第 1 季

發布資訊

ATM 2 Koo ver Error Er Rak S01 PaHe in
由 MarBot 評論 MarBot
retail

標籤

webdl
發布於: 2024-05-25
下載次數: 267
聽障人士: No

Indonesian字幕預覽

前 200 行。

ATM 2 Series - Episode 1

Pagi.

Pagi sekali!

Kenapa sih kita harus bangun sepagi ini, Jib?

Memangnya kita tidak bisa melakukannya di siang hari?

Ayam jago saja masih tidur!

Kalau ada yang memberi kita makanan, mungkin sudah busuk.

Ya ampun!

Siapa yang akan memberi makanan sebagai hadiah pernikahan?

Bibimu mungkin akan memberi kita ikan tuna atau yang lain?

Ini apa ya?

Oh mungkinkah ini kari?

Dan ini. Kari hijau, pastinya!

Dan ini kari India? Benar kan?

Oke, selanjutnya kita ambil kari kuning.

Ya ampun.

Kenapa? / Ini.

Aku kan sudah bilang untuk bawa masuk kotak uangnya sejak tadi malam.

Benarkah? Aku tidak ingat.

Jika itu hilang, kita akan bangkrut! / Aduh, sakit.

Kita tidak akan punya uang untuk menutup biaya pernikahan.

Dan apakah kita sudah kehilangan uang itu?

Halo, Bu.

Di dalam kompartemen?

Oke, aku sudah menemukannya.

Oke, Bu.

Iya. Terima kasih.

Ada apa? / Ibu dan ayah bilang...

...ini adalah kejutan. / Wah, film porno kah?

Satu lawan satu? Ayo cepat buka. / Jangan konyol.

Wah!

Wow, ini satu juta!

Kenapa bisa banyak sekali?! / Dan ada kartu...

...isinya "Selamat, Sayang."

"Kami ingin membantu membayar mobil ini sebagai hadiah pernikahan."

"Ambillah, agar kau tak usah membayar bunga. Dengan cinta. Ibu dan Ayah."

Satu juta.

Untuk mobilnya? / Iya.

Ini terlalu banyak.

Sebaiknya kau kembalikan ke mereka.

Aku bisa membayar mobilnya.

Kalau begitu kau sendiri yang mengembalikannya. / Hei.

Kenapa aku yang kembalikan uangnya? Kau kan putrinya.

Jadi kau yang harus melakukannya. Ini kembalikan.

Baiklah, aku akan melakukannya.

Tapi kau harus membelikan sarapan untukku. Aku kelaparan.

Baiklah. Ambil ini.

Kau kan begitu terobsesi karenanya.

Pita mobilnya dilepas dulu.

Jangan! / Apa? Kenapa jangan?

Tidak boleh!

Ini tradisinya. Jangan dilepas sampai 3 hari.

Jika tidak akan membawa kesialan!

Jadi aku harus menyetir dengan memakai pita ini? / Iya.

Sungguh? / Iya.

Yakin? / Iya.

Apa kau yakin?

Ya!

Nah, lihat! Lihat dirimu itu!

Kau tak bisa menahan bibirmu. Ya ampun, aku hampir saja mempercayaimu!

Kau memang pintar.

Tentu saja, kalau tidak aku takkan menjadi suamimu!

Tidak mudah berada di sini.

Boleh kah kalu aku tidak memakainya? Aku merasa lucu.

Ayolah, cobalah dulu.

Danai membelikan itu sebagai hadiah.

Ya Tuhan, wow, seksi!

Jangan pernah kau lepas. Pakailah selamanya. Pas sekali!

Lihat, ini membuatku merasa tergelitik.

Tergelitik adalah perasaan yang tepat.

Coba aku lihat kostummu. Biasa sekali!

Jangan menghakimi berdasarkan penampilan luar.

Kurasa Danai ini seorang maniak seks!

Tidak masalah bagi kita. Sesekali saja.

Tolong pilih satu, perawat seksiku.

Rantai, cambuk, atau borgol?

Baiklah, kalau begitu borgol. / Hore.

Ayo dimulai. / Hei, kenapa kau matikan lampunya? Nyalakan lagi!

Dinyalakan? Lebih baik diimatikan. Ayo.

Tidak, aku lebih suka lampunya menyala.

Benarkah? Kalau begitu tidak terkesan misterius. Dimatikan lebih baik.

Kalau dimatikan buat apa kita memakai kostum!

Oh ya.

Baiklah, perawatku, berbaringlah di ranjang periksa.

Aku akan menyuntikmu.

Hei.

Ada seseorang di dalam kamar?

Kau gila? Bukan, itu cuma cicak.

Aku akan menciummu.

Apa kau akan menyapa anggota baru ATM?

Tidak, tidak dengan apa yang aku pakai. Tidak pantas.

Ayolah, hanya naik untuk memamerkan nama belakangmu yang baru.

Tidak masalah. Aku tidak suka digoda.

Dulu aku keren, seorang Asisten Manajer di sini.

Ini.

Ini untuk apa?

Tunjanganmu. Aku membuatnya menjadi 2 set.

Yang pertama untuk pengeluaran rumah, dan yang satunya untuk penggunaan pribadi.

Terima kasih.

Kau jangan khawatir.

Mulai sekarang, aku tidak akan membiarkanmu bekerja lagi.

Aku akan mengurusmu dengan baik, Jib.

Tidak usah berlebihan.

Kau akan menjadi putri bagi istana kita.

Sekarang apalagi? Kau ingin aku membersihkan rumah, kan?

Seperti di serial Korea.

Suami pergi kerja dan istri memasak untuknya...

...membersihkan rumah dan menunggu suaminya.

Manis sekali dan sangat romantis.

Oke, pergilah. Sebelum mobil lain meneriaki kita.

Oke, dah.

Silakan dicoba lagi. / Hei, hei, hei.

Terdaftar.

Hampir saja.

Mari kita sambut pengantin baru.

Sang pengantin pria. / Cukup, cukup.

Bagaimana tadi malam, Sua? Malam yang berat?

Tentu saja sangat berat. Tapi tidak seberat engkau.

Lebih dari 100 kilo? / Kau itu, Pak Sua.

Aduh!

Ya ampun, kakimu sakit semua, hah?

Bukan begitu.

Tapi Tom! Kenapa kau tidur di bawah mejaku?

Mejamu sangat hangat dan nyaman untuk tidur.

Angin AC-nya terlalu kencang ke arah mejaku. Terlalu dingin di malam hari.

Kapan kau akan berhenti menginap di kantor? Sana. Aku harus bekerja.

Tolong mengertilah aku. Aku bekerja lembur hingga malam.

Dan rumahku terlalu jauh.

Apa? Kau bekerja lembur di sini?

Aku melihatmu membuka kantong tidurmu sejak jam 6 malam.

Itu gunanya sleeping-bag, untuk beristirahat.

Kau mungkin tidak melihatku bangun untuk bekerja di malam hari.

Jangan main-main. Kau tidak pernah bangun untuk kerja.

Kebanyakan, kau mungkin bangun cuma untuk absen.

Sana tanya office boy!

Hei hei hei.

Hati-hati kalau berdebat terus...

...kalian bisa berakhir sebagai pasangan.

Ya ampun!

Lebih baik aku bersama dengan orang jalanan dibanding dia.

Oh ya?

Sua, lihat aku.

Aku tidak akan pernah bisa membawa tanki bir ini pulang!

Hei, manajernya sudah datang!

Aku akan memberitahu bos bahwa selama ini kau tidur di bawah meja.

Dan kau juga meminum semua minuman soda di kulkas.

Selamat pagi, Bos. / Selamat pagi.

Bagaimana kabarmu, pengantin pria?

Baik, Pak.

Kau sudah bukan satu orang pria lagi.

Sekarang kau sudah punya seseorang yang harus kau jaga.

Jadi jangan hidup sebagai pria lajang lagi.

Mengerti, Pak.

Kau juga harus ikut asuransi jiwa.

Suatu hari jika kau pergi, istri dan anakmu akan baik-baik saja. Iya kan?

Tapi, Bos, Sua kan baru saja menikah 2 hari lalu. Saya rasa...

...dia tidak akan meninggal dalam waktu dekat.

Nink, kau tahu bahwa hidup kita itu tidak pasti.

Kita di sini sedang berbicara dan bernafas...

...dan kemudian kita mungkin tersedak roti saat makan siang.

Kalau begitu saya makan pangsit saja.

Sumpitnya mungkin menusuk tenggorokanmu.

Kalau begitu aku menggunakan tangan untuk makan.

Kau masih bisa keracunan, kau tahu?

Bapak benar-benar ingin saya meninggal, kah?

Bukan, bukan seperti itu.

Aku hanya ingin kalian semua hidup dengan hati-hati.

Kita bekerja di gedung tinggi. Siapa tahu setiap saat bisa roboh. Benar kan?

Kita sedang bersenang-senang, dan dia merusaknya.

Akhir-akhir ini emosinya sering naik turun naik.

Menopause! / Apa?

Menopause!

Sua, tolong datang ke ruanganku.

Danai menjadi suka memerintah sejak dia dipromosikan.

Kenapa bank kita mempromosikan dia?

Kalu begitu, aku permisi dulu.

Asisten Manajer mungkin punya masalah, dia terlihat cukup stres.

Ya, apa yang bisa saya lakukan untuk Bapak?

Apa yang Bapak inginkan?

Berantakan sekali di sini.

Kau mau mengundurkan diri?

Sial. Aku akan menampar mulutmu.

Aku sedang mencari tempat untuk menyembunyikan majalah pornoku.

Dasar mesum!

Jadi? Ada kabar apa?

Kostum perawatnya berguna, kan?

Kau sudah gila! Tidak ada orang normal yang akan memakainya.

Itu cuma untuk mereka yang mesum!

Edisi baru?

Tunggu.

Tanda apa ini?

Seperti borgol?

Omong kosong. Aku cuma alergi memakai jam kulit.

Oh, jam kulit, ya?

Coba aku lihat.

Di kedua pergelangan?

Jadi, biasanya kau memakai jam di kedua pergelanganmu?

Tergantung harinya.

Dan bagaimana caramu memakainya? Begini?

Atau begini? Atau dengan lengan di belakang?

ATM 2: Koo ver Error Er Rak subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for ATM 2: Koo ver Error Er Rak

評論

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left