前 200 行。
Hanya muncul setahun sekali, lalu mereka mati.
Seperti sebuah ritual perkawinan atau semacamnya.
Tidakkah itu romantis?
Ya. Ya, benar.
Chris!/ Dude, ada apa?
Ini mengusik ketenangan./ Ya Tuhan! Kau menakutkanku.
Maaf./ Apa yang terjadi?
Sial. Mereka menghilang./ Kau menabrak kijang?
Biasanya mereka ada di sini./ Duduklah.
Pestanya di sebelah sana./ Pestanya di sini.
Danny./ Ayolah, ini malam perpisahan.
Whoo!
Ya!
Kelas 03, kutinggalkan kalian!
Sekarang lihat.
Ya Tuhan. Indah sekali.
Lihat, lihat. Kau bisa merasakan cahaya.
Ya Tuhan!/ Ini tak lucu.
Kau bisa hidupkan kembali lampunya./ Ayolah.
Mereka sungguh indah./ Sudah kukatakan, bukan?
Kumohon. Kau membuatku takut./ Masih ada lagi di sebelah sana.
Sekarang!/ Bertahan.
Hidupkan lampunya!/ Chris...
Baik.
Empat tahun kemudian
Aku bangun.
Mematikan alarm.
Aku memandang keluar jadi aku tahu apa yang harus kukenakan.
Aku mandi...
...dengan sabun.
Lalu aku bercukur.
Terkadang aku tiba-tiba menangis.
Tapi aku bisa mengatasinya.
Aku bangun.
Mengenakan pakaian.
Meminum obatku.
Setelah Lewis pergi, aku harus membuat kopi, yang bagiku itu cukup rumit.
Aku sarapan pagi, tapi aku tak membaca koran.
Ini membingungkanku, membuatku kesal.
Aku bangun.
Aku mengenakan mantelku dan menuju sekolah.
Aku bangun.
Sepuluh detik lagi.
Kita cuma melakukannya satu hari. Mengerti? Bukan masalah.
Dan waktu.
Tak apa-apa, tuan. Ini bukan test.
Hei./ Hei.
Itu pelukan yang menyenangkan.
Kau ingin sesuatu?
Hai.
Kau pesan apa?/ Coklat panas.
Aku pesan yang sama. Terima kasih./ Baik.
Ada masalah minggu ini?/ Tidak.
Berjanji? Menangis?
Menuliskan urutan atau masalah memori?/ Tidak.
Kau bawa obatmu?
Jadi semuanya baik-baik saja./ Bagaimana? Apa yang dikatakan Lewis?
Aku belum bicara pada Lewis. Kau satu-satunya yang bisa menceritakan apa yang terjadi padamu.
Dalam hal itu, aku baik-baik saja.
Silahkan.
Hati-hati. Itu masih panas./ Aku tahu.
Kau sudah bicara dengan Tn. Tuttle?
Belum. Nanti./ Kapan?
Kau seorang model sebelumnya./ Chris...
Aku cuma ingin tahu bagaimana kau berubah dari seorang model menjadi manajer permasalahan.
Setelah cedera di kepalaku aku sadar ada banyak orang di dunia ini selain aku.
Kau mau menonton film denganku kapan-kapan?
Kupikir itu bukan tindakan yang bagus./ Ayolah. Itu cuma film.
Mungkin kita perlu bicarakan seorang wanita dalam hidupmu.
Maksudmu selain dirimu?/ Ya. Apa ada yang lain?
Tidakkah menurutmu kau harus lakukan sesuatu tentang hal itu?
Aku berpikir tentangmu sepanjang waktu.
Kupikir mereka tak mendengarnya karena suara dari luar pintu.
Aku tak bermaksud demikian. Maksudku.../ Aku tahu maksudmu.
Apa kau mengatakannya sebelum kau mengalami cedera?
Jadi kini kau akan mengangkat tentang lobus bagian depan dari otak?
Perilaku impulsif. Tidakkah menurutmu mungkin saja di jalan kau akan bertemu seseorang?
