Mistari 200 ya kwanza.
Baik. Aku di titik pertemuan.
Semua aman?
Baik, Harry. Aku melihatmu.
Biar kuperiksa.
Gadis cantik sepertiku belum punya suami./ Ya.
Bukankah itu memalukan?/ Ya, Bu.
Cheetah.
Ada apa ini? Aku harus memeriksanya.
Jangan mulai lagi, Vladimir.
Kau tak perlu hancurkan setengah kota.
Ini cuma pengambilan biasa.
Fokus pada misi./ Siap, Bos.
Kuharap begitu. Demi kebaikanmu.
Harry, kontak ada di belakangmu.
Baiklah. Semua lengkap./ Baiklah. Dia sudah mendapatkannya.
Misi selesai.
Sangat sulit mencari pria yang tepat.
Mau kemana kau?
Apa-apaan? Harry, kita ada masalah.
Ayo! / Apa?
Dengan siapa kau bicara?
Tidak!
Tidak!
Tidak!
Tidak!
Ya Tuhan, aku akan mati!
Tidak!
Tempat ini berantakan. Menyedihkan sekali
Mau pesan apa? Teh hijau?
Siapa namamu?
Willis.
Vladimir Willis.
Astaga. Astaga.
Apa yang kau perbuat pada restoranku?
Harry? Entahlah. Aku kehilangan dia saat pengejaran.
Dasar amatir. Kau tahu sendiri.
Tak bisa diandalkan.
Makanya aku suka kerja sendiri.
SPYCIES Dua Agen Satwa yang Keren
Ngomong-ngomong, tugas selesai.
Mudah sekali.
Aku dapat kopernya.
Dan penjahatnya akan masuk penjara.
Oh yeah.
Tak ada yang sehebat Vladimir Willis.
Apa itu? Kau bangun robot, Oxford?
Bukan. Ini eksoekeleton .
Baju mekanik dirancang untuk meningkatkan kemampuan fisikmu.
Maaf. Maksudnya?
Bazu zirah agar kau lebih kuat.
Aku tak membutuhkannya. Aku sudah kuat dari dulu.
Willis, suatu hari kau akan mati mengenaskan.
Bagaimana cara kerjanya?/ Ayolah. Kau tahu kode lamanya.
Pencet lama 3 kali. Pencet sebentar 2 kali.
Apa? Oh...
Seperti ini?
Jangan sentuh itu!
Agen Willis. Segera lapor ke lantai atas.
Baiklah. Sampai jumpa, Ox.
Aku akan dapat medali untuk ini. Aku tahu itu.
Agen Willis.
Lantai atas.
Secepatnya.
Agen Willis. Segera lapor ke lantai...
Agen Willis menghadap, Kapten./ Baik, Pak Walikota.
Tentu saja, Pak Walikota.
Itu benar sekali.
Akan segera kulakukan. Baiklah.
Baiklah, Pak. Terima kasih, Pak Walikota.
Aku yakin Pak Walikota sangat gembira tentang misi ini.
Seharusnya kau lihat saat aku di jalanan.
Mengejar cheetah itu. Aku sangat yakin...
Sebuah resto teh! 2 buah truk!
3 motor dan 4 mobil agensi hancur!
84 rumah rusak.
17 orang terluka.
Dan 15 semangka remuk.
Jangan disana.
Tapi anehnya...
...ada surat ucapan terima kasih dari pasangan kuda nil.
Tapi setidaknya ada 100 keluhan tentang kerusakan serius!
Dan seorang agen masuk rumah sakit.
Kau sadar yang telah kau lakukan?
Kau buat agensi ini seperti organisasi teroris!
Bos, aku tangkap penjahat itu.
Aku dapatkan kopernya.
Siapa peduli tentang sedikit kerusakan tambahan.
Itu bukan cara kerja kita, Willis.
Agensi ini tak boleh mendapat kritikan.
Vladimir, kau agen hebat.
Tapi kau tak terkendali.
Aku harus menarikmu dari agensi untuk sementara.
Kau ditugaskan sebagai petugas keamanan...
...di anjungan di Samudera Oriental.
Apa? Aku?
Petugas keamanan? Di Oriental apa?
Ini penugasan disipliner.
Tapi jangan remehkan misi ini.
Ada materi sensitif di anjungan itu.
Tapi aku agen terbaikmu. Kau tak bisa membuangku.
Ini cuma sementara.
Sampai situasi mereda.
Tempatnya tenang dan sunyi.
