İlk 200 satır.
Sebelumnya di Vikings..
Harald pergi.
Aku jadikan diriku Raja.
Dan kau jadi Ratuku.
Aku melihat ke mata Vigfadir.
Aku buta.
Kita harus pancing Raja
keluar dari bentengnya, dan paksa dia
untuk bertempur di tempat yang kita tentukan.
Pengintai memberitahu kita pasukan Viking ada di sini.
Kita harus coba untuk mengulur waktu.
Seharusnya kita tidak tinggalkan Kattegat!
Kenapa kita mati di sini? Di tengah lautan?
Raja Alfred akan menuju bentengnya di selatan.
Kemanapun dia pergi, kita bisa melihatnya.
Kita harus mulai evakuasi.
Lebih menyakitkan bagiku untuk di katakan.
Kuharap kau bangga dengan dirimu.
Meninggalkan Wessex, bahkan tanpa perlawanan!
Itu hal terpenting, jika Ivar tidak bisa menangkapku.
Lihat.
Kita berhasil.
Air segar.
Ini.
Dan lihat!
Aku sudah mencicipinya! Ini sangat lezat!
Aku tidak tahu Dewa mana yang bawa kita kemari.
Aku tak tahu apa-apa lagi.
Terima saja.
Torvi benar.
Kita harus menerima, apapun dari Tuhan kita.
Dan ketahuilah, kita di bawa kemari untuk suatu tujuan.
Apa itu?
Untuk membuka diri, menurutku.
Kita hidup.
Itu sudah cukup.
Untuk saat ini.
Tn. Raja yang mulia.
Senang kita bisa bertemu, Uskup Aldulf.
Mari kita hadapi yang harus kita hadapi, bersama.
Puji syukur kepada Tuhan atas Rahmat dan Kasih-Nya.
Amin.
Nyonya, namaku Suster Annis.
Saya disini untuk membantumu dan anakmu, atas rahmat Tuhan.
Terima kasih, Suster.
Saya sudah suruh orang terbaikku untuk mengawal Ratu
dan Pangeran muda ke tempat yang aman.
Tuan Uskup,
tak ada yang bisa mencegahku untuk tetap di samping Raja,
Suamiku, meski bahaya menghadang.
Tapi, aku berterima kasih untuk kebaikanmu.
Katakan padaku, Tuan, tentang pasukan besar Viking ini?
Tuan?
Mari.
Kau harus istirahat.
Aku baik-baik saja.
Kau harus selalu mawas diri, suamiku.
Atau kita berdua menanggung konsekuensinya.
Kau harus tetap kuat,
dalam raga dan jiwamu.
Kalau kau dalam kelemahan atau kelelahan,
maka enyahkan.
Enyahkan godaan yang menjatuhkan dalam penyakit kelalaian.
Tetaplah kuat.
Untukku.
Untuk semuanya yang ada di sini.
dan untuk dirimu sendiri.
Apa kau paham?
Ya, kasihku.
Aku memahami.
Saudaraku.
Putra dan Putri Wessex.
Kita telah ada di persimpangan jalan.
Seperti halnya musim semi yang mengalahkan musim dingin,
begitupun yang hidup akan menang atas kematian.
Kita harus percaya itu.
Kita tahu, bangsa Utara ini punya reputasi sebagai prajurit buas.
Tapi mereka hanya manusia, sama seperti kita.
Ya./ Sayat mereka, mereka akan berdarah.
Tak ada sesuatu apapun, yang bilang, kita tidak bisa kalahkan mereka.
Ya! / Konfrontasi oleh kejahatan,
Kita tidak menyerah, bukan.
Atau takut, bukan.
Tidak! / Kita punya satu hal yang tidak mereka punya.
Kita punya kebangkitan Kristus bersama kita.
Dan Tuhan di pihak kita, Bagaimana bisa terpikirkan
kita bisa kalah dalam pertempuran besar ini?
Jadi, kita telah di persimpangan jalan.
Kita bisa putuskan untuk menyerang,
dan kalahkan musuh,
Percaya pada diri kita dan Tuhan di dalamnya.
Atau kita bisa, takut pada yang terburuk,
Untuk setuju bernegosiasi dengan mereka.
Aku beritahu kalian, bahwa aku tak lagi percaya
untuk bernegosiasi dengan Iblis!
Kita akan menuju ke pasukan kita di Chichester,
dengan laut dibelakang kita, kita akan berjuang.
Itu satu-satunya jalan.
