Atlanta

Atlanta

Indonesian Altyazısını İndir

Sezon 1

Sürüm bilgisi

Atlanta S01E06 Value 720p WEB-DL 2CH x265 HEVC-PSA
Şunun yorumuyla JuneMax

Etiketler

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
x265
HEVC
2CH
Yayınlandı: 2022-08-12
İndirmeler: 61
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 198 satır.

Apa kau ingin minuman selagi menunggu?

Uh, yeah, sedikit air saja.

Van.

Hi, sayang.

Bagaimana kabarmu?

Oh, senang melihatmu.

Oh, samasama, sayang.

Kau wangi sekali.

- Apa itu? - Ini Boucheron.

Oh, okay.

Aku akan coba.

Wanginya enak.

- Maaf aku telat. - Tidak,tidak.

Aku tau kau bekerja. Jangan khawatir.

Senang melihatmu. Kau kelihatan bahagia.

- Oh, terimakasih. Kau juga. - Mhm.

- Yeah, Aku suka rambutmu. - Benarkah?

- Yeah, yeah, itu lucu. - Makasih.

Lebih baik dari yang sebelumnya.

Apa kau sudah datang ke tempat yang aku beritahu?

- Fernando's? - Bukan.

Aku pergi ke tempat yang aku temui di Midtown.

Yeah, kau mesti pergi Fernando's.

Kuberitahu kau, dia yang terbaik.

Yang terbaik.

- Dia akan perbaiki dari awal. - Hmm.

Berapa harga di Fernando?

- Oh, tidak murah. - Okay.

Jadi, siapa yang bayarin kau?

Karna kalo aku kan harus bayar sendiri.

Van, ayolah.

ayolah.

- Mungkin kau tak ingat... - Okay.

- apa yang sebenarnya. - Okay, okay.

Malam, nona nona.

Ingin kubawakan minum?

Yeah, aku ingin, wine mungkin.

Seperti, Chardonnay.

Kenapa tidak kita pesan botolan saja?

Apa kau punya sesuatu yang manis?

- Riesling enak. - Okay, yeah.

Aku pesan sebotol itu.

- Van, oke? - Baik. Okay.

- Apa ada pesanan yang lain? - Yeah, um...

- Maksudku, aku. - Yeah, oke.

Aku hanya tak ingin menunggu.

Tenang, jangan khawatir tentang itu, silahkan.

Aku mau pesan pad Thai with chicken .

- Sempurna. - Okay.

Dan, um, kalo aku pesan snapper

and snake bean salad .

- Pilihan bagus. - Yup, oke.

- Makasih. - Segera kembali.

Makasih.

Oh, Van.

Aku senang bisa bertemu kau.

Yeah, Aku tau. Aku tau.

Jam berapa kau pergi besok./Jam 9

- Oh. - Yeah.

singkat sekali.

Kapan kau sampai? Kemarin?

- Tidak, beberapa hari yang lalu. - Kau pakai Delta?

Tidak. private.

Oh

Maksudku, yeah.

Yeah, tidak seperti, sebagus P.J.,

seperti pinjaman-P.J.'s.

Aku meninggalkan Delta, though.

- Oh. - Mm-hmm.

Mau kemana kau? Pulang kerumah?

Uh, tidak..mungkin, kembali ke New York,

memeriksa apartemen yang kusuka

dan kemudian ke London.

- London? - Yep.

- Wow. - Yeah.

Dan kau pergi dengan seorang teman, atau...

Tidak, hanya teman spesial, pemain NBA.

Okay.

Mengerti, tapi tidak sama seperti pemain NBA...

- Oh, tidak. - Yang kau kunjungi kesini?

- Tidak, mm-mm, tidak. - Mm-hmm.

Maksudku, London okay,.

Hanya, hujan terus.

Buat rambutku mengeras.

Oh, tapi aku suka Paris.

Kau pernah kesana?

Aku kesana bulan lalu.

Biar kutunjukkan kau.

Okay, lihat, lihat

Disana aku pergi ke Versailles, kelihatan seperti...

black Marie Antoinette.

Cantiknya.

- Yeah. - Kau terlihat cantik.

Kau tau, kau harus ikut lain kali.

- Girl. - Akan seru.

- Akan sangat seru! - Aku punya anak.

- Aku tak bisa pergi. - Oh.

Manisnya.

