48 rreshtat e parë.
Chyrus Collection
Aku kelaparan.
Tak ada makanan berbulan-bulan.
Ini memprihatinkan. Begitulah adanya.
Aku belum makan sudah begitu lama...
bahkan perutku bicara kurang ajar padaku.
Dengar.
Kirimkan kemari satu cacing, Sikep.
Semuanya sudah habis di sini.
Kau paham maksudku?
Hey, Joe, kapan terakhir kali kau makan?
Kau bercanda?
Ditutup karena durasi.
Apa yang tak bakal kuberikan, demi mendapatkan
steik "T" bone besar tebal yang lezat
dengan saus disiramkan di sana.
Tiga menit jeda karena mengiler. Manajemen
Makanan
Tanpa tujuan
Dia punya muka menyedihkan yang bagus.
- Dasar sialan, aku lihat dia duluan. - Lepaskan.
- Kau yang lepaskan. - Dia milikku.
- Bukan. Bukan. - Dia milikku. Dia milikku.
- Iya. Iya. - Bukan. Bukan.
- Iya. Iya. - Bukan. Iya.
- Kau curang. - Tidak, kau yang curang.
- Kau yang curang! - Tidak.
- Kau yang curang. - Aku sampai sini duluan...
- Tidak. Tunggu sebentar. - Aku lihat dia dengan jelas...
Dia milikku! Aku tangkap dia duluan! Aku yang lihat dia!
- Kau tak usah ikut campur soal ini. - Kau tak usah ikut campur soal ini.
- Dia milikku. - Bukan.
- Iya. Iya. - Bukan. Bukan.
- Iya. Iya. Iya. - Bukan. Bukan. Bukan.
- Iya. Iya. Iya. - Bukan. Bukan. Bukan.
Bodoh!
Sudah pergi makan malam yang benar-benar nikmat.
Aku begitu lapar aku bisa makan...
apa saja.
Ya, aku juga.
- Sampai nanti, Joe. - Ya, oke, kawan.
- Sampai jumpa, Joe. - Sampai jumpa, kawan.
- Sampai jumpa, Joe. - Sampai jumpa, kawan.
Hey, Joe, kau berniat melakukan apa?
- Memakanku? - Tidak, kawan.
Aku cuma bercanda.
Aku tak bisa memakanmu meski aku mau karena gigi jelek yang kumiliki ini.
Kemari dan lihatlah pada lubang ini.
No comments yet. Be the first to leave one.