İlk 175 satır.
SEASON 2 EPISODE 13 BESIDE THE DYING FIRE
Aku akan menyusul mereka.
Jangan. Mereka bisa di mana saja.
Dan jika Randall kembali, kami akan butuh kau di sini.
Rick dan Shane belum kembali?
- Belum. - Kami dengar suara tembakan.
- Mungkin mereka temukan Randall. - Kami yang menemukannya.
- Dia sudah di gubuk itu? - Dia jadi zombi.
Kalian temukan zombi yang menggigitnya?
Tidak, tapi yang aneh, dia tidak digigit.
- Lehernya dipatahkan. - Jadi dia melawan.
Masalahnya, jejak Shane dan Randall saling menutupi.
Dan Shane tidak melacaknya, jadi dia tidak mengikutinya.
Mereka pergi bersama.
Bisakah kau kembali ke luar mencari Rick dan Shane...
...dan cari tahu apa yang terjadi?
- Baiklah. - Terima kasih.
Ayah juga digigit?
Tidak.
Shane digigit.
Itu bukan Shane. Kau tahu itu.
Dulunya.
Apa yang terjadi?
Kalian diserang?
Kudengar suara tembakan, tapi tak kulihat adanya zombi.
Bagaimana Shane meninggal?
Ya Tuhan. Cepat pergi!
Kita mesti ke rumah, beri tahu yang lainnya.
Kita takkan bisa. Carl, tetap di dekat Ayah. Ayo!
- Patricia, matikan lampu. - Akan kuambil senjata.
Mungkin mereka cuma lewat seperti dulu di jalan raya. Kita masuk rumah?
Tidak, kecuali ada terowongan bawah tanah yang tak kuketahui.
Kawanan sebanyak itu akan menghancurkan rumah ini.
- Carl tidak ada. - Apa?
Tadi dia di atas. Aku tak bisa menemukannya.
Mungkin dia sembunyi.
Mestinya dia ada di atas. Aku takkan pergi tanpa putraku.
Tak akan. Kita akan cari lagi. Kita akan menemukannya.
Maggie.
Beranikan dirimu, ambillah satu atau dua.
Aku sudah punya, tak usah.
Kalian boleh pergi jika mau.
Kau akan bunuh mereka semua?
Kami punya senjata. Kami punya mobil.
Bunuh sebanyak mungkin, lalu pakai mobil untuk alihkan mereka keluar.
Kau serius?
Ini peternakanku. Aku akan mati di sini.
Baiklah. Sebagus malam yang lainnya.
Baiklah, ini dia. Ke belakang Ayah. Ayo, cepat.
Ayo. Baiklah. Cepatlah naik ke atas sana.
Bagaimana dengan Ayah?
Ayah akan segera ke sana. Jatuhkan pemantiknya saat Ayah suruh.
Kita hentikan mereka menuju rumah itu dan mengalihkan yang lainnya...
...sehingga kita punya peluang. Lihat Ayah.
Kau pasti bisa.
Carl, Ayah menyayangimu.
Baik, pergilah.
Hei!
Kalian menginginkannya? Kemari dan ambillah!
Ayo!
Ayo!
Kemari! Ayo! Kalian menginginkan ini?
Carl, sekarang!
- Stabilkan laju mobilnya! - Kuusahakan!
Lumbung terbakar.
Mereka ke sana. Mungkin Rick membakarnya untuk mengalihkan mereka.
- Aku tak bisa menemukannya. - Mungkin dia menyelinap keluar.
Apa yang mesti kulakukan?
Dia tadi di sini.
Dia pasti kabur, mungkin mencari Rick atau mengejar Randall sendiri.
Mungkin dia yang membakar lumbung itu.
Pasti Rick atau Shane penyebab kebakaran itu.
Mungkin mereka berusaha untuk keluar!
- Putar RV-nya! Cepat! - Baik!
Kami di sini! Parkirkan RV-nya di situ.
Ayo!
Tidak!
Ke arah sini!
Mereka memenuhi tempat ini. Kita tak bisa memutari mereka.
Kita akan kehabisan amunisi sebelum berhasil.
Kita butuh rencana baru.
Larilah ke hutan secepat mungkin. Ayo.
Ayo!
Sudah kuperiksa gubuk dan tak kutemukan dia.
- Tak ada di gudang atau loteng. - Kenapa dia tak mau dengar?
Jika dia mengikuti ayahnya, dia pergi ke arah sana.
Kau akan membawa mereka padanya. Kita tak bisa tetap di sini!
- Tapi dia putraku! - Kau harus percaya.
Jika kami menemukannya, dia akan butuh ibunya. Kita harus pergi.
Panggil yang lain. Carl!
Beth, Patricia, ayo. Kita harus pergi sekarang.
Lori.
- Hershel. - Ayo!
Hershel.
- Hershel, waktunya pergi! - Ayo! Sekarang!
Hershel!
Mari pergi. Ayo, sudah siap semuanya?
Tetaplah di belakangku.
Ayo, anak-anak. Ayo.
Tidak!
- Ayah. - Masuk!
- Jemput Carol, dia lari ke sana. - Ayah!
Masuklah!
Awas!
- Mereka menyerangnya! - Andrea!
Kita harus pergi! T-Dog, ayo!
Mereka pergi ke mana? Haruskah kuikuti?
Ya. Berputarlah di sini.
Ya, Tuhan.
Aku tak bisa menerobos.
- Bawa mobilnya keluar. - Apa?
- Keluar dari peternakan sekarang. - Jangan katakan itu.
- Maggie, kita tak bisa apa-apa! - Yang lainnya tak bisa ditinggalkan.
Pergi dari peternakan sekarang!
Ayo!
Ayo!
Di mana Lori? Kau lihat Lori?
Entah apa yang terjadi, Rick. Mereka terus berdatangan.
Seperti wabah, mereka di mana-mana.
Lori! Apa kau melihatnya?
Tidak!
Kita harus pergi. Cari Ibu dan yang lain.
- Ini peternakanku! - Tidak lagi! Ayo!
Ayo!
- Ayo! - Hershel! Ayo!
Jalan.
Rick! Tunggu!
Cepat, aku tak punya waktu seharian!
Jalan!
Ya, Tuhan.
Baiklah, mari putar balik mobilnya ke jalan raya.
Lihat ayahku? Apa dia selamat? Apa kau melihatnya?
Aku tak bisa lihat apa pun.
Aku kehilangan Beth. Kita harus kembali ke sana.
Kita tak bisa kembali. Tak ada gunanya.
- Tapi Beth... - Kurasa dia bersama Lori.
- Apa mereka berhasil lolos? - Entahlah.
Patricia? Jimmy? Bagaimana jika mereka tak selamat? Tak ada yang selamat?
Mereka selamat. Harus.
Arahkan mobil ini ke jalan raya di tempat kami tinggalkan persediaan untuk Sophia.
Tidak, kawanan itu datang dari arah itu.
Hentikan. Hentikan mobilnya.
Biar aku yang mengemudi.
Maggie, tatap aku. Tatap aku.
Kita masih hidup.
Kita berhasil lolos. Aku yakin mereka juga.
Mengerti?
Aku mencintaimu.
Maggie, aku mencintaimu.
Harusnya kukatakan itu sejak dulu, dan itu memang benar sejak lama.
Semua akan baik saja.
- Kita akan baik saja. - Baiklah. Ya.
Di mana Ibu? Kata Ayah, Ibu ada di sini.
Kita harus kembali demi Ibu.
- Carl... - Tidak. Kenapa kita lari?
Apa yang Ayah lakukan? Ini Ibu.
Kita harus mencari Ibu, di sana tidak aman.
Kau harus tenang. Ayah mohon.
Aku mohon, ini Ibu.
- Carl, dengar... - Tidak.
Rick.
Kau harus membawa putramu ke tempat yang aman.
Akan kutunggu putri-putriku dan yang lainnya.
Aku tahu beberapa tempat. Kita akan bertemu di sana nanti.
Di mana tempat yang aman?
- Kita tak akan berpencar. - Aku mohon.
Amankan putramu. Aku akan sembunyi di mobil. Jika zombi menyerangku, biarlah.
Aku kehilangan peternakanku.
Aku kehilangan istriku, mungkin putri-putriku.
Kau tak tahu itu.
- Mereka akan datang. - Dan kau tak tahu itu.
Kau pria yang taat. Yakinlah.
Aku tak mengerti rencana Tuhan.
Tuhan menjanjikan kebangkitan orang yang sudah mati.
Kurasa ada hal yang sedikit berbeda dalam pikiran-Nya.
No comments yet. Be the first to leave one.