker orang ini. Dia bersih, dia bekerja disini.
50 dolar di kantongnya, kacamata dan kunci. Mungkin kunci mobil atau apartemen.
-Kami belum temukan senjatanya. -Sial!
Cates menembak warga sipil. Satu peluru mengenai pompa bensin...
...dan membakarnya. Jack mengklaim tembakannya benar.
Aku benci petugas IAD.
Blake Wilson, penyidik internal. Sepertinya aku selalu bertemu denganmu, Jack.
Beri kami waktu sebentar.
-Apa yang kau lakukan sekarang? -Aku sedang mengintai.
-Aku hampir menangkap orang ini... -Hampir? lceman, kan?
Ya, Iceman. Aku hampir membekuknya.
Kau cari semua petunjuk tentang Iceman selama 4 tahun.
Dia bandar narkoba terbesar di Bay Area, kan? Kami tak punya data tentang dia.
Hanya kau, polisi yang percaya dia ada.
Kuberitahu, Iceman itu tidak ada.
Kita kembali ke fakta, sebab ini kenyataan. Apa yang terjadi?
Aku melihat transaksi. Aku sergap. Dia punya senjata dan menembak, aku membalasnya.
-Kau temukan senjata pelakunya? -Pasti ada disana. Aku tak menyentuh apapun.
-Cruise, apa yang kau dapat? -Hanya besi terbakar dari pompa bensin.
-Tak ada senjata? -Tidak ada.
Polisi juga manusia yang kadang melakukan kesalahan.
Mungkin kau bekerja terlalu berat dan buat kesalahan? Bekerja samalah denganku. Kita di pihak yang sama.
Tunggu dulu! Aku tidak begitu! Dia punya senjata, dia menembak, aku balas menembak!
Kehoe! Aku ingin setiap tempat ini diperiksa. Cari senjata itu, apa saja.
-Sampai nanti, Jack. -Ya.
Reggie Hammond.
Kau pasti napi yang berbahaya.
-Kau buat tembakanku meleset. -Kau tampak sehat, Reggie.
Sudah lama aku tak melihatmu. Kupikir kau temanku.
-Maaf, aku sibuk. -Aku juga.
Kau pasti ada masalah datang kemari, bahkan potong rambut. Ada apa?
Waktu berganti.
-Kau tampak lebih kurus. -Aku berhenti minum.
Kau ingin memberitahukan hukumanku tambah 5 tahun lagi?
Tenanglah, kau akan tetap bebas besok. Jika begitu, kau dan aku ada yang harus diselesaikan.
Kita tak ada urusan. Jika aku bebas serahkan uangku dan menjauh dariku.
Aku pernah berteman dengan polisi tapi tak berhasil.
Tunggu dulu, kau tak mengerti. Jika kau tak membantuku, uangmu takkan kuberikan.
-Kau bercanda, kan? -Tidak.
Aku berikan uang itu karena aku percaya padamu.
-Sekarang kau bilang aku tak bisa ambil uangku? -Sekarang, kau sudah mengerti.
-Kau mengacaukan semuanya, Hammond. -Aku membela diri.
-Takkan ada yang percaya./ -Tunggu dulu, aku dihukum 2 tahun penjara, aku tidak menyangkal, tapi aku dihukum 5 tahun karena dijebak.
Aku tidak merampok pembayaran uang itu.
Kalian biarkan pembunuh berkeliaran.
Kau habiskan waktumu di ruang isolasi. Buka!
#Roxanne#
#You don't have to put on the red light#
#Those days are over, you don't have to sell your body to the night#
#Roxanne#
Tequila. Satu botol.
-Kalian mau apa? -Wiski. Taruh dalam gelas.
Tn Price, bos sedang kesal.
Kekacauan yang kau buat membuatnya berpikir apakah anak buahmu bisa menyelesaikan tugas ini.
Jangan kuatir.
