İlk 200 satır.
"Caesar mengirim kavalerinya dengan sedikit kedepan
"dan mengikuti dibelakangnya sisa armada tempur lainnya
"Garis terdepan perang belum terbentuk
"sesuai aturan Teori Militer,
"Namun karena diharuskan oleh keterdesakan keadaan
"dan tanah yang landai di lereng bukit."
"Para pasukan berdahapan dengan cara berbeda
"dan bertarung dengan cara berbeda.
"Pasukan Ke-9 dan Ke-10 di sisi kiri,
"dan melepaskan tembakan tombak di Atrebates."
Yes. Selalu berpikir, selalu gunakan Tanah.
Lanjutkan.
"Pada saat yang sama,
"Kavaleri Roman dan pasukan bersenjata ringan,
"seperti muncul entah dari mana..."
Ah! Tapi dia tahu dimana. Mereka ada disini.
Dan apakah Orang ini? Apa dia sebenarnya?
"Ketika situasi kian kritis,
"Caesar berpindah ke garis terdepan,
- "memanggil nama tiap Perwira..." - Hmm.
"Dan meneriakan Kobaran semangat untuk menguatkan..."
- Lembarannya terhenti disini. - Hmm.
Kita bisa membayangkan bagaimana sebenarnya Akhirnya.
Kita harus melakukan perang dengan Ragnar Lothbrok dan sekutunya.
Aku tidak dapat percaya bahwa Ragnar tidak mau bernegosiasi.
Aku terlalu mengenalnya. Yang dia inginkan adalah tanah,
tanah perkebunan, untuk rakyatnya.
Orang-orangnya membunuh seluruh utusanku, hanya mengampuni nyawa anakku seorang.
Artinya mereka mengirimiku sebuah pesan sederhana namun jelas.
Kenapa tak mengirimku untuk berbicara dengan nya?
Kau sudah menjadi orang kesayangan untukku,
dan kau terlalu berharga.
Itulah mengapa, Aku pikir mereka akan membunuhmu.
Kapan? Kapan kau mulai menyerang?
Sesegera King Aelle kembali dengan para Kesatrianya.
Aku yakin kau lebih senang jika Earl Ragnar dan aku berdamai.
Mungkin Kau bisa berdamai dulu dengan dirimu.
King Horik, kelakuanmu malah membuat keadaan menjadi sulit
untuk berdamai dan bernegosiasi dengan King Ecbert.
Aku tak pernah punya keinginan untuk bernegosiasi dengan King Ecbert.
Aku kira kau sudah paham itu.
Yang ku inginkan hanyalah Balas Dendam. Aku akan membunuh King Ecbert.
Lalu setelahnya, Mungkin, Aku bisa berbica dengan nya.
Jika kita mengalahkan Ecbert di medan perang, Dia mungkin menyiapkan tawaran lebih besar untuk kita,
Bukan hanya Emas, Namun juga tanah
Ini adalah hadiah untuk kepercayaan.
Kepercayaan apanya?
Kenapa harus ada Kepercayaan antara Kita dan Kristen?
Bagaimana menurutmu, Floki?
Mereka menyembah dewa palsu.
Mereka seperti kutu dan hama.
Aku akan pergi sendiri dan bicara dengan nya.
Kau tidak bisa membelah kekuatan kita, Earl Ragnar.
Kau nampaknya lupa, Aku lah Sang Raja.
Kita akan menyerang mereka Besok,
Bersenjata dan bersiaplah kita akan pergi mencari peperangan,
seperti Ayah kita Odin telah mengajarkan kita.
Erlendur.
Aku tak bisa tidur.
Aku berfikir tentang apa rasanya mati.
Hanya mereka yang mati tahu tentang itu.
Peramal tahu.
Dia tidak benar-benar mati. Itu adalah kutukan baginya.
Dia mengatakan sesuatu padaku, tentang dirimu.
Bahwa kau akan menikahi putri seorang Raja,
atau kau akan mengarungi lautan yang tak ber-arus.
artinya besok aku tak akan mati?
Tidak, menurut si Peramal.
Bjorn mengingatkan ku akan anak terfavorit Odin, Balder.
Kau tahu ceritanya kan.
Dewa-dewa membuat siapapun untuk mengambil sumpah agar dia aman.
Api bersumpah.
Air, Besi
bahkan Bebatuan
Tak ada yang bisa menciderai anak terfavorit milik Odin
Dewa-dewa bahkan menguji sumpah tersebut.
Mereka melemparinya dengan batu,
panah, menyerangnya dengan Kapak,
dan menebasnya dengan pedang,
namun nampaknya tak satupun mampu melukai Balder.
semua orang bersuka ria terhadap ketidakmungkinan melukai Balder.
Semuanya, kecuali Loki.
Si Licik menyaksikan dengan berbeda dan gugup.
Penderitaan dan Rasa sakit adalah makanan baginya.
dan itu memuakkan baginya melihat bagaimana Balder kebal
dari segala jenis serangan
Ya.
Si Licik tahu dia harus menemukan cara untuk membunuhnya.
Aku berdoa pada para Dewa bahwa Peramal itu benar.
bahwa Anak kita tidak akan mati esok hari
Tidak. Kau adalah Ragnar.
Siapa yang tahu apa yang disimpan Para Dewa?
Hei mau ngentot?
Malam, Ragnar.
Tolong aku, Tuhan
Siapa Dewa-Dewa ini yang menghantui malamku dan mengganggu ketenanganku?
Odin, Thor, Freyr.
Kau ajarkan kami untuk tak menyembah Dewa palsu,
namun Aku telah melihat mereka.
aku telah melihat Thor di Langit.
Aku pernah melihat percikan dari pukulan nya.
Aku merasakan Lautan berayun karena kemarahannya.
Lalu mengapa itu Palsu?
Hal-hal yang kulihat dengan mataku sendiri.
Hal-hal yang Ragnar percayai.
Apapun yang terjadi, Jangan biarkan Ragnar mati.
Jangan pula Lord Ecbert.
Ini dia tempatnya.
Bagaimana kau tahu?
Karena mereka sudah disini.
Pasukan yang besar, namun tidak cukup besar.
Kita akan mendatangi mereka.
Aku rasa sebaiknya kita tunggu.
Aku tak mau menunggu.
Musuh ada disana. Kita mendapat keuntungan perbukitan.
Maju!
Puaskan diri kalian!
Saxons!
Ragnar!
Maju!
Formasi!
Dibalik dinding! Cepat!
Mengapa kau berhenti? Para Dewa bersama kita! Maju!
Maju!
Serang!
Tahan posisi kalian! Kunci Perisainya!
Perkokohhh!
Bersama-samaaa!
Kokohkann!
Serangggg!
Shield wall!
Kokohkan bagian depan!
Jepit!
Tahan!
Tahan dinding nya!
Berdiri! Berdiri di posisimu!
Beri tanda Maju!
Serang!
Ha!
Lari!
Lariiii!
Horik! Kita harus pergi!
Ayooo!
Bapa!
Tolong.
Friar, Salib.
Tolong!
Ada satu lagi.
Kemari, Saudaraku. Kemarilah. kemarilah.
Tidak! Tunggu! Berhenti!
Athelstan, Siapa itu?
Kau tahu orang ini?
Aku tahu orang ini.
Namanya adalah Rollo. Dia adalah saudaranya Ragnar Lothbrok.
Kami men-baptis dirinya, namun tak ada yang berubah.
Sangat disayangkan dia telah meninggal.
Tidak. Dia masih hidup.
Bapa.
Ini adalah orang penting.
Lihatlah apa kau dapat menyelamatkan nya.
Ya, Tuan.
Dia terluka parah disana.
Jadi.
Apa kau masih berpikir
bahwa kita tidak seharusnya berbicara dulu dengan mereka?
Kau selalu berpikir bisa menebak para Dewa, Ragnar.
Apa yang terjadi hari ini telah ditakdirkan.
Ini tidak ada hubungannya dengan Kau dan Aku.
Kau bertarung dengan baik hari ini
Aku hanya beruntung, itu saja
Kau disukai para Dewa.
Disukai? Kita dikalahkan.
Kita hidup untuk berjuang esok hari.
Kita hidup, tapi pamanku mati.
Kita tidak tahu apakah dia mati.
Butuh banyak usaha untuk membunuhnya.
Sejak tidak adanya kapak, tombak ataupun pedang yang dapat menyentuh anakku hari ini,
dia akan dikenal mulai sekarang sebagai Bjorn Ironside.
Bjorn Ironside.
Kita harus ambil keputusan dan harus dilakukan secepatnya.
Apa kita pergi besok dan meninggalkan penjarahan ini?
Apa kita akan pulang
atau kita berlayar ke pesisir atas dan menemukan tempat penjarahan lain yang lebih kaya dan mudah?
Jika pamanku ditangkap dan terluka,
Aku ingin tetap disini,
selama yang dibutuhkan hingga dia dibebaskan.
Baiklah, King,
Apa takdir yang harus kita jalani?
Kemenangan atas Northmen!
Sekarang Ayahmu mengejutkan mereka dengan taktiknya, hmm?
dia juga mengejutkan ku.
Bagaimana bisa dia tahu hal begini?
Tiada yang tahu, tuan?
Mungkin dia telah membaca sesuatu di suatu tempat, yang dapat menolongnya.
Baca? hanya untuk Biarawan. Sangat tidak berguna malahan.
Rollo.
Rollo.
Priest?
Lihat dirimu.
Horik ternyata benar.
No comments yet. Be the first to leave one.