Disco Dancer

Disco Dancer (डिस्को डांसर)

Tải xuống Phụ đề Indonesian

Thông tin phát hành

Disco Dancer 1982 2CD DvDrip XviD ~ Romance Musical Action ~ [RdY]
Bình luận bởi OKEDEH
Durasi Film: 02:14:15. Hanya bantu upload

Tags

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
XviD
Được xuất bản vào: 2017-12-04
Lượt tải xuống: 106
Khiếm thính: No

Xem trước phụ đề Indonesian

200 dòng đầu tiên.

Alih bahasa oleh : BATIGAUL & ZYN13

Raju! Tunggu aku!

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

"Hei kawan, ikuti kami, hei kawan, marilah, hidup dan mati dalam kemuliaan".

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

"Lagu-lagu kami bergema di setiap jalan".

"Kami hanya menawarkan lagu".

"Lagu-lagu kami bergema di setiap jalan"

"Kami hanya menawarkan lagu".

"Kami tidak cinta emas, tidak cinta perak".

"Kami hanya mencintai lagu".

"Kami tidak cinta emas. / Tidak cinta perak".

"Kami hanya mencintai lagu".

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

"Kehidupan ini teramat singkat. Jalanilah dengan bahagia".

"Maka dari itu, penuhilah keinginanmu."

"Hidup ini teramat singkat. Jalanilah dengan bahagia".

"Maka dari itu, penuhilah keinginanmu".

"Lupakan, perbedaan, di antara kita".

"Lupakan, perbedaan, di antara kita".

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

"Hei kawan, ikuti kami, hei kawan, marilah, hidup dan mati dalam kemuliaan".

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

Ini untuk ibu. / Kau sudah kembali?

Kenapa kau bawa gitar milik Raju?

Ibu Raju sakit.

Jadi dia berikan gitarnya dan dia berangkat ke desanya.

Dia juga memberitahu, agar Ibu tidak usah khawatir,..

..dan jika Ibu perlu sesuatu, Ibu bisa menulis lewat surat.

Tapi dia tidak memberikan alamatnya.

Tidak apa-apa. Ibu tahu alamatnya.

Ayahmu juga dari desa yang sama dengannya.

Benarkah itu?

Raju dan Ayahmu malah sering bernyanyi bersama.

Anil, Ayahmu ingin kau kelak jadi artis terkenal.

Aku pasti akan memenuhi keinginan Ayah.

Baiklah, sekarang cuci tanganmu lalu makan malam.

Nanti saja cuci tangannya. Aku sudah lapar.

Bu, apa nanti aku akan ngamen sendiri?

Ibu akan ikut bersamamu.

Kenapa belum makan?

Aku akan makan, bila Ibu yang menyuapi.

Hei!

Kemarilah!

Suaramu sangat merdu.

Ayahku yang mengajariku agar menyanyi dari hati bukan dari tenggorokan.

Kau bisa memainkannya? / Ya.

Coba mainkan.

Kau yang menyanyi? / Ya.

Aku bisa memainkan lagumu.

Ayo mulai... 1, 2, 3.

Kenapa kau tertawa?

Kau tidak bisa main gitar.

Kau tidak akan langsung bisa, begitu kau membelinya. Berikan padaku.

Ayo mainnya di dalam saja.

"Istana Megah dan harta warisan, tiada artinya".

"Karena sesungguhnya kekayaan hakiki adalah kekayaan hati".

"Istana Megah dan harta warisan, tiada artinya".

"Karena sesungguhnya kekayaan hakiki adalah kekayaan hati".

"Maka, ayolah kawan, ikuti, hati nuranimu".

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

"Hei kawan, ikuti kami, hei kawan, marilah, hidup dan mati dalam kemuliaan".

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

"Tiada bedanya kulit putih atau kulit hitam,"

"dunia tetaplah untuk yang mulia hatinya".

Hei bajingan! Apa yang kalian lakukan di sini?

Kalian juga, turun! Pergi!

Bajingan.

Ayah, bukankah suaranya merdu?

Diam kau! Masuk sana!

Berandalan! Beraninya ngamen di sini.

Jangan salahkan kami. Kami ke sini karena putrimu...

Diam kau! Bocah tak tau diri, banyak alasan...!

Aku tidak apa-apa, Bu.

Aku tak terima...

Ada apa, Tuan?

Hukum anak nakal ini seberat-beratnya, biar jera tak ke sini lagi!

Tolong, lepaskan dia!

Tolong, jangan sakiti anakku!

Mereka bisa membunuhnya!

Tolong bebaskan dia!

Kau datang tepat waktu, Inspektur!

Anak itu mencuri gitarku.

Dia bohong!

Anakku bukan pencuri, Inspektur!

Inspektur, kehidupanku terganggu karena gelandangan seperti mereka.

