The Shop Around the Corner

The Shop Around the Corner

Shkarko Titrat Indonesian

Informacioni i lëshimit

The Shop Around the Corner 1940 1080p BluRay H264 AAC-RARBG
Një Komentar nga Chyrus

Etiketat

BluRay
1080
Publikuar më: 2021-02-23
Shkarkime: 160
Dëgjim i Dëmtuar: No

Pamje paraprake e titrave në Indonesian

200 rreshtat e parë.

Ini cerita tentang Matuschek dan Perusahaan...

dengan Mr. Matuschek dan orang-orang yang bekerja padanya.

Itu tepat di sekitar persimpangan dari Andrassy Street...

di Balta Street, di Budapest, Hungaria.

- Pagi, Mr. Pirovitch. - Selamat pagi.

- Selalu yang pertama, huh? - Bukan urusanmu.

Dan biar kukasih tahu, itu tak merugikan untuk terlalu pagi.

Terhadap apa dan kenapa? Siapa yang melihatmu? Aku.

Dan siapa yang melihatku? Kau. Apa yang kita dapatkan?

Bisa kita beri satu sama lain sebuah kenaikan? Tidak.

Apa yang kau lakukan pada sepeda itu? Kau tak seharusnya bawa itu ke rumah.

Sebaiknya jangan biarkan Mr. Matuschek melihatnya.

Kenapa kau tak bilang padanya? Tak masalah bagiku.

Kau tahu di mana aku semalam selagi kau di rumah merendam kakimu di air panas?

Membuatku sangat sibuk buat Mrs. Matuschek.

"Pepi, pergilah ke penjahit."

Dan waktu aku kembali, "Oh, Pepi, bisa minta tolong ambilkan sebuah paket di toko obat?"

Selamat pagi.

- Selamat pagi, Nona Kaczek. - Selamat pagi.

- Bagaimana putra kecilmu? - Jauh lebih baik, terima kasih.

Kami sudah menghubungi Dr. Hegedus.

Oh, dia dokter yang sangat mahal.

Apa yang bisa kau perbuat?

Aku pikir aku bakal kurangi cerutuku selama beberapa minggu.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

- Selamat pagi. - Selamat pagi, Ilona.

- Oh, itu rubah perak baru! Menakjubkan! - Terima kasih.

- Itu pasti amat mahal. - Memang.

Aku ragu sudah lama sebelum aku membelinya.

Aku bilang, "Tidak, aku tak bisa membelinya."

Akan tetapi, aku tak bisa mengalihkan pandanganku.

Lalu aku bilang, "Tidak, aku tak dibenarkan untuk..."

Lalu dia bilang, "Oh, sana, ambillah."

- Oh, berusaha jadi sok pintar! - Diam.

- Selamat pagi. - Pagi, Mr. Kralik.

Pepi, pergilah ke toko obat untuk belikanku soda bikarbonat.

- Ada apa, Kralik? - Kau tak merasa sehat?

Oh, tak apa. Hanya...

Selamat pagi.

- Selamat pagi, selamat pagi, selamat pagi, selamat pagi. - Selamat pagi. - Selamat pagi.

- Mau dengar candaan? - Tidak.

Ada apa, teman-teman?

Belum bangun? Lihat aku.

Aku yakin aku tak tidur separuh banyaknya dari kalian.

Kawan-kawan, teman-teman Roma, sebangsa...

beritahu yang sebenarnya, aku...

aku merasakan kesenangan semalam.

Kami tak ingin dengar nama gadis malang itu.

Katakan padaku, Kralik, bagaimana makan malamnya semalam?

Oh, ya, itu benar!

Mr. Kralik habis makan malam sama bos semalam.

Wah, wah, wah, bagaimana itu? Ceritakan ke kami hal itu.

Kau seorang partner sekarang, Mr. Kralik?

Jangan melawak.

Baiklah, baiklah.

- Baiklah. - Ceritakan ke kami hal itu. - Bagaimana itu?

Itu malam sangat menyenangkan, dan aku sendiri menikmatinya.

Aku yakin makanannya enak.

- Kau bisa bayangkan. - Katakan padaku.

Itu benar Mrs. Matuschek operasi pengencangan wajah?

Mana bisa aku tahu itu?

Berapa usia dia terlihatnya menurutmu semalam?

40.

Dia operasi pengencangan wajah.

Kupikir Mrs. Matuschek wanita yang sangat menawan.

Siapa bilang dia tidak?

Dan jangan coba-coba timbulkan pertengkaran akan hal sepele.

Aku tidak bilang Mrs. Matuschek itu tidak menawan.

Tapi aku bilang dia menawan. Apa yang salah terhadap itu?

Jadi makanannya enak?

Tujuh kali penyajian, tidak termasuk hidangan pembukanya.

Aku yakin kau duduk di sebelah Mrs. Matuschek.

Ya, memang. Bagaimana menurutmu itu?

- Aku yakin kau brilian. - Tidak.

- Aku hanya terus diam dan berusaha mempelajari sesuatu. - Begitu.

- Ini bikarbonatmu, Mr. Kralik. - Terima kasih, Pepi.

- Bikarbonat? Kau tidak... - Tidak.

Aku makan terlalu banyak hati angsa semalam.

Begitu. Ada apa? Itu tak enak sama sekali?

Sekarang, dengar, Vadas. Sekarang, sebentar.

Teman-teman, kemari. Kau dengar dia bilang apa?

Hanya, aku ingin kalian dengarkan ini.

Aku menyampaikan perkataan yang menghina soal hati angsa?

- Tidak, tidak sama sekali! - Tidak satu kata pun!

Aku cuman mengatakan aku makan terlalu banyak hati angsa.

- "Sedikit terlalu banyak hati angsa." - Benar. Benar, yang dia bilang.

"Sedikit terlalu banyak hati angsa."

Tidak satu kata lebih banyak, dan tidak satu kata yang kurang.

- Selamat pagi, Mr. Matuschek. - Ya, selamat pagi.

Ini.

- Selamat pagi. - Selamat pagi, Mr. Matuschek.

Siapa yang taruh koper 32.50 ini di etalase?

Aku, Mr. Matuschek.

Aku rasa itu tak apa.

Terima kasih, Mr. Matuschek.

- Ya. Pepi. - Ya, Mr. Matuschek.

Lekas...pergilah menyeberangi jalan ke toko obat itu untuk membelikanku sejumlah...

soda bikarbonat.

Ya, pak.

Izinkan aku, Mr. Matuschek. Boleh aku bantu?

Sudah, Mr. Matuschek.

- Pirovitch. - Hmm?

- Mau dengar sesuatu yang menyenangkan? - Ya. Apa itu?

- Surat dari gadis. - Oh?

"Jantungku berdebar setelah aku berjalan masuk ke kantor pos...

"dan di situlah kau, berada dalam kotak 237.

"Aku keluarkan kau dari amplop lalu membacamu...

"membacamu tepat di sana...

oh, temanku tersayang."

Ini semua apa?

Kau tahu, aku ingin beli ensiklopedia.

Ensiklopedia? Kau membicarakan tentang apa?

Kau sampai pada suatu masa dalam hidupmu ketika kau jadi bosan untuk pergi ke kafe...

ruangan dansa setiap malam, dan kau ingin mengembangkan diri.

Aku dengar kau ingin belajar sesuatu tentang seni...

literatur, dan sejarah...

bagaimana orang-orang hidup di Brazil.

Katakan padaku, apa hubungannya semua ini dengan surat?

Kau tahu aku tak bisa beli ensiklopedia baru...

makanya aku abaikan iklan-iklan di surat kabar Minggu lalu aku...

sampai pada halaman yang salah...

aku tak sengaja temukan iklan ini, dan ini...

Tunggu sebentar, aku bawa itu di sini.

Ini, baca itu.

"Gadis modern mengharapkan surat-menyurat tentang subjek kultural...

"dengan pria muda tanpa nama dengan kecerdasan, dan simpatik.

"Alamatnya, Teman Tersayang...

Kantor Pos 15, Kotak 237."

Aku tahu iklan-iklan itu. Surat kabar penuh dengan itu.

Berapa lama ini sudah berlangsungnya?

Kami sudah tukar-menukar empat surat.

- Empat surat? - Dan dia bukan gadis biasa.

Sekarang dengarkan ini.

"Kau tinggi? Kau pendek?

"Kau bermata biru? Itu coklat?

"Jangan kasih tahu.

Apakah itu penting selama pikiran kita sepemahaman?"

Itu indah.

- Ya, kah? - Mm-hmm.

Sekarang, tunggu sebentar.

"Kita mengalami cukup masalah dalam kehidupan sehari-hari kita.

"Ada begitu banyak hal hebat dan indah untuk dibahas dalam dunia kita...

"itu bakal menyia-nyiakan momen berharga ini...

"bila kita menceritakan detail-detail vulgar tentang...

"bagaimana cara kita dapat makanan sehari-hari kita.

Jadi jangan menyia-nyiakannya.“

'Mr. Kralik?

Ya, Mr. Matuschek.

Ya, Mr. Matuschek.

Aku bisa beli dua lusin kotak cerutu ini...

di Miklos Bersaudara. Bagaimana menurutmu?

Kupikir ini bagus sekali.

Buka.

Tidak, Mr. Matuschek, ini bukan buat kita.

Tapi kau belum mendengarkannya. Ini memutar "Ochi Tchornya."

Meski ini memutar Simfoni Kesembilan Beethoven...

aku tetap akan bilang tidak. Tidak, aku hanya tak suka ide ini.

Mengagumkan bagaimana kau bisa buat keputusan begitu cepat.

Aku di bisnis ini sudah 35 tahun.

Buatku butuh sejam penuh untuk memutuskan aku suka kotak ini.

Tapi, tentu saja, kau jenius. Kau tahu jauh lebih banyak dariku.

- Mr. Vadas? - Hadir, Mr. Matuschek.

Nona Novotni?

- Ya, Mr. Matuschek? - Lihat ini.

Bagaimana menurut kalian ini?

Sekarang, aku minta pendapat jujur kalian. Jangan biarkan aku mempengaruhi kalian.

'Yang aku minta itu pendapat jujur kalian.'

Bagaimana, Nona Novotni?

Kupikir orang yang merokok rokok dan ingin mendengar "Ochi Tchornya" akan menyukainya.

Aku bakal bilang lebih jauh lagi.

Kupikir itu akan memunculkan pecinta musik dari perokok dan perokok dari pecinta musik.

Kupikir ini sensasional!

Ya, jadi, Mr. Kralik...

kau sudah pikirkan ini kembali?

Ya. Aku masih berpikir ini tidak bijaksana.

Kasih aku satu alasan!

Mari anggap orang merokok 20 rokok sehari.

Itu berarti 20 kali sehari dia harus buka kotak ini...

dan 20 kali sehari dia harus mendengarkan "Ochi Tchornya."

Itu ide yang sangat buruk sekali.

Dan juga, ini kulitnya imitasi, perekatnya tak bagus dan...

dua minggu lagi seluruh kotak ini bakal rusak...

dan yang tersisa yang kau punya itu "Ochi Tchornya."

Kau tak perlu memberitahuku kalau... kalau...kalau kulitnya imitasi. Aku tahu itu.

Kau tinggal jual barang-barang dan biarkan aku yang melakukan pembelian, huh?

- Permisi, Mr. Matuschek. - Ya?

Miklos Bersaudara menelepon soal rekomendasi kotak rokok itu.

Oh, Miklos, ya.

Ya, Mr. Miklos?

Bisa aku telepon balik kira-kira lima menit lagi? Aku...

aku ingin sedikit lebih banyak waktu memikirkan hal ini.

Tidak, tidak, tidak, tidak, itu bukan harganya.

Itu hanya aku tak cukup yakin akan seluruh ide ini.

Ya.

Ya, Mr. Miklos.

Apa?

Kau tak bisa mengharapkanku buat keputusan lima menit lagi!

Kalau begitu, berarti aku harus bilang tidak. Maafkan aku.

- Selamat pagi, madam. - Selamat pagi.

Tasnya cantik, kan?

Komentet

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left