முதல் 200 வரிகள்.
Sebelumnya
Penderitaanku semakin lama semakin membosankan.
Akan terasa seakan-akan hanyut dalam tidur yang pulas.
Kakak.
Pangeran orang yang cerdik dan licik.
Dengan segala cara kita sudah menghalangi dia.
Semua yang direncanakan.
Bagaimana bisa kita berakhir di sini?
Pangeran akan berperang di Culloden Moor.
Sejarah telah menggariskannya.
Berjanjilah kepadaku, jika waktunya tiba,
kau akan pulang melalui bebatuan itu.
Aku berjanji.
Claire?
Frank, aku kembali.
Aku mengandung anak orang lain.
Ya, Roger?
Boleh aku bermain di luar, ayah?
Kurasa aku tidak pernah mendengar dia memanggilmu ayah.
Seorang anak menerima dunia apa adanya.
Aku ingin kita bersama lagi.
Kau yakin dengan semua ini, Frank?
Kita akan membesarkan anak ini
seperti milik kita.
Milikmu dan milikku.
OUTLANDER S02E13
Selamat Pagi, nona Peel./ Pagi, Steed.
Pintunya tidak terkunci.
Kunjungan sosial? / Benar sekali.
Kebetulan lewat, kurasa singgah sebentar.
Kopi ada di sebelah sana.
Pergelangan tangan tidak cukup lentur.
- SCOTLAND 1968 - Tumpuan bukan pada kaki itu.
Nasihat yang bagus.
Sepertinya tidak ada krim.
Krimnya ...
ada di dapur.
Seharusnya kau kembali menemui tamumu.
Mereka selalu menanyakanmu.
Terima kasih atas kedatangan kalian.
Ini sangat berarti bagi ayahku.
Dan jika kalian mengenalnya,
kalian tahu, dia bukan orang yang tidak pernah melewatkan kesempatan,
termasuk roti bakar saat dia bangun pagi.
"Untuk kematian
... seorang pria tua periang."
"Marilah kita bersulang."
"Aku tahu, dia tidak akan meninggalkan
... malam ini, kita akan mengenangnya."
Sang Pendeta.
Sang Pendeta.
Ayahmu adalah seorang pria yang menyenangkan.
Akan selalu kuingat rasa humornya. / Terima kasih.
Pendeta sudah menolong banyak orang.
Dia akan sangat dirindukan. / Terima kasih.
Boleh aku ijin sebentar? / Tentu.
Roger, turut berduka atas kehilanganmu./ Terima kasih banyak.
Senang sekali melihatmu.
Aku turut berduka cita./ Terima kasih banyak.
Aku sungguh menghargai.
Aku bersimpati padamu./ Oh, terima kasih.
Aku ingin bicara denganmu sebentar.
Tom, bagaimana kabarmu? / Lumayan.
Bagus. / Roger, aku di sini untukmu.
Terima kasih, aku hargai itu. / Baiklah.
Apa kau Roger Wakefield?
Ya.
Sudah pasti, itu aku. ya.
Sepertinya kita belum berkenalan./ Roger.
Memang.
Aku tidak mempercayainya. Setelah sekian lama.
Maafkan aku,
.... apa aku mengenalmu?
Tentu saja kau tidak mengingatku.
Terakhir aku melihatmu, kau kira-kira
... berumur tujuh atau delapan tahun.
Aku Claire Randall, teman lama ayahmu. Turut berduka atas kepergiannya.
Terima kasih.
Kau belum bertemu dengan anak perempuanku.
Tepatnya, belum, kami belum resmi berkenalan.
Brianna.
Anak perempuan.
Suatu kehormatan, nona Randall.
Kami menginap di saudara di London saat mendengar kabar ini.
Jantungnya, benarkah?
Iya, ya ...
mendadak sekali.
Aku baru saja menemuinya saat natal, dia terlihat bersemangat sekali.
Aku sudah lama tidak bertemu dengan ayahmu,
aku sangat menyayanginya.
Begitu juga ayah.
Oh, iya, tentu saja.
Mendiang suamiku, Frank...
mereka sangat dekat.
Randall.
Frank Randall, tentu saja.
Aku ingat kau, ya.
Claire.
Kau ...
seingatku, kau seorang perawat.
Oh, iya, benar.
Aku sekarang dokter.
Dia sedang merendahkan diri. Dia seorang dokter bedah.
Bree dan aku, datang dari Amerika.
Ah, sepertinya aku mengenali logat amerika.
Boston, tepatnya.
Dia jurusan hukum di Havard. / Sungguh? Aku lulusan sejarah di Oxford.
Oxford. mengagumkan.