Daripada mendekati orang asing untuk seks dan memulai suatu hubungan.
Itu bukan cara yang baik./ Kau bukan orang asing.
Aku punya hubungan denganmu./ Aku dibayar untuk bekerja denganmu.
Kenapa kau ada di sini?/ Beritahu aku.
Aku tahu kenapa aku ada di sini.
Aku di sini untuk membantumu mendapatkan apa yang kau inginkan. Apa yang sangat kau inginkan.
Tapi kau harus tahu apa hal itu terlebih dahulu.
Aku hanya ingin menjadi diriku.
Hei, nak, ibumu menelepon untuk mengingatkan tentang Thanksgiving.
Kukatakan padanya kau pasti bersama seorang wanita di kamarmu sekarang...
tapi aku akan menyampaikan pesannya.
Baik, menu malam ini adalah Spaghetti Amatriciana.
Ada pasta yang berdaging yang biasanya kau suka.
Tomatnya ada di meja, jadi buka kalengnya dan masukkan ke dalam panci.
Dasar brengsek.
Sial!
Halo, 1-800-Bunga.
Bu, jika aku bisa mengirimnya untuk ibuku, siapapun bisa mengirimkannya pada seseorang.
Dan kebetulan hal itu menjadi fitur istimewa kami.
Coba kita lihat. Ada bunga mawar, lili, snapdragon dan fuji.
Australium, yang wanginya mengagumkan, tak seperti tulip, yang tak ada wanginya sama sekali.
Lewis, aku tak bisa menemukan pembuka kaleng!
Mereka akan bertahan satu atau dua minggu. Benar.
Itu hebat. Siapa namamu?
Kathy. Pakai huruf C atau K?
K. Kathy dengan huruf K. Nama yang bagus, Kathy.
Chris?
Aku tak mencium aroma makan malam.
Chris?
Maaf, Lewis.
Kau merasa lebih baik?/ Ya, terima kasih.
Ambil beberapa selada, mentimun, apapun yang kau inginkan untuk saladmu.
Mari kita bicarakan tentang harimu./ Kami harus menuliskannya lagi.
Oh, ya? Biar kutebak. Topik A, "Kenapa aku jadi kacau?"
Atau topik B, "Hidup dengan orang-orang kacau. "
Reggie menyuruh kami menuliskan kegiatan rutin, dan aku selalu terjebak dengan "Aku bangun. "
Aku tak bisa memikirkan urutan./ Kalau begitu jangan pikirkan urutan.
Berpikirlah tentang sebuah kisah.
Kisah seperti apa?
Seperti, kau tahu, "Satu ketika aku terbangun,
buang air kecil, kemudian mandi... "
Bagaimana itu akan menolongku?/ Aku tak tahu.
Kisah adalah sesuatu yang membantu kita memahami dunia.
Aku tak bisa bercerita tentang kisah./ Gunakan yang sudah kau ketahui.
Baik. Bagaimana dengan Perang dan Perdamaian?
Itu sebuah kisah. Aku akan mulai dengan yang lebih mudah.
Bagaimana dengan Goldilocks dan Tiga beruang?
Mana mentimunnya?
Ayo. Mari kita dengarkan./ Apa? Kau ingin aku bercerita tentang Goldilocks?
Ceritakan padaku.
Baik. Suatu hari, ada seorang gadis kecil bernama Goldilocks.
Lalu?/ Lalu...
Aku tak tahu, bung. Dia digigit serigala.
Kemudian tertabrak truk. Ini sungguh bodoh.
Ceritakan bagian akhirnya. Kau tak bisa menceritakan sebuah kisah jika tak tahu di mana hal itu terjadi.
Dan kehilangan serigalanya. Itu adalah 'Little Red Riding Hood'. Sekarang adalah Goldilocks dan Tiga beruang.
Tiga beruang menemukan Goldilocks tertidur di sarang mereka.
Lalu...dia kabur.
