İlk 167 satır.
S05E03 - Homeland ~ m o l s k i y ~
Mahadewa, ampuni aku atas kelemahanku ...
dan gariskanlah masa depanku di sini ...
di antara para Dewa.
Dayung!/ Tahan!
Bersiap!
Raja kita sudah kembali!
Selamat datang kembali, Raja-ku!
Ini kerajaanmu?
Bukan. Kerajaanku jauh lebih besar.
Kerjaanku terbentang sampai ujung wilayah ini.
Kerajaanku ada di sini.
Aku tak suka keadaannya.
Tapi inilah rumah barumu!
Prajurit kita pergi ke Inggris dan menuntut balas ...
atas kematian Ragnar Lothbrok.
Great Army kita berjaya di mana-mana!
Sebagian pimpinan pasukan ...
memutuskan untuk tetap di Inggris.
Sebagian ingin mengejar mimpi lainnya, seperti saudaraku.
Tapi jangan khawatir.
Halfdan pergi menjelajah bersama Bjorn Ironside,
bahaya apa yang bisa menghampirinya?
Kalian tahu di mana hatiku berada.
Di sini, bersama kalian.
Kalian tahu, aku ingin menjadikan kota ini ...
ibu kota Norwegia.
Itu selalu menjadi mimpiku!
Wanita ini adalah Astrid.
Dia adalah bagian dari mimpiku.
Duduklah.
Biasakan dirimu.
Ya!
Budak, kau tahu siapa aku?
Tentu.
Kau adalah Ivar.
Ivar?
Hanya itu?
Tidak. Ivar the Boneless.
Sepertinya kau tak takut padaku.
Tidak.
Kami sedang menunggu serangan bangsa Saxon.
Mereka punya banyak pasukan di luar dinding ini.
Kami harus meminta pertolongan para Dewa.
Kami harus memberi pengorbanan pada mereka.
Kau bersedia mengajukan dirimu sebagai pengorbanan?
Akan kulakukan apa pun yang kauminta padaku.
Kalau begitu, lepas pakaianmu.
Mendekatlah.
Cium aku.
Aku tak paham.
Aku tahu kau cacat, Boneless.
Tapi kuberi tahu kau sesuatu.
Kecacatanmu itu berarti para Dewa menmberkatimu keistimewaan.
Aku selalu tahu itu.
Aku selalu menantikan orang yang terlahir berbeda.
Karena itu adalah pertanda yang sebenarnya.
Kau orang yang sangat istimewa.
Tak seorang pun di sini yang sepertimu.
Kau ditakdirkan untuk sesuatu yang besar.
Kau boleh pergi.
Kau tak ingin aku .../ Tidak.
Tidak, kau tak paham.
Sekarang, kau wanita merdeka.
Pergilah.
Pindahkan obornya ke sana!
Jaga agar tetap menyala di sekelilingnya!
Yang Mulia Raja. Yang Mulia Uskup.
Ada berita apa?
Orang-orang Utara tak mengamankan dinding Romawinya.
Di sana tetap tak dijaga.
Dari sanalah kita masuk.
Ya.
Besok kita serang York.
Semoga Tuhan bersama kita.
Kenapa kauputuskan untuk ikut denganku?
Kenapa kau pergi ke alam liar?
Kau punya sesuatu untuk kaubuktikan.
Begitu juga denganku.
Apa yang ingin kaucapai?
Saudaraku menyukai ketenaran melebihi aku.
Bagiku,
aku hanya ingin hidup.
Tapi aku ingin hidup dengan kekuatan terbesar.
Aku ingin merasakan setiap momen hidupku,
berlangsung selama hidupku.
Aku ingin lebih dari sekadar hidup,
kalau kau memahamiku.
Oh, aku paham.
Sindric.
Apa yang membuatmu terjaga?
Aku sedang berpikir.
Ke mana kita akan pergi,
akan jauh lebih baik datang sebagai pedagang,
daripada penjarah.
Lalu?
Jadi, sebaiknya kaukirim pulang sebagian besar armadamu.
Lebih baik dilanjutkan dengan, paling banyak tiga kapal.
Tapi aku akan rentan diserang.
Lebih baik rentan daripada mati.
Pasukan bersiap!
Hadap ke depan!
Kepada-Mu, ya, Tuhan, kuangkat jiwaku.
Jangan biarkan aku malu.
Jangan biarkan musuh-musuhku menang atas diriku.
Semoga mereka mendapat malu,
karena kita.
Tunjukkan jalan-Mu padaku, Tuhan.
Ajarkan kebenaran-Mu padaku.
Engkaulah Tuhan yang menyelamatkanku,
Engkaulah yang kunantikan sepanjang hari.
Amin./ Amin.
Anak-anakku, kalian harus saling jaga.
Dan lakukan tugas kalian.
Pasti.
Ayo, saudaraku.
Naik kuda! Persiapkan barisan!
Persiapkan barisan!
Itu dia./ Siapa?
Aethelwulf, putra Raja Ecbert.
Oh, dia mengajak anak-anaknya.
Seperti anak domba yang siap dibantai.
Hvitserk, ayo.
Raja!
Kita bagi pasukan kita.
Kita bertemu di katedral.
Semoga Tuhan bersama kita.
Ikuti aku.
Ikuti aku!
Pergi! Pergi! Ayo! Ayo!
Ah!
Alfred! Mundur!
Lewat sini!
Di mana jalan lainnya?
Di sini!
Tak ada jalan lain! Kita harus lakukan ini!
Alfred!
Cepat!
Ah!
Tuhan, ampuni perbuatan yang harus kulakukan hari ini.
Alfred!
Ayah!
Ayo!
Di mana saudaramu? Di mana saudaramu?
Kalian tak tahu siapa aku?
Kalian tak bisa membunuhku!
Kalian tak tahu siapa aku?
Aku Ivar the Boneless.
Aku Ivar the Boneless.
Kalian tak bisa membunuhku!
Aku Ivar the Boneless.
Tunggu!
Serang!
Aethelred!
Nak!
Kalian akan mati!
Berjuanglah demi raja kalian!
Berjuanglah demi Tuhan kalian!
Ayo, Nak! Jalan!
Bertepuk tanganlah, semuanya.
Serukan nama Tuhan dengan suara kemenangan!
Karena Tuhan, Yang Mahatinggi ...
Yang Mahadahsyat.
Tuhan berkuasa atas orang-orang kafir!
Mundur! Mundur!
Mundur! Mundur!
Yaaaaa!
No comments yet. Be the first to leave one.