முதல் 200 வரிகள்.
Eagle Shooting Heroes (2017) 射雕英雄傳 (2017)
Penyelaras Akhir John Wijaya
Penyunting Akhir B4YI_G4UL
Episode 05
Raja ke-6
Sekarang anakku di tangan Tie Mu Zhen, apa yang harus kita lakukan?
Sepertinya kita telah meremehkan Tie Mu Zhen.
Kalau bukan karena Du Shi ketangkap. Kita sudah menguasai Tie Mu Zhen.
Kalian juga tahu, Siapa yang menangkap Du Shi?
Dia saudara angkat Tuo Lei.
Orang Song yang tumbuh besar di padang./ Orang Song?
Orang Song itu ternyata sangat setia pada Tie Mu Zhen.
Kelihatannya kemampuan anak ini cukup bagus.
Orang yang di atas, dengarkan baik-baik, tidak boleh memanah.
Zha Mu He ingin bertemu Tie Mu Zhen.
Zha Mu He.
Kau mengkhianati janji janji kita.
Kau mengotori hubungan kita.
Apa kau masih menganggapku sebagai kakak?/ Tie Mu Zhen.
Aku sudah mohon pada Da Jin.
Asal kau menyerah pada Da Jin. Raja ke-6 janji takkan membunuhmu.
kita bisa tetap jadi saudara, apa ini tidak baik?
Aku tidak percaya raja Jin.
Aku juga tidak percaya lagi padamu./ Tie Mu Zhen.
Aku melakukannya untuk kebaikanmu.
Letakkan senjata. Menyerahlah.
Aku kasih tau kamu,
Di dunia ini hanya ada Tie Mu Zhen yang mati dalam perang.
Tidak ada Tie Mu Zhen yang menyerah.
Baiklah, kau tidak mendengarkan bujukan.
Kita hanya bisa putus hubungan.
Bersiap!
Lepas!
Bunuh!
Ketua!
Walau mengorbankan nyawa, kami akan melindungimu.
Kalau aku lari sendiri, mana pantas jadi ketua kalian. Minggir!
Pasukan Tie Mu Zhen. Bunuh!
Pasukan datang, semuanya ikut aku. Serang!
Mundur! Cepat!
Mundur!
Mundur!
Cepat!
Bagus!
Ayah. Lukamu.
Tidak masalah. Ayo kita pulang.
Guo Jing, kau tak apa-apa, kan? Tidak terluka, kan?
Pantas aku tidak bisa menemukanmu, Ternyata kau mencari tentara bantuan.
Kau menolak tawaran Zha Mu He, besok pasti akan terjadi perang besar.
Kita tidak mungkin menang.
Aku mau bertaruh./ Bagaimana caranya?
Aku ingin kau pulang memanggil bantuan.
Kita akan gunakan jalan kecil itu. Untuk menahan tentara mereka.
Saat itu, kau pimpin tentara menyerang dari samping.
Kita serang dari 2 sisi. Mereka pasti akan kacau.
Bagaimana kalau aku tidak tiba tepat waktu./ Tidak ada tapi.
Menang kalah tergantung hal ini.
Ayo semuanya bersulang.
Bersulang.
Bersulang.
Ayah terluka, biar aku saja
Oh Ya, ketua, Du Shi masih di tangan kita.
Kalau Shang Kun dan Zha Mu He kerja sama menyerang kita,
Takutnya kita takkan seberuntung itu.
Jadi kita harus merencanakan masalah ini.
Guo Jing,
Bagaimana menurutmu?
Jing Er tidak mengerti, hanya ikuti perintah ketua saja.
Baiklah. Mana Du Shi.
Bawa Du Shi kemari!
Biar kubunuh dia untuk melampiaskan kemarahan.
Tunggu.
Apa tidak dengar perkataanku?/ Ayah,
Cepat lepaskan.
Wang han sebagai ayah, Shang Kun berjasa besar bagiku.
Antara kita tidak ada masalah.
Masalah ini hanya disebabkan kekuasaan.
Aku. Tie Mu Zhen sama sekali tidak berniat melawan.
Pulang dan wakili aku meminta maaf pada mereka./ Anggap saja kau pintar.
Ayah! Dia anak Sang Kun! Dia bajingan!
Ayah, mengapa kita harus takut pada mereka?
Benar, mengapa?
Diam kalian. Dia adalah menantuku.
Du Shi, Kau sudah ditunangkan dengan Hua Zheng sejak kecil.
Kamu menantuku, juga anakku. Kali ini pulanglah.
Menikahlah dengan Hua Zheng. Aku akan beritahu semua ketua suku.
Untuk dirayakan meriah.
Ayah. Apa kau sudah pikun?
Aku tidak mau menikah dengan Du Shi./ Mereka bersekutu dengan Jin.
Bersikap seenaknya disini. Hua Zheng tidak boleh menikah dengannya!
lkat dia!/ Ayah!
Ayah!
mengapa kau mengikatku, aku sama sekali tidak salah bicara?
Du Shi sama sekali tidak pantas menikahi Hua Zheng./ Masih saja bicara!
Bawa keluar!/ Ayah! Ketua!
Du Shi sama sekali tidak pantas menikahi Hua Zheng. Ayah!
Ayah! Du Shi sama sekali tidak pantas menikahi Hua Zheng.
Aku tidak mau nikah!