Bagus. Baik, sekarang, itu bagian akhirnya. Apa yang terjadi sebelum itu?
Yang satunya berkata, "Seseorang telah tidur di tempat tidurku, dan dia masih di sana."
Baik, baik. Mungkin sebelum itu, "Seseorang duduk di kursiku."
Ya, lalu kursi mainan anak beruang menjadi berantakan.
Kemudian dia berjalan perlahan-lahan ke pintu.
Awalnya dia berjalan di hutan./ Urutanmu baik-baik saja.
Kau bisa awali dari sebuah akhir, gunakan alur mundur. Tuliskan seperti itu.
Hai, Ny. Lange./ Hai, Chris.
Dia sedang bersemangat./ Oh, baik.
Selamat malam./ Selamat malam.
Pemeriksaan akan berlangsung sekitar satu minggu atau lebih.
Itu artinya kita akan sangat sibuk dalam beberapa minggu.
Itu sebabnya aku ingin kau menuliskan...
"bank harus tetap bersih" dalam catatan kecilmu.
Selamat malam.
Tn. Tuttle?
Aku ingin mengikuti program pelatihan eksekutif di Wichita,
tapi sebelumnya, aku harus bekerja 100 jam sebagai teller di kantor cabang.
Bahas hal itu dengan Ny. Lange./ Sudah kubahas.
Kami sudah mempraktekkannya. Dia memberikanku uang.
Apa?
Lihat?
Kau katakan kau akan berpikir memberikanku beberapa jam pada sebuah kesempatan.
Kau harus mampu melacak debit.
Teller yang baik harus pandai menghitung.
Seorang teller melacak pergerakan uang sepanjang hari,
menjaga setiap sudut pada tagihan yang dihadapi dengan cara yang sama.
Pada akhirnya...
akhirnya...
akhirnya...
Pada akhirnya... Pada penghujung hari,
teller harus menyeimbangkan pemasukan tunai dengan pembayaran.
Seorang teller yang baik bisa bekerja bertahun-tahun tanpa kehilangan keseimbangan.
Ny. Lange belum pernah kehilangan keseimbangan.
Tapi kunci sebenarnya adalah kepribadian yang ramah.
Prinsip seorang teller adalah, "Bersahabat dan akurat."
"Tapi kebanyakan akurat."/ Bagus sekali, Chris.
Ny. Lange juga mengatakan kamar mandi wanita perlu bola lampu yang baru.
Selamat malam.
Dia membawa puck ke pojok kanan.
Hartigan akan memusatkan ke lapangan jauh.
Pertahanan mendorongnya kembali ke lapangan pada Lidstrom, lalu ke pojok pada Lang.
Lang memberikannya kembali pada Lidstrom, sambil meluncur di garis biru.
Dia melakukan tembakan. Menendangnya. Tapi gawang dijaga oleh Pascal Leclaire.
Trevor Letowski menggiringnya ke lapangan tengah.
Sebuah penyelamatan yang baik. Kini puck memantul jauh dari Lidstrom ke lapangan tengah.
Sedang mengejar Manny Malhotra.
Detroit memainkannya lebih baik pada babak pertama.
Malhotra terus menghadang Williams,
memaksa Red Wings menguasai permainan di daerah mereka sendiri.
Kemudian datang Lidstrom melewati Columbus.
Memberikan umpan. Samuelson melakukan tembakan.
Memberikannya pada Danny Stevens. Stevens kembali pada Pratt.
Lidstrom menyusuri lapangan tengah.
Terus menggiringnya.
Pratt melakukan tembakan ke kanan atas dan menggetarkan gawang.
Kupikir Mark...
Pertandingan yang seru...
Dan ada Holmstrom, Johnny juga mendekat, merayakan...
Kau pasti bercanda.
Itu menyedihkan.
Itu Chris Pratt.
Kita pergi dari sini.
Kau ingin memesan sesuatu?/ Ya, aku minta O'Doul's.
Baik.
No comments yet. Be the first to leave one.