முதல் 200 வரிகள்.
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~ D
Subtitle oleh: ~ Da
Subtitle oleh: ~ Dar
Subtitle oleh: ~ Dark
Subtitle oleh: ~ DarkS
Subtitle oleh: ~ DarkSm
Subtitle oleh: ~ DarkSmu
Subtitle oleh: ~ DarkSmur
Subtitle oleh: ~ DarkSmurf
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Subtitle oleh: ~ Dark Smurf Sub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ to to ro ~
Hei, dasar kunyuk kalian!
Berhenti, kunyuk!
Cepat tangkap mereka! Kunyuk!
Cepat tangkap mereka!
Tolong bantu tangkap mereka!
Berhenti kalian!
Hei! Awas kalian kalau sampai tertangkap olehku!
Kau tidak apa-apa?
Mau lewat mana ini?
Sebelah sini! Sebelah sini!
Sialan!
Choi Gyeongsa! Di sini.
Dasar gonggongan anjing sialan!
Aku tahu kalian sembunyi di situ.
Selagi aku masih bicara baik-baik, sebaiknya kalian segera keluar!
Aku hitung sampai tiga.
Kita tidak boleh berkumpul begitu. Pencar saja, ketemuan di mobil saja nanti.
Tapi... kenapa kita harus melarikan diri?
Kita keluar saja bersama-sama sekarang.
Kalau mau jujur, kita tidak melakukan kesalahan apapun.
Aneh sekali rasanya kalau sampai ditangkap.
Kita 'kan tidak melakukan kesalahan apapun.
Iya nih, kalau sampai ditangkap lalu dilepas lagi, yang ada makin menyusahkan saja.
Ayo, sebaiknya kita segera pulang dan istirahat.
Lebih baik kita keluar saja.
Kita langsung keluar saja.
Orang rumah tidak boleh sampai tahu.
Tiga!
Lari!
Dasar kunyuk!
Hei kunyuk! Mau kabur ke mana kalian?
Lari! Lari!
Hei! Hei! Jangan lupa telepon!
Aku ke kanan. Sampai jumpa nanti, oke?
Hei... Ssa--Sang Woo!
Sang Woo! Sang Woo!
Jangan bergerak, kunyuk!
Kau sekarang tertangkap tangan.
Ada kecelakaan! Kecelakaan!
Dasar kunyuk satu ini!
Mau membohongi aparat?
Beneran ada kecelakaan! Lepaskan aku!
Siapa itu?
Sang Woo! Sang Woo!
Kau kenapa begini?
Sadarkan dirimu!
Kita tidak akan terseret ke dalam, kan?
Perbuatan orang gila mana? Berhenti kau!
Pelaku tabrak lari, anjing kau! Berhenti kau!
Sang Woo! Sang Woo!
Ini aku Yong Bi, Yong Bi.
Bertahanlah sebentar! Aku segera telepon 119.
Bertahanlah sebentar! 119.
A--Ajussi! Ajussi! 119. 119.
119 suruh cepat ke sini!
Bajingan! Anjing! Sang Woo...
- Ayo berdiri! - Mau apa? Lepaskan aku!
- Ayo berdiri! -Jangan sentuh dia! - Sang Woo, kau akan baik-baik saja.
Kau akan baik-baik saja. Bertahanlah barang sejenak.
Sini kau!
Sadarkan dirimu! Lihatlah aku! Sang Woo!
Bajingan! Lekas buka matamu, kumohon!
Sang Woo! Sang Woo! Sang Woo! Sang Woo!
=Glory Day a.k.a One Way Trip=-
Pasien gawat darurat! Cepat! Cepat!
- Pendarahannya masif. - Kesadarannya? Kesadaran? - Hilang kesadaran.
Satu, dua, tiga.
Bisa dengar suaraku?
Haksaeng! Haksaeng!
Haksaeng!
Tekanan darah menurun drastis.
Siapkan operasi! Panggil walinya ke sini!
Baik.
Aku tidak bersalah.
Kumohon, biarkan aku pergi.
Izinkan aku ke rumah sakit.
Aku akan segera kembali setelah mengecek kondisi Sang Woo.
Sang Woo...
Darah... darah...
Tidak boleh begitu.
Dia terluka berat.
Ini orang benar-benar menjengkelkan.
Kami juga orang-orang yang sibuk, tau!
Hei, bawa ke sini!
- Duduk! Duduk! - Apa yang akan terjadi pada Sang Woo?
Tenang... tenang...
Semuanya akan baik-baik saja. Tenangkan dirimu.
Jika terus berada di tempat ini, yang rugi adalah kau sendiri.
Cepat selesaikan penyidikan atau mau tetap berada di sini?
Tidak ada orang lain yang bisa ke rumah sakit. Sang Woo hanya punya seorang nenek.
Ke sana sekarang pun percuma.
Tidak bisa membezuk juga.
Aku harus ke sana. Jika Halmeoni ke sini akan memakan waktu lama.
Aku harus ke sana.
Ayo! Ayo! Ayo! Rumah sakit.
Selesaikan penyidikan ini secepat mungkin. Dengan demikian baru bisa kau jelaskan semuanya pada Halmeoni.
Anak-anak yang kabur itu adalah teman-temanmu?
Panggil mereka semua ke sini!
Setelah itu, kau akan kuantar ke rumah sakit. Oke?
Sadarkan dirimu!
Ji Gong.
Halo!
Ada urusan apa?
Ji Gong tidak menjawab teleponnya. Dia ada di rumah?
Tadi pagi katanya mau ketemu denganmu, jadi sudah pergi dia.
Tidak ketemu?
Kapan?
Entah ya. Lebih kurang 2 jam yang lalu sepertinya.
Aku dari tadi menunggunya di sini.
Ji Jae, jangan berisik!
Kali ini kau berhasil lulus ujian masuk perguruan tinggi?
Tidak.
Kalau begitu, mau diulang?
Sedang dipertimbangkan.
Kau tahu kalau Ji Gong sudah mulai mengulang?
Iya.
Kalau begitu biarkan Ji Gong konsentrasi belajar. Bantu dia dalam doa.
Sanggup kau lakukan?
Iya.
Baiklah. Kau juga rajin-rajinlah belajar.
- Iya. - Hati-hati dalam perjalanan pulang!
Alamak, tinggi sekali. Tinggi sekali.
Sedang apa kau? Kebakaran ya?
Kalau mau lompat, buruan! Gak tinggi-tinggi amat juga ini.
Aku pasti bisa.
Kaki! Kaki! Kaki! Kaki!
Eh? Halo?
Hei, sakit banget tau!
Hei!
Sakit sekali, cuma karena Sang Woo mau pergi wamil, jadi kutahan-tahan.
Kapan kita bisa pergi jalan-jalan bersama?
Lebih enak pergi sama cewek.
Cewek aja gak punya. Masih sok-sokan.
Kau tidak bercermin ya?
Hei, gimana? Ganteng?
Gini juga...
Aku tuh gak mau pacaran, bukan gak bisa pacaran.
Kau bawa mobil?
Kita pergi lain kali saja.
Pakai sabuk pengamannya! Gak ada airbag nih!
Tangkap!
Baik.
Fokus, kampret!
Ulang!
Siap!
Tampang lemas tidak keruan, dasar monyong!
Bangun!
Jika tidak berusaha lebih keras, kau akan terpuruk.
Apaan ini?
Siapa yang hidupin hape di saat latihan?
Siapa?
Hei, kunyuk itu tidak menjawab teleponnya.
Apaan ini?
Hei, jika dua hari satu malam persiapan barang-barang seperti ini sudah sewajarnya.
Baju yang akan dipakai dalam perjalanan ke sana dan pulang.
Baju untuk kepentingan tidak terduga,
No comments yet. Be the first to leave one.