Exam

Exam

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ข้อมูลรุ่น

Exam 2009 Bluray AC3 XviD-ViSiON
ความคิดเห็นโดย xtalplanet

แท็ก

BluRay
XviD
AC3
เผยแพร่เมื่อ: 2010-11-05
ดาวน์โหลด: 228
ผู้พิการทางการได้ยิน: Yes

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

Kau berhak atas ini...

Kau berhak.

Kau dapat bayaran.

Aku bisa melakukan segala hal. Segalanya.

Ayo...

Ayo, ayo...

Aku pengawas ujian ini.

Simak baik-baik perkataanku. Aku tak akan mengulanginya.

Aku tak peduli sudah berapa keras usaha kalian untuk bisa masuk ke ruang ini

sebab tekanan dan penderitaan diperlukan di sini.

Ketahanan adalah kunci menghadapi ini,

dan jika kalian tak bisa bertahan terhadap seleksi ini, kalian tak bisa bertahan dalam pekerjaan.

Banyak kandidat sudah berjuang untuk masuk ke sini, namun gagal.

Kalian kandidat yang bertahan.

Dan saat ini ujian terakhir bagi kalian.

Satu rintangan terakhir yang memisahkanmu dengan tujuan,

untuk bergabung dengan barisan kami.

Tes ini lebih sederhana, namun sangat menentukan

siapakah yang keluar ruangan ini dengan kontrak kerja,

dan siapakah yang pulang dengan bus ke rumah.

Melalui ujian ini, kalian akan mendapatkan pengetahuan seberapa kekuatan organisasi ini.

Jadi percayalah padaku

tidak ada hukum di ruangan ini selain hukum kami.

Dan satu-satunya aturan adalah aturan kami.

Hanya satu pertanyaan untukmu, dan satu jawaban diperlukan.

Jika kalian mencoba berkomunikasi denganku

atau dengan penjaga, kalian didiskualifikasi.

Jika kau merusak kertasmu, sengaja atau tidak,

kau akan didiskualifikasi.

Jika kalian memilih keluar ruangan dengan suatu alasan,

kalian akan didiskualifikasi.

Ada pertanyaan?

Berusaha yang terbaik, tuan dan nona.

Kami memberi waktu 80 menit untuk kalian.

80 menit untuk melihat apakah kalian layak bergabung dengan kami.

80 menit untuk menentukan nasib kalian 80 tahun ke depan.

Mulai.

Aku belum selesai.

Tidak, kumohon. Kau tak bisa! Ini bukan tes kelayakan!

Kumohon, aku akan mengulangi lagi! Beri aku kesempatan!

Hei...

Dengar, dengar.

Ini bukan tentang apa yang dikatakannya.

Tapi apa yang tidak dikatakannya.

"Jika kalian mencoba berkomuniasi..."

...dengan diriku atau dengan penjaga...

"...kalian akan didiskualifikasi."

Dia tak bilang... / ...kita tak boleh berbicara satu sama lain.

Kau sudah bicara. / Apakah ini semacam permainan pikiran atau apa?

Apakah ada yang tahu jawabannya? / Tidak.

Ini bukan masalah jawaban, melainkan pertanyaan.

Apa pertanyaannya? / Kita punya waktu 74 menit lagi untuk mencarinya.

Itu kalau jawabannya butuh satu menit untuk ditulis.

Tapi jika butuh waktu 73 menit,

kita hanya punya satu menit untuk mencari pertanyaannya.

Kita kekurangan kertas untuk menulis, itu yang pertama.

Kita harus saling membantu.

Kita sedang bersaing, mengapa aku harus membantumu?

Kita mungkin bersaing dalam menjawab pertanyaan,

tapi untuk mencari pertanyaan, kita harus berkerja sama.

Mereka mengharapkan kita bekerja sama, bukan?

Apakah kau bisa memenangkan ujian ini,

dengan keuntungan yang sangat besar,

hanya dengan menuliskan jawaban yang sederhana?

Fakta dan opini? Perbandingan dan kontas.

Mereka tidak melihat itu.

Pekerjaan seperti ini butuh inisiatif,

observasi...

...interaksi.

Kerja sama. Dia benar. / Kita ada dalam tekanan skenario.

Keraguan, situasi kekritisan waktu.

Dirancang untuk menguji kecerdasan dan ketahanan kita.

Untuk menentukan siapa yang terburuk. / Atau yang terbaik.

Kita harus saling membantu sebelum persaingan dibuka

dimana semua orang mementingkan diri sendiri.

Semua setuju? / Ya.

Setuju.

Ayolah, Gandhi. / Namaku bukanlah Gandhi, teman. Aku...

Tanpa nama, nama sebenarnya maksudku. Mereka tak mencantumkannya untuk suatu alasan.

Kalau begitu kita gunakan nama sendiri.

Baik, kita permudah saja. / Kita sudah punya nomor.

Ya, dan visual.

Kau Black (hitam).

Aku White (putih).

Kau Brown (cokelat).

Ada si Blonde (pirang) di sini.

Si Brunette (rambut cokelat)...

...Dark (rambut gelap), kukira.

Dan terakhir, kita punya Deaf (tuli).

Putaran terakhir. / Yah, terserahlah.

Ada objek?

Selain sensitifitas seksual dan rasialmu?

Jika kau tipe sensitif, kau tak bisa di sini, sayang.

Aku lebih memilih Brown daripada Gandhi,

kita bicara sesuatu yang sebenarnya.

Aku akan mengiyakannya.

Jadi, hal apalagi yang tidak dilarang?

Dia tak melarang kita berdiri, bukan?

Yeah, termasuk berjalan juga tidak dilarang. / Apa itu bisa membantu?

Entahlah, Brown. Tapi duduk membuat tempat tidak menarik.

