Victorious

Victorious

下載 Indonesian 字幕

第 1 季

發布資訊

Victorious-S01E12-Cat's-New-Boyfriend-WEBRip-WEB-HD-Pahe-GreenLantern
由 GreenLantern 評論 GreenLantern
Pacar Baru Cat | Cocok untuk WEBRip / WEB-HD (Pahe.ph)

標籤

webrip
web
BRip
HD
發布於: 2020-09-23
下載次數: 56
聽障人士: No

Indonesian字幕預覽

前 181 行。

- Danny. - Hei. Kau bersekolah di sini?

Ya, kau tahu aku pindah dari Sherwood.

Ya, tapi aku hanya tidak tahu ...

Bukankah sekolah ini hanya untuk anak yang amat berbakat?

- Aku tak bermaksud ... - Tak apa, teruskan saja.

- Maaf. - Tak apa-apa.

Kapan kau menyukai seni pertunjukan?

Jadi, lidah kakakku membesar dan membengkak ...

... lalu aku berakhir di sini.

- Jadi, siapa itu? - Ini Danny.

- Hai. - Apa kabar?

Kenapa kau bicara kepada Tori?

- Dulu sekolah kami sama. - Di Sherwood.

- Dia dulu pacarku. - Pacarku.

Lalu kenapa kau memutuskannya?

- Jade. - Boleh kutebak?

Karena aku punya banyak tebakan.

- Sebenarnya aku ... - Kau tak perlu.

Tori yang memutuskanku.

Lalu bagaimana caramu merayakannya?

Kau tak pernah berhenti?

Jadi, apa yang kau lakukan di sini?

Benar, kenapa kau di sini?

Aku mengencani gadis yang bersekolah di sini.

Seharusnya aku menemui dia ...

- Daniel! - Hai, Sayang.

Ini dia pria yang kuceritakan.

Pacarku.

Daniel, mereka teman-temanku. Beck, Jade, dan itu Tori.

Ya, kami sudah bertemu.

Sungguh? Kau kenal Daniel?

Dia sangat mengenal Daniel.

- Lalu? - Lalu ...

Lalu ...

Kenapa semua menjadi aneh?

- Akan kuberi tahu dia. - Tidak boleh.

Cat, aku dulu bersekolah di Sherwood ...

... bersama Danny sebelum aku bersekolah di sini.

Jadi, kalian adalah teman?

Ya, mereka adalah teman baik.

Aku bingung.

Aku dan Danny dulu berpacaran.

Hei. Bagaimana jika kita pergi ke lokasi lain?

Baiklah. Jadi, kau dan Tori adalah ...

- Pacar. - Pacar.

Jadi ...

- Tolong jangan merasa aneh soal ini. - Kau tak perlu.

- Kami putus tahun lalu. - Ya, sudah satu tahun.

- Baru 11 bulan. - Apa bedanya?

Lupakan!

Intinya aku tak masalah jika kalian berkencan.

Aku tak masalah kalian berdua berteman.

Baiklah, kalau begitu. Semua bahagia.

Hore.

Kini aku bosan.

Aku minta maaf atas sikapnya.

Jadi, bagaimana kalian bertemu ...

Kalian ingin pergi ...

Ya. Aku ...

Baiklah.

Coba rasakan.

- Seperti awan. - Sama seperti mentega.

Ya, aku tahu.

- Bukankah kakiku halus? - Sangat halus.

Seperti bokong bayi, 'kan?

Sampai jumpa. Sampai nanti, Kawan-kawan.

Kenapa mereka menyentuh kakimu?

Aku bisa jelaskan, tapi biar kakiku saja.

- Coba rasakan. - Apa?

- Sentuh kakiku. - Sentuh kakinya, Bung.

Baik, tapi aku tak melihat ada hal penting ...

Astaga, kaki yang halus!

Aku tahu.

Kaki ini memang sangat halus.

Bagaimana kakimu bisa terasa seperti itu?

- Ikan. - Ikan?

Ikan yang sangat kecil.

Baiklah.

- Kau siap? - Tidak!

Aku tak memahami ini sama sekali.

Baiklah. Ini ikan Pooka dari Puerto Iguazu.

Mereka menyukai rasa kulit mati manusia.

