Mistari 200 ya kwanza.
Kamu tahu alasanmu disini?
Aku diperintahkan kesini.
Bukan itu yang kumaksud.
Oh, yeah, begini, pengawas baruku merasa
bahwa suatu hari dia berhasil jadi laksamana
dengan terobosannya pada manajemen
stres pertempuran.
Jadi kamu bukan penggemar psikoterapi?
Bukan.
Jadi...
Apa yang harusnya kita bahas?
Entahlah. Ini pilihanmu.
Giliranmu.
Baiklah. Ceritakan tentang Nate.
Jack... pot.
Ketahuilah...
bahkan jika kuingin membahas malam itu...
operasi itu, dan yang terjadi...
Kurasa kamu tak akan paham.
Mr. Hayes,
Kubaca laporan setelah aksi ini.
Aku tahu soal senjata di kapal
dan kemana tujuannya.
Aku dijelaskan untuk tahu yang kamu lakukan.
TOC, kami mengkonfirmasi
jackpot... Aku melihat rudal Javelin 14..
Mohon ijin untuk pindah ke demo.
Diterima, Bravo 1. Menunggu.
Bravo 1 bersiaga.
Perang dalam teror, sayang.
Perang dalam teror.
TOC memberimu ijin
pindah untuk penghancuran.
Kamu mengatur serangan,
tapi malah segera melanjutkan untuk mundur...
Bravo 2, ini Bravo 4.
- Ini Bravo 2. Apa cerita
di perahu kecil itu?
Masih diluar pengawasan kita saat ini.
Cantik.
Tak ada alasan kita tak boleh melihat kedalam brankas di jembatan itu.
Brankas jembatan bukan misi kita.
Kita masuk ke brankas itu, mungkin kita temukan sesuatu
yang membuat kita mengejar orang di kedua ujung pengiriman itu.
Bravo 1, ini Bravo 2. Apa statusmu? Ganti.
Bravo 2, tahan.
Ayo lakukan.
Ayo.
Ini Bravo 1. Kami mencari catatan kapal.
Kita akan mencari tahu dimana senjata-senjata ini menuju.
Sonny, kamu berhutang botol Macharren itu padaku.
Nate bicara padanya?
Kenapa aku merasa kamu mendorongku?
Karena memang begitu.
Nate sungguh ingin
melihat brankas itu.
Tak penting apa keinginan Nate.
Aku yang membuat keputusan.
- Aman. - Aman.
Kalian kembali ke titik ekstraksi.
Tim Alpha, bergerak ke ekstraksi.
Kami dapat nama-nama, nomor.
Maksudku, itu hanya hal yang bisa dibaca sambil jalan.
Bravo 1, ini Bravo 2. Kalian punya
tiga musuh di perahu.
Kalian harus mundur segera.
Dimengerti. Kami bergerak ke titik sekunder ekstraksi.
Ayo pergi.
Maju! Maju!
Kamu baik-baik saja?
Kamu baik saja?
Kita kehilangan tas itu. Nate, tinggalkan.
Aku mengerjakannya.
- Jangan lakukan. - Jace, aku mengerjakannya.
- Jangan lakukan itu, nak. Aku mendapatkannya.
Aku mendapatkannya!
- Biarkan dia. - Masuk.
Tunggu!
Bawa dia masuk!
Jalan, jalan!
Lempar granat, anak-anak!
Dimana asalnya darah itu?
AKu mengerti kamu masih berkomunikasi
dengan istri dan anaknya.
Dia anak baptisku.
Dan mereka tinggal di Wyoming sekarang?
Mm-hmm. Itu kota kelahiran dia.
Molly.
Itu pasti istri, Nate...
janda, jadi, yeah.
Dan dia membawa anaknya kembali kesini
akhir pekan ini untuk Komuni Pertamanya.
Keluargamu akan hadir?
Lihat itu. Waktu habis.
Jadi kita aman, fakta kalau kamu menolak
membahas soal kematian Nate itu cara paling jelas
mengatakan persisnya itu yang
kita harus bahas.
Sangat senang menemuimu, Julie.
- Uh, Dr. Kruger. - Benart.
Kuyakin kamu setuju kalau
aku memenuhi kewajibanku disini pagi ini,
dan kamu akan memaparkan itu pada rantai komandoku.
