முதல் 200 வரிகள்.
Sudah kuperingatkan kau !
Bukankah sudah kuberitahu akibat berurusan dengan Kurcaci ?
Sekarang mereka telah melakukannya !
Mereka membangunkan sang Naga !
Membawa kehancuran pada kita.
Ayo, cepat.
Cepat.
Cepatlah...,
...aku mau mengevakuasi diriku.
Hati - hati membawanya.
Lupakan buku - bukunya ! Bawa sisa hartanya.
Tapi Tuan, bukannya kita harus selamatkan kota ?
Kota ini sudah hancur.
Selamatkan emasnya ! / Kalian dengar. Cepat.
Ayah ! / Ayo.
Satukan semuanya !
Tak ada waktu, kita harus pergi.
Gendong dia. / Ayo.
Ayo, cepat. / Tak usah, aku bisa berjalan.
Secepat mungkin. / Kami takkan pergi...
...tanpa Ayah.
Jika kau di sini, adikmu akan mati.
Itu yang diinginkan Ayahmu ?
Buka...
...pintunya !
Kalian dengar ?
Aku bisa melihatnya !
Lihat !
Ke bawah sini !
Ulurkan tanganmu. / Ayo, kita harus pergi !
Cepat, cepat !
Kili, ayo !
Dia memojokkan kita ! / Terus lari !
Naga !
Cepat ! Cepat !
Lebih Cepat ! Lebih Cepat !
Andai kita bisa bawa...
...orang malang ini bersama kita. Tapi mereka...
...tak berguna. Aku setuju sekali. / Tolong !
Tolong !
Awas !
Cepat !
Cepat !
Ayo ! Lebih Cepat !
Emasku ! Emasku !
Kita membawa terlalu banyak beban.
Kita perlu membuang sesuatu.
Kau benar, Alfrid.
Cepat ! Lebih Cepat !
Kasihan sekali.
Ayah !
Ayah !
Dia mengenainya !
Dia mengenai sang Naga ! / Tidak.
Dia mengenai tandanya, aku melihatnya.
Panah itu tak bisa menembus kulitnya.
Tak ada yang bisa.
Apa yang kau lakukan ?
Kembalilah ! Bain ! / Bain !
Bain !
Kembali ke sini !
Bain ! / Biarkan dia !
Kita tak bisa kembali.
Bain !
Ayah !
Bain ! Apa yang kau lakukan ?
Kau harusnya pergi !
Aku datang untuk membantumu. / Tidak !
Tak ada yang bisa hentikan dia sekarang.
Ini bisa.
Bain.
Kembalilah.
Pergi dari sini, sekarang.
Ayah !
Tidak !
Berhenti, berhenti ! Berhenti !
Berhenti !
Siapa kau...,
...yang berani...
...menantangku ?
Itu sangat disayangkan.
Apa yang akan kau lakukan sekarang...,
...Pemanah ?
Kau ditinggalkan.
Takkan ada yang membantu.
Sekarang kesempatan kita ! Cepat !
Cepat !
Menuju perairan terbuka !
Hmm.
Apa dia...
...anakmu ?
Kau tak bisa...
...selamatkan dia dari api.
Dia akan...
...terbakar !
Diam, Nak.
Tetap diam.
Katakan...,
...orang hina...,
...bagaimana kau akan menantangku sekarang ?
Kau tak punya apa - apa...
...selain kematianmu !
Bain.
Lihat Ayah.
Lihat Ayah.
Sedikit ke kiri.
Bagus.
Bain ! Pegangan !
A-apa itu ?
Apa yang terjadi ?
Naga itu jatuh, aku melihatnya.
Dia sudah mati.
Smaug sudah mati.
Demi jenggotku, kurasa dia benar !
Lihat di sana !
Gagak dari Erebor kembali ke gunung.
Ya.
Berita ini akan menyebar.
Tak lama...
...semua orang di Middle-Earth akan tahu...
...sang Naga sudah mati.
Pertempuran Lima Pasukan Oleh: Lebah Ganteng
Kau tak sendirian, Mithrandir.
Tolong aku !
Di mana anakku ?
Tolong !
Tolong aku !
Tolong !
Di sana !
Ayah !
Ayah !
Ayah ! / Ayah !
Kenapa harus aku ?
Tauriel.
Kili...,
Ayo.
Kita pergi !
Mereka adalah temanmu, Kau harus pergi.
Ikutlah denganku.
Aku tahu bagaimana perasaanku, aku tak takut.
Kau membuatku merasa hidup.
Aku tak bisa.
Tauriel...,
Aku tak tahu artinya.
Kurasa kau tahu.
Tuanku Legolas.
Tinggalkan Kurcaci itu.
Kau dibutuhkan di tempat lain.
Lagi !
Jaga ini.
Sebagai janji.
Ini semua kering. Kau membutuhkannya.
Terima kasih. / Ini.
Oi, beri aku satu !
Aku akan mati...
...kedinginan.
Cari sendiri !
Sekarang kau tak berkuasa, Alfrid Lickspittle.
Itulah kesalahanmu.
Dengan tak adanya Walikota...,
...kekuasaan berada ditangan wakilnya...
...yang dalam hal ini adalah aku.
Sekarang beri aku selimut itu !
Wakil Walikota ?
Jangan buat aku tertawa.
Kau pencuri.
Lebih baik mati daripada mematuhimu.
Mungkin itu bisa diatur.
Jangan bertengkar dengan kaum sendiri, Alfrid. Jangan sekarang.
Ayah ! / Kemari !
Kau masih hidup !
Tenang, Sayang.
Itu Bard. Dia yang membunuh sang Naga !
Aku melihatnya dengan mataku sendiri.
Dia menumbangkan Naga itu.
Dia membunuhnya dengan Panah Hitam.
Terima kasih, Bard !
Orang baik. / Terima kasih !
Kau selamatkan kami semua.
Diberkatilah dirimu.
Hidup sang Pembunuh Naga !
Hidup...,
Raja Bard !
Aku sering mengatakannya.
Dia adalah orang mulia.
Pemimpin sejati ! / Jangan panggil aku begitu.
Aku bukan Walikota kota ini.
Di mana dia ?
Di mana Walikota ? / Perjalanan ke Anduin.
Dengan semua harta kita. Pasti.
Kau pasti tahu.
Kau membantunya mengosongkan...
...simpanan harta. / Tidak.
Kucoba menghentikannya !
Pembohong ! / Licik !
Dasar anjing !
Kumohon. Aku jujur.
Singkirkan dia !
Bakar dia ! / Kubilang, "Jangan Tuan !"
"Pikirkan anak - anak."
No comments yet. Be the first to leave one.