200 rreshtat e parë.
Tuan Momonga...
Ainz Ooal Gown, Negara Pemimpin Kegelapan.
Entah bagaimana Tuan Ainz ingin memimpin negara itu.
Tidak peduli bagaimanapun, hamba akan mematuhi penilaian Tuan.
Mematuhi Anda yang kuhormati dan kucintai,
Tuan Ainz!
OVERLORD 4
EPISODE 1. AINZ OOAL GOWN. NATION OF LEADING DARKNESS
Aku sudah mau bangun.
Baik, setelah serah terima pekerjaan, hamba akan berganti sif dengan pelayan hari ini.
Kamu sudah bekerja keras berjaga semalaman, kamu juga pergilah beristirahat.
Hamba tidak pantas menerimanya.
Karena melayani Tuan merupakan hal yang wajar.
Maksudku bukan seperti itu.
Astaga.
Setidaknya harus menghapus pekerjaan berjaga semalaman di samping ranjang.
Seperti ini saja sudah cukup.
Andaikan aku berkata pada kalian bahwa aku ingin hidup sederajat dengan kalian
atau ucapan sejenisnya, kalian akan bagaimana?
Selamat pagi, Tuan Ainz.
- Mohon bimbingannya hari ini. - Seperti dulu... Benar.
Sama seperti teman-teman yang dulu itu.
Tidak tahu apakah bisa hidup seperti itu.
Jadi, mohon tanya, hari ini Anda ingin memakai baju yang seperti apa?
Fizz, kamu saja yang memutuskannya.
Baik, hamba mengerti.
Silakan serahkan pada hamba saja, Tuan Ainz.
Aku memiliki sebuah pertanyaan.
Bukankah jubah ini sedikit terlalu mewah bagiku?
Tidak seperti itu.
Menurut hamba, tidak peduli baju apa pun yang dipakai,
selalu sangat cocok dengan Tuan Ainz, Sang Penguasa Tertinggi.
Meskipun hamba juga merasa dandanan biasanya yang mengutamakan hitam juga bagus,
tapi selalu memakai baju yang sama...
Kemarilah, Adik Licin.
Waktu makan telah tiba.
Tuan Ainz.
Tuan Albedo dan para penyihir mayat datang.
Benarkah? Biarkan mereka masuk.
Tuan Ainz, selamat pagi.
Hari ini baju Anda sangat bagus.
Benar-benar seperti sedang bersinar.
Salah, karena yang memakainya adalah Tuan Ainz, jadi terlihat sangat menyilaukan.
Benarkah?
Terima kasih atas pujianmu, Albedo.
Hamba tidak pantas menerimanya.
Hamba hanya mengatakan fakta saja.
Nyatanya Tuan Ainz...
Hentikan ucapan seperti ini di sini.
Jadi,
semua ini adalah dokumen yang kalian kerjakan kemarin, 'kan?
Benar.
Aku sama sekali tidak memahami artinya.
Aku yang awalnya hanya seorang karyawan perusahaan,
bagaimana mungkin bisa menjalankan sebuah negara?
Meskipun seperti itu,
walau hanya Raja dalam nama saja, aku juga harus meninjau dokumen yang diberikan dengan cermat.
Apakah ini yang terakhir?
Aku akan membacanya.
Ini...
Sepertinya isinya tentang masalah persediaan.
Sudah kuduga, aku tetap tidak terlalu mengerti.
Mohon tanya, apakah ada masalah?
Tidak ada, bukan masalah yang penting.
Ja... Jangan membicarakan ini dulu, bagaimana dengan hukum Negara Pemimpin Kegelapan?
Hamba sedang berdiskusi dengan Demiurge dan memikirkan rancangan undang-undang.
Meskipun aku masih punya sedikit rasa percaya diri terhadap masalah lain,
tapi sayang sekali, aku tidak terlalu mengerti tentang hukum.
Yang Mulia tidak mengerti hal seperti hukum...
Ternyata seperti itu.
Maksud Anda ingin menilai masalah ini dari posisi Yang Mulia tanpa terikat hukum, ya?
Be... Benar.
Jadi, putuskan sesuai dengan pemikiran kalian saja.
Aku memercayai kalian.
Baik, hamba sudah mengerti!
Tuan Ainz.
Maaf.
Karena wajah senangmu terlihat sangat imut.
Aku tidak tahu sebaiknya harus mengatakan apa,
agak sulit dideskripsikan.
Benar-benar sangat memalukan!
Selesai.
Kalau begitu, mari melakukan pekerjaan rutin.
Ini adalah surat usulan yang dikumpulkan dari orang-orang Nazarick.
Demi menjaga prinsip anonimitas, aku yang bertugas menyalin ulang.
Aku juga diam-diam menyelipkan usulanku.
Pertama,
"Menurutku kita seharusnya membantu anak-anak membangun sebuah lembaga pendidikan".
"Selama kita menggali bakat yang luar biasa dan mendidik mereka dengan baik,"
"kelak pasti bisa menjadi bantuan bagi Nazarick".
Tertulis seperti ini di sini.
Ini pasti usulan dari Yuri Alpha, 'kan?
Benar-benar sangat bodoh.
Babi sudah semestinya hidup seperti babi.
Lalu, mati demi melayani Tuan, itu saja sudah cukup.
Aku juga setuju.
Buah kebijaksanaan harus dimiliki secara eksklusif barulah berharga.
Tapi, meskipun berbicara begini sangat bertentangan,
menurutku kita seharusnya menerima usulan ini.
Usulan Yuri sedikit berbeda.
Bagaimana jika kita membangun sebuah panti asuhan di E-Rantel?
Yang kita khawatirkan adalah keahlian Nazarick mungkin akan tersebar keluar.
Kalau begitu, kita ajarkan pengetahuan pada anak-anak yang sungguh berbakat di sana.
Lalu, kita rekrut janda yang kehilangan suaminya pada perang sebelumnya sebagai staf.
Maksud Anda ingin memberikan pekerjaan kepada para wanita yang miskin itu
agar bisa membantu mereka, benar, 'kan?
Menurut hamba, ini bisa meningkatkan nilai Tuan Ainz.
Usulan yang sangat bagus.
Kalau begitu, aku ingin menyerahkan ini pada Pestonya dan Nigredo untuk dilakukan.
Hapuskan perintah penahanan mereka berdua.
Mohon maafkan hamba yang berterus terang.
Ketika ibu kota diserang,
agar hubungan antara Nazarick dan Jaldabaoth tidak tersebar,
Anda telah memberikan hukuman kepada umat manusia yang dibawa.
Tapi, kedua orang itu malah melawan perintah Anda
dan menyembunyikan para bayi.
Dengan perilaku yang tidak termaafkan seperti ini,
menurut hamba, meskipun dipenggal, itu juga tidak berlebihan.
Albedo.
Tuan Ainz, ekspresi seperti itu terlalu menyinggung.
Apa?
Perintah Anda adalah segalanya bagi hamba.
Hamba akan menghapus perintah penahanan kedua orang itu.
Benarkah? Maaf sudah merepotkanmu.
Baik.
Kalau begitu, usulan berikutnya.
"Membuat seragam agar kekuatan Nazarick menjadi semakin terpusat".
Sarannya seperti ini.
Benar-benar ide yang sangat rendahan.
Sebenarnya siapa yang mengusulkannya?
Maaf, ini adalah usulanku.
Seharusnya segera mengadakan penyelidikan.
Lalu, memberikan hukuman yang pantas bagi orang ini.
Tidak boleh melakukan hal seperti ini.
Karena aku sudah pernah berjanji untuk tidak menghukum siapa pun.
Jadi, baru bisa mengumpulkan begitu banyak saran.
Baik.
Tuan Ainz.
Tuan Aura dan Tuan Mare datang.
Biarkan mereka masuk.
Tuan Ainz!
Selamat pagi!
Se... Selamat pagi, Tuan Ainz.
Selamat pagi.
Albedo, selamat pagi juga.
Kalian berdua,
kenapa tidak membuat janji pertemuan terlebih dahulu dan mendadak...
Apakah boleh seperti ini?
A... Apa yang sedang Anda lakukan, Tuan Ainz?
Terima kasih.
Mare juga kemarilah.
I... Itu, Tuan Ainz,
hamba juga ingin...
Albedo, bukankah kamu orang dewasa?
Lalu, kalian berdua sebenarnya ada urusan apa?
Kami hanya ingin menemui Tuan Ainz.
Seperti itu, ya.
Aku juga sangat senang bertemu dengan kalian.
Tu... Tuan Ainz.
Wa... Wah.
Wah!
Itu... Aku sudah puas duduk di sini.
Nona Albedo, silakan duduk.
Maaf, Mare.
Kemarilah, Albedo.
Baik!
Maaf, bisakah kamu langsung duduk?
Lembut sekali, selain itu, aroma ini...
Mohon tanya, apakah ada masalah?
Tidak apa-apa, aroma tubuhmu sangat harum.
Jika tidak keberatan, apakah Anda mau menciumnya lagi?
Ingin mencium sejam ataupun seharian juga boleh!
Tidak, satu jam benar-benar agak...
Bi... Biarkan aku menciumnya sebentar saja.
Benar saja, aku pernah mencium aroma ini di suatu tempat.
Tuan Ainz.
Jika seperti ini, agak seperti orang cabul.
Ma... Maaf.
Sudah, kalian berdua turunlah dari kakiku.
Tuan Ainz, Aura duduk lebih awal dibanding hamba.
Mohon izinkan hamba duduk lebih lama.
Jelas-jelas waktumu bertemu dengan Tuan Ainz lebih lama!
Kalau itu, apa boleh buat, aku melakukannya karena pekerjaan.
Apa-apaan? Ternyata karena pekerjaan.
Aku ini datang demi bertemu dengan Tuan Ainz.
Lupakan saja tentang Albedo,
tapi kenapa Aura pun...
Oh ya, pasti hasrat mendominasi, 'kan?
Atau mendambakan kasih sayang ayah?
Tidak peduli yang mana pun, keduanya memerlukan pendidikan emosional.
Jika di Negara Dark Elf,
mungkin dia masih bisa mendapatkan beberapa orang teman.
Tu... Tuan Ainz.
Maaf, aku hanya sedang memikirkan beberapa hal.
Apakah masalah yang barusan itu?
Benar, memang masalah yang itu...
Sebenarnya masalah yang mana?
Mengenai masalah itu, menurut hamba, masih ada bagian yang perlu dipertimbangkan.
Al... Albedo memang hebat.
Mohon tanya, apa yang sedang kalian bicarakan?
No comments yet. Be the first to leave one.