முதல் 200 வரிகள்.
Diterjemahkan Oleh L.P.Bagariang Onc Reds Always Reds YNWA
Dina?
Oh, hei. Maaf terlambat.
- Tidak. - Kau siap?
Ya.
Bagaimana perasaanmu Kau gugup?
Jangan.
Aku membawa tiga buah kuali dan meletakkannya di rak piring.
Sini.
Aku saja.
Ok. Ini tasmu.
Makan siangmu ada di dalam.
Ummm ada....
Ada jalan setapak di sebelah sana jika...
Aku baik-baik saja.
Ayo cepat.
Terlambat 4 menit, Tn. Marc.
Bapak membaca catatannya?
Stanhope, baca halaman yang terakhir kita pelajari kemarin dengan keras.
"Richard and I went across the road to the stubbly field...
...and I let him climb in the tractor saddle...
...and I showed him..."
Stanhope, kau membuat kami tertidur.
Bukan salahku. Itu...
Kau. Tentu saja kau.
Kau sudah diterima di MIT..
..dan kau akan bertanya-tanya kenapa kau harus peduli.
Mengapa Stanhope harus peduli dengan Jhon Updike?
Siapa yang bisa menjawab?
Kalian ini siapa, robot-robot?
Dimana kelasku yang kalian culik dan gantikan?
Dia harus peduli karena Updike menulis...
"The lesson over...
...he went to the garden patch and joined his mother."
"He punched her stomach...
...and I watched them pretend to box."
"Above them, on a single strand of wire...
....strung to bring our house electricity."
"Grackles and starlings neatly punctuated an invisible sentence."
Kalian pernah dengar itu sebelumnya?
Updike memberikan kalian sebuah gambaran...
...yang belum pernah dideskripsikan sebelumnya.
Bagimana menurut kalian mengenai kemampuannya?
Ah!
Tidak apa-apa. Kalau begitu...
...selama aku beristirahat, tugas kalian adalah menulis...
...gambaran yang belum pernah kalian buat.
Yang bisa mengejutkanku dan aku akan menilai tugas kalian...
...saat membahas topik Croyden Lion.
Ya. Tammy?
Bapak belum menilai tiga tugas terakhir kami.
Dan aku tidak tahu apa aku bisa mengikuti pelajaran ini.
Dan aku butuh nilai A karena aku masih belum diterima di Princeton.
Dan mereka akan melihat nilai ini sebagai pertimbangannya.
Kalimat yang susah dan konyol.
Dari semua kata-kata yang kau pilih...
Semua kemungkinan dari irama dan barisnya...
Kau telah memberiku bubur...
...saat kau bisa menyiapkan Steak New York untukku.
Kerjakan saja tugas kalian, semuanya.
Hanya satu kalimat yang membanggakan sifat manusia...
...dengan satu gambaran roti yang segar dari oven...
...dari komputer yang rusak, toko perbelanjaan yang memuakkan.
Shaftner, bangun!
Kerjakan, robot.
Kerjakan.
- Selamat pagi, Jack. - Will.
Tadi kau terlambat lagi.
Mobilku bermasalah.
Bajingan mana yang mengadu?
Aku.
Mengapa kau selalu terlambat tahun ini?
Entahlah.
Mengapa kau selalu memakai pakaian dengan warna yang sama?
Kurasa karena aku suka menyelaraskan warna seragamnya.
Mungkin karena bawaan masa lalu.
Dulu kau seorang pelayan?
Temui aku di kantor.
Jam pertama setelah makan siang.
Apa karena aku terlambat?
Bukan itu saja.
Antihistamine.
Antihistamine.
- Ellen? - Tidak mau bermain.
Tidak mau bermain.
Walt? Antihistamine.
Ah, bifurcation.
Itu hanya 4 suku kata. Aku menang.
Jangan menantangnya.
Ok. Bifurcational.
Aku terima.
Jadi hari ini kita akan bertemu mereka bertiga saja.
Guru-guru dari Sekolah Croyden yang bangkrut.
Coextensively.
Kita akan menambah pelajaran apresiasi seni.
Kau tahu siapa yang mengajar itu?
- Tidak. - Dan mereka memanggilnya siapa?
- Coextensively. - Bisakah kau berhenti?