Bisa memberimu waktu untuk berpikir.
Dan bersikaplah sopan kepada agen yang bertugas disana.
Dia pakar IT terbaik di agensi.
Kau akan mengetahuinya. Dia luar biasa.
Apa? Agen lain? Tunggu.
Bos, kau tahu aku selalu kerja sendirian.
Cukup, Willis. Diam!
Jaga anjungan, atau jadi penjaga pintu.
Apa ini?
Berantakan sekali.
Aku dijadikan 1 tim dengan babi?
Vladimir? Aku Hector.
Vector. Jadi kau babi yang tinggal disini.
Apa? Aku bukan babi. Aku tikus.
Dan namaku Hector. Bukan Vector./ Sudahlah.
Lepaskan sikat gigi itu dari mulutmu.
Maaf.
Aku Hector.
Senang bertemu denganmu.
Bukankah seharusnya kau tiba jam 7 malam ini?
Bukan. Jam 7 pagi. Bukan jam 7 malam.
Malam. Baiklah.
Lupakan saja.
Aku sangat senang kau disini.
Sangat membosankan disini.
Oh ya, aku sudah siapkan ranjang untukmu. Lihat, kan?
Aku sangat senang ada yang bisa diajak ngobrol.
Ehm... baiklah.
Pakai saja ranjangku.
Semua sudah beres.
Ayo, berikan aku pelukan.
Bisakah kau pakai celanamu?
Maaf. Maafkan aku.
Aku sangat kesepian disini.
Lihat saja.
Kita pasti jadi sahabat. Aku yakin itu.
Tidak. Aku kesini bukan untuk berteman.
Aku akan keluar dari sini besok pagi. Lihat saja.
DITOLAK
Aku mencintai jubah kuningmu dengan garis-garis hitam.
Cinta kita lebih luas daripada prasangka apapun.
Lebih tinggi daripada Menara Eiffel.
Lebih tinggi dari semua benda tinggi apapun.
Regina atau Margherita?
4 keju!
Regina atau Margherita?
3 keju kalau begitu.
Kau tahu berapa banyak kuman ada disitu?
BAHAYA SELAIN PETUGAS DILARANG MASUK
Matahari sekuning kulitmu.
Dan segera menghitam seperti garis-garis tubuhmu.
Kau pujangga cinta.
Ototmu penuh dengan kelembutan...
...dan cakarmu punya kekuatan kebaikan.
Payah...
Dialog picisan.
Matamu punya keteguhan seperti wastafel kamar mandi.
Dan kakimu sama terhormatnya dengan leluhurmu.
Bla bla bla.../ Hentikan. Itu menggugah hatiku.
Kau merusak segalanya.
Mia adalah aktris idolaku.
Tapi aktingnya buruk sekali.
Mia? Buruk sekali?
Kau tak tahu yang kau bicarakan.
Talentanya bersinar seperti bayangan duka.
Hei, jangan mengejeknya lagi!
Atau kita tidak bersahabat lagi.
Aku penggemar terberatnya.
Tunggu. Sahabat? Sahabat apa?
Ketahuilah, Tn. Penggemar Berat. Mia akan mati.
Dalam 3 episode lagi.
Jatuh dari lift di sarang lebah milik Ibunya./ Apa?
Bagaimana bisa?/ Tangganya sedang rusak.
Astaga!
Kau bercanda, kan?/ Tidak. Aku membacanya di internet.
Internet?
Aku tak percaya ini.
Kenapa kau lakukan ini padaku?
Kau sungguh orang jahat, Vladimir.
Membocorkan acara kesukaanku seperti ini.
Terutama dengan aktris idolaku.
Apakah lampu itu berkedip-kedip sudah lama?
Bagaimana aku tahu? Giliranmu yang bertugas.
Ada penyusup. Bersiaplah untuk bertindak.
Cepat, cepat, cepat!/ Baik, baik. Aku cari senjataku.
Tunggu. Kau harus menungguku.
Tetap di belakangmu. Dan jangan berbuat bodoh.
Akan kucoba. Tapi kau tahu, bertempur bukan keahlianku.
Ya. Aku sudah tahu itu.
Bos, kita kedatangan musuh.
Baik. Lihat yang bisa kulakukan.
Baiklah. Ini cukup.
Tunggu. Apa itu?
Drone. Bersiaplah.
Apa yang kau lakukan dengan lasernya?
Hambat mereka. Aku akan melindungimu.
Ayo dorong lagi. Lagi. Lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.