Okay.
Tubuh Kristus.
Tubuh Kristus.
Tubuh Kristus.
Aha! Lihat itu, hadirin sekalian,
Anggota tetap Gereja kita, Landon Massey.
Kemarilah, kawan.
- Ah, kawan! - Yeah.
Ya.
Hey, meriahkan ini.
Kamu tahu dia tidur halaman kami, benar?
Aku sudah dengar.
Aku rindu menemui kalian.
Menyebalkan cara ini berhasil.
Dan jika ada diantara kita mengira ada kesempatan
kalian berdua tak lulus dalam ini,
kita semua tidak akan ikhlas.
Baiklah, kawan, dengar,
kamu nikmati saja semampumu, okay?
Sebab dalam beberapa tahun, kamu ingin meminum anggur,
kamu harus mulai mengikuti Bapa
tentang semua dosa-dosamu.
Mungkin bukan mereka semuanya.
- Kami akan pergi. - Maafkan aku,
kamu bisa simpan satu Sabtu sore
merayakan Komuni Pertama saudara baptismu?
Kami hanya menontonnya makan wafer.
Kita sungguh harus tinggal sampai dia minum Kool-Aid?
Yang kamu katakan secara pribadi itu ada artinya.
Di publik, kamu mewakili keluarga ini.
- Hey, Ayah. - Hai.
- Kami akan pergi. - Okay.
Dan mereka berangkat.
Ketahuilah, aku...
Aku hanya akan pergi ke
- tempat lain. Yeah.
Jadi, Molly dan Landon akan tetap di rumah
selama dua malam setelah orang tuanya kembali.
Okay. Aku tak tinggal disana lagi,
jadi itu tidak terlalu penting, benar?
- Tapi... - Dan aku menyadari ini peluang sulit,
tapi akan bagus jika kamu bisa datang satu malam saja.
- Itu minggu pertama rotasi baru. - Juga,
Resital Emma minggu ini,
dan aku tahu dia tak mau bilang,
tapi akan sangat berarti jika kamu bisa hadir.
Akan kuusahakan.
Kita harus pergi.
Okay, kita harus pergi.
Maaf, kamu harus permisi.
Pergi.
- Ayo maju. - Ayo lakukan.
Pokoknya hati-hati.
Hubungi saat kamu sempat, okay?
Pasti.
Ayolah.
Agensi meyakini kita punya kesempatan
menculik Abu Samir.
Benar, aku tahu, diantara kita
sudah turun ke jalan ini.
Tapi untuk yang butuh penyegaran...
Abu Samir Al Masri,
Komandan tingkat tinggi ISIL,
bertanggung jawab atas lusinan penyerangan
pada pasukan koalisi di Irak.
Beberapa bulan belakanga, kita sudah mengawasi Samir
di sepanjang Afrika Tengah, menemui beberapa
pemimpin jihad setempat.
Dia akan duduk bersama beberapa orang dari Boko Haram
dua hari lagi... itu jendela kita.
Kita akan ke Nigeria?
Bukan Nigeria.
Liberia.
Samir tak terlalu percaya Boko
bertemu di wilayah mereka sendiri.
Jendral Lionheart...
dia menjamin keamanan kedua belah pihak
di kampnya diluar Monrovia.
Mereka punya drone pengawasan 24 jam di tempat itu.
Mereka akan beritahu kita begitu Samir di sana.
Kita mencari target yang bisa dipercaya.
Menangkap hidup-hidup target bernilai tinggi.
Jadi kamu percaya saat kebenaran datang,
dan Abu Samir mati dalam jihad?
Jihad adalah permainan anak muda.
Bakat Samir untuk penemuan jati diri kembali
adalah bagian yang membuatnya bertahan
dalam permainan selama lebih 20 tahun.
Tapi itu berarti 20 tahun emas
mengambang di kepalanya.
Dan jika kamu bisa membawa dia padaku
masih bernapas,
Aku akan mendapatkan semua itu.
Seal Team 1x01 "Tip of the Spear" Sep 27, 2017
- Aman! - Reset!
Yo mama.
- Tiarap! - Terserah.
No comments yet. Be the first to leave one.