Thông tin phát hành

Partners for Justice S01E03 720p NF WEB-DL x264 500MB
Bình luận bởi Imperium_420
Original Sub By VIU Ripped by @SULTAN KHILAF Synced to Web DL By ADZ

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
720p
720
Được xuất bản vào: 2021-02-24
Lượt tải xuống: 56
Khiếm thính: No

Xem trước phụ đề Indonesian

200 dòng đầu tiên.

"Karakter dan kejadian dalam drama ini hanyalah fiksi"

Baik. Sekarang, angkat.

Adikku meninggal tiga tahun silam.

Tapi istrinya tiba-tiba muncul dengan bayi baru lahir.

Deuk Nam membekukan spermanya sebelum meninggal.

Aku memakai sperma Deuk Nam dan melahirkan bayinya.

Wanita itu mengetahui ayah kami meninggalkan warisan kepada cucunya.

Ambil DNA-nya dan tutup kembali.

Tulangnya penyok.

Dia harus diautopsi.

- Ke mana Deuk Nam? - Ke mana dia?

Mari tulis surat perintah autopsi.

- Apa? - Aku...

- Aku mencuri jasad. - Apa?

Bedebah ini.

Begini, Nona Eun.

Anda ada acara akhir pekan ini?

Maafkan aku.

Ada hal mendesak.

- Aku harus pergi sekarang. - Tunggu. Permisi.

Aku ibunya Hyun Min.

Begitu. Halo.

- Sudah berapa lama Anda di sini? - Ibu.

Astaga, diamlah.

Biarkan aku berterus terang.

Aku sangat menyukaimu.

Apa?

Kamu seorang jaksa. Aku tahu kamu pintar.

Kamu juga sangat cantik.

Menikahlah dengan putraku, keluar dari pekerjaanmu,

dan fokus membesarkan anak-anaknya serta mengurusnya.

- Apa? - Orang menghormatimu

karena kamu sekarang seorang jaksa.

Tapi kamu tahu bahwa dokter, pengacara, dan jaksa

tidak sepopuler itu di kalangan penduduk Gangnam, bukan?

Kamu pasti sering mendengar bahwa memiliki kakek kaya

adalah yang terbaik.

- Sekarang ini, aku tidak... - Bagaimana mengatakannya, ya?

Ini tiga juta dolar.

Karena kami ingin cucu kami pintar,

kami bersedia menghadiahkanmu tawaran besar.

Ini semua keberuntunganmu.

Permisi.

Dengan segala hormat,

boleh aku mengatakan sesuatu?

Ini kencan butaku yang ke-99.

Karena sudah sering kencan, aku menjadi pandai menilai karakter.

Putra Anda sangat rendah diri.

Aku yakin kakeknya yang kaya raya tidak tahu

pentingnya mengambil inisiatif.

Lupakan soal pernikahannya.

Kalian berdua harus membicarakan

cara dia menjalani kehidupannya.

Apa?

Selain itu, IQ anak

tidak bergantung pada ibunya saja.

Aku mohon undur diri.

Astaga.

- Kita sampai. - Ayo.

- Ayo? - Di mana?

- Di sebelah sini. - Ayo.

Apa? Ibu-ibu itu di sini.

Buka pintunya. Cepat!

- Berhenti! - Astaga.

Hentikan mereka.

- Menyingkir. - Minggir!

- Menyingkir. - Tenang.

- Astaga! - Hentikan dia!

"Partners for Justice"

"Hukum Casper, Kecepatan pembusukan"

"1 banding 2 banding 8 untuk udara, air, dan tanah."

- Cepat tekan. - Masukkan kode sandinya lagi.

Cepat!

- Masukkan kode sandinya lagi. - Astaga.

Kurasa dia menguncinya dari dalam.

- Kembalikan adikku. - Kamu ingin mati?

Bukankah BFN ini institusi negara?

Tidak akan kubiarkan. Buka pintunya sekarang juga!

Aku akan menuntut kalian semua!

Kalian semua akan dipecat. Paham?

Ambil kunci utamanya.

- Lari. - Baik, Pak.

Tidak bisa dipercaya.

"Badan Forensik Nasional"

Ayo.

- Cepat. - Buka.

Buka.

Cepat buka.

Cepat. Kenapa berdiri saja?

Tunggu sebentar.

Astaga, siapa Anda?

- Jaksa Eun? - Ya.

- Bagaimana kabar kalian? - Aku senang Anda di sini.

Ada masalah besar.

Mereka mencuri jasad adikku untuk diautopsi.

Aku kemari untuk membicarakan itu dengan kalian.

Tunggu.

Maaf, tasku terlalu kecil.

- Apa itu? - Sedikit berkerut.

Ini perintah autopsi.

- Perintah? - Soal apa?

- Kenapa Anda melakukan ini? - Pertama-tama, kumohon tenang.

Ini prosedur penting untuk jasad adik kalian juga.

Sungguh tidak masuk akal! Dia adikku. Anda tidak bisa begini!

Permisi. Maaf.

"Perintah Penggeledahan, Penyitaan, dan Pemeriksaan"

Kami institusi negara.

Kami diwajibkan menyelidiki

penyebab kematiannya untuk keselamatan pegawai kami.

Penyebab kematiannya akan diketahui melalui autopsi.

Jaksa Eun!

Halo.

Dengarkan aku.

Dia meninggal tiga tahun silam.

Kenapa baru sekarang kalian ingin mengetahui penyebab kematiannya?

Batas waktu kasusnya belum kedaluwarsa.

Kukira kalian bertiga lebih ingin tahu ketimbang kami.

Jika terus melakukan ini,

kalian akan dikenakan hukuman

sesuai pasal 163 Hukum Pidana.

Benar.

Kalian bisa dipenjara sampai paling lama lima tahun

atau membayar denda kurang lebih 10.000 dolar.

Maaf.

Maaf, aku belum sempat memperkenalkan diri.

Aku Jaksa Eun Sol dari Kantor Kejaksaan Seoul Timur.

Kudengar ini mendesak, jadi, aku langsung datang.

Aku Direktur Park Joon Ho. Terima kasih.

Boleh aku ke dalam dan menjelaskan situasinya?

- Silakan. - Baik.

Keluar!

Dokter Psikopat.

- Dia membawa surat perintah? - Ya, sudah kuperiksa.

- Bersiaplah. - Baik, Pak.

Kurasa yang Anda perhatikan hanya surat perintah, bukan aku.

Lihat ini, ada 28 pangggilan tidak terjawab.

Macam mencari gebetan yang tiba-tiba menghilang saja.

Kenapa aku mesti datang...

Mari mulai.

Jaksa Eun, Anda ingin menunggu di ruangan lain?

Ya, sebaiknya begitu.

- Anda baik-baik saja? - Ya.

Jasad membusuk agar bisa kembali ke alam.

Pikirmu kamu tidak akan membusuk?

Semua orang sama saat mati. Bau busuk.

Sial. Perdamaian dunia seharusnya sudah tercapai sekarang.

Kamu memakai parfum?

Ya, ada pertemuan penting hari ini.

Keluar dari sini.

Potasium memiliki bau yang unik.

Bau itu penting jika menyangkut pestisida dan hidrogen sulfida.

Parfum Anda...

Tapi usia jasad sudah tiga tahun.

Pikirmu dia lelucon karena sudah membusuk?

Mau kulakukan autopsi seperti ini setelah tiga tahun kematianmu?

Keluar dari ruangan autopsiku.

Astaga.

Jaksa Eun, tidak kusangka ternyata Anda tidak sopan.

Teganya Anda mengkhianati kami seperti ini.

Kenapa kalian keberatan?

Jasadnya seharusnya tidak diusik usai semua penderitaannya

setelah semua operasi itu.

Bayangan autopsi saja membuatku takut.

Astaga, malang sekali.

Choi Hwa Ja menyuruh Anda melakukan ini, bukan?

Jika Anda jaksa, seharusnya Anda memihak kami.

Jangan sampai Anda dipermainkan oleh wanita itu!

Aku cuma melihat emosi mereka,

tapi tidak ada ketulusan.

Kalian mencium sesuatu?

- Bau seperti apa? - Bau apa?

Astaga, bajuku bau sekali karena habis dari ruangan itu.

Cium saja. Bau, bukan?

- Itu menjijikkan! - Ada apa dengan Anda?

Kalian bilang tidak ingin pisau menyentuh adik kalian,

tapi kalian membenci baunya.

Dokter autopsi di sana masuk dan mencium baunya

untuk menemukan penyebab kematiannya.

- Soal itu... - Ini...

Baiklah.

Ini bukan kasus penipuan sederhana. Kalian mengerti?

Kami akan segera menghubungi kalian.

Pastikan kalian kembali untuk proses interogasi.

Sial.

Sebagian besar organ dalamnya hilang.

Sebagian besar organ dalam hilang.

"Sebagian besar organ dalam hilang"

- Tulang paha, 46,19 cm. - 46,19 cm.

Penyok di tengkorak, besarnya 15 cm.

15 cm.

Kukira dia tewas di rumah sakit. Ini aneh. Penyoknya besar.

- Ambilkan pemindai 3D. - Baik.

Sudah siap.

Memindai.

Sial, psikopat itu melakukan ini tanpa sepengetahuan kita.

Jika ada yang salah, aku yang akan dihukum.

Jaksa Eun.

Hei, kendalikan dirimu.

Jangan cemaskan hal itu. Surat perintah sudah ada.

Memang jaksa tidak boleh berdandan?

Bình luận

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left