Troubled Water (DeUsynlige)

Troubled Water (DeUsynlige) (DeUsynlige)

Indonesian Altyazısını İndir

Sürüm bilgisi

Troubled Water Bluray 720p Ganool
Şunun yorumuyla dander
100% manual translate, vote jika bagus :)

Etiketler

BluRay
720p
720
ganool
Yayınlandı: 2014-03-22
İndirmeler: 46
İşitme Engelliler: Yes

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 200 satır.

diterjemahkan oleh:

dander

Banjarmasin, 23 Maret 2014

Jadi, Kai dari blok F

akan dibebaskan kamis ini.

Nyalakan lilin buatnya.

Sebuah lilin sebagai inspirasi dan harapan

untuk dia yang akan hidup di luar sana.

Nyalakan lilin atas apa yang telah kalian tanggung.

Aku menemukan ini.

- Mau jadi pemain organ? - Dengan tanganku sendiri.

- Kau pikir aku bisa menanganinya? - Tentu saja kau bisa.

Sudah kujalani 2/3 masa tahanan. Aku sudah berkelakuan cukup baik.

Maukah kau membantuku? Aku tidak tahu bagaimana... apa yang harus kulakukan.

Selamat.

- Atas kebebasanmu dan... - Terimakasih.

Dan pekerjaannya, jika sudah kau dapat.

- Ada rencana buat besok? - Tidak ada.

Kupikir aku akan keluar dan makan-makan.

Selamat!

Lakukan sesuatu, sial!

Kutulis sertifikat untukmu.

Bukan berarti kau permain terkenal. Kutulis kau cuma pernah main di sini.

- Bagaimana jika mereka ingat? - Lebih baik ceritakan sejujurnya.

Seseorang akan ingat bahwa kau pernah masuk koran.

Kupikir lebih baik kau menggunakan nama tengahmu saja.

Thomas.

Hai.

Aku Thomas Hansen. Aku datang untuk bekerja

sebagai organis pengganti.

- Liss dari jama'ah. - Tanganku lagi sakit.

Ini keputusan akhir kami.

Kami sudah mendapat orang yang lebih berpengalaman. Terimakasih sudah melamar.

Maaf belum memberitahumu.

Hei, bisa kulihat organnya?

Terimakasih.

- Apa kau bermain akhir-akhir ini? - Ya, maaf.

Thomas.

Lebih baik langsung kenalan saja. Anna. Aku pendeta di sini.

- Kau memainkannya juga di penjara Ila? - Ya.

Setiap minggu petang.

- Di mana lagi kau pernah memainkannya? - Kau bisa langsung memainkannya?

Bulan ini berantakan sekali, kami perlu seseorang yang benar-benar bisa memainkannya.

- Bagaimana tanganmu? - Kau sudah tau.

Ini. Ambil catatan yang kau perlukan.

Ada pintu masuk di sana, tapi kita akan lewat sini saja.

Kau tidak bisa membawa apapun

atau kau akan merusak pipanya.

Altar itu lebih muda dari gereja sendiri. Sudah sejak tahun 1892.

Dan di atas sana organ kami. Bagus sekali.

Hai, ini berjalan lancar. Aku sudah dapat pekerjaan.

Kamu sudah makan? Sudah selesai?

Oh.

Aku tidak tahu. Aku akan makan sebentar lagi.

Ya, tentu. Aku mengerti.

Akan kupanggil lagi kau nanti jika ada yang kutanyakan.

Kau bukan organis.

Musik tadi kedengaran berbeda.

Kau tidak boleh di sini. Cepat turun ke bawah.

Oh, di sini kau rupanya? Bukankah kamu seharusnya bersama anak-anak lain?

Dia tidak mengganggumu, kan? Kau sudah bisa latihan?

Tidak apa-apa.

Permisi. Tadi kudengar suara ketika sedang berlatih.

- Aku cuma mau membuka jendela. - Baiklah.

Aku akan...

Tidak!

- Kenapa kau melakukannya? - Apanya?

Aku membuka jendela untuk mengeluarkannya.

Aku tidak tahu.

Salahku.

Sekarang tidak usah kau buka lagi.

Bisa kau menolongku?

Sakiit, sakiiiiit.

- Mana yang sakit? - Di sini.

Ini tidak apa-apa. Ayolah.

- Di mana harus ku... - Suntikkan di sini.

- Aku tidak melihatnya. Di mana? - Ini, perhatikan.

Kau akan baik-baik saja.

Apa ada yang belum dibaptis di sini?

Dan kalian? Ingat baptis kalian?

Kenapa kita harus dibaptis?

Seperti yang kalian ketahui. Biasanya kami menuangkan air ke kepala anak-anak.

Jika diminum, kalian akan mendapat berkah.

Kesimpulannya, air memberi kehidupan.

Thomas?

Itu organis baru kita.

Aku minta maaf. Ini berantakan sekali.

Tidak apa-apa. Aku bisa membersihkannya.

Ngomong-ngomong. Kau tidak akan pindah sebelum semuanya dibersihkan.

Rumah ini perlu barang dan cat baru.

Aku bisa mencat sendiri. Itu bagus sekali.

- Apa itu juga termasuk? - Ya, kukira itu juga termasuk.

- Tapi ini... - Ini akan sempurna.

Ini tempat yang bagus buatku.

Aku perlu biodata mu untuk pemberian gaji nanti.

Ini.

Isi saja. Dan tolong...