Apa nyonya Graham masih bekerja untuk Pendeta?
Aku belum bertemu dengannya.
Sayang sekali, kami kehilangan dia beberapa tahun yang lalu,
Tapi cucunya, Fiona ada di sini.
Beberapa hal masih sama,
namun beberapa hal sangat berubah.
Di sini banyak sekali kenangan.
Boleh aku ijin sebentar?
Aku akan melihat-lihat di sekitaran.
Baiklah.
Baru kali ini di Skotlandia?
Apa kau punya banyak waktu untuk melihat-lihat selagi kau masih di sini?
Kami cuma sehari di sini, jadi mungkin ibu akan mengijinkannya.
Kami bermaksud kembali ke London sore ini.
Sayang sekali.
Cantik, kota yang ramai.
Aku selalu tertarik tentang Skotlandia.
Itu tempat yang istimewa untuk kedua orang tuaku.
Roger?
Maafkan aku,
tapi sekarang saatnya untuk perpisahan.
Keluarga Browns sudah pergi.
Oh, iya, baiklah, terima kasih, Fiona.
Ijinkan aku sebentar? / Iya.
Ny. Graham mengingatkanku agar
... aku tidak menghabiskan hari-hariku dengan mengejar hantu.
maka aku tidak melakukannya.
Namun saat aku di sini,
para hantu mulai mengejarku.
Terima kasih kembali.
Terima kasih, Arthur, salam untuk istrimu.
Maaf, dia tidak bisa hadir.
Baiklah, kami akan pamit.
Akan pulang langsung ke London?
Oh, tidak, kami akan berkendara sejauh yang kami bisa
... lalu berhenti di pub untuk bermalam.
Di sini ada banyak kamar jika kalian ingin menginap.
Oh, kami tidak bisa memaksa./ Kalian boleh saja.
Sebenarnya, aku senang ditemani. Ini rumah yang besar.
Kedengaran lebih baik daripada tersesat di kegelapan malam hari.
Disamping itu, ini memberiku kesempatan untuk melihat-lihat.
Kudengar di sini tempat yang cantik dan ramai.
Baiklah, selama kami tidak mengganggu.
Akan kukeluarkan tas kalian dari mobil.
Kamar tamu ... / Di lantai atas.
Aku masih ingat.
Aku tidak bisa tidur, jadi aku minum sedikit. Kuharap kau tidak keberatan.
Oh, tidak apa.
Akan kutemani kau minum.
Ini lebih baik.
Kau tahu, sejak lama kuomeli dia untuk membuang barang serta merapikannya.
Sekarang, aku tidak rela akan semua ini.
Banyak sekali kenangan di sini.
Tidak hanya milik keluarga, begitu juga Skotlandia.
Kampus di sini, Iverness telah memintaku
... untuk menyumbangkan kepada perpustakaan mereka sebagai arsip mereka.
Aku tidak yakin aku akan menyumbangkan apapun.
Dia sangat menyukai beberapa edisi langka mengenai
... Pangeran Charles Stuart dan peperangan Culloden.
Culloden.
Pertarungan terakhir di tahun '45.
Sebenarnya moyangku berjuang dan mati di sana.
Benarkah?
Iya, nama asliku adalah Roger MacKenzie.
Kedua orang tuaku adalah Jerry dan Marjorie MacKenzie.
Pendeta mengadopsiku saat mereka terbunuh di perang dunia II.
MacKenzie.
Aku dulu mengenal beberapa orang MacKenzie
... dulu sudah lama sekali.
Itu nama yang umum di sini.
Boleh aku bertanya sesuatu yang pribadi?
Bagaimana kau mengetahuinya?
Akhirnya mengatakan selamat tinggal
... kepada orang yang sangat kau cintai di muka bumi ini?
Sebenarnya, aku tidak pintar dalam mengatakan perpisahan,
tapi apa artinya semua itu, benarkah?
Sekiranya kau ingin mengucapkan selamat tinggal atau tidak
... mereka telah tiada, dan
... kau harus melanjutkan hidup tanpa mereka.
Karena itu yang mereka inginkan.
Terima kasih untuk whiskinya.
Selamat malam, Roger.
Tuhan, kau sangat mirip dengannya.
7:23 A.M.
16 APRIL 1746
Kuberitahu kau, pasukan tidak siap untuk pertempuran hari ini.
Kita harus mundur ke tempat aman
... sebelum Inggris menyadari keuntungan mereka lalu menghabisi kita semua.
Kau adalah Thomasku.
Dia, Rasul Thomas yang meragukan
... Tuhan yang telah bangkit dari kematian
... hingga dia merasakan lukanya,
No comments yet. Be the first to leave one.