Tangkap mereka.

Aku nanti akan mengutus orang yang jadi saksinya.

Akulah pencurinya, Inspektur.

Dia anak miskin. Ingin memiliki barang mewah.

Aku kasihan dengannya.

Tangkaplah aku.

Amankan barang buktinya.

Pulanglah, Nak.

Takkan kubiarkan mereka menangkap Ibu!

Inspektur, ini bohong belaka!

Bukan Ibuku, Inspektur! Akulah pencurinya!

Roti ini aku buat khusus untuk Ibu.

Ibu...

...makanlah.

Jangan cemas, Bu.

Aku selalu menunggu Ibu di luar penjara.

Kelak bila aku besar dan hebat nanti,..

...akan aku balas perbuatan mereka.

Ibu dan Anak, Pencuri!

Lihatlah kedua pencuri itu.

Kenapa kau tidak mencuri sesuatu yang lebih berharga?

Diam! Ibuku bukan pencuri!

Lalu kenapa dia di penjara?

Ibu dan Anak, Pencuri!

Pergi saja kau dan tinggalkan kota ini!

Bu, akan ku potong lidah para pengumpat itu!

Jangan, anakku,..

...itu tidak akan membantu.

Seseorang bisa mengendalikan tangannya,..

...tapi tidak untuk lidahnya.

Tapi Ibu...

...Ibu, anda tidak pernah mencuri.

Kau mengetahuinya. Itu cukup bagiku.

Biarkan mereka bicara.

Kita akan meninggalkan kampung ini.

"Hey kawan, aku datang dari Bombay".

"Salam Persahabatan".

"Makan dan minum di malam hari, menyempatkan tidur di siang hari".

"Hey kawan, aku datang dari Bombay".

"Salam Persahabatan".

"Makan dan minum di malam hari, menyempatkan tidur di siang hari".

"Menari dan bersuka ria, di hari yang bahagia".

"Menari dan bersuka ria, di hari yang bahagia".

"Menari dan bersuka ria, di hari yang bahagia".

"Menari dan bersuka ria, di hari yang bahagia".

"Hey kawan, aku datang dari Bombay".

"Salam Persahabatan".

Terima kasih... Tapi ini sulit,..

Anak muda, aku do'akan nasibmu akan baik.

...ini adalah perkawinan pertamaku sejak aku menerima lamarannya.

Selamat. / Terima kasih, trims!

100 Rupe...

Dan perkenalkan diriku, paman gadisnya! / Senang bertemu anda.

Ayo, anak-anak... salah, Suamiku,.. ayo Paman... / Baik.

Untukmu...

Untukmu...

Jangan berkecil hati.

Suatu hari nanti, bila aku terkenal, kalian akan bergelimang harta.

Kau sudah dewasa, tapi Ibu masih ingin menyuapimu.

Kau merasa malu?

Makanan terasa nikmat, bila Ibu yang menyuapi.

Bu, bila aku terkenal nanti,..

...kota yang kejam itu, akan menghormati kita.

Aku masih ingin disuapi Ibu.

Kelak di kota yang kejam itu, akan mengingat,..

...bahwa aku dulu si anak pengamen,..

...yang Ibunya telah dipermalukan.

Mengapa kau selalu mengingatnya?

Aku takkan melupakannya. Tidak akan.

Hari dimana hatiku terluka dan jiwaku tersakiti.

Ketika orang2 itu memperlakukan Ibu secara kejam.

Jalanan, pepohonan, angin,.. tiada yang membela,..

...semua diam.

Kota itu pasti akan menghormati Ibu.

Bu, aku punya musik.

Aku akan menjadikannya laksana pedang,..

...dan menusuk jantung kota itu dengannya.

Hai, Yah! / Hai, Nak! / Aku berangkat.

Kapan kau kembali?

Tidak pasti. Aku pergi ke Pune,..

...lalu ke Goa. Jika setelah konser aku masih merasa betah, aku tetap bertahan.

Oke, sukses untukmu. / Trims, Yah / Bye... / Bye...

"Ada orang menari di sini".

"Ada orang menari di sana".

"Semua menari dengan indah".

"Semuanya tarian masa kini".

"Ada orang menari di sini".

"Ada orang menari di sana".

"Semua menari dengan indah".

"Semuanya tarian masa kini".

"Aku Cinta Kamu".

"Percaya Padaku".

"Aku Cinta Kamu".

"Ini adalah lagu cinta. Ini adalah tarian cinta, di iringi irama: Bang... Bang".

"Terserah orang mau percaya, ataupun tidak, kehidupan laksana: Bang... Bang".

"Hati seseorang ikut menari".

"Semangat hidup ikut menari".

"Tarian yang hebat".

"Tarian masa kini".

"Aku Cinta Kamu".

"Percaya Padaku".

Bình luận

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left