200 บรรทัดแรก
JANGAN BERITAHU SIAPAPUN
Kalian punya waktu akhir pekan nanti?
Sudah kubilang, kita membangunkannya.
Biar kugendong.
Kau ingin menggendong Alex?
Jika menangis beri dotnya.
Walau dia melawan? / Ya.
Negeri yang membosankan.
Kurasa ia sudah siap.
Setelah sembilan tahun bersekolah, mungkin dia akan tahu sendiri.
Kenapa tidak?
Apa mereka mengganggumu?
Buruk sekali. Kau memberinya asap setiap hari.
Jangan takut, aku tahu apa yang dia suka.
Pakaikan selimut di tubuhnya.
DANAU CHARMAINE
Francois!
Ayah!
Ayo.
Hentikan!
Bagus.
Kau menghubungi adikmu lagi? / Tidak.
Kenapa kau seperti ini padanya?
Seperti apa?
Entahlah.
Kau mengacuhkannya tadi malam.
Karena dia tidak menjual peternakan itu? / Bodoh sekali.
Itu butuh biaya tinggi. Dia bahkan tak mau tinggal di sana.
Kau pikir ayahmu ingin menjualnya?
Tak ada hubungannya. Dia penunggang kuda, bukan manajer.
Siapa yang mengelola ternak kuda? Aku? Aku tak punya waktu.
Jangan marah. / Tidak.
Kau selalu membelanya.
Kau benar. Aku tak akan ikut campur.
Margot, tak seperti itu. Maafkan aku.
Aku akan lepaskan anjingnya.
Maaf.
Margot?
Alex!
Delapan Tahun Kemudian
Baik.
Kurasa sudah cukup untuk membahasnya dengan dokter keluargamu.
Kami akan ambil kortisonnya. Itu tak menyembuhkan eksimnya.
Apa yang bisa kau lakukan adalah biarkan anakmu menikmati hidupnya.
Kau ingin tahu saranku jika dia tidak ke sekolah?
Karton di tempat tidur,
keripik untuk makan siang, teman yang berkunjung di siang hari,
Barbie, cokelat, semuanya!
Dan banyak TV, tentu saja. Permisi.
Lepaskan aku!
Lepaskan atau kutinju wajahmu!
Panggil dia! / Tenang...,
Pergi! Siapa kau?
Pergi kubilang!
Tenang. / Dia memukulku!
Bruno, ada apa?
Dia jatuh dari sofa!
Aku sudah bilang untuk memanggilmu.
Aku menghubungi ER dulu.
Dia pasienmu? / Selama tiga tahun. Hemofili.
Bruno, serahkan anakmu pada mereka.
Tidak. Kenapa tidak denganmu? / Itu bukan unitku.
Persetan! Aku ingin kau. / Bruno...,
Orang lain tak boleh sentuh anakku!
Baik, Bruno.
Anakmu mungkin mengalami pendarahan internal.
Serahkan padaku. Aku yang merawat jika itu maumu.
Mundur!
Apa yang kau lihat?
Dua mayat terkubur di hutan Rambouillet.
Oh, enak.
Julie, tunjukkan Tn. Rossignon meja sembilan.
Aku suka makan siang denganmu. / Oh, maaf.
Musim panas biasanya sepi, namun kali ini banyak turis. Olga.
Aku agak alergi. Arahkan udara ke atas, panas sekali.
Kau punya rencana besok?
Aku janji pada ibu Margot untuk mampir.
Alex, tidakkah kau berpikir...,
Itu sudah delapan tahun.
Aku tak minta kau melupakannya.
Namun kenapa kau selalu merayakan ulang tahun yang mengerikan ini.
Merayakan? / Terserahlah.
Kau tak mengatakan apapun pada mereka. Kau melihatnya sekali setahun,
untuk mengenang kematiannya.
Maaf...,
Aku hanya ingin kita bisa menghabiskan sore bersama.
Aku akan menyusul.
Jika kau menyuruhku diam, kau harus menyuruh diam yang lain.
Bicaralah padaku, ya?
Apa yang kau lakukan?
Membosankan, duduk tak melakukan apapun.
Bisa kubayangkan.
Sayangnya cuma itu pilihannya.
Mereka akan memanggilmu ketika operasinya selesai.
Karena kau sudah di sini, aku akan jalan-jalan dulu.
Hubungi aku jika ada perkembangan.
Tentu.
Terima kasih.
Apa? Ambil kembali.
Kau suka pemutar DVD?
Plasma TV? Plasma yang indah?
