İlk 200 satır.
Berjanji pada Ibu kau akan berusaha menjadi lebih baik.
Ini akan baik saja.
Ibu janji.
Dan Ibu tak menyalahkanmu. Ibu ingin tahu kau tahu itu.
Tapi tolong cobalah.
Akan aku lakukan.
Kami sangat menyayangimu.
Bukankah itu bagus?
Bukankah itu menenangkan?
Suara kota.
Pasang-surut kemanusiaan.
Sekarang, demi kebaikan teman baru kita, Jacob,
Mari semuanya mengenalkan diri masing-masing.
Aku yang mulai.
Selamat datang, Jacob. Aku Dr. Angeli.
Aku psikolog.
Sekarang, suara latar kota ini...
...adalah cara yang aku ingin untuk memulai sesi kita,
Dengan sesuatu yang membawa kita kembali ke kehidupan di luar klinik,
Dimana tempat kalian semua berada.
Sekarang, Rufus, kau ingin melanjutkan?
Ya.
Selamat datang, Jacob.
Aku Rufus.
Aku seorang anak laki-laki.
Aku sempat percaya aku seekor German Shepherd,
Dan makanan favoritku adalah kornet sapi.
Sangat bagus.
Judith./ Judith.
Judith, tolong. Perkenalkan dirimu.
Judith, tolong, kenalkan dirimu.
Mau aku mengambil keistimewanmu untuk properti itu?
Oke. Mari kita melanjutkan.
Jeremy.
Hai.
Aku Jeremy, dan aku bukan tupai.
Kau bukan tupai.
Bagus.
Ivan.../ Tolong...
Biarkan aku menjadi tupai.
Kau sudah mengerjakan catatan harianmu?
Semuanya, ini sangat penting.
Itu bagian terbesar untuk menjauhkan dirimu...
...dari proyeksimu./ Aku mengerjakannya.
Dan kau membuat perkembangan yang sangat menakjubkan, Rufus.
Menulis merupakan alat terkuat untuk perubahan.
Hei, sobat.
Kau tahu kita keluarga?
Aku bisa langsung melihatnya. Tatapan pertama, langsung tahu.
Keluarga?/ Tentu.
Canidae, Caninae.
Kita sama, kau dan aku. Kita kawanan hewan.
Aku tidak yakin./ Itu benar!
Aku kenal serigala. Aku kenal beberapa serigala.
Mereka sangat populer daring.
Aku memilih menjadi German Shepherd,
Karena German Shepherd-ku, memukau.
Aku punya kawanan sendiri. Itu bukannya... Aku...
Itu bukan kawananku, tapi aku bagian darinya.
Lalu Ibuku khawatir dan mengirimku ke sini.
Dia tak suka sistem pendidikan.
Itu sebabnya aku sekolah rumahan.
Benar.
Dia Hampir Keluar.
Itu tahap berikutnya.
Kau akan ke tahap itu jika bersikap baik.
Mereka akan segera pergi.
Jangan! Maaf.
Mengganggu tak disarankan untuk kasus-kasus itu.
Kasus apa?
Hampir Keluar tunjukkan dia kesalahan yang akan terjadi.
Dia menerima masa kecilnya.
Dia tokoh panutan.
Hei!/ Jangan, Jacob...
Jika kau ingin membaik, kau harus ikuti peraturan.
Hei, ada masalah?
Ya, aku rasa tidak.
Polly mau biskuit? Polly mau biskuit?
Kau ingin menjadi apa?
Makhluk buas yang digerakkan oleh kebutuhannya,
Atau manusia yang digerakkan oleh kebaikannya?
Semua ada didepanmu.
True You, membawamu kembali ke dirimu sebenarnya.
Kau hewan apa?
Untuk makananmu.
Serigala.
Jacob. Lihat ini. Kau tak harus...
Kau bisa langsung ke mangkuk.
Anak baru mendapat hak mangkuk, jadi kau bisa melakukan itu.
Bisa kau mengelus kepalaku?
Rufus. Tidak. Rufus.
Hei. Berdiri.
Kenapa kau melakukan itu?
Kau sudah begitu baik.