Kau tidak punya hak untuk memutuskan pernikahanmu.
Kalau kau memaksaku nikah dengannya, aku akan mati di depanmu.
Kalau begitu aku akan mengantar mayatmu.
Aku benci kamu!
Hua Zheng./ Adik.
Ayah.
Aku tidak apa-apa? Duduklah.
Du Shi. Silahkan.
Luka panahku ini. Butuh waktu 3 minggu untuk sembuh.
Jika tidak, Aku pasti akan mengantarmu pulang.
Aku menerima maksud baik ketua. Lukamu tidak ringan. Rawat baik baik.
Jhe Bei, siapkan 2 kereta emas. Sertakan juga kulit dan arak terbaik.
Kau dan Jing Er. Antar mereka melamar.
Zhe Bie mendengar perintah ketua.
Dhu Shi, Ayo minum.
Kakak ke-4, sakit tidak? Sang Kun dan Du Shi semuanya jahat.
Ayah tidak saja memaksaku menikah, Bahkan memukulmu sampai begini.
Dia bukan ayah kita. Dia pejabat kotor yang tidak masuk akal.
Hua Zheng. Kau tidak boleh begitu.
Aku benar-benar tidak mengerti. Mengapa ayah takut pada Shang Kun?
Aku juga tidak mengerti. Ketua tidak takut perang.
Kenapa harus takut pada Shang Kun?
Dalam sejarah memang ada pernikahan putri dengan orang lain.
Mungkin inilah nasibku.
Tapi, Guo Jing, Du Shi adalah orang jahat.
Itu artinya ayah melibatkanku dalam masalah.
Hua Zheng, jangan berpikir begitu.
Kakak, Guo Jing,
Ayo kita pergi dari sini. Kita ke Zhong Yuan.
Jika kita ke Zhong Yuan,
Bagaimana ayah bertanggung jawab pada Shang Kun nanti?
Saat itu kedua Bu Luo pasti akan berperang.
Adik, tenanglah.
Kalau Du Shi menindasmu, beritahu aku. Kubunuh dia.
Kau bagaimana?
Menurutmu aku harus bagaimana?
Aku.
Tuo Lei benar.
Kalau Du Shi berbuat salah padamu, Aku juga takkan melepaskannya.
Mengapa bisa begini?
Ternyata Tie Mu Zhen berhasil kabur.
Kau jangan panik dulu.
Tie Mu Zhen, Cepat atau lambat pasti jatuh ke tangan kita.
Bagaimana aku tidak panik. Bagaimana bisa aku tenang.
Anakku masih di tangannya.
Tentara Jin akan segera datang. Mungkin bisa menolong anakmu.
Tie Mu Zhen, Pasti utamakan balas dendam dulu.
Kita harus kuatkan pertahanan.
Aku sudah perintahkan, Untuk memperketat pertahanan.
Kau tenang saja./ Baguslah.
Kalau Tie Mu Zhen berani menyerang markas. Artinya masuk perangkap.
Tidak tahu bagaimana keadaan anakku saat ini.
Lapor!
Du Shi sudah kembali./ Apa?/ Ayah.
Anakku,
Kau tidak apa-apa, kan?
Sakit./ Duduk.
Du Shi, Bagaimana kau bisa kembali?
Tie Mu Zhen yang mengantarku pulang. Dia minta maaf pada ayah.
Tunggu dulu.
Apa benar Tie Mu Zhen minta maaf?/ Benar.
Tie Mu Zhen terpanah lukanya parah dan menderita.
Hari ini dia malah suruh aku nikah dengan Hua Zheng.
Tie Mu Zhen bukan orang yang mudah menyerah.
Aku rasa masalahnya tidak sesederhana ini.
Kalian semua mengira dia serigala.
Sebenarnya dia, Hanya kambing kecil.
Kalau tidak percaya lihat saja keluar.
Dia mengantar Hua Zheng dan hadiah pernikahan kemari.
Putri.
Putri Hua Zheng, lama tidak bertemu.
Tambah cantik saja.
Kau jangan bersandiwara disini.
Ayahku takut padamu, tapi aku tidak.
lstriku. Jangan takut padaku.
Aku ingin kau mencintaiku.
Du Shi. Apa ini mas kawin dari Tie Mu Zhen?/ Iya betul.
Kau guo qing, kan./ Betul.
lni./ Guo JIng.
Kau benar, Tie Mu Zhen adalah anjing pengecut.
Dia takut pada kita.
Setelah berhasil lari, Akhirnya dia mengerti.
lni hari yang baik.
Suguhkan kambing dan arak.
Hari ini minum sepuasnya.
Ayo, minum.
Minum.
Minum.
Ayo.
Ayo, tuang, ayo lagi, tuangkan araknya.
Aku tidak mau nikah dengan Du Shi.
Melihat wajahnya saja, aku ingin muntah./ Hua Zheng,
Ketua sudah menyerahkanmu padanya.
Bagaimanapun juga, dia adalah suamimu?
Aku tidak mau dia jadi suamiku.
Aku tidak mau.
Hua Zheng, Walau Du Shi pemarah.
Tapi sejak kecil dia suka padamu.
Siapa tahu dia akan baik padamu.
Kalau tidak bisa menikah dengan orang yang disukai.
Apa artinya hidup?
Guo Jing.
No comments yet. Be the first to leave one.