Sangat profesional? Sepertinya tidak.
Yang ahli tidak berbuat kekacauan. Jangan bertindak macam-macam jika bertugas.
Jika kau ingin jadi penjahat, maka tidak ada hukum.
-Kau memberiku nasihat? -Benar, teman. Kami orang Amerika yang tersisa.
Kami percaya kebebasan. Seperti jaman dahulu.
Jauh sebelum ada kota besar, pengacara dan komputer yang ada namamu di dalam. Kebebasan!
Lainnya hanya sebagai budak.
Kedengarannya menarik. Sebaiknya kau mendirikan sebuah kantor.
Aku ingin katakan kalian agar berhati-hati.
Kami sudah siapkan bantuan, tapi dia terbakar di arena balap.
-Kau tahu untuk apa benda ini? -Tidak masalah.
-Aku mantan marinir. -Bisa kuduga.
Kalian ada masalah, datanglah padaku. Kalian tahu nomorku.
Hei, kemari.
Kau cari gadis yang salah. Aku tidak melakukan itu.
Sini biar kuberitahu, kami baru sampai.
-Kami mencari wanita yang bekerja disini. -Siapa namanya? -Namanya Angel.
Dia tidak bekerja disini lagi. Dia penari di Pantai Utara.
-Kau disini, bagaimana kalau kau? -Aku muak mendengarnya. Lepaskan!
-...atau kupanggil polisi. -Silakan manis, panggil mereka.
Ayo kita lanjutkan perjalanan.
Dalam kasus penembakan di arena balap Hunter,...
...tersangka Arthur Brock, warga San Francisco...
...pengadilan telah memeriksa bukti dan saksi mata...
...dan menanyakan pada Inspektur Jack Cates,...
...telah mengakibatkan kerusakan.
Berdasarkan data petugas ini dan penyelidikan dari Penyidik Internal...
...bahwa pengadilan menyatakan itu suatu tindakan yang salah.
Aku tak sangka mereka akan menjepitmu. Sungguh.
Aku akan minta Jaksa Wilayah menunda sidangmu. Kuharap mereka temukan senjata itu.
-Maaf, Jack. Aku hanya lakukan tugas. -Ya.
Wilson memang membenci polisi yang urakan.
Jaksa Wilayah mungkin menuntutmu dalam pembunuhan.
-Dengan kata lain, kau dalam masalah besar. -Kecuali jika aku temukan Iceman.
Sudahlah, Jack. Itu masalahmu.
Astaga, kau seperti Wilson.
Kita bicara fakta. Kau tak punya petunjuk, polisi juga tak punya.
Ini pembunuhan. Lindungi dirimu.
Hammond, ayo kita pergi. Ini hari penting buatmu.
-Keluarkan saja aku dari sini. -Baiklah.
Reggie.
-Kemari. -Sebentar.
Kau akan tepati janjimu, kan?
Jangan kuatir, semuanya tidak ada masalah.
Polisi yang datang kemarin, dia bukan masalah, kan?
Tidak. Dia bukan masalah. Semuanya akan baik-baik saja.
Tapi mungkin akan sedikit lama dari yang kukatakan.
Jangan bohongi aku. Kau dapat uang itu dan tepati janjimu.
Aku yang menjagamu tetap hidup 5 tahun ini!
Aku bisa menemukanmu di luar sana. Aku bisa membunuhmu dari sini.
-Ada masalah apa tadi? -Taruhan bola.
Omong kosong. Hammond, Reggie A.
Aku memberimu 100 dolar dan tumpangan bis gratis ke San Francisco.
Semua biaya ditanggung Pemerintah California.
-Hanya itu? -Ya.
Terima kasih atas basa-basinya.
Kau tak perlu lakukan itu padaku.
Mana kaset James Brown-ku? Tidak a...
Semua orang ingin memenjarakanku dan James.
-Kita belum selesai bicara. -Jangan dekati aku sampai kau bawa uangku.
