Piglet's Big Movie

Piglet's Big Movie

Pakua Manukuu ya Indonesian

Maelezo ya toleo

Piglet's Big Movie 2003 720p BluRay x264-[YTS LT]
Maoni na TonyStuck
resync from Mong_Ji

Lebo

BluRay
x264
720p
720
TS
YTS
Yamechapishwa tarehe: 2019-07-02
Upakuaji: 49
Wenye Ulemavu wa Kusikia: No

Hakikisho la manukuu ya Indonesian

Mistari 187 ya kwanza.

Piglet's Big Movie

Penerjemah: Mong_Ji

Tigger! Sarang lebahnya sudah siap?

Aku sudah siap!

Bagaimana penampilanku?

Maksudku, apa batang kayu ini membuatku gemuk?

Kau seperti pohon madu terbaik untuk lebah-lebah mungil yang pernah kulihat.

Oh, astaga!

Rabbit, apa yang kau lakukan?

Apa kau tak lihat?

Aku sedang meninabobokan para lebah untuk rencana besar kita!

Musiknya terdengar seperti Beethoven.

Eeyore, apa yang kau lakukan?

Aku harus menggunakan suara besarku untuk memberitahu para lebah soal sarang baru.

Buzz, buzz! Ada sarang baru yang bagus.

Tigger, kau sedang apa?

Aku harus memegang sarang lebah palsu supaya gampang dilihat para lebah.

Ini adalah bagian rencana terhebat.

Itu sebabnya para macan melakukan yang terbaik.

Kau tampak lebih besar dari biasanya.

Hai, Piglet.

Apa yang kalian lakukan?

Tentunya memanen madu, itulah rencana kami.

Pertama, Rabbit akan meninabobokan lebah dengan musik yang indah.

Lalu, Eeyore membujuk mereka ke sarang baru.

Lalu, Tigger memegang sarang agar dilihat para lebah.

Dan inilah bagian terbaiknya.

Kami akan mendapatkan madu dari sarang mereka.

Bisa aku bantu rencana besar kalian?

Terima kasih Piglet, tapi mungkin lain kali.

Saat kami punya rencana yang lebih kecil.

Atau saat kau jadi babi yang lebih besar.

Maafkan aku, Piglet.

Tapi aku takut ini adalah rencana yang amat besar.

Berkumpul semuanya, aku mendapatkan perhatian mereka.

Ada sarang lebah baru.

Apa para lebah itu tahu rencana kalian?

Piglet, jangan terlibat rencana besar kami.

Sekitar kakiku gatal.

Oh, astaga!

Serang makhluk mungil itu!

Baiklah Rabbit.

Kita jenius!

Para jenius yang lengket!

Oh astaga naga! Ya ampun!

Rasa manis dari kesuksesan.

Rencana kita sukses besar.

Tak kuduga akan berhasil. Tapi memang berhasil.

Selamat untuk semuanya.

Hidup Pooh!

- Dan Rabbit. Dan Eeyore.

- Dan Tiger juga. - Tapi aku...

Oh, Piglet, maaf kau tak jadi bagian dari rencana besar kami.

Tapi kupikir aku...

Untuk sejenak, kupikir aku akan menghancurkan sarangnya.

Oh, astaga. Bahkan bayanganku pun kecil.

Alangkah baiknya jika teman-teman membutuhkanku.

Piglet, bisa bantu aku meninabobokan para lebah?

Piglet, bisa bantu aku memanggil mereka ke sarang baru?

Ya, Piglet! Bisa bantu aku memegang sarang ini?

Piglet, kami butuh bantuanmu.

Madu yang menakjubkan!

Kupikir para macan tak suka madu.

Mereka suka makan. Tapi untuk menghentikan gatal, tak ada yang lebih baik.

Apa kalian mendengar sesuatu? Aku cemas ada madu di telingaku.

Apa itu Pooh? Aku bisa mendengar suara mendengung itu.

Siapa yang mendengung?

Para lebah!

Siapa yang bilang saatnya makan siang?

- Bagaimana dengan madu kita? - Pilih madu atau hidupmu?

- Ayo! - Astaga!

Oh, kacau!

- Oh, astaga! - Terima kasih, Nak!

- Terima kasih Eeyore. - Kapanpun. Sama-sama.

Bergegas! Pergi ke rumah Piglet!

Lari lebih cepat!

Cepatlah!

- Mereka sudah pergi. - Atau mungkin cuma pura-pura.

Kau tahu, lebah suka mengintip seperti itu.

Aku benar.

Eeyore, apa kau tersengat di luar sana?

Tidak, aku tersengat di sini, dimana aku bisa melihatnya.

Apa semuanya baik-baik saja?

Tigger ada, Eeyore ada, Pooh ada dan aku juga ada.

Siapa yang terlewatkan?

Entahlah Rabbit. Kita tanya Piglet!

- Oh, astaga. - Kau tak apa, Pooh?

Aku cuma mendarat di... tubuhku.

Lihat, apa yang kita punya?

Oh, tolonglah Tigger, ini cuma buku gambar tempel.

Tapi ini mengingatkanku pada reuni keluarga terbaik yang pernah kumiliki.

