İlk 200 satır.
Sebelumnya di Vikings.
Kau membunuh ibuku!
Kukira Ivar datang membunuhku.
Aku ingin kau menderita hidup-hidup.
Bawa dia!
Aku ingin ke Islandia.
Aku ingin kau atur pertemuan dengan Othere.
Berapa lama kau bisa bepergian?
Dalam kepalaku, Ubbe, aku sudah berada di sana.
- Lihat siapa yang aku ajak. - Selamat datang.
Aku paham, Bjorn, kau jatuh cinta dengan Ingrid.
Kita tak bisa kendalikan takdir kita. Kita harus menerimanya.
Raja Harald Finehair kini adalah Raja Norwegia.
Kalian ingin aku turun sebagai raja kalian?
Kurasa Dewa cinta Bjorn Ironside. Begitu pun aku.
Hidup Raja Bjorn!
Aku ingin mengirim kelompok jarah kecil...
untuk invasi di Skandinavia.
Ini berlambang apa?
Kelak mereka akan kembali.
Bukan sebagai kelompok jarah, melainkan pasukan.
Instagram: @acilibr Twitter: @cilebus Facebook: Acil Ibrahim
-- VIKINGS -- Season 6 Episode 9 - Resurrection -
Othere.
Kau sudah kembali. Selamat datang.
Selamat datang.
Othere.
Silakan duduk. Minum.
Othere.
Perkenalkan Ubbe, putra dari Ragnar Lothbrok.
Dia datang jauh-jauh untuk menemuimu.
Kau Othere.
Ini adalah istriku, Torvi.
Ubbe tertarik tentang perjalananmu ke barat.
Itu sudah lama sekali.
Silakan ceritakan, aku ingin mendengarnya.
Aku ingin tahu daratan baru yang kau temukan.
Baik, kalau begitu.
Aku berlayar ke barat, menuju ke daratan...
dan badai menyambar kapalku sampai keluar jalur.
Ketika badainya reda, tidak ada daratan.
Dan aku tak tahu keberadaanku.
Hari demi hari...
aku mulai kehabisan air dan makanan.
Aku mulai pasrah untuk mati.
Tetapi kemudian...
Kemudian di suatu pagi, mentari terbit di belakangku.
Dan aku melihatnya, aku melihat daratan baru.
Angin meniupku sampai ke pantai.
Tanahnya tinggi...
dengan gunung-gunung tinggi, semua begitu indah.
Dan beribu-ribu bentuk, dipenuhi pepohonan tinggi...
sampai tampak menyentuh langit.
Aku melihat pepohonan pinus yang menakjubkan...
dan tanah subur yang luas.
Kuberitahu kau, Ubbe, Putra Ragnar...
ini adalah Daratan Emas.
Kenapa kau tak berlabuh di sana?
Ombak musim dingin terlalu kuat dan aku terhanyut.
Lalu di paginya, aku berada di lautan terbuka lagi.
Aku cukup beruntung mendapat pulau kecil dengan air...
dan akhirnya, arus membawaku kembali ke sini.
Tapi aku tak pernah lupa apa yang kulihat.
Kau, berlayarlah bersama kami.
Kita coba menemukan daratan ini lagi.
Mungkin aku bisa bantu.
Untuk Daratan Emas!
Daratan Emas!
Bagaimana dengan Floki?
Floki? Aku tak kenal Floki.
Floki sudah menghilang...
sebelum Othere tiba di sini dan berlayar ke barat.
Ini hari yang panjang. Aku lelah.
Terima kasih semuanya atas makanannya.
Kami senang berada di Islandia, di ujung dunia.
- Tidur yang nyenyak. - Selamat malam.
Dia tak perlu tahu semuanya.
-- Penerjemah: Acil Ibrahim -- a.k.a CILEBUS
Ratu Gunnhild.
Erik.
Hanya Erik?
Aku sangat terkesan padamu.
Terkesan? Kenapa?
Kau tidak cemburu, kau membiarkan ini terjadi.
Erik.
Kau menyelamatkan suamiku, tapi tidak dengan nyawaku.
Kau tak begitu mengenalku, jadi jangan sok paham perasaanku.
Itu perasaanku.
Maaf, Ratu Gunnhild.
Maafkan aku.
Kau masih muda.
Entah apakah kau tahu kisah Para Dewa.
Tentu aku tahu.
Maka kau tahu kisah Freyja?
Ya, Dia adalah Dewi Kesuburan.
Dia tinggal di Aula Sessrumnir...
dan bepergian menggunakan kereta yang ditarik kucing.
