126 rreshtat e parë.
Inilah zaman yang tak pernah disaksikan dan didengar oleh siapa pun.
Di pegunungan yang jauhnya ribuan mil dari kota,
ada seorang pemuda yang hidup seorang diri dan berteman dengan alam.
Bulma dan Son Goku.
Bagus, kayu bakarnya terpotong semua.
Perutku keroncongan.
Seharusnya ada di sekitar sini.
Kakek, aku mau cari makanan dahulu.
Aneh, barusan sepertinya dia bersinar. Kakek,
apa yang terjadi?
Ada yang aneh.
Sudahlah.
Makan apa, ya? Terakhir kali sudah makan beruang hitam.
Lezat.
Nyaman sekali.
Benar juga, hari ini makan ikan saja.
Ada monyet rupanya, akan kumakan.
Berhasil.
Tangkapan yang besar!
Suara apa itu?
Aku menabrak seseorang.
Dia masih hidup!
Dasar siluman busuk!
Apa kau kemari untuk merebut buruanku?
Tak akan kubiarkan!
Jika kau inginkan buruanku, maju saja! Kuladeni dengan senang hati!
Bisa-bisanya kau merusak mobilku, dasar monster!
Dari dalam perut siluman, keluar lagi seorang siluman?
Bedebah!
Sakit, sakit. Apa itu tadi? Kau bisa gunakan ilmu sihir, ya?
Aneh! Kenapa kau tidak mati?
Bodoh! Aku tak akan mati semudah itu!
Tubuhku sekuat baja!
Akan kumusnahkan siluman busuk sepertimu!
Siluman?
Tunggu!
Aku bukan siluman, aku manusia!
Kau manusia?
Tentu saja aku manusia. Coba kau lihat dengan teliti.
Jangan bergerak! Kau diam saja di sana.
Memang kau juga manusia?
Tentu saja!
Kau terlihat sedikit berbeda dariku, apakah kau sangat lemah?
Itu karena aku perempuan.
Perempuan? Kau perempuan, ya?
Dasar udik, jangan-jangan kau tidak pernah melihat perempuan?
Selain kakekku, kau adalah manusia pertama yang kulihat.
Kakekku sering bilang,
jika aku bertemu dengan perempuan, aku harus bersikap lembut padanya.
Benar.
Apa sekarang kau masih tinggal bersama kakekmu?
Kakekku sudah meninggal sejak lama.
Apa-apaan kau? Mesum!
Ternyata perempuan tidak punya ekor.
Menarik juga.
Udik. Dia mengira memasang ekor palsu di pantat itu keren.
Apa kau yang menangkap monster ini?
Ini bukan monster, ini namanya mobil.
Aku pernah mendengar kakek menyebut soal mobil.
Ternyata ini yang namanya mobil.
Kulihat kau tidak tinggi, tetapi sepertinya kau sangat kuat.
Kakek yang melatihku.
Benar juga, kau bisa mengendarai mobil,
apa kau berasal dari kota?
Benar.
Baiklah, ayo duduk sebentar di rumahku.
Kau perempuan, akan kulayani secara khusus.
Tunggu sebentar.
Rumahnya lewat jalan ini, jangan-jangan...
Mungkin saja anak itu...
Jika benar begitu, meski dia agak aneh,
tapi boleh juga meminjam kekuatannya sebentar.
Hei, kau sedang apa? Apa kau tak mau makan makanan enak?
Aku mau.
Tetapi, jika aku ikut, kau tidak boleh melakukan hal yang aneh-aneh padaku.
Hal aneh itu apa?
Hal aneh itu...
Benar juga, anak ini tidak pernah melihat perempuan.
Jadi, dia sama sekali tidak ada niatan buruk.
Dia kenapa, ya? Sudahlah, kau ikutlah denganku.
Omong-omong, siapa namamu?
Namaku Goku, Son Goku.
Kalau kau?
Namaku...
Bulma.
"Bulma"? Nama yang aneh.
Makanya aku tak ingin mengatakannya.
Bulma.
Menyebalkan! Aku sendiri juga tak menyukai nama ini.
Makanya aku benci anak kecil!
Hei, tunggu sebentar, ya.
Kakek...
Ada apa denganmu?
Kakek sedang berbicara.
Bukankah kakekmu sudah meninggal?
Aku menemukannya! Itu Dragon Ball!
Minggir!
Hei! Tidak boleh menyentuh kakek!
Kakek? Ini?
Benar! Ini satu-satunya peninggalan kakek untukku!
Mentang-mentang perempuan, jangan menyentuhnya!
Lihatlah, kakek sedang bersinar,
sepertinya kakek ingin memberitahuku sesuatu.
Ini pertama kalinya kakek seperti ini.
Mau bagaimana lagi, aku akan memberitahumu.
Lihatlah.
Itu kakek! Apakah kau memiliki dua kakek?
Ini bukan kakek, melainkan Dragon Ball.
Dragon Ball?
Benar! Dragon Ball-mu beresonansi dengan kedua Dragon Ball ini, makanya bersinar.
Coba bawa kemari Dragon Ball-mu.
Benar, 'kan?
Aku menemukan bola ini di gudang rumahku.
Aku merasa bola ini aneh.
Jadi aku menyelidikinya.
Alhasil aku menemukan, ternyata ini adalah bola yang sangat ajaib.
Apa ajaibnya bola ini?
Apakah kau ingin tahu?
Ya.
Baiklah.
Di... di sana!
Apakah ini Dragon Ball dalam legenda itu?
Apakah aku harus melafalkan mantra pada bola ini?
Bukan.
Ini benar Dragon Ball,
Tetapi tidak ada gunanya jika hanya satu.
No comments yet. Be the first to leave one.