Bagaimana kalau pertanyaannya tertulis, tapi kita tidak melihatnya?

Apa kubilang!

Maksudmu seperti tinta tak terlihat? / Atau transparan.

Mungkin saja. / Mungkin saja, apalagi selain itu?

Kita mungkin butuh sesuatu, seperti cahaya misalnya.

Benar. / Tulisannya mungkin halogen.

Sinarnya tidak.

Mereka tak menggigit, tahu.

Mereka tak membuatnya dengan mudah, kan?

Waktu berjalan terus. Bagaimana mereka bisa berusaha membuatnya?

Bagaimana kalau fungsi pensil bukan hanya untuk menulis jawaban?

Bagaimana kalau fungsinya juga untuk membuat pertanyaan? Dengan bayangan halaman seperti kertas kalkir?

Cobalah, Blonde. / Tidak, ingat apa yang dia katakan.

Jika kau merusak kertasmu, sengaja atau tidak...

...kau didiskualifikasi.

Apa ada yang tahu persis maksud dari "merusak" itu?

Dengar, kita harus memecahkan masalah ini. Beri ide-ide kalian.

Bagaimana kalau pertanyaannya tersembunyi dalam kertas,

tapi masing-masing kita harus menulis jawaban berbeda? Dia bilang...

Hanya satu pertanyaan untukmu, dan satu jawaban diperlukan.

Itu artinya pertanyaan kita berbeda-beda.

Mungkin ada delapan pertanyaan dan jawabannya.

Jika kita menemukan satu pertanyaan, kita bisa menemukan semuanya.

Belum tentu. Tidak jika masing-masing delapan pertanyaan

hanya bisa dimunculkan menggunakan delapan metode berbeda.

Mungkin kita tak perlu bekerja sama.

Aku suka ide itu.

Atau hanya ada satu pertanyaan, tertulis hanya di salah satu kertas kita.

Kalau begitu kita harus kerja sama... / Waktu habis untuk mencoba-coba.

Semua orang ke cahaya. / Sudah kubilang tak semudah itu.

Kecuali kau mau membuat gelombang otak kita, White,

kukira kita tetap harus mencobanya.

Baik.

Mari kubantu.

Terimakasih.

Yeah, sekali-kali bergabunglah, Deaf.

Tidak bicara jika tidak penting, ya?

Ayo.

Tenang, akan kukembalikan.

Seperti kubilang, kukira kita bisa menyorot listnya.

Cahaya adalah spektrum.

Cahaya yang bisa kita lihat,

tapi ada cahaya yang tak terlihat.

Seperti ultraviolet, infra red, sinar-X.

Jika kita tak bisa melihatnya, bagaimana bisa menemukannya?

Sumbernya pasti kelihatan, bahkan kalau itu cahaya. Bukan?

Cari tombol lampunya.

Tak ada di sini. Dan...

Jika kalian memilih keluar ruangan dengan suatu alasan...

...kita akan didiskualifikasi.

Pasti ada satu cara untuk menyalakannya.

Ini lampu darurat.

Jadi buatlah keadaan darurat.

Itu sangat riskan.

Lebih riskan jika tidak melakukan apapun. / Dia benar.

Jika kita mencobanya dan gagal, kita tak bisa kembali. Dikeluarkan.

Kita melakukan voting.

Lampu itu juga.

Bagus! Sangat bagus!

Sentuhan biru, apa yang kau inginkan?

Ini sinar hitam.

Perusahaan kartu kredit menggunakan sinar ini untuk melihat kode rahasia mereka.

Memalukan, kita tidak melamar kerja di Visa.

Spekulasi kita mungkin akan dibayar. / Tak akan dibayar.

Hanya caranya tidak seperti yang kau bayangkan.

Kau beraksi, dan ruangan bereaksi.

Kita memasuki dialog sekarang, kita harus melanjutkannya.

Ya, mungkin... mungkin tidak.

Maaf, cahaya itu bukan seperti yang kau inginkan.

Sinar ini membuatku sakit mata.

Istilah ilmiahnya adalah "mendekati cahaya ultraviolet".

Memang tidak berhasil, tapi ini usaha yang berharga.

Jika tidak ada yang lain, kita siap keluar dari sini dengan sakit hati.

Kita harus mematikan ini juga.

Bagian atasnya tidak menyala.

Lihat.

Infra red, kemungkinan yang lain.

Apa bisa memendarkan sesuatu? / Sama seperti ultra violet, ya.

Sejarawan menggunakannya untuk membuat reflektogram dari sketsa garis-garis lukisan.

Mungkin saja ada lapisan tersembunyi di kertas kita...

Hati-hati.

Biar kutebak, "mendekati infra-merah"?

Baiklah, semuanya, coba lagi.

Ada yang berhasil? / Tidak.

Sekarang apa kita bisa matikan lampunya? / Jika kau bisa kemukakan alternatif lain.

Alternatif lain, kita sudah menghabiskan seperempat waktu kita.

Mungkin ini perusahaan Jepang dan ini ujian melipat kertas.

Hati-hati saja. Kertas itu tak boleh rusak.

Ya, itu dia, hanya ada satu kertas.

Itu cuma selembar kertas. / Tidak, fungsinya lebih dari itu.

Ini material ujicoba.

Jika kau merusak... / Kertasmu.

Kertasmu. / ...kau akan didiskualifikasi.

Ini bukan milikku. Ini milik wanita itu.

"Itu tidak adil"

Dan dia pergi. Jadi...

Melacak...

Yeah, selamat, Blonde. Idemu payah juga.

Ini semua bisa jadi sebuah pengalihan perhatian, kau tau.

Kita bisa kehilangan sesuatu yang penting.

More Indonesian subtitles for Exam

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left