Msimu wa 1

Maelezo ya toleo

Radio Romance S01E01 480p NF WEB-DL x264-Pahe in
Maoni na Sub_Ritel
Netflix Retail

Lebo

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
480p
480
Yamechapishwa tarehe: 2019-12-29
Upakuaji: 84
Wenye Ulemavu wa Kusikia: No

Hakikisho la manukuu ya Indonesian

Mistari 200 ya kwanza.

Kalian ingat kutipan terkenal dari film,

Architecture 101?

Kita semua adalah cinta pertama seseorang.

Kau dan kau juga.

Pada masa itu, kita semua pria dan wanita yang mencintai seseorang,

atau mungkin cinta pertama seseorang.

Pendengar Pukul Enam Bahagia bersama Mi-noo, kita akan...

Lekas tutup acara.

Apa kalian siap kembali ke masa itu,

saat kalian cinta pertama orang?

Dia tak angkat?

Tidak. Biar kucoba lagi.

Halo?

Di mana Mi-noo?

Dia hilang setiap siaran langsung! Kami bagaimana?

AYO, BOM STASIUN RADIO!

Penulis, apa yang harus kita lakukan?

Pendengar amat marah, dan bilang mau ledakkan kita.

Pendengar Pukul Enam Bahagia bersama Mi-noo, aku...

bukan Mi-noo! Aku asisten penulis radio, Song Geu-rim.

Aku sudah sering tampil, sehingga kalian kenali suaraku sekarang.

PUKUL ENAM BAHAGIA MC MI-NOO

Mi-noo pasti terjebak macet parah.

Jadi, aku datang untuk membuka acara sekali lagi.

MI-NOO GILA

Semua, kami baru dapat telepon dari Mi-noo.

Kalian ingat terakhir kali kami siaran lewat panggilan telepon karena macet?

Mari terhubung dengannya untuk tahu keberadaannya.

Mi-noo Gila…

Maksudku,

Mi-noo kita yang gila-gilaan tampan! Di mana kau sekarang?

Aku tak mau siaran radio!

Berhenti hubungi aku!

Aku tak mau lakukan ini lagi!

HENING SELAMA SATU, DUA, TIGA, EMPAT, LIMA DETIK

ENAM, TUJUH DETIK KECELAKAAN SIARAN

Kejutan!

Mi-noo yang gila-gilaan tampan dan nakal.

Kurasa dia siapkan kejutan lagi.

Lagu pertama Pukul Enam Bahagia bersama Mi-noo,

lagu yang membuat kita memikirkan cinta pertama kita,

Haruskah Kunyatakan Cintaku Kembali dari Kim Dong Ryul.

Mi-noo Gila!

Dasar sialan!

EPISODE 1

Kalian semua, apa yang sebenarnya kalian lakukan?

Lupakan saja. Kalian, tim peringkat terendah.

Tim dengan rating terendah, tinggalkan saja studio!

Manajer Umum.

Apa?

DJ berengsek kalian

menelantarkan siaran langsung setiap hari

dan siaran sambil mabuk.

Kau produser yang tak bisa kontrol dia, membuat semua masalah ini setiap hari!

Apa kau seorang DJ?

Kenapa kau terus membuat kekacauan di depan mik?

Apa? Mi-noo Gila?

DJ mangkir, jadi, penulis mencaci lewat siaran?

Lalu, Mi-noo gila itu,

bisa kalian hubungi atau tidak?

Maaf.

Kami tak bisa...

Jangan minta maaf.

Tolong jangan minta maaf kepadaku.

Kosongkan saja studionya.

Jika kalian sungguh punya nurani, coba berpikir sedikit!

Kalian tak menepati siaran langsung setiap tiga hari,

bagaimana aku bisa memercayai dan mendukung tim kalian?

Apa kita asal siaran hari ini?

Apa rencana kalian tentang acara besok?

Akan kubawa dia apa pun yang terjadi.

Aku lebih baik dalam menemukan Mi-noo daripada manajernya sendiri.

Bagaimana jika kau yang duduk di depan mik, menggantikan dia lagi besok?

Itu tak boleh terjadi. Kami akan bubarkan diri.

Kami akan dipecat.

Jika kau minta studio ditinggalkan, kami akan lakukan itu.

Tentu saja, akan kubawa dia apa pun yang terjadi.

Manajer, apa yang harus kami lakukan jika kau tak tahu di mana dia?

Program kami mungkin menghilang karena Mi-noo!

Penulis, aku juga tak bisa kendalikan si berengsek itu.

Aku tak tahu apa dia minum atau bermain dengan gadis.

Lagi pula kami tak perpanjang kontraknya. Aku tak peduli lagi!

Manajer?

Astaga.

Yang benar saja! Aku tak akan menahan diri!

Jadi, kau menemukannya?

Suasana hati penulis utama serasa di pemakaman.

Warna kukunya berubah jadi hitam semua.

Apa pernah kubiarkan kau tulis skrip saat di sini sebagai penulis?

