Angels with Dirty Faces

Angels with Dirty Faces

Shkarko Titrat Indonesian

Informacioni i lëshimit

Angels with Dirty Faces 1938 1080p BluRay H264 AAC-RARBG
Një Komentar nga Chyrus

Etiketat

BluRay
1080
Publikuar më: 2022-02-17
Shkarkime: 47
Dëgjim i Dëmtuar: No

Pamje paraprake e titrave në Indonesian

200 rreshtat e parë.

Tepat sasaran.

Benar-benar membosankan di sini.

Ya.

Bagaimana kalau nonton film, Rocky?

Mereka punya film di Akademi di 14th street.

Ya, apa?

"Covered Wagon."

Itu baru, baru saja keluar.

Kau punya duit?

Tidak. Kau punya?

Tidak.

Oh, lihat. Ada Rocky Sullivan.

Berjalanlah tepat melewatinya seolah kita tak melihatnya.

Hey, Rocky, ada Laury Martin datang.

Terus kenapa?

Oh, buku-bukuku, ini mau lepas.

Hey, bukankah gadis itu tidak jelek,

yang di tengah.

Yang dengan kaki pengkor.

- Dia menjahatimu, Laury. - Dasar kurang ajar...

Maka jangan begitu menyebalkannya, Rocky Sullivan.

Sana. Pergi, kuncir.

Coba untuk sok-sokan?

Sana. Enyah, sebelum aku menyapu jalan denganmu.

Sebaiknya kau sapu hidungmu dulu.

- Seperti itu? Aku bakal membereskanmu... - Hey, sebaiknya kalian enyah. Kalian tahu Rocky...

- Ayo. - Oh, jangan mencegahku.

- Aku bisa menghadapinya. - Tunggu sampai aku turun ke sana.

Aku bakal membereskanmu.

Aku bakal menamparmu jatuh.

Oh! Kau, kau...

- Diam. - Oh!

- Ayo. Lekas pergi dari sini, untuk dapatkan sebotol whiskey di suatu tempat. - Oke.

Kau takkan bisa lari dari ini, Rocky Sullivan.

Aku bakal balas dendam suatu hari. Kau tunggu saja.

Hey, mungkin musim dingin ini kita bisa naiki kereta barang ini ke Florida.

Mereka bilang kau bisa pergi berenang di sana, bahkan di Januari.

Tentu, kita bahkan bisa naiki ini ke California bila kita mau.

Lihat ini, "Perusahaan Batu Bara Rubelin,

Pittsburgh, Pennsylvania." Sayang sekali ini bukan musim dingin.

Kita bisa mengambil dua karung batu bara itu.

"Perusahaan Pena Fountain Everwrite."

- Aku penasaran apa di dalam sana. - Entahlah.

Ayo. Mari lihat-lihat.

Ini bermuatan penuh dengan peti.

Pena Fountain. Ratusan. Kita bisa rusak ini dengan mudah.

Mungkin kita tak seharusnya, Rocky. Kita tak butuh pena itu.

Ini tidak seperti mencuri batu bara untuk membuat terus hangat.

- Kita bisa menjualnya, kan? - Ya, tapi bagaimana...

Sekarang, dengar. Apa yang kita tidak ambil, kita takkan punya.

Ayo, lihat sekitar. Cari tahu apa yang bisa kau temukan untuk merusak kunci ini.

Baiklah, siapa pun di dalam sana, ayo keluar.

Ayo keluar, aku bilang!

- Ada masalah apa? - Hanya dua bocah.

- Aku dengar mereka. - Ayo keluar dari sana.

Ayo, anak nakal.

Kalian takkan bisa lari dari ini.

Ayo keluar, atau aku akan masuk menangkap kalian.

Kita harus lari cepat-cepat, Jerry.

Sekarang juga.

Ayo, Rocky! Lompat!

LEMBAGA BUAT REMAJA NAKAL

Hai, Snowflakes.

- Hai, Jerry. - Halo.

Apa yang kau dengar? Apa yang kau bilang?

Ayo. Duduk, duduk.

- Bagaimana mereka perlakukanmu, Rocky? - Oh, layaknya Pangeran.

Aku dapat tiga kotak makanan sehari dan aku dapat mentega asli dalam rotiku.

Sungguh sebuah kehidupan.

Hey, itu lukanya parah di atas matamu?

Tak parah. Hanya beberapa jahitan.

Oh, kupikir kau sudah membutakan matamu atau apa.

Kau akan datang ke persidanganku besok?

Dengar, Rocky, aku sudah khawatirkan hal ini semalaman kemarin.

Aku tak bisa biarkanmu menanggung seluruh kesalahan.

Diamlah, kau mau wanita itu dengar?

Sekarang pahami ini, kau berhasil melarikan diri, kan?

Oke. Sekarang, kenapa jadi orang goblok?

Ya, tapi, Rocky, mungkin bila mereka berpikir aku terlibat denganmu, mereka bakal jadi lebih ramah padamu.

Omong kosong mereka akan. Sekarang, kau dengarkan aku.

Hanya karena kau bisa lari lebih cepat dariku,

tak ada alasan kenapa kau harus ke mana-mana mencelakakan dirimu.

Ya, tapi ini tidak adil untukmu, Rocky.

Sekarang, dengar, jadi mereka telah mengurungku.

Terus kenapa? Aku harus kehilangan apa?

Ayahku sudah punya cukup masalah tanpaku.

Lupakan. Ini nasib.

Aku ketangkap, sedang kau berhasil melarikan diri. Itu saja adanya.

Tapi kau, Rocky.

Seandainya aku yang ketangkap,

aku yakin kau takkan terus diam.

Kau akan buat mereka mengurungmu juga.

Terus menurutmu aku ini apa?

Aku bakal rela mati sama seperti yang akan kau lakukan.

- Kau akan? - Tentu.

Selalu ingat, jangan jadi orang goblok.

Kejahatan : PENCURIAN KECIL-KECILAN Hukuman : 2 tahun

Kejahatan : PENYERANGAN & PEMUKULAN Hukuman : 3 TAHUN

Hukuman : 4 TAHUN ENAM BULAN

ROCKY DIBEBASKAN; TERHINDAR DARI HUKUMAN MINUMAN!

JURI MEMBEBASKAN ROCKY ATAS DAKWAAN PEMBUNUHAN

POLISI MEMBEKUK ROCKY KARENA TEROR YANG MELUAS DI KOTA

Dengar, Rocky, aku sudah lakukan semua yang aku bisa.

Aku bertemu semua orang tepat, kupikir aku bisa bebaskanmu kira-kira tiga tahun.

Kau bicaranya seolah aku bisa lakukan itu tiga tahun di penjara.

Itu waktunya lama, ini bukan piknik.

Kau bakal di luar menikmati kasur kecil yang empuk itu.

Aku tahu, ini situasinya sulit, Rocky. Tapi aku takkan berhenti berusaha.

Aku akan mencarinya, dapat koneksi.

Bukan hanya untukku, tapi buat kita berdua, kau mengerti?

Kenapa harus aku yang dipenjara?

Tak ada jalan keluar lain. Sekarang lekaslah mengerti.

Bila mereka menangkapku juga, aku bukan hanya dicabut gelar advokatnya,

juga mereka bakal periksa kotak brankasku lalu mengambil 100 ribu itu.

Kau tak mau kehilangan itu duit, kan?

Baiklah, Frazier. Ini hukumanku, dan aku akan menerimanya.

Tapi itu 100 ribuku, dan aku akan menerima itu juga, hari aku keluar.

Dengar...

aku tahu kau pengacara pintar,

sangat pintar.

Tapi jangan merasa pintar terhadapku.

Dibebaskan

Bagus sekali, anak-anak. Sudah cukup.

Oh, tunggu sampai aku bawa kau keluar, muka bodoh.

- Aku bakal melumpuhkanmu. - Ya? Kau dan perawan tuamu!

Masuk.

- Apa yang ada di pikiranmu, nak? - Tak begitu banyak, Bapa.

Ini hanya menggangguku sudah 15 tahun.

Apa yang kau perbuat terhadap pena fountain yang kau curi dari gerbong barang?

- Rocky! Sahabat... - Jerry, senang melihatmu.

Apa yang kau dengar? Apa yang kau bilang?

Apa yang kau dengar? Apa yang kau bilang?

- Aku senang melihatmu. - Menyenangkan melihatmu.

15 tahun. Tak berubah sedikit pun.

- Aku rasa, kau ingat sakristi tuanya Bapa Boyle. Ya? - Ingat?

Dia dulu berdiri tepat di tempatmu saat ini lalu menghilangkan tar dariku.

Astaga, 15 tahun.

Rasanya tak mungkin, aku tak melihatmu sepanjang waktu itu.

- Aku melihatmu. - Benarkah? Di mana?

Aku di bangku penonton hari kau melakukan 90 yard melawan NYU.

Kenapa kau tak kembali untuk menemuiku?

Aku tak bisa. Sejumlah orang sudah menungguku.

- Aku merasakan sebuah kesenangan nantinya. - Benarkah?

- Tentu. - Apa itu?

- Kenapa kau tak kirim surat padaku? - Oh, kau tahu bagaimana itu, Jerry.

Aku pikir, aku sudah ganti alamat dan nomorku begitu sering, kau tak mungkin untuk membalasku.

Dan waktu itu kau tahu apa yang terjadi pada surat yang ditulis di penjara.

Semua orang di P.K. benar-benar sudah membacanya.

Dan waktu aku di dalam, tak ada yang terjadi, setidaknya.

Waktu aku di luar, itu semua ada di sana untuk dibaca di halaman depan.

Ya, aku...aku sudah baca semua surat kabar.

- Kau pastinya jadi pastor yang tampan. - Terima kasih.

Hey, aku selalu tahu ibumu ingin kau menjalaninya, tapi...

apa yang akhirnya memutuskanmu?

Aku lagi berkendara di bus atas...

melihat ke bawah, melewati katedral.

- Itu memberimu ide, huh? - Mm-hmm.

Aneh, aku dapat ide di bus atas suatu waktu. Membuatku dihukum enam tahun.

Kau tahu, aku berada di luar selagi kau bernyanyi bersama anak-anak dan...

aku terus memikirkan kau dan aku melakukan hal sama 20 tahun lalu.

- Bersama Bapa Boyle, eh? - Ya.

Ingat saat kita masukkan musik "Merry Oldsmobile" ke dalam buku himne?

Mana bisa aku melupakannya?

Bagaimana itu nyanyinya?

- Pastinya melakukan banyak hal gila pada hari-hari itu, Rocky. - Pastinya iya. Pastinya iya.

Masuk.

Hey, Bapa, kau harusnya ada di bawah di toko.

Teman-teman semuanya sudah menunggumu.

Baiklah. Kau ke sanalah bilang aku segera ke sana.

Bilang untuk buat permainannya dimulai sementara itu.

- Oke, Bapa! - Baiklah.

Usaha toko apa ini?

Kau buat anak-anak dapat uang buat paroki?

Kau tahu, itu bukan ide buruk, Rocky.

Tidak. Itu rencana khususku.

Semacam tempat rekreasi buat anak-anak.

Semacam tempat taman kanak-kanak, huh?

Oh, bukan, ini buat orang dewasa juga.

Kau bakal terkejut betapa sangat membantunya itu untuk mencegah anak-anak jadi...

anak nakal sepertiku?

Kau tahu, kau telah membuatku banyak berdoa.

Aku habis di semacam tempat perasingan sendiri.

Ya. Akankah kau di sini selama beberapa waktu?

Oh, itu tergantung. Aku ada sedikit urusan untuk dihadiri dan...

- Setidaknya aku harus temukan tempat tinggal. - Kenapa kau tak cari kamar tepat di sini di paroki?

- Bukan ide buruk. Tak ada tempat seperti di rumah, tahu. - Ya, dan menyenangkan mendapati kau di rumah juga.

Aku hanya kembali untuk perhatikan wajahmu.

Tetaplah di sini dan perhatikan banyak itu. Ini tempat tinggalnya Maggione.

Kenapa kau tak masuk untuk cari kamar yang tersedia. Kau ingat dia, kan?

Dapat banyak barang bagus dari gudang itu.

Kau tahu, gereja tepat di persimpangan. Aku bisa mampir melihatmu dari waktu ke waktu.

- Sampai ketemu di Misa Minggu? - Ya, tentu.

- Aku akan bantu kau dengan pemungutanmu. - Sepakat.

Cukup adil.

- Mrs. Maggione di rumah? - Apa maumu?

- Lagi cari kamar. - Ibuku tak di sini sekarang.

Tapi nyonya di nomor dua, dia bakal tunjukkan kamarnya.

- Dalam sana? - Ya.

Ya?

Ya?

More Indonesian subtitles for Angels with Dirty Faces

Komentet

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left