Aku tak mau apapun. Ambil kembali.
Aku akan menghubungimu.
Klik tautan. Perayaan. 6:15 sore.
Dokter, Ny. Offenstein...,
Klik tautan. Perayaan. 6:15 sore.
Server tidak ditemukan.
Ada masalah dengan interkom?
Tidak. Masuklah.
Polisi Ramboillet menghubungi. Sersan Lavelle.
Katanya ada penting.
Kau lihat apa?
Aku suka melihatmu menunggang kuda.
Datanglah lebih sering. / Ya, pasti.
Aku akan kembali.
Permisi.
Bisa ceritakan kapan terakhir kau pergi ke Danau Charmaine?
Aku pernah ke sana tahun lalu.
Dan kau, dokter?
Delapan tahun lalu.
Seperti kubilang pada kakakmu di telepon,
pekerja pipa menemukan dua mayat di dekat danau.
Dia mendengarnya dari radio.
Ya, media mengetahui peristiwa ini.
Kau mengenali mereka? / Tidak, kami sedang menyelidiki.
Sejauh ini para korban adalah pria kaukasian.
Ditembak mati 5 tahun yang lalu.
Katamu mayat itu bukan di tanah kami. Jadi mengapa menanyakan pada kami?
Aku mengerti itu. Mungkin kami perlu menggali lebih jauh,
jadi aku mau minta izin...,
Kau mendapatkan izin.
Anne? / Tentu saja.
Kau butuh tanda tangan? / Ya.
Keduanya.
Maaf telah menyeretmu kembali. Aku tahu pembunuh isterimu mencoba...,
Diamlah.
Kau mengira aku membunuhnya.
Kau suaminya. Anggota keluarga lebih sering...,
Jika bukan karena itu, mungkin kau bisa menemukannya hidup.
Rekanku sedang menyelidiki segala kemungkinannya.
Terima kasih.
Aku butuh satu lagi.
Apa? / Sampel darah untuk tes DNA.
Ketika isterimu diculik, kau bilang mereka memukulmu...,
Ya.
Kami menemukan pemukul bola di sisi mayat
dengan noda darah.
B Positif. Sama denganmu.
Kau B positif?
Tentu saja, mereka mungkin korban dari Frank Serton,
pembunuh berantai yang jarang mengubah identitas mereka.
Pada mayat ditemukan bekas kekerasan.
Mereka dikuburkan. Bersama dengan bangkai binatang.
Dan korban Serton semuanya wanita.
Jadi?
Detailnya agak kabur, dokter.
Kita bicarakan lagi ketika sudah jelas.
Itulah mengapa aku butuh kerja samamu.
Aku mau memberikan sampel darah, aku sudah menceritakan semuanya.
Ya, aku baca pengakuanmu. Isterimu menjerit,
kau dipukul, jatuh ke air. Terbangun di rumah sakit.
Dan sisanya masih gelap.
Kami terima pengakuanmu.
Namun jika itu darahmu, dengan penemuan dua mayat ini
kami akan membuka kembali kasus lama.
Biar kubuka.
Kami mencoba mencari jawaban atas semua pertanyaan itu,
seperti mengapa kau ditemukan tidak sadar di dermaga itu?
Siapa yang membuat panggilan 911? Dan paling penting,
bagaimana kau bisa keluar dari air, sementara kau tak sadar?
Ny. Vigne seorang perawat. Dia akan mengambil sampel darah.
Kurasa kau lebih suka
itu dilakukan di sini.
Celine, aku tak terima telepon.
Ya, dokter.
Besok, 2 jam dari saat sekarang. Pesan untukmu.
Nama: Concert Password: Olympia
JANGAN BERITAHU SIAPAPUN MEREKA MENGAWASI
Kau melihat seseorang?
Maaf, Alex.
Kau tak harus cerita padaku, itu bukan urusanku.
Tak ada siapapun di sana.
Maksudku tak ada yang serius.
Alexandre...,
Kami sangat merindukannya.
Tapi kau punya kehidupan.
Jangan merasa bersalah karena melihat orang lain.
Maksudku tidak begitu.
Akan akan memeriksa dombanya.
Apa kabar?
Bagus. Kau?
Pensiun.
Aku terbangun tiap pagi, dan membuat semacam...,
Minum?
Jacques?
Aku punya pertanyaan penting untukmu.
Aku ingin tahu...,
Margot...,
Seperti apa keadaannya ketika kau menemukannya?
Apa?
No comments yet. Be the first to leave one.