Mistari 200 ya kwanza.
Aisha, tidak!
Dia terluka, dia terluka!
Aisha.
Lekas bergerak! /Aisha.
Aisha! Aisha.
Bergerak. Bergerak!
Aisha, Aisha.
Telpon.
Junaid, jangan bergerak!
Bergerak!
Bangun! Bangun!
Aman.
Ayo pergi. D-Rock,
tetap disini dengan mereka.
Trent, bagaimana dia?
Dia dalam masalah.
Boss.
Okay. Hey.
Aisha, Aisha.
Target diamankan.
S01E10 Pattern of Life
Hey. Hey, tutup mulutmu.
Kumohon, aku dokter.
Ijinkan aku menolong putriku, kumohon.
Dia berbicara bahasa Inggris.
Yeah, begitu juga dugaanku.
Kumohon, ijinkan aku menolongnya, kumohon.
Dengar, dia ditangani dengan baik, paham?
Kami akan merawatnya.
Bawa dia ke ruangan lainnya. /Aisha.
Tenangkan dia, bawa dia kesana, bisa?
Ayolah. Ayo pergi.
Kenapa kamu melakukan ini?
Kenapa kamu melakukan...? Kumohon!
Kumohon, Aisha!
Di ruangan lainnya. /A-Aisha!
Brock! Brock, ke atas.
Tenangkan dia, bisa? /Dimengerti.
Ini dia.
Hey, ayo pergi.
Nak, sedang apa kamu? Ayolah.
Berhenti berprasangka, ya?
Kamu membuat keputusan tepat. Paham? Orang itu punya senapan serbu.
Tembakan itu agak mengecewakan.
Tak bisa ditarik kembali.
Tapi yang kamu bisa lakukan kini yaitu fokus pada tugas.
Kamu dengar?
Yeah? Kita sepakat? /Yeah.
Bagus. Pergilah kesana.
Bantu rawat dia. Ayo.
Hey, bantu aku membawanya ke meja dapur.
OK? /Kamu bagian atas, aku bawah.
Akan kukatakan saatnya.
Satu, dua, tiga.
Baik, siap? /Yeah.
Bravo 1, ini Alpha 2.
Kami di atap, mengatur pengawasan. Kamu dengar?
Diterima, Alpha 2.
Alpha 2 keluar.
Hey, boss, ada si ibu dan anaknya diatas.
Si anak sekitar delapan atau sembilan tahun.
Dengar, ayo cari telpon ini dan keluar dari Dodge.
Mulai dari lantai pertama.
Amankan ruangan depan. /Dimengerti.
Bagaimana dia? /Tidak bagus, ini buruk.
Dapat tembakan... diatas tulang selangka, kan?
Ibunya di atas. Biar kulihat
yang dia katakan, okay?
Apa yang kamu perbuat dengan istri dan putraku?
Mereka baik-baik saja.
Ayolah.
Bangun.
Aku ingin menemui mereka.
Maaf, tapi tak bisa saat ini.
Maka katakan yang kamu lakukan disini.
Kami mencari sebuah telpon
dan kamu akan memberikannya.
Telpon macam apa? Apa maksudmu?
Kami akan tahu saat kami temukan.
Mungkin ini telponnya, Ray.
Yeah.
Bukan itu.
Aku tak melakukan hal yang salah.
Ijinkan aku membawa putriku ke rumah sakit.
Bantu aku menemukan telpon yang tepat,
dan kami akan ijinkan.
Yahtzee.
Dapat satu. Ada di kamar kecil di dapur.
Sepertinya milik gadis itu.
Periksalah.
Bravo 1, ini Bravo 3.
Dapat ponsel, lima kartu SIM, dan sedang memeriksa.
Kedengarannya kamu punya tiket emas.
Aku selalu ingin menemui Willy Wonka.
Dia akan menjadi Gene Wilder Wonka.
Penafsiran Johnny Depp pada karakter
hanya agak aneh untuk seleraku.
Maaf, boss.
Tak ada tiket emas pada pencarianku.
Terus cari.
Ray. Bukan ini.
Dimana telpon lainnya?
Kumohon. Putriku harus ke RS. /Kumohon. Berhenti.
Ada telpon lain di rumah ini.
Begitu kami dapat telpon, kami akan pergi.
Dimana telponnya?
Ada tiga telpon, kamu memilikinya. Cuma itu yang kami miliki.
