Aftermath

Aftermath

Indonesian Altyazısını İndir

Sezon 1

Sürüm bilgisi

Aftermath S01E05 WEB-DL XviD-FUM
Şunun yorumuyla Mukree
Thanks to "googler78". Resync. Enjoy it.

Etiketler

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
XviD
Yayınlandı: 2016-10-29
İndirmeler: 35
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 200 satır.

Josh, pelan-pelan!

Aku tidak melihat mereka. Kupikir kita aman.

Semuanya baik-baik saja?

Iya. Bagus.

- Sayang? - Apa itu?

Itu tidak mungkin.

Ini buruk.

Astaga.

Tidak ada air di peta.

Lautan letaknya 24 km dar sini.

Tidak lagi.

- Kita ada teman. - Sial, kawan, kita terjebak.

Aku tidak percaya ini.

"Kuperhatikan dan kulihat kuda pucat.

Nama pengendaranya 'Kematian'".

Hei.

Kudapat Rompi Taktis, nak.

450 meter kedua untuk menusuknya.

dan senjata BB itu tidak kena 12,

jadi letakkan sebelum kau lukai dirimu sendiri.

Matt.

Apa?

Aw, Booner.

Karen Farrell.

Montok? Montok! Astaga!

Montok, kau kemana saja, gadis?

Kemari dan berikan aku cinta.

Sial!

Apa dia panggil ibu kita Montok?

Yup.

- Kau tahu kau terlihat sehat. - Kau mau berhenti?

Ga. Aku serius. Kiamat cocok denganmu.

Hentikan. Lamar, ini suamiku, Josh Copeland.

Hai. Kudengar banyak hal tentangmu.

Iya? Kebanyakan benar.

Aku beruntung, aku lupa itu.

Dan ini anak-anakku.

Ini Matt dan Brianna dan Dana.

Anak-anak, Lamar Boone, alias Booner.

Dasar sial!

Apa?

Kau harusnya menungguku.

Jatuhkan itu.

Ga. Kupikir kau akan menungguku.

Dia berkata akan menungguku.

Apa kau memanggilnya Montok?

Iya, kupanggil ibumu Montok.

Semua di AU begitu.

Itu bukan arti sebenarnya karena mereka punya

julukan untukku dan bukan arti sebenarnya.

Apa julukanmu?

Mereka memanggilku Cantik.

Yang kurubah menjadi Montok.

Trims untuk itu.

- Sebab, kau tahu? - Hentikan!

- OK. Mereka tumbuh. - Iya.

Jadi yang sangat serius itu juga anakmu?

- Dia baru ikut kami. - Devyn.

Iya, Devyn. Devyn baru ikut kami.

- Dia selamatkan hidupku. - OK.

Hari yang aneh, hah?

Baidewei, apa yang kaulakukan

selama ini di luar saat kiamat dunia?

Ga, kami lari dari Feverhead.

- dan kami lari menuju laut. - Iya, gempa terakhir itu

merubah seluruh pantai. Markasmu di dataran tinggi.

Sebaliknya, kami akan tenggelam seperti lainnya.

Selain itu, kau bisa tangkap salmon di dermaga.

- Kalian lapar? - Iya. Kami kelaparan.

Kau gadis beruntung.

Kau terlihat seperti ibumu. Kau bisa saja terlihat seperti ayahmu.

- Itu hal yang baik. - Trims.

Jadi kami berlari ke Jeff Quantrell.

Apa dia masih kelola zona wabah itu?

- Iya. - Ada beberapa Feverhead

- sebenarnya terlepas. - Iya.

Bibi kami, Sally, tinggal di sanan untuk membantu.

Jika kutahu Quantrell,

dia sudah mengontrol semuanya sekarang.

Berdiri.

- Baiklah, kita harus terus jalan. - Lewat sini!

- Di sini. - Iya!

Baiklah, kita kehilangan mereka.

Tapi mereka merampok seluruh operasimu

dan hancurkan segalanya!

Dan sekarang Feverhead menginfeksi semua yang dilaluinya.

Kita harus segera ke Booner dan memperingatkan dia.

Jadi jika kau habiskan banyak waktu dengan mereka,

kenapa kau tidak terinfeksi?

Kupunya pasokan tetra potensi tinggi.

Aku pakai tiap kali aku sakit.

Dengan Feverheads mencemari penampungan,

Aku rindu dosis terakhirku, tapi tidak apa-apa.

Kupunya kabin kecil 3 atau 5 km ke selatan.

Itu searah jalan ke Booner. Kupunya simpanan darurat di sana.

Kita harus ke sana sekarang. Ayolah!

Quantrell bilang kepada kami kau punya operasi di sana.

