The Last Kingdom

The Last Kingdom

Indonesian Altyazısını İndir

Sezon 3

Sürüm bilgisi

The Last Kingdom S03E09 720p BluRay x264 350MB-Pahe in
Şunun yorumuyla dani.febriansyah
Just Resync. Credit

Etiketler

BluRay
x264
720p
720
Yayınlandı: 2018-12-28
İndirmeler: 52
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 200 satır.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Aku Uhtred, putra Uhtred.

Setelah membunuh pendeta yang tak stabil,

aku kabur dengan mengancam nyawa raja.

Aku kini penjahat dan diusir dari Winchester.

Alfred sekarat,

dan demi mengamankan posisi putranya, Edward sebagai pewarisnya,

dia mengatur pernikahan.

Karena mendambakan mahkota,

Aethelwold dinyatakan bersalah atas pengkhianatan.

Hukumannya pembutaan.

Apa tantangan untuk Edward dimulai di sini atau tidak?

Edward tak boleh sukses.

Kaum Dane yang mendukung Aethelwold

menunggu kematian Alfred sebelum maju melawan Wessex.

Kita punya pedang dan pertempuran di depan kita.

Aku diam-diam kembali ke Winchester untuk meminta bantuan saudariku, Thyra.

Ragnar terjebak di Niflheim. Hanya darahmu yang bisa menolongnya.

Kepung rumahnya. Sekarang.

Wessex dalam kondisi paling kacau,

dan teror memenuhi hati rakyatnya.

Istriku menggali lubang persembunyian karena merasa terancam.

Dia diancam oleh siapa?

Oleh rakyat yang takut atas kehidupan tanpa raja mereka.

Uhtred ada di sini. Kau bisa menangkap dan mengeksekusinya.

Atau bicara dengannya.

Maka aku menunggu seorang raja di penghujung hayatnya.

Takdir adalah segalanya.

Itu kronik.

Lembaran itu.

Itu kronik Wessex.

Itu akan mencakup hidupku sebagai raja.

Sejak kematian saudaraku hingga kini.

Sejenis lagu.

Uhtred dari Bebbanburg takkan disebut.

Orang-orang akan ingat perbuatanku.

Tapi mereka akan mati...

seperti kita semua.

Lembaran ini akan bertahan.

Menorehkan tinta ke perkamen memberi keabadian pada suatu tindakan.

Jika itu tak dibakar.

Jika itu dijaga, ya.

Seratus tahun lagi,

orang berpendidikan akan membaca tulisannya dan Alfred akan muncul.

Mereka tak akan tahu Tuan Uhtred.

Begitu pula...

kesetiaan...

saran...

ketegaran...

keberanian...

dan keangkuhanmu.

Kenapa kau di sini?

- Di Winchester? - Di ruangan ini.

Katanya kau ingin bicara.

Kenapa mengabulkan keinginanku? Apa maumu dariku?

Apa yang ingin kau katakan kepadaku selagi aku masih bisa mendengarkan?

Jika aku ingin bicara,

aku takkan pernah bisa membunuhmu.

Saat kuarahkan pisau ke lehermu, aku takkan bisa menghabisimu.

Aku akan dengan senang hati menghajarmu.

Tapi aku takkan menjadi pria yang membunuh Alfred, Raja Saxon.

Membunuhku akan memasukkanmu ke lembaran ini.

Aku tak mau tindakan itu ditulis.

Lagi pula, aku sudah masuk lembaran ini.

Setiap bangsawan adalah pahlawan lagunya sendiri.

Aku mengerti ketiadaanku.

Takkan tertulis bahwa Alfred berdiri di bahu Uhtred.

Berkali-kali.

Tapi aku tahu itu benar.

Terima kasih, Tuan.

Kau percaya aku bisa membunuhmu?

Kau penjahat.

Akan tertulis bahwa Alfred, dalam keadaan lemah dan sakit,

menemukan kekuatan untuk membunuh sang pejuang, Uhtred Ragnarson.

- Itu takkan terjadi. - Karena aku tak punya niat?

Karena kita terikat.

Kau tak bisa membunuhku seperti aku tak bisa membunuhmu.

Pedangku berat.

Aku harus duduk.

Ada anggur di kendi, tolong tuangkan.

Untuk Edward dan istrinya, semoga mereka bahagia.

Semoga Tuhan melindunginya.

Kukatakan, "Semoga Tuhan melindunginya," tapi Tuhan bekerja lewat manusia.

Dia bekerja melaluimu sebelumnya. Aku tahu.

Tak ada yang bisa menembus tembok perisai sepertimu di Ethandun.

Aku non-Kristen, Tuan.

- Kau dibaptis. - Aku percaya pada dewa-dewa.

Iblis juga bekerja lewat manusia.

Kematianku akan membangkitkan iblis di beberapa pria.

Pria baik pun akan tergoda oleh keserakahan, kekuasaan, kejayaan.

- Pria Kristen? - Ya?

Mereka duduk di aulaku sekarang.

Mereka makan makananku, minum anggur dan birku,

dan mereka bersulang...

untuk pasangan bahagia.

Semoga Tuhan menolong mereka.