Aku tak paham sedang apa kamu di rumahku.
Ray. Kami akan menemukannya cepat atau lambat.
Kamu ingin kami menghancurkan tempat ini lebih dulu?
Jika kamu temukan telpon yang kamu cari, kamu pergi?
Telpon dan pemiliknya, dia harus ikut kami.
Tapi istrimu bisa membawa putrimu ke RS.
Yeah. Mungkin ini ulahmu. Kamu punya telponnya, huh?
Kamu terciduk.
Jadi kini pertanyaannya apa?
Apa kamu mau membawa seluruh keluargamu hancur bersamamu?
Apa kalian ada yang punya anak?
Jika putrimu yang terluka disana, mungkin sekarat,
apa kamu tak akan berusaha menolongnya?
Jika aku bisa memberi yang kamu mau, aku bersedia.
Apa putramu punya telpon?
Dia masih delapan tahun.
Hanya kalian berempat yang tinggal di rumah.
Benar.
Bagaimana menurutmu, boss? /Lakukan dengan cara sulit,
menghancurkan tempat ini?
Hancurkan tempat ini.
Dimengerti.
Bahasa Inggrismu bagus. /Pikirmu alasan seseorang
mau belajar bahasamu yaitu jika mereka berniat melukaimu?
Orang yang kami cari, bahasa Inggrisnya pasti bagus.
Pria dengan telpon. /Ya, pria dengan telpon.
Aku bersekolah kedokteran. /Dimana?
Di Texas.
Awasi dia.
TOC, ini Bravo 1.
Ini TOC.
Target aman. Empat ditahan...
termasuk satu anak.
Satu warga sipil terluka.
Kami memberikan bantuan.
Apa yang terjadi?
Menembak seorang remaja saat masuk.
Ayah berlari menuju pada kami.
Dia di saat tidak tepat menuju ke depan ayah.
Dimengerti, Bravo 1. Bagaimana kondisinya?
Dia kehilangan banyak darah. Mencoba menstabilkan dia sekarang.
Baik. Terus kabari.
Bagaimana telponnya?
Kami dapat tiga, beberapa kartu SIM.
Semuanya bukan yang kita cari.
Kamu yakin kita di rumah target yang benar?
IR mu muncul dari rumah yang sama
dengan yang kami ping ke telpon itu.
Jadi telpon mengirim ping saat ini?
Tidak, dan sebenarnya, kami kehilangan
sinyalnya sekitar sejam lalu
saat penyusupan.
Jadi ping nya mematikan batere?
Atau ada yang mengeluarkan kartu SIM nya. Intinya,
sinyal intel punya telponnya di rumah ini sejam lalu.
Pengawasan drone berkata tak ada yang pergi dari gedung target
sejak kita kehilangan kontak.
Jadi telponnya didalam sini entah dimana.
Aku sudah dengar.
Tak akan jadi pertama kalinya
intel mengirimkan alamat palsu.
Ingat Libya?
TOC, ada seorang pria dewasa yang mendekati target.
Kami sarankan mengumpan, bawa dia bersama kami,
bawa gadis itu ke RS. Kamu dengar?
Diterima, Bravo 1.
Tunggu.
Bravo 1, ini Jendral Cook.
Nak, kamu mengerti
pemilik telpon itu menjalankan situs rekrutmen onlen
yang terhubung pada delapan tersangka teror domestik?
Ya, pak. Sudah kubaca pengarahannya.
Dan apa pengarahanmu termasuk nama-nama dan foto
36 orang Amerika yang terbunuh
di resort Malaysia itu?
Ya, benar, pak.
Dan fakta bahwa pembom menghabiskan 19 jam
di situs yang dimaksud?
Kiranya kamu akan setuju alasan itu
menghabiskan beberapa menit lagi pada target.
Mengerti, pak.
Pak, ingatlah
bahwa kita sudah beberapa menit
dari waktu optimal pada target.
35 menit lagi,
kota itu akan bangun untuk sholat subuh.
Penarikan diri setelah itu...
sepertinya susah dilakukan.
Ini bisa jadi kekacauan.
Aku mengerti itu, Eric.
Alasan aku mengharapkan anak buahmu akan gerak cepat.
Kita harus menaikkan tekanan sistoliknya.
Aku paham.
No comments yet. Be the first to leave one.