Bisakah kau berhenti menggangu? Sekarang giliran Walt.
Ah, diabolical. Dan aku berhenti.
Siapa dia?
Dina Delsanto.
Dia seorang pelukis yang sangat sukses.
Kau takkan bisa mengoleksi lukisannya.
Barang bisa Walt koleksi hanyalah bulu baju.
Jadi mereka menjuluki dia apa?
The Icicle (Es Batu).
Mereka bilang dia telah melempar seorang murid.
Benarkah?
Itu tidak masuk akal.
Pasti mereka sudah memenjarakannya.
Baiklah mari kita lihat tatonya.
Selamat pagi.
Aku ingin memperkenalkan guru-guru baru kita pada kalian.
Nn. Elliot guru bahasa Latin, Tn. Chow guru Matematika...
...dan Nn. Delsanto guru Apresiasi Seni.
Sambutlah mereka.
Ada pertanyaan, kami lebih menghormati Walt...
...karena dia sudah menjadi guru disini sejak ah...
Kapan? 1842?
Dua.
Lewat sini. Aku akan menunjukkan kelas kalian.
Nn. Delsanto, anggap saja rumah sendiri. Silahkan.
Permisi.
Tn. Chow, sampai jumpa nanti.
Terima kasih.
Hai.
Namaku Jack Marcus.
Murid-murid memanggilku Tn. Marc.
Dan sekarang kau katakan namamu.
Ah kita sudah berkenalan tadi.
Oh, aku tidak pernah mendengarkan kepala sekolah.
Jadi kau mengajar apa?
Apresiasi Seni.
Kelihatan dari selendanangnya.
Dan kau?
Apresiasi Bahasa Inggris.
Kelihatan dari bicaranya.
Ingin bermain game?
Ah tidak.
Aku akan mengucapkan sebuah kata dengan 5 suku kata...
...kau akan membalas dengan jumlah suku kata yang sama...
...dan diteruskan sampai salah satu dari kita kehabisan kata.
Antihistamine.
Antihistamine.
Bla, bla, bla, bla, bla, bla.
Baiklah. Boleh saja.
Carolingian.
Sekarang kau bisa menantang kata ini jika kata itu salah...
...tapi jika kau kalah, maka aku dapat poin tambahan.
Carolingian.
Divertimento.
Bahasa Italia tdak diperbolehkan.
Oh, kau tadi tidak bilang harus bahasa inggris.
Tentu saja harus bahasa Inggris.
Carolingian.
5 suku kata bahasa Inggris. Silahkan.
Dumb-dumber-dumbest.
Baiklah. Boleh juga.
Examination. "F" untukmu. (F=Fuck)
Fffff! (F=Fuck)
Ini tempat santai, kan?
Bisakah kau mengizinkanku bersantai?
Tentu saja, Nona.
Terima kasih.
Satu hal lagi.
Apa kau benar-benar melempar kaleng pada muridmu?
Tidak. Tapi seorang guru.
Feasibility.
Hei jangan...
Ayolah! Shhh!
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Selamat sore.
Nn. Delsanto, kami berharap kau membawa beberapa lukisanmu.
Aku suka lukisan yang kau buat...
...saat kau tinggal di, um, New York.
Secara pribadi aku sangat mengagumi karyamu.
Swint!
Dan kami senang kau memilih kota kecil kami.
Aku tidak memilihnya.
Tapi pindah dari New York ke negeri, aku...
Keluarga.
Jadi kalian mau tahu kenapa aku pindah dari kota?
Menarik.
Dan aneh, karena aku tidak mau tahu mengenai masalah pribadi kalian.
Aku tidak perlu mengenal kalian.
Aku tidak butuh kisah hidup siapapun.
Kita tidak akan menjadi teman baik.
Dan aku bukanlah tipe guru...
...yang suka jika kalian kunjungi saat kalian sudah dewasa...
...membawa sekotak cokelat dan kartu ucapan.
Tidak.
Kerjaan siapa ini?
Ah itu milikku, Gloria Belser.
Inilah kemampuan.
Kita semua menghargai kemampuan.
Peribahasa mengatakan, "Art is human creative skill."
Jadi jika kalian menerimanya, inilah yang disebut seni. Benar?
Defenisi menurutmu bagaimana, Bu?
No comments yet. Be the first to leave one.