The General's Daughter

The General's Daughter

下載 Indonesian 字幕

發布資訊

The Generals Daughter 1999 WEBRip x264-RARBG
由 Sub_Ritel 評論 Sub_Ritel
Netflix Retail || Ada 2 Versi, silakan dipilih aja

標籤

webrip
web
x264
BRip
發布於: 2019-10-25
下載次數: 102
聽障人士: No

Indonesian字幕預覽

前 200 行。

Semoga semua siap keluar dan bersenang-senang malam ini.

Saat ini pukul 20.00, hari Sabtu, dan cuaca masih panas.

ANGKATAN DARAT

Berdiri tegak!

Beri hormat!

Com Dua, ini Echo Bravo. Konfirmasi.

Tanda pengenal.

Sersan Satu White, silakan masuk.

Baik, terima kasih.

Berdiri tegak!

Kini kupersembahkan jenderal besar dan teman baik,

Joe "Pejuang" Campbell!

Harap duduk!

Terima kasih, Semua.

Seperti yang kalian tahu, aku baru resmi pensiun mulai pekan depan.

Namun, malam ini, di sini bersama kalian...

inilah awal pensiunku yang sesungguhnya.

Karena kita sudah mengenal rasa takut bersama,

menumpahkan darah bersama,

melawan penderitaan dan kesengsaraan,

dan semua anak buahnya.

Kita tahu bahwa tak ada kejayaan dalam kematian mendadak,

bahwa sebenarnya tak ada pemenang perang.

Pengetahuan itu akan mengikat kita bersama selamanya.

Juga cinta terhadap negeri ini yang tak bisa ditembus bayonet mana pun,

tak bisa dihancurkan peluru mana pun.

- Untuk kalian. - Ya!

Sersan White.

Kolonel Kent. Hilangkan logat Selatan-mu yang jelek.

Satu-satunya yang menjagaku tetap hidup adalah logat Selatan jelek ini.

Aku mau memeriksa keadaan detektif tamu kesukaanku.

Bagaimana?

Begitulah, Bill, aku suka menyamar.

Sangat asyik. Selama dua pekan aku mengisap rokok murahan

dan berkeringat di rumah perahu rongsokan itu.

Kira-kira ada kerangka waktu?

Malam ini bertemu Belling di gudang senjata,

lalu kutahan dia pada hari Minggu saat pertukaran.

Lalu aku pulang ke Virginia.

Baik, baguslah. Jaga dirimu.

Terima kasih, baiklah.

Sial.

Bensin habis?

Ya.

Makanya aku menatap ban kempis sambil memegang tang,

bukannya kunci roda.

Gawat, dia kapten.

Gawat, dia kapten.

Tampaknya ini pekerjaan 10 simpanse.

Sembilan simpanse lain baru pergi. Mereka bosan, pergi cari bir.

Aku punya kunci roda. Boleh kucoba?

Jika tidak, aku akan memaksamu mencoba.

- Ambil ban serepmu. - Ya, Nona.

MEMBUNUH DEMI KESENANGAN

Astaga.

Jika kau juga suka piña coladas dan senang main hujan,

aku pasti ingin menikahimu, Kapten.

Kau harus bawa ke bengkel.

Serep ini hanya sementara.

Takkan sanggup dipakai lebih dari 48 km.

Jika aku bernyali besar

dan ingin mengirimimu surat terima kasih,

mungkin perhiasan atau keranjang buah, kira-kira bisa kukirim ke mana?

POP.

- Apa itu? - Pusat Operasi Psikologi.

Aku mengajar di situ.

Kau mengajar apa?

Kami memainkan pikiran orang.

Astaga.

SENAPAN MESIN M-60

Ini dia.

Asli dan buatan AS.

Hanya perlu beri masing-masing 100.000 untuk Dalbert dan aku,

dan kita bisa bertransaksi hari Minggu.

Aku akan membayarmu saat kau berikan senjatanya.

Dengarkan aku, Bocah Aneh.

Dari mana aku tahu kau bukan orang AD?

Aku pejuang kebebasan.

Coba dengar, Dalbert.

Hebat!

Dia semacam Che Guevara.

Hebat, pejuang kebebasan.

Mana topi merahmu?

Tak ada pejuang kebebasan

yang tak punya topi merah.

Dengar, Bodoh.

Dalbert, kurasa dia salah satu karakter Freud...

Apa? Jangan.

- Dalbert. - Apa?

- Mau dengar lelucon? - Tidak.

Butuh berapa pejuang kebebasan untuk memasang bohlam?

- Aku tak tahu! - Ayolah, Kawan. Tenanglah.

Kedengarannya bukan detektif kejahatan.