Aku tak memintamu menulis skrip karena kau begitu buruk dalam menulis!

Aku hanya memintamu dua hal, mengatur DJ dan merekrut tamu!

Hal semacam itu!

Apa yang kuharapkan?

Kau pikir semua orang bisa jadi penulis?

Superstar sialan, angkat teleponnya!

Apa yang sedang kau lakukan?

Ini terus muncul di laman depan.

CINTA MENEMBUS MASA, BINTANG TOP JI SOO-HO

SAAT HUJAN KONFERENSI PERS

Senyum itu palsu.

Yang benar saja!

Mi-noo Gila, aku akan membekukmu.

DI SAAT HUJAN

Bintang arogan ini menelantarkan siaran langsung

dan minum di sini tanpa mempedulikan apa pun?

Aku akan hancurkan orang berengsek tak berperasaan ini hari ini!

Tolong lihat kemari.

Ji Soo-ho, tolong lihat ke sini.

Ji Soo-ho, ke sini juga.

Silakan berpose bersama.

Sudah diketahui luas bahwa kau sangat pemilih dalam pekerjaan.

Apa alasanmu memilih proyek ini?

Aku hanya bermain film belakangan ini,

dan aku ingin lebih dekat dengan penonton.

Drama ini direkam 100% sebelum disiarkan,

jadi, aku bisa membaca seluruh skrip hingga percaya diri pada pilihanku.

Kami sudah 80% selesai syuting.

Semoga drama ini meraih banyak cinta dan minat.

Kau tak memilih proyek ini karena JH memproduksi drama ini?

Ibumu, Nam Joo-ha,

dia adalah CEO agensimu.

Bukankah itu memengaruhimu?

Itu juga bagian dari keputusanku

karena dia berjanji bahwa semua hasil drama ini

akan disumbangkan untuk membantu pasien leukemia.

- Song Geu-rim! - Song Geu-rim!

- Song Geu-rim! - Song Geu-rim!

Ini dia!

Aku akan melayanimu malam ini.

Jadi, berpestalah habis-habisan hari ini,

berhenti membuat onar, dan datanglah bekerja mulai besok, ya?

Kau keren sekali.

- Song Geu-rim! - Song Geu-rim!

Song Geu-rim!

Hari ini adalah terakhir kalinya.

Jika kau menghilang lagi,

aku akan mengikutimu ke ujung dunia dan membunuhmu, mengerti?

Aku mengerti.

PENULIS UTAMA

Ya, Penulis.

Ya, aku menegurnya dengan tegas.

Setelah aku memarahinya, dia tampak merenung.

Ya ampun, Ji Soo-ho. Halo.

Ya, itu benar.

Kau kenal dia?

Tidak, kupikir dia mencoba masuk.

- Selamat, Ibu. - Terima kasih.

- Selamat, Sayang. - Terima kasih.

Selamat Ulang Tahun, Sayang!

Kau selalu menyukai mawar.

Ini sangat indah!

Hortensia merah jambu.

Bunga yang paling Ibu sukai.

Gaun yang kau pakai,

akan serasi dengan syal ini, bukan?

Hal kecil berkilau yang terbaik.

Itu sebabnya, kusiapkan sesuatu juga.

Ini indah sekali!

Kesukaan Ibu adalah sepatu.

Mereka melintasi separuh dunia.

Sepatu juga?

Astaga.

Ya, Manajer. Aku mencoba ke bawah bersama Mi-noo.

Tempatnya di lantai dasar, bukan?

Baiklah.

Jangan khawatir. Dia setidaknya bisa berjalan.

Baiklah, sampai jumpa di tempat parkir.

Dasar Mi-noo gila.

Tidakkah kau bisa menahan diri?

Hei!

Kini,

aku hanya butuh kau.

Aku serius.

Aku tak akan pernah menelantarkan siaran langsung.

Aku akan lakukan acara radiomu selamanya.

Setuju?

Loyalitas!

Loyalitas...

Hentikan omong kosongmu. Diam sajalah!

Astaga…

Ini Ji Soo-ho.

Itu Ji Soo-ho, bukan? Orang berengsek yang sombong.

Sepertinya Ji Soo-ho tak ingat aku.

Perlukah kuberanikan diri merekrut dia untuk acara kami?

Mi-noo Gila...

Mi-noo.

Tolong kendalikan dirimu.

Tolong wajahmu!

Aku akan pergi denganmu selamanya!

Akan kulakukan semua permintaanmu.

Kaulah satu-satunya untukku.

Kau, sungguh…

Terima kasih.

Kang Mi-noo tampak mabuk sekali.

Ya.

Memang benar.

Aku kesulitan sekali akibat DJ yang suka minum.

Aku asisten penulis Pukul Enam Bahagia bersama Mi-noo.

Penulis radio.

Tak kusangka bertemu Ji Soo-ho di sini.

More Indonesian subtitles for Radio Romance

Maoni

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left