Benar. Setiap anak tahu itu.
Bahkan, Kalung Brisingamen-nya...
dibayar melalui hubungan seks oleh kurcaci yang membuatnya.
Loki menuduhnya bersenggama dengan setiap Elf di Aesir.
Dan dia pun ikut membunuh dalam pertempuran Odin.
Namun ketika suaminya sedang pergi, dia menangis.
Tapi bukan tangisan air mata, Ingrid. Melainkan tangisan emas.
Harta asli.
Kalau mau tidur dengannya, kau pergilah.
Ini malam pernikahanmu. Dia mengharapkanmu.
Aku sedang hamil.
Dan aku menikah dengan manusia setengah dewa.
Begitu pun kau.
Jangan bicara padaku tentang hal-hal konyol...
tentang kecemburuan manusia...
kekhawatiran manusia yang sepele dan berulang kali.
Kupikir kau di atas mereka.
Kupikir kau bebas.
Sekarang, kau bebas.
Menikahi suamiku, dengan restuku.
Aku tak ingin menyakitimu.
Aku ragu.
Namun, itu perasaanmu.
Yakinlah.
Kau membuat keputusan. Jalanilah.
Percayalah. Kalau tidak, buat apa aku menghormatimu?
Aku tahu Raja Harald akan datang padaku.
Jika dia ingin menjadi Raja Norwegia, dia harus menyingkirkanku.
Maka kita harus gandakan patroli di Fyord.
Dan kau pimpin mereka.
Aku?
Aku memilihmu karena kau butuh aku untuk hidup...
agar kau bisa hidup.
Pasti ini butuh waktu lama.
Ada apa?
Apa masalahnya?
Bayinya sedang berbaring di posisi yang salah.
Torvi tak bisa mengeluarkannya dengan cara biasa.
Aku kemari untuk mendoakan wanita dan anaknya.
Buat apa itu?
Aku harus mengiris perutnya untuk mengeluarkan bayinya.
Artinya dia akan mati?
Belum.
Sayang.
Sudah keluar sekarang.
Baik.
Sekarang, mulai.
Aku bisa melihat kepalanya!
Sekali lagi, ya!
Terus, terus, terus, ya!
Ya, sudah lahir!
Siapa mereka?
Entahlah.
Tapi mereka bukan Viking.
Itu bukan salah satu kapalnya Raja Harald.
Mereka pengintai.
Tapi dari mana?
Mundur!
Kembali ke perahu!
Kau tampak kacau.
Aku merasa begitu.
Kau memakai apa?
Kenapa kau terus kembali?
Kenapa kau menghantuiku?
Aku tidak mengerti.
Tapi aku senang melihatmu.
Benar-benar senang melihatmu.
Siapa orang-orang ini?
Rus, orang-orang sama yang kami temui di Kiev.
Orang-orang yang tinggal bersama Ivar.
Apa maksudnya?
Kenapa mereka menjarah di sini?
Mereka tidak menjarah. Mereka mengintai.
Dengan memeriksa pertahanan kita.
Mereka berencana untuk menyerang negara kita.
Pernah kudengar kisah Rus.
Mereka kerajaan besar, bersumber daya yang kaya.
Pasukan yang besar.
Mungkin mereka ingin menyerang seluruh kawasan Skandinavia.
Dengan pengetahuan dan bantuan Ivar...
betapa senangnya dia berpikir pulang dengan kemenangan.
Kita tak mungkin bisa melawan musuh yang amat kuat.
Tapi kita tetap harus melawan!
Mereka takkan kerahkan pasukan di musim dingin.
Waktu kita sampai musim semi untuk memutuskan berbuat apa.
Dalam hatimu, kau tahu harus berbuat apa.
Harald adalah Raja Norwegia.
Kau harus mendatanginya, meminta damai dan bersatu.
Bilang saja kau pernah menolongnya.
Apa maksudmu?
Aku diberi tahu Raja Harald pernah meminta bantuanmu.
Dengan hormat, bagaimana cara kita melawan?
Kattegat tak bisa melawan Rus.
Kau benar.
Dan Gunnhild benar. Kita harus bersatu dengan Raja Harald.
Aku memintamu segera menuju Kerajaan Raja Harald.
Mungkin dia bisa mengerti, dan menghapus kesombongannya.
Apa yang Rus percayai?
Mereka Kristen.
Mereka percayai Tuhan Kristen.
Maka kita tak berperang untuk diri kita sendiri...
tetapi untuk Dewa kita!
Dan dengan bantuan Odin, kita harus berhasil.
No comments yet. Be the first to leave one.