Sudah kubilang kau takkan dapat uangmu sebelum kau bantu aku.
Aku mempercayakan uang dan mobilku padamu dan kau bohongi aku! Kupikir kita sudah sepakat, kenapa?
Aku sedang memburu bandar narkoba bernama Iceman selama 4 tahun.
Minggu lalu, aku mengetahui Iceman menginginkan kematianmu.
Lihat ini. Kudapat dari orang sewaan yang akan membunuhmu. Kau kenal orang ini?
Selama 4 tahun, hanya kau petunjuk yang kupunya.
Membantumu selagi uangku ada padamu adalah hal yang takkan kulakukan.
Membiarkanku dipenjara 5 tahun dan kau muncul minta bantuanku. Tidak mungkin.
-Lebih dari itu, itu bodoh! -Aku berjanji, kali ini berbeda.
Dengar, aku akan kehilangan pekerjaan. Mereka akan memasukkanku ke penjara.
Kau bermasalah dengan hukum? Bagus!
Meski aku kesal kau menahan uangku, tapi sedikit senang. Aku yakin takkan ikut denganmu.
Tunggu dulu. Aku tidak meminta!
Apa yang akan kau lakukan? mengusap pantatku? Menembakku di depan penjara? Itu cara yang tak baik untuk petunjuk seperti aku yang kau miliki.
Jangan kuatir aku akan mengunjungimu. 5 atau 6 tahun lagi.
-Kita pergi dari sini. -Kita punya jadwal.
-Lupakan itu! Aku sudah bebas sekarang. Pemerintah tak bisa mengaturku lagi. -Tulislah surat. -Semua orang disini gila.
Bajingan itu naik mobil biru, yang telah menembak adikku.
Bagus, aku bisa dapatkan keduanya.
#You don't know what you do to me#
#Let me down in misery#
#Oh, yes, sir! Well! Oh, yes, sir!#
#Heeeeeey! Hit me! All right#
#Aooooooh! Heh! Heh! Heh! Aoooooh!#
#Wanna kiss myself! Good God! Well!#
#And l got to feel it! Heeeey!#
Well! Oh!#
#Baby, baby, baby! Baby, baby, baby!#
#Baby, baby, baby! Baby, baby, whooooo!#
#Want to get on the... on the good foot! Oh, good God!#
#Hey! Aaaooow! Just sometimes l... When l go to church...#
#Yeeeaaaah!#
#Baby, baby, baby! Baby, baby, baby! Baby, baby...#
Merunduk!
Aku menuju ke barat, Highway 50.
Kami perlu bantuan disini, sekarang! Aku butuh bantuan sekarang!
Ayo pergi.
Ayo.
Ayo!
Ada bengkak di lengan kirimu.
-Bisa merusak kulit. -Benarkah?
-Kau beruntung. Kau selalu memakai rompi anti peluru? -Hanya jika mengunjungi teman.
Ganti perbanmu setiap 1,5 jam.
-Tangan itu jangan terlalu banyak gerak. Pakailah ini. -Baik, terima kasih, Dok.
-Kau mau kemana? Aku harus menunggu laporan dari Lab. -Aku ada urusan Polisi.
Pengendara motor itu datang tiba-tiba dan menembaki bis.
-Sinar x-ray nya bagus. -Kenapa kepalaku masih sakit?
Bismu terguling. Siapa yang bilang tidak sakit?
Kau masih akan merasa sakit. Bagaimanapun juga kau beruntung.
-Kau tidur disini, kita akan tahu hasilnya besok pagi. -Tidak, aku dan sakitku harus pulang.
Aku tak mau menghabiskan hari pertamaku bebas di rumah sakit.
Kau masih harus menjawab beberapa pertanyaan. Kau yakin belum pernah melihat pengendara itu?
Kalian sama saja denganku.
No comments yet. Be the first to leave one.