Oh, lihat. Ini hari dimana Piglet menangkap heffalump pertamanya.

Tidak ada yang namanya heffalump. Itu cuma Pooh dengan kendi di kepalanya.

Aku lupa bagaimana rupaku yang seperti heffalump dengan kendi di kepalaku.

Dia memfoto Rabbit, baiklah.

Biar aku lihat.

Itu tidak seperti aku.

Apa lagi selanjutnya?

Titik merah muda apa itu?

Aku yakin itu adalah Piglet.

Piglet? Dimana Piglet?

Kita pasti kehilangan jejaknya saat dikejar oleh para lebah.

Tapi dia sangat kecil. Dia bisa dalam bahaya besar.

Kita harus mencarinya dan memastikan dia baik-baik saja.

Tapi bagaimana mencarinya? Dia bisa dimana saja.

Ayo berpikir! Berpikir!

Kau tahu, karena ini adalah buku kenangan Piglet,

mungkin itu akan mengingatkan kita dimana Piglet berada.

Kesimpulan yang cerdas, Pooh. Ini adalah peta keseharian Piglet.

Itu adalah hal terbodoh yang pernah kudengar.

Mari mulai dengan halaman satu.

Halaman satu mengingatkan kita akan rumah Owl.

Saatnya pergi, Pooh!

Aku bertaruh kawan kecil kita ada di sana sekarang. Ayo cari dia!

Kalau begitu kita menuju rumah Owl.

Dia punya jawaban untuk semuanya.

Jangan ke sana! Kita akan di sana seharian.

Kalian tak akan bisa menyela...

Selamat tinggal, madu.

Boleh saja aku kecil, tapi aku suka menolong!

Eeyore? Kau dimana?

Tigger? Kau kemana?

Oh tidak! Lebahnya!

Apa yang harus aku perbuat?

Baiklah, aku sudah menolongmu mengambil kenari,

dan membawamu menyebrangi sungai.

Mungkin teman-teman membutuhkanku.

Aku harus mencari mereka.

Owl, apa kau melihat Piglet?

Piglet? Tentu aku sering melihatnya!

Dia setinggi ini, dengan kuping merah jambu...

Tidak, maksudku sekarang. Apa kau melihatnya pagi ini?

Aku tak bisa bayangkan dia banyak berubah.

Inilah bagian dimana Owl pergi sementara.

Masalah sebenarnya, aku baru saja melihatnya pergi.

Dia barusan di sini?

Ayo, pergi.

...atau hilang. Kalian bisa mulai, tentu, di tempat yang terbuka...

Seperti yang kubilang, aku punya banyak cerita menarik soal sepupu keduaku.

- Rupert menangkis tiga tiang... - Eeyore, ayo

Seperti yang kubilang, petualangan yang hebat itu...

Sungguh sebuah petualangan!

Sudah kubilang ini adalah ide yang bodoh.

Tapi dia barusan ada di rumah Owl.

Buku usang ini tahu dimana keberadaannya.

Baiklah, rumah Owl ada di halaman satu.

Bagaimana dengan halaman dua?

- Yang mana gambarnya adalah... - Rumah Kanga.

Oke, baiklah, kita cari Piglet di rumah Kanga.

Kurasa kau benar, Rabbit.

Piglet sangat suka mengunjungi rumah Kanga.

Tak selalu. Seingatku cuma sekali.

Oh, ya. Saat Kanga dan Roo pertama kali pindah ke Hutan Kayu.

- Ingatkah, Rabbit? - Sepertinya aku tak ingat.

Ini akan mengingatkanmu.

- Tidak! - Dan kau saat itu punya rencana besar, Rabbit.

Sudah kubilang, aku tak ingat.

Ini dia.

Kau tahu, kalau aku tak salah,

cerita ini benar-benar soal Piglet.

Aku hanya tak suka. Sama sekali.

Kuperingatkan, kita tak akan selamat sampai mereka pergi.

Keluar dari Hutan Kayu.

Bukankah ini terlalu pagi untuk memata-matai?

Aku tak pernah melihat yang seperti itu.

Dia benar-benar masuk.

Roo, sayang.

Aku di sini, Bu.

- Ini sebuah invasi. - Kau pikir mereka ganas?

Memangnya seperti apa ganas itu?

Seperti itulah ganas. Dia menelannya.

Oh, astaga!

Dia pasti memakannya.

Kau baik-baik saja?

- Jangan makan aku! - Kenapa? Kau pasti Piglet.

Saat Christopher Robin bilang kau akan mampir, aku tak tahu itu.

Kau kenal Christopher Robin?

Tentu saja. Dia menceritakan soal kau, Pooh, Rabbit dan Tigger.

Yang sembunyi di balik pohon itu.

Halo, sayang.

Kalian mendengarnya? Dia memanggil kita "Sayang".

Aku Kanga dan seseorang yang di sini adalah bayi Roo.

Aku bukan bayi.

Lihat! Aku bisa melakukan ini.

Baiklah, senang sekali kau mengunjungi kami.

Maaf.

Oh, Roo!

More Indonesian subtitles for Piglet's Big Movie

Maoni

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left