Tulis dengan jelas.

Sertakan juga KTP mu.

Terimakasih.

- Ini. Semoga harimu menyenangkan. - Sampai jumpa.

Aku bermain di sini.

Thomas Hansen.

- Ngapain kamu di sini? - Aku tinggal di sini.

Apa maumu?

Aku berjanji untuk memberikan beberapa gorden.

Mereka menyuruhmu untuk menggunakan cat baru. Bagaimana menurutmu?

Di sini?

Dari mana asalmu? Stavanger?

Bukan. Aku dari beberapa tempat yang berbeda.

Tapi sudah lama di sini.

Kau sudah berkeluarga?

Aku tidak mau membicarakan itu.

Aku dibesarkan bersama ibu dan dia meninggal ketika

aku tidak peduli terhadapnya.

Siapa yang paling kau sukai?

Sebagian orang merasa bersalah karena itu. Jika kau perlu cerita dengan seseorang...

Hal itu tidak akan membangkitkan orang yang sudah meninggal.

Maaf kebanyakan nanya. Aku penasaran.

Oh, kau tidak punya gantungan gorden. Kukira kau sudah punya.

- Bisa itu kusimpan? - Ya, simpan saja.

Bisakah aku masuk dan bermain?

Tidak.

Berhenti...

Thomas, biodata mu tidak cocok dengan yang ada di daftar.

Tapi itu cocok dengan nama Jan Thomas Hansen.

Kesalahanku. Aku tidak pernah memakai "Jan".

Itulah kenapa aku menyuruhmu menulis dengan jelas.

Ya, maafkan aku.

Aku belum pernah melakukan ini sebelumnya, jadi kau harus mencobanya dahulu.

Orang-orang selalu ingin memakai kitab zabur di pernikahannya.

- Tapi kau membuatnya semakin indah. - Terimakasih.

Apa kau pernah dengar kisah tetang Yesus yang berjalan di air?

Ya. Aku tidak suka itu.

Yang beriman bisa berjalan. Yang kafir akan tenggelam.

Ini semua tentang keyakinan mempercayai keajaiban.

Beberapa hari yang lalu tidak ada organis. Tapi sekarang ketika aku datang

ada seorang wanita tua yang menangis karena musikmu yang indah.

Terimakasih untuk hari ini.

- Hati-hati. - Rem ku agak blong.

Seharusnya kau perbaiki sepedanya.

Sebagai pendeta kau seharusnya tidak mengabaikan sepedamu.

Aku terlalu banyak mengurus orang-orang.

Biasanya itu bisa dikendalikan.

Semuanya adalah rencana Tuhan.

Jadi kapan kau tahu bahwa ada sesuatu yang tidak termasuk rencana Tuhan?

Jika ini semua adalah rencana Tuhan...

...kenapa banyak hal buruk yang terjadi?

- Apa itu termasuk rencanaNya juga? - Ya.

Banyak orang yang datang untuk berbagi pengalamannya tentang hal buruk.

Dan banyak juga yang berterimakasih karena sudah mengalaminya.

Apa kau pernah minta maaf pada Tuhan, namun menyalahkan diri sendiri?

Aku tidak yakin tobat adalah hal penting.

Sebagian orang tidak mau memaafkan, namun Tuhan akan memaafkan siapapun.

- Jadi apa yang lebih penting? - Perdamaian.

Untuk bisa menerima sesuatu yang memang seharusnya.

- Hai. - Hai, bu.

- Dia akan tidur di sini. - Baiklah. Terimakasih banyak.

Berbaringlah.

Masuk, kataku!

Huh?

Kamu suka di rumah kuning itu?

Tidak.

- Apa yang kita lakukan sekarang? - Apa maksudmu?

Lihat saja dia!

Lakukan sesuatu!

- Apa kabar? - Baik-baik saja.

Aku terpaksa membawanya ke tempat belanja sebelum bekerja.

- Kau mau duduk di belakang? - Ya.

Bawa aku ke situ.

Puterin donk.

Kau tidak apa-apa?

Ada wanita gila yang datang dan bicara padaku.

Agak sedikti meresahkan.

- Kau ingat "Perjamuan Kudus"? - Ya, tentu saja.

Jamaah Thomas.

Jamaah untuk siapapun yang ragu. Pernah kau ke sana?

Tidak. Aku tidak mempercayainya, jadi kenapa aku harus melakukannya?

Kau tidak harus percaya. Perjamuan adalah darah dan daging, roti dan anggur.

Itu akan berpengaruh dalam hidupmu.

Kenapa tidak kau sebutkan sebelumnya? Akan kuberitahu mereka kau tidak bisa datang.

Seharusnya kau pulang ketika anakmu sedang sakit.

Di mana babysitter yang akan kau hubungi?

Di mana babysitter yang akan kau hubungi?

Ini coklat susu.

Jens?

- Gelitiki aku kayak tadi. - Hati-hati.

Berhenti. Sudahlah.

- Aku tidak sakit. - Kamu membohongi ibumu.

Kau baik-baik saja?

Hentikan.

Jens, biar kulihat. Biar kulihat...

Hentikan!

Biar kulihat. Biar kulihat

Akan kubawa kau pulang.

Aku hamil sewaktu sekolah.

Ayahnya mau aku melakukan aborsi.

Aku harus membuat pilihan.

- Jens atau ayahnya? - Jens atau segalanya.

Keluargaku bilang aku sudah membuat keputusan yang salah.

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left