200 rreshtat e parë.
Anak-anak, kalian mengingat hari pertamaku dengan Robin.
- Kurasa aku jatuh cinta padamu. - Apa?!
Begini masalahnya, orang normal, yang bukan ayahmu ini,
biasanya lebih lama mengatakan "Aku mencintaimu."
Robin mengalami tahap yang biasa.
- Laba-laba! - Aku meninggalkan sesuatu di lorong.
- Dimana? - Di sana.
Dapat.
Ada momen dimana kau merasa kau pikirkan itu.
Whoa, masih hidup.
Ada momen dimana kau merasa kau tahu itu.
Oh, kau tak ingin menciumku, kau akan sakit.
Benar-benar sepadan.
Ada momen dimana kau tahu yang kau rasakan, tapi belum ingin mengatakannya.
Baiklah, sepertinya sudah waktunya. Kita bicara lagi besok?
Selamat malam.
Selamat malam.
Tunggu, Ted?
Ya?
Selamat malam.
Bagus, sampai jumpa lagi.
Bye, sweetie.
Hei. Coba tebak?
Adikku Katie akan datang berkunjung pekan ini.
Dia akan sampai hari Kamis.
Itu hebat. Kau tahu apa yang akan kulakukan?
Aku akan cuti hari Jumat.
Kita akan membawanya ke Empire State Building.
Benarkah? Kau akan lakukan itu?
Tentu. Semuanya harus melihat Empire State Building.
Dan ada momen dimana kau tahu yang kau tahu,
dan kau tak bisa menahannya lagi.
- Ted. - Ya?
Falafel.
- Falafel? - Falafel.
Bukannya bilang "I Love You" kau malah bilang "falafel"?
- Aku tersedak. - Aku tak mengerti.
Kenapa kau tak bisa beritahu Ted kalau kau mencintainya?
Oh, ayolah, ini masalah besar buatku.
Oh, Tuhan, kau pikir kau tak akan harus mengatakannya pada seorang pria sebelum ini.
Tidak.
Oke, aku tak pernah sejauh ini dalam berhubungan.
Aku biasanya putus tiga minggu.
Jangan beritahu kalau kau benar-benar ikut teori "free-way" Barney.
Awasi langkahku sewaktu bangun, anak-anak, karena aku akan membagikan pengetahuan.
Hubungan itu seperti "freeway" (jalan bebas).
Tunggu, sebulan lalu kau katakan, hubungan itu seperti sirkus keliling.
Tidak, ini yang terbaru. Ini mengalahkan itu.
Freeway punya pintu "exit". Begitu juga hubungan.
"Exit" pertama, favoritku pribadi, masuk selama 6 jam.
Bertemu, berbicara, berhubungan seks, kau pergi waktu dia di kamar mandi.
Jadi setiap gadis yang kau tiduri merasakan kebutuhan mendesak untuk mandi?
Sebenarnya, ya, aku mengerti.
"Exit" kedua, di hari ke-empat, 3 minggu, 7 bulan--
itu saat kalian akan putus, kalian bisa menandai kalender.
Apa?
Kemudian 1,5 tahun, 18 tahun, dan "exit" terakhir, kematian.
Dimana, kau bersama wanita yang sama seumur hidupmu,
rasanya seperti, "Apa kita sudah disana?"
Jadi aku belum pernah di "freeway" selama ini.
Maksudku, biasanya sekarang, aku tahu beberapa hal aneh dengan pria itu
yang membuatku ingin "exit".
Ya, aku sudah pernah.
Aku pernah kencan dengan pria yang hanya ke kamar mandi saat musik klasik bermain.
Oke, itu Marshall.
Hanya saja, semua hal lancar saja dengan Ted, aku tak ingin memperumit.
Santai, akan terjadi saat waktunya.
Itu juga nasehat yang kuberi pada Marshall untuk melupakan hal-hal musik klasik itu.
Oh, ini dia Katie.
- Aw, adikmu manis sekali. - Ya.
Ini mengingatkanku saat aku biasa melihatnya datang di jalan sekolahan,
dengan ekor babi kecilnya dan tas Hello Kitty.
- Hello, Kitty. - Oh, tