前 200 行。
Manual Translate by BigBoo
Jalan, sialan!
Tetap di sana, kau bajingan kecil!
Lihat nanti setelah kutangkap kalian!
Kau, bajingan!
Ya? Jung Tae-soo ini.
Bagaimana kabarmu? Miran di sini.
Sudah lama sekali.
Kurasa kau baik-baik saja.
Wang-jae meninggal pagi ini...
Hey, kau, bawa snack kemari, huh. Jangan lupa birnya.
Hey, bawa makanan ke orang-orang di sebelah sana.
Aku jadi teringat.
Jika bukan kau, siapa lagi yang akan mengurus ini semua.
Dengan kematian Wang-jae dan semuanya,
Miran harus melakukan semuanya sendiri.
Apa yang kau bicarakan?
Sebelum Wang-jae menjadi...
suami dari adik perempuanku, dia adalah temanku, kau tahu?
Kami adalah keluarga!
Kau berterus terang, itu yang kusukai darimu.
Itulah kenapa aku selalu menyanjungmu.
Dari yang kuperhatikan.
Saat kukatakan aku ingin duduk untuk ujian,
Wang-jae adalah satu2nya orang yang menolongku.
Siapa yang berani mengatakan aku salah!
Sejujurnya, siapa disini yang tidak menuduhku. Kalian semua bajingan!
Tenanglah, Dongwan... Kau sudah mabuk.
Mabuk? Kau menyebut orang yang mengatakan kebenaran, mabuk?
Hey, Pil-ho.
Seharusnya bukan Wang-jae yang mati.
Tapi bajingan-bajingan yang duduk disini!
Dasar kau idiot.
Hey! Hey!
Jika kau ngawur, pulang saja.
- Dan tidurlah idiot. - Lihat ini.
Lepaskan. Orang seperti dia harus diberi pelajaran sedikit.
Lepaskan, lepaskan. Lihat.
Demi Tuhan, dia adalah kakakmu.
Semuanya silakan kembali duduk.
Sialan, itu meninggalkan tanda.
Lepaskan.
Seperti inikah rumah pemakaman?
Tempatnya kecil, tapi Wang-jae's yang menghadiahinya.
Apa ini? Bawa yang bagus kemari.
Sedang kupersiapkan, tidakkah kau lihat?
Saat mengatakan bahwa dia akan menyelesaikannya...
Ngomong2, darimana saja kau?
Darimana, bagaimana menurutmu?
Polisi mengejar orang jahat seperti biasanya.
Maksudmu tetap menggunakan kekerasan untuk mendapatkan pengakuan?
Kau benar-benar tidak tahu panjangnya waktu...
untuk mengorek informasi dari tengik2 itu saat ini.
Ruang interogasi hanyalah mainan anak kecil, benar-benar omong kosong.
Sepertinya Korea akhirnya punya seorang elit, huh?
Seperti di pertunjukan TV Amerika, mereka membawa semua...
kemewahan untuk membuatmu bersinar?
Saat Columbo mengatakan itu semua, bukankah begitu?
Kupikir cukup dulu pembicaraan kecil ini.
Sebenarnya apa yang terjadi kepada Wang-jae?
Apa yang terjadi benar2 membuatku terkejut.
Kau sudah mendengar intinya. Hal itu terjadi disini.
Dia mengabaikan pertolongan dan Wang-jae melakukannya sendiri.
Bisnis melonjak walaupun hanya 1 hari dalam seminggu.
Tolong beberapa birnya lagi.
Yeah, segera.
Setelah ibunya meninggal dan Miran keguguran,
Dia berusaha keras
setelah keluar.
Mendengar beberapa pemuda berbuat onar
di suatu malam terjadilah.
Kau seharusnya tahu sebagai seorang detektif, tapi pemuda-pemuda itu tidak takut apapun sekarang.
Scares the damn shits out of me them kids.
Orang tua tahu yang lebih baik, tapi pemuda-pemuda ini.
Mereka tidak tahu siapa Wang-jae ini.
Lihat nanti setelah kutangkap kalian!
- Kau milikku! - Sudah cukup!
Sudah cukup, kubilang!
Jangan, jangan sentuh aku!
Ambil nafas yang dalam kemudian lepaskan.
Hancurkan tempat ini!
Cukup sudah!
Kau tahu bagaimana Wang-jae jadinya...
Mengejar mereka keluar,
Tetap di sana kalian bajingan kecil!
Berpikir untuk memberi mereka pelajaran.
Tapi tidak ada juara yang bertahan terus selamanya.
Tidak peduli apapun dia sebelumnya,
dia hanya Wang-jae yang mulai tua.
Dasar bajingan kecil.
Kau siap? Ayo keluar!
Kenapa?
Kami akan mengambil foto keluarga hari ini.
Siapapun itu yang memukul kakakmu
kau harus memberinya pelajaran.
Ya tentu saja.
Apapun itu, dia masih tetap kakakmu. Benar begitu?
Jika dia hanya memerankan setengah bagian dari dirinya,
kau tidak perlu khawatir dengan hal itu.
Jujur saja, kepada siapa kita harus berterima kasih karena dapat hidup seperti ini, huh?
Dia membuat kita semua jatuh akibat mimpi basahnya menjadi sarjana.
Apalagi yang bisa kita lakukan untuknya? Sekarang dia sudah kehilangan segalanya.
Diam! Dia bisa mendengar.
Yeah, aku tahu.
Tentu saja, tapi
kami perlu bantuanmu di sini!
Dengar. Gantikan aku hanya beberapa hari, Ok? Apa?
Kau sudah lupa ya.
Aku terjebak di mobil sambil makan mie selama seminggu.
Saat kau bersama anak-anakmu?
Mengapa kau ungkit cerita itu lagi sekarang?
Tanganku diborgol, kau tidak lihat?
Dengar, apapun yang terjadi sekarang. Aku akan bertemu di Seoul tepatnya seminggu lagi.
Captain's shitting on people all over the place.
Baik, biarkan dia lakukan apa yang dia suka. Aku harus pergi, baterai hampir habis.
Kehabisan ide! Tangani itu!
Tahun 1987, Piknik musim gugur SMA Ayo! Ayo!
Berapa jauh kau pergi!
Heh?
Apa ini?
Barang ini adalah ular, ular bagus.
Obat paling bagus buat pria.
Darimana kau dapat?
Berhasil menjebak bajingan kurus itu di sana.
Dan kusimpan sendiri di dalam botol.
Apalagi yang kau tunggu? Buka!
Dasar bodoh. Tidak bagus kalau dibuka sekarang.
Ini akan semakin berkhasiat jika dikubur lebih lama.
Saat ini kita harus menguburnya.
Siapapun tidak boleh menyentuhnya!
Dan dalam 20 tahun atau lebih
Setelah kita menjadi besar, Kita buka dengan gaya.
Tidak apa2 bagiku, selama itu lebih baik.
Jika hasilnya begitu bagus, Aku bisa menunggu lebih lama.
Hey, Wang-jae!
Wang-jae!
Apa yang terjadi?
# Like the wings of a pigeon # flying the blue sky,
# our spirits soar to the skies above.
- Hey! - # We all laugh together,
Where you bums think you're jerking off right now?
# with dreams of a brighter tomorrow.
# Oh, friends forever! # Oh, joyous minds!
# Hey, happy life!
# Oh, friends forever! # Oh, joyous minds!
# Hey, happy life!
Kemana kita pergi!
Oh man! Tunjukkan!
# Like the countless stars in # the wide night's sky,
# we have all become close friends.
# Let us hold hands together,
# and sing the song of happiness!
# Oh, friends forever! # Oh, joyous minds!
# Hey, happy life!
Lari.
Jangan berkeringat,
hidup penuh dengan kejutan lucu.
Apapun yang terjadi di sana, apakah?
Kakakku bertingkah seperti idiot di depan anak-anak SMA Onsung.
Sori kawan-kawan.
Tidak apa-apa.
Keadilan dan kedamaian di masa depan bukan berada dalam adu jotos.
Kau harus menyelamatkan kami semua suatu hari nanti. Itulah yang perlu.
Tapi aku harus tahu bocorannya dulu.
Bagaimana kita keluar dari sini?
Kau umpatlah.
Berteriaklah minta tolong ke arah bawah sana.
Dan malu hingga kematian tiba?
Terus gimana?
Nyanyi saja.
# Baby come back
# Blame it all on me I wish you were here
# Waiting.
Sebentar. Tae-soo, katakan hello.
Dia detektif dari Seoul.
Ada sesuatu yang perlu kulakukan?
Apa?
Harus mulai mencari sekarang.
Cari apa?
Cari apa? Menangkap bajingan yang membunuh Wang-jae.
Apa yang akan kau dapat?
Kau akan membuatnya semakin kacau.
Di kota ribut sialan..
seperti neraka.
Katakan padaku. Aku baru saja mendengar yang kau katakan.
Bukan orang lain yang kita bicarakan. Tapi Wang-jae.
Kau pikir aku tidak marah?
Kau pikir aku benar2 tidak marah?
Dia adalah teman baikku, teman terbaik!
Kukatakan dia adalah teman baikku, kau idiot, teman terbaik!
Tidak ada yang lebih marah daripada aku, tidak ada!
Tapi ada waktunya nanti untuk semuanya,
semuanya!
Begitu, aku bukan orang yang bisa bersabar menunggu waktu,
tapi aku akan menguliti orang yang membunuh Wang Jae, siapapun dia.
Hey, hey!
Ada apa dengannya?
Tidak apa-apa.
Bajingan itu.
Ayo jalan.
No comments yet. Be the first to leave one.