- Tidak. - Tidak.

Tidak.

Baiklah, kau aman, Kawan.

Maaf soal ini,

kami biasa gelisah sebelum melakukan pertukaran.

Sampai jumpa hari Senin.

- Aku akan datang. - Ya, sudah pasti.

Jangan terlalu tegang, Dalbert.

Bagian yang seram sudah berlalu.

PUSAT OPERASI PSIKOLOGI KELIMA DETASEMEN INSTRUKSIONAL

Apa lagi? Oli perlu diganti?

Tidak.

Ini bentuk terima kasihku.

Cokelat ini aneh.

Bukan, produk peralatan mandi.

- Peralatan mandi? - Peralatan mandi?

- Kau menyindir sesuatu? - Tentu tidak.

Peralatan mandi saja. Semua orang menyukainya.

Kau sendiri suka?

Ya.

Katakan, kau suka peralatan mandi apa?

Aku...

suka sabun merah muda, pelembut kulit,

dan butiran minyak mandi.

Justru butiran yang paling kusuka.

Kadang aku suka berendam,

kuisi bak mandi dengan pelembut kulit, butiran minyak...

kunyalakan beberapa lilin, kuputar lagu-lagu Coltrane,

lalu berendam sampai pikiranku santai.

Bagus sekali, Sersan Satu.

Kulemparkan tuduhan seksisme yang cukup terang-terangan,

dan kau mampu mengatasinya.

Tak juga. Aku memang suka butiran minyak.

Terima kasih.

Mungkin kita akan berjumpa lagi.

Apa aku disuruh keluar?

Bisakah? Tugasku banyak.

Tak apa.

Aku hanya datang untuk memberi itu.

Terima kasih. Kau baik.

Bagaimana banmu?

- Masih berfungsi. - Baguslah.

Selamat jalan, Sersan Satu.

Selamat tinggal, Kapten.

Setelah pengumuman pensiunnya, Jenderal Joseph Campbell

kini dipertimbangkan untuk pencalonan wakil presiden.

Narasumber kandidat presiden, Bill Post,

berkata dia sudah siap memilih Jenderal Joseph Campbell

sebagai calon wakilnya.

Pada awal tahun,

Pak Jenderal memberi pidato awalnya di West Point.

Walaupun awalnya kehadirannya dimaksud bersifat nonpartisan,

jelas berkesan seperti pidato politik.

Memimpin negeri ini, itulah takdirmu.

Kami kembali setelah jeda berikut.

Sial!

LOKASI PELATIHAN PEPERANGAN PERKOTAAN

PEMBUANGAN PELEDAK

Aman saja.

Hampiri mobil itu, ya?

Baik.

Dekatkan ke dalam mobil.

Baik. Sekarang mundur.

- Macet. - Karena apa?

Entahlah.

Mari kita lihat.

Paul Brenner!

Telepon untuk Paul Brenner!

- Siapa namamu? - Frank White.

- Orang militer? - Ya, Pak.

Sersan di Gudang Persenjataan Pos.

Agen Brenner dari DPK?

Dia jalan keluar, lalu mendadak mulai menembak.

Kalian orang militer memang selalu banyak alasan.

Maaf, Bos. Dari Kolonel Kent di markas.

- Ada yang bernama Brenner? - Tidak.

Aku Brenner.

Katamu namamu White.

Dua-duanya aku. Kena kau.

Kepala Polisi Yardley.

Hai, Bill.

Tidak, sudah selesai. Belling mati.

Baiklah, sampai jumpa di sana.

Terima kasih.

Tunggu, Bocah Tentara.

Ceritakan soal Tn. Belling.

"Bocah Tentara"?

Baik, Pak Kepala, jika kau memaksa.

Aku berencana menahannya nanti pagi saat pertukaran senjata.

Namun, tampaknya dia sudah tahu aku dari Divisi Penyelidikan Kejahatan.

Sampai jumpa.

Selamat pagi. Mau ke mana?

Lokasi Peperangan Perkotaan.

ANGKATAN DARAT AMERIKA SERIKAT DIVISI PENYELIDIKAN KEJAHATAN

- Ada urusan di situ, Pak? - Ya.

Baik, Pak.

- Hai, Bill. - Halo, Paul.

Ada apa ini?

Disiksa.

Diperkosa.

Dan dibunuh.

Siapa yang temukan mayatnya?

Kru penjinak bom yang sedang menjalani pelatihan.

Mereka menghubungi Menara, Menara menghubungiku.

Yang pertama tiba di TKP adalah Prajurit Satu Robbins.

Pria itu tersangka?

Dia wanita. Jadi, kurasa tidak.

More Indonesian subtitles for The General's Daughter

評論

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left