BERDASARKAN NOVEL KARYA BERNARD CONRWELL

Baiklah. Bagus.

Tuan Aethelhelm.

Selamat atas status barumu sebagai ayah mertua aetheling.

Apa luka itu tak seharusnya ditutup?

Itu terlihat jelek, menjijikkan.

Maksudmu mataku?

Aku menganggapnya pengingat atas kesetiaanku kepada mahkota,

ke mana pun mahkota akan jatuh.

Mahkota akan jatuh ke kepala Edward.

Jika beruntung.

Tapi itu hanya satu kemungkinan.

Para Dewan dan ealdorman adalah monster tak terduga,

dan ini masa yang tak pasti.

Aku berharap kau mabuk. Kau benar-benar menyinggung.

Kau bukan ayah mertua pertama Edward.

Dia mengklaim anak haramnya sah.

Edward pernah menikah, tapi hanya sekali.

Jika anak haram itu bukan anak haram, aku akan tahu.

Aku setuju, kau seharusnya diberi tahu

karena kau sekutu terkuat.

Anak-anak adalah buah keliaran.

Mereka adalah buah cinta.

- Itu kata-kata Edward. - Tuan.

Kuingatkan bahwa kau tak pantas berada di meja ini.

Setuju, Steapa.

Tempatku yang tepat bukanlah di meja ini.

Senang berbicara denganmu, Tuan.

Maafkan mataku.

Atau hilangnya mataku.

Ada kegelisahan di Winchester.

Ada kegelisahan di meja ini.

Aldhelm, suruh pembawa pesan kembali ke Mercia.

Aku butuh pengawal lagi.

Itu tak perlu sama sekali.

Ayahmu mungkin mati sekarang, lalu apa yang akan terjadi?

Aldhelm, pembawa pesannya.

Ya, Tuan.

Di mana Raja, Beocca? Di kamarnya?

- Dia beristirahat. Hanya itu yang kutahu. - Akan kucari dia.

Dia tampak lelah, Ratu.

Dia tak pernah lelah kepada istrinya. Tak pernah.

Beri tahu Tuan Aethelhelm kau takut Uhtred Ragnarson ada di sini.

- Kita tak tahu itu benar. - Tentu itu benar.

Jika pasukannya di sini, Uhtred di sini.

Dia datang untuk balas dendam.

Itu fakta yang harus terus kita sebarkan.

Tuan, aku ingin memahami kenapa kau membawa anakku ke Winchester.

Serta kenapa kau menyuruh mereka dibaptis.

Itu untuk menghinamu.

Kemungkinan untuk melukaimu.

Aku mencoba membuat keputusan secara rasional. Tapi...

membawa anakmu bukan keputusan rasional.

Itu tak bijaksana. Itu egois.

Mereka dirawat dengan baik.

Kau pun bukan ayah terbaik.

Aku tak boleh menjadi ayah mereka. Aku diusir.

Kau membunuh orang di dalam istana ini.

Meski kuakui, ada provokasi.

Aku salah dalam penghakiman dan hukumanku.

Aku tak memberimu kehormatan atau kepercayaan yang pantas kau dapatkan.

Aku tadinya takut.

Aku masih takut.

Bukan kepadamu ataupun kematian...

tapi kehilangan seluruh Wessex,

semua yang tertulis di lembaran ini.

Pekerjaanku harus berlanjut.

Negeri ini harus tumbuh.

Inggris harus bangkit dan Tuhan harus dipuji.

Kita tetap menjadi Kerajaan Saxon terakhir.

Kita tak boleh membangun tembok antara suku.

Kita pun tak boleh diserbu.

Itu akan menyia-nyiakan waktuku.

Waktu ayahku, waktu saudaraku, semuanya akan sia-sia.

Tuan.

Katanya kau beristirahat.

Kenapa dia di sini?

Uhtred datang karena undanganku.

Katamu jika dia datang ke Wessex lagi,

dia akan dihukum mati.

Kini aku mengatakan hal lain.

Tolong tinggalkan kami dan jangan katakan apa pun

mengenai Uhtred ke tamu-tamu kita.

Aku tak paham kenapa kau mengundang musuh kita untuk makan di meja kita.

- Pertama Aethelwold, kini dia. - Ratu.

Raja, jangan ada pengampunan lagi.

Kau akan tampak lemah.

Sayang, kau diminta meninggalkan kami.

Apa yang akan kau lakukan? Memintanya mendampingi Edward?

- Akan kutolak. - Takkan kuterima.

Aelswith, tinggalkan kami.

Dia marah karena aku sekarat.

Itu tak menjadikannya tak punya hati. Hatinyalah yang terluka.

Seperti aku...

seperti banyak orang di Wessex,

istriku takut...

atas hal ini,

atas apa yang akan tertulis mulai hari ini.

Ketidakpastian tentang yang akan datang.

Yang akan datang adalah kehidupan.

- Itu berlanjut, akan selalu begitu. - Tapi ke arah mana?

Siapa yang akan bertakhta? Tuhan mana yang dipuja?

Bahasa apa yang akan diucapkan? Hukum apa yang akan bertahan?

Waktumu sudah berlalu.

More Indonesian subtitles for The Last Kingdom

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left