Wessex tidak akan kembali ke Masa Kegelapan!
Wessex akan jadi suar bagi seluruh negeri!
Suar cahaya!
Suar kebebasan!
Kita tidak akan menyerah, Apapun resikonya!
Itu sumpahku untuk kalian!
Dan aku rebahkan ragaku di bumi untuk memenuhinya.
Saat ini adalah sejarah hidup kita,
dan semua sejarah kita terikat jadi satu.
Inilah momen kita!
Ini waktu bagi kita!
Tuhan memberkati kalian semua! Tuhan memberkati Wessex!
Tuhan memberkati Wessex!
Raja Alfred!
Ini dunia baru.
Aku penasaran apa lagi yang bisa kita lihat?
Beri jalan, beri jalan.
Aku berpikir, Raja Harald mungkin mati dalam perang nanti.
Oleh siapa, aku tidak tahu.
Apa kau sangat ingin jadi Raja Norwegia?
Bukankah itu membuatku lebih terkenal? Hah?
Kau lihat, Hvitserk..
Tak ada lagi yang membicarakan Ragnar.
Mereka sudah lupa siapa Ragnar.
Itu membuatku takut.
Ya, mereka memang bicara tentangku.
Dan Saxon bicara tentangku.
Dan Rus, dan sepanjang Jalur Sutra.
Tapi..
Itu tidaklah cukup.
Suatu hari nanti, memang benar, aku akan mati.
Semoga dalam pertempuran,
dan tidak seperti pria tua yang bengong!
Dan Odin akan menyambutku di Valhalla.
Dan di saat mereka menggali tulangku,
Aku ingin mereka berkata,
"Inilah makam..
dari Viking paling terkenal sepanjang masa."
Dan kau tahu apa?
Putraku akan jadi pejuang hebat bagi Rus.
Dan begitupun anak dari putraku,
akan mempertahankan garis keturunanku,
Dan orang di masa depan yang akan datang,
ratusan tahun dari sekarang,
dan bahkan seluruh dunia,
Akan bangga karena darahku mengalir di tubuh mereka,
dan semangatku ada dalam jiwa mereka.
Apa yang lucu?
Tidak ada.
Maafkan aku.
Mungkin kau benar.
Sebaiknya kau percaya, Saudaraku.
Apa?
Matamu mulai berubah, Jadi biru, Ivar.
Kau tahu apa artinya, ingat?
Kami dulu mengawasimu.
Kami tahu saat matamu membiru..
Kau dalam bahaya besar menyakiti diri sendiri.
Dan kami akan berkata, "Tidak hari ini, Ivar..
Tidak hari ini."
Aku ingat.
Gudrid, bawa Ragnar.
Torvi!
Lihat apa yang kami temukan!
Ada begitu banyak permainan, begitu banyak buruan,
Begitu banyak untuk di makan, Aku bahkan tak bisa berkata!
Aku kecewa.
Kata-kata tidaklah cukup. Ini adalah Surga!
Kita harus buat persembahan, Ubbe.
Kita harus berterima kasih pada Dewa atas berkahnya.
Memang harus.
Kami persembahkan padamu, Ya Dewa.
Kami berterima kasih atas keselamatan kami,
Kami berterima kasih telah membawa kami ke Dunia Baru,
All-father..
Thor, Frey dan Freya,
Kami serahkan jiwa kami Kepadamu,
Terimalah darah ini atas persembahan kami,
Dan lindungilah kami,
Dari iblis dan kekuatan jahat,
All-father
Odin
Terimalah persembahan ini, Di dalam Namamu.
Aku penasaran. Apa Para Dewa juga di dunia baru ini.
Mungkin mereka di sini.
Meski begitu, mungkin dalam wujud yang berbeda.
Itu pemikiran yang aneh.
Mungkin wujud menakutkan.
Apa?
Apa kau jauh datang ke sini hanya untuk temukan masa lalu,
Ubbe, Putra Ragnar?
Itu memalukan.
Mungkin kau tidak mirip Ayahmu.
Bagaimana kau tahu?
Ukirannya mempunyai arti.
Dan aku temukan beberapa jejak kaki di sana,
Dan ada semacam jalan setapak, yang tidak selesai.
Apa yang harus kita lakukan?
Kupikir kita harus mencari beberapa hadiah,
untuk siapapun yang membuat ukiran itu.
Dan lihat apa yang terjadi.
Menurutmu, mereka tahu kita di sini?
No comments yet. Be the first to leave one.