Bawa aku pergi dari rumah ini.

- Kau dapat ini dari mana? - Aku kenal seseorang.

- Orang yang berbisnis ikan kaki? - Ya.

Saat kau masukkan kakimu ke tangki ...

... ikan akan menggerogoti semua kulit mati ...

... dan membuat kulitmu sangat halus dan lembut.

Halus dan lembut.

- Lima puluh dolar. - Tampaknya mahal.

Kau mau kaki menjijikkan? Gadis tak menyukai itu.

- Rasanya enak, 'kan? - Ya. Bak jutaan ciuman kecil.

Di kakiku!

Makan Siang di Sekolah, KENTANG GORENG ASIN!

Lapar

Bisa ambilkan garamnya?

Untuk apa kulakukan itu?

Karena kentang gorengku kurang asin.

Maaf sudah merepotkanmu.

Coba tebak siapa.

Apakah kau Beck?

- Apa? - Aku duduk di sebelahmu. Aku tidak ...

Benar sekali. Hai, Beck.

Dia sedang menyentuh wajahku.

Bukan, ini aku.

Daniel! Kenapa kau kemari?

Aku ingin mengunjungimu saat makan siang.

Situasi ini bagus sekali.

Daniel bisa makan siang bersama pacar barunya ...

... dan bekas pacarnya.

Kau bisa coba menjadikannya canggung, tapi tak berhasil.

Karena selain dirimu, semua orang di meja ini sudah dewasa.

Lagi pula, aku yang memutuskan dia.

Apa kau mengundang Daniel ke pesta?

- Astaga, aku lupa. - Pesta?

Ya, sekali setiap semester, sekolah mengizinkan kami ...

... mengadakan pesta Sabtu malam di area parkir.

Konser musik, air mancur keju.

- Air mancur keju? - Keju cheddar.

- Kau akan datang? - Ya, tentu saja.

Tori, kau akan datang ke pesta?

Ya, Jade. Tentu saja.

- Tebak apa yang kubuat. - Apa yang kau buat?

Brownies!

Maaf, Daniel tak suka brownies.

Semua orang suka brownies.

- Buka mulutmu. - Ya ...

Wah.

- Kue ini sangat enak. - Apa?

Dia bilang brownies buatan Cat sangat enak.

Aku pernah buat brownies dua kali untukmu ...

... dan kau bilang kepadaku tak menyukai brownies.

Ya, tapi buatan Cat ...

- ... berbeda. - "Berbeda"? Apa maksudmu?

Tori.

Cicipilah.

Bagaimana rasanya?

Aku harus pergi.

Kue ini sangat enak.

Seperti bokong bayi, sangat halus.

Aku tahu. Kalian pernah rasakan kaki sehalus itu?

Tidak pernah.

Sudah kuduga. Ini kaki yang berkualitas.

- Sangat halus. - Benar.

Baiklah. Sampai jumpa. Selamat belajar.

- Sampai jumpa. - Ya.

Kenapa mereka menggosok kakimu?

Rasakan saja sendiri.

Coba rasakan.

Ayolah.

Andre, lakukan saja.

Astaga, kakimu halus!

- Benar? - Ya. Kenapa bisa halus begini?

- Kau ingin tahu? - Ya.

- Kau ingin tahu? - Ya.

- Andre. - Ya!

Kalian serius?

Tentu saja.

- Lakukan. - Lakukanlah.

Lakukan.

Hebat.

Luar biasa, 'kan?

Ya. Kakiku seperti mendapat jutaan ciuman kecil.

Baiklah. Gigit saja, Ikan Kecil.

Teruskan.

Pesta PERTAMAKU di Hollywood Arts. Seru!

Ingin Berpesta

- Hei, Sikowitz. - Tori!

Kau menikmati pesta Hollywood Arts pertamamu?

Sangat menyenangkan.

Kau mau sosis?

- Tentu. Baiklah. - Luar biasa.

Ini sosis yang besar.

Akan kutusuk dengan ini.

- Silakan. - Terima kasih.

Sosis apa ini?

Hanya sosis biasa.

Ya, tapi terbuat dari daging apa?

Daniel pernah memutarmu seperti itu?

Kau mau ditampar pakai sosis?

- Tentu. - Tidak!

評論

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left