Kau namai "Alamo"?

Iya. Bukan namaku, tapi itu buntu.

Telah direncanakan bertahun-tahun.

Aku selalu tahu bahwa sesuatu seperti ini akan terjadi.

Kau punya karunia kenabian?

Tidak mungkin!

Itu hanya semacamnya.

Tetap siaga. Itu korbankan istriku.

- Jadi kau menikah? - Atas bubarnya kita.

- Tidak ada "kita" Lamar. - Benarkah?

Tidak ada "kita".

Dia wanita baik-baik, hanya ga percaya akan takdir.

Jadi sekarang, kupunya markas sendiri, makanan, amunisi, peletonku sendiri,

dan tidak ada pemerintahan kecuali aku.

Hanya kau seorang yang kutahu hidupnya

- meningkat karena kiamat. - Itu benar, Montok.

Bro, aku suka omong kosong ini. OK.

Kalian kembali ke kamp denganku. Aku akan membuat Anda terhubung.

- Bagus. Di mana itu? - Pergi ke jalanan.

5 km. Belok kiri.

Minggu lalu, kami gantung beberapa G-Rs jadi kek kanan dari mayat itu.

Jalan 2 km dalam semak-semak.

- G-Rs? - Geng-Rampoks.

Pemangsa.

Orang yang mengambil hukum ke tangan mereka sendiri.

- Tidak sepertimu? - Ga.

Akulah hukum.

- Tepat. - Kau bilang itu...

Kau bilang menggantung mereka?

Ya. Itu menakuti yang lain.

Hei, tetap di jalan utama.

Ada banyak sampah di luar sana.

Dan, Montok, kau dan aku, kita harus mengejar ketinggalan.

- Ya. Sebaiknya begitu. - Baiklah?

Wow, pria itu sedikit...

kau tahu, bajingan.

- Iya. - Montok.

Apa? Apa? Ibu.

- Ibu, apa yang terjadi? - Astaga, kau dengar itu?

- Kau dengar raungan itu? - Astaga, bu..

Tidak raungan. Tidak ada suara, bu.

Apa kau baik-baik saja?

Kau tidak dengar itu?

Ga. Apa yang kau...

Ini...ga. Aku baik-baik saja.

Sudah hilang.

Apa kau yakin?

Astaga.

Berapa jauh lagi?

Tidak terlalu jauh.

Kami agak keluar jalur di belakang tadi,

tapi kupikir kita baik sekarang.

Wow. Apa yang terjadi?

Kawah Tubrukan, mungkin.

- Kita harus temukan rute lain. - Kenapa airnya merah?

Itu mungkin bukan air, Matt.

Booner bilang tetap di jalur.

Itu bukan pilihan sekarang.

Pohonnya tidak terlalu rapat.

Mungkin kita bisa temukan di sisi barat di sini.

Hei, Dana, kau ikut denganku. Kita akan tunggu dekat jalanan.

Devyn, Matt, ayo kita pergi. Tunggu di sisi kiri kami.

Gimana dengan aku dan Ibu?

Kita akan jaga trailer. Kau denganku.

Kau tidak perlu mencekikku, bu.

Aku bisa lakukan sendiri.

Quantrell?

Jeff?

Jeff, kenapa kau tinggalkan aku?

Kau lebih aman tanpa aku.

Feverhead mengambil obatnya.

Maafkan aku.

Jeff, kau sakit.

Tanpa obat, ga ada akhir yang baik.

Aku berusaha masuk akal sebisaku sekarang,

tapi tidak lama lagi, aku akan segila

tikus dalam kaleng kopi.

Aku membahayakanmu.

Kalau kau merasa terancam, kuingin kau gunakan ini.

Kau akan membantuku.

Aku lalui seluruh hidupku

tanpa menembak siapa pun dan ga akan kumulai sekarang.

- Waktu telah berubah. - Lihat...

kau bilang obatnya dicuri korban wabah?

Mereka bukan orang terorganisir, kan?

Jadi aku yakin mereka menaruhnya di sekitar sini,

dan kita akan temukan obatnya.

Gimana kalau lewat sana?

Terlalu sempit.

Hei. Di bawah sini.

Apa itu?

Astaga, itu tangan!

Ini tangan!

Sepertinya telah dikunyah.

Mungkin semacam predator.

Injil tertulis tentang monster di hari-hari terakhir.

Apa Injil tertulis juga tentang jalan yang bisa dilalui

sebab itu yang kita butuhkan sekarang.

Ayo.

Ga. Aku tidak bisa.

Aku tidak dibuat untuk kiamat ini.

Tegar atau mati, anak.

Aku akan kembali!

More Indonesian subtitles for Aftermath

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left