Kau tau, kadang aku berharap bisa punya anak namun kemudikan aku,

Tuhan, tidak.

Aku pikir ketika waktunya tepat, aku akan punya anak.

Yeah, Aku yakin.

Aku yakin segera setelah kau temui pria yang pas.

Yeah, pria yang tepat. Mm-hmm.

- So bagaimana kau? - So, bagaimana kabar ibumu?

- Maaf. - Maaf.

Kau duluan, maaf.

Bagaimana kabarmu? Aku tak pernah melihatmu.

Aku, um, Aku sibuk.

- Yeah? - Aku sibuk.

Aku baik.

Well, kau kelihatan baik.

- Aku serius. - Terimakasih.

Oh, Aku berlari ke Kerry Clopton.

Kau ingat dia, dari kelas 5?

- Yeah. - Kau tau, wanita itu.

Dia kelihatan dia punya bekas garukan di wajahnya.

Di Facebook, berkata dia terkena kecelakaan mobil.

Ini dia.

Kau tau, bisa aku minta

beberapa sumpit?

- Um... - Tentu.

Yeah, tak ada disini.

- Sumpit? - Kenapa?

Orang Thailand gapake sumpit.

Maksudku, orang Amerika pikir mereka bisa

karena merasa mereka Asia, tapi tidak.

- Aku cuma suka sumpit. - Oh, okay.

Okay.

Jadi apa yang kau lakukan setelah ini?

Temanku, dia punya, sedikit pesta...

kedengarannya asik, tapi aku tak bisa. Aku punya Lottie.

Oh, ayolah, nenek.

- Ayolah, ini bakal seru. - Aku juga harus kerja paginya.

Yeah, dan aku ada penerbangan.

- Dengar, telfon Earn... - Aku tak akan telfon Earn.

Dan lalu... kenapa?

Gatau, dia sibuk.

Yeah, Aku kadang liat Snapchatnya, dan dia kelihatan...

sibuk.

Tunggu, apa kau...

apa kau masih menemuinya?

Kami punya anak.

- Aku sering pergi, tapi... - Apa dia tinggal denganmu?

Jika dia mampu, ya.

Mmm

Kalian lucu.

Kalian berdua lucu.

Oh, okay.

Maksudku, kau selalu lucu.

Kau sadakan?

Aku serius, Van.

kau harus pikir tentang nilaimu.

- Maaf? - apa nilaimu?

Apa kau bertanya padaku?

mengapa kau terus berurusan

dengan orang miskin ini? kau..

- Terserahlah. - Van.

Aku tau harga diriku. Aku tak ingin berada disini

kencan dengan pemain bola miliarder.. itu gayamu.

Hey, hey, dengar.

Wanita, mesti bernilai.

Wanita kulit hitam mesti bernilai.

Ayolah, pemain NBA yang aku kencani,

mereka memilihku karna aku melayani,

dan aku bernilai.

Aku berbudaya, cerdas, dan cantik.

Dan itu sulit... Van!

Lihat aku. Ini semua sulit.

Tentang mental hitam dan putih mungkin bekerja padamu,

tapi untuk kita yang tidak hidup dari pemain belakang

- bergerak kekanan dan kiri... - Bukan itu yang kukatakan.

Berhenti, Van, dia mengacaukan hidupmu.

- Oh, jadi kenapa? - Apa maksudmu, "jadi kenapa"?

jadi kenapa? Kau pikir aku tak pergi kencan?

Kau tak pikir aku mengacaukannya?

Kau pikir aku tak pernah menolak telfonnya

karena aku punya seseorang yang berada didekatku

dengan lidahnya dileherku?

Maksudku, ayolah! Benarkah?

["The Masquerade" by George Benson]

Ini dia.

Nikmati.

Oh, Kevin disini.

- Tunggu, apa? - Kevin disini.

Dia mengajak kita makan.

Jayde.

Dia punya teman untukmu, juga.

Manis.

- Hey, sayang, bagaimana keadaanmu? - Tunggu, apa?

- Hey, boo. Hey. - Kemari, duduk.

- Ini temanku, CJ. - Hey.

- Apa kabar? - Hi.

Dang, kau kelihatan cantik.

- Kau juga. - dengar.

Um, kau sudah selesai, kah?

- Karna kita akan bersiap... - Yeah. Yeah, yeah, yeah.

- untuk pergi. Aku akan minta ceknya. - Okay.

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left