Pergilah duduk. Aku akan ambilkan kau piring.
Aku pikir ini hariku untuk melihat-lihat.
Maaf, Louise, tidak hari ini.
Kau juga harus makan makanan sebenarnya.
Lalu kau mendapat biji-bijianmu.
Lalu kau mendapatkan biji-bijian.
Kalau begitu tak ada biji-bijian.
Itu dia.
Benar begitu.
Bagus, Judith.
Lihat? Semakin kuat.
Kau harus membawa kursimu lebih dekat ke meja.
Kau sudah selesai?
Oke.
Judith.
Cepat, cepat, cepat, cepat.
Cepatlah.
Baiklah, anak-anak, tenang.
Kau baru saja menang 100 poin.
Itu akan menjadi sorotan dari pekanmu.
Kenapa mereka ingin kita menggunakan alat ini?
Teknologi menghubungkan kita kembali dengan sisi manusia kita.
Atau semacam bualan lainnya.
Menurutmu ini tidak berguna?
Menurutmu?
Jeremy, kita balapan.
Ayo, ayo, ayo, ayo... Ayo, ayo.
Alam adalah ciptaan manusia.
Dr. Mann akan beritahu semua tentang itu kepadamu...
Teori plastiknya.
Kami menyebut dia Penjaga Kebun Binatang.
Menjauh dari dia.
Dr. Angeli lebih baik.
Cepat, cepat, cepat!
Tetap saja, dia percaya dengan metodenya, jadi...
Ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo.
Dia bilang itu penyakit yang bisa kita sembuhkan.
Lalu apa itu?
Tuhan.
Ayo.
Hei! Kemari.
Ayo, Jeremy. Tak ada trik.
Kau mau aku bantu? Ayo.
Mari lihat kau melakukannya.
Benar begitu.
Jadilah dirimu sendiri. Ini adalah kau sebenarnya.
Benar begitu. Ya.
Pergilah.
Jangan malu-malu didepan teman baru kita.
Panjat pohon ini.
Ayo. Itu harusnya mudah untukmu.
Benar begitu.
Tidak, tidak, tidak, tidak...
Tidak... Seperti tupai.
Bukan seperti anak laki-laki.
Kau tak tahu bagaimana tupai memanjat?
Kau harusnya tahu jika memang tupai.
Bukan, bukan, bukan.
Tupai memanjat vertikal.
Mereka gunakan telapak tangan dan cakarnya untuk memanjat naik.
Jadi, ayo, gunakan telapak dan cakar itu.
Ya. Ya.
Menempellah. Ya.
Ayo, Jeremy.
Ayo, Jeremy. Ini adalah dirimu sebenarnya.
Ayo, Jeremy!
Ayo!
Kau bebas.
Ayo. Kau bisa.
Benar begitu. Teruslah berusaha.
Ayo, gunakan cakar tupai itu.
Ada apa?
Ada apa, Jeremy?
Ada apa?
Apa yang terjadi?
Ayolah. Itu bukan apa-apa.
Kau sudah mengerti jika kau bukan benar-benar pengerat?
Tidak?
Baiklah. Kita akan ke tahap itu.
Itu adalah uji coba. Bantu dia.
Talimu kusut.
Dia mengalami sedikit luka di jarinya.
Anja akan mengurusmu.
Jacob.
Jacob sang serigala.
Jika kau serigala,
Merangkaklah dengan keempat kakimu.
Ayo!
benar begitu.
Sekarang, jika kau serigala, melolong.
Serang aku, jika kau serigala.
Kau pernah menyerang orang sebelumnya, bukan?
Orang tuamu beritahu aku apa yang terjadi.
Aku tak mau menjadi serigala.
Jangan bohongi aku.
Aku kenal anak-anak yang mengira dirinya serigala,
Dan mati karena itu.
Sekarang, melolong.
Tolong./ Melolong!
Anak pintar.
Kau lihat itu?
Dia menolak.
Kita bisa menilai jika dengan tangan, bibir, dan hidung ini,
Bahwa ini adalah anak laki-laki.
Apa itu benar?
Kau bilang tak ingin menjadi serigala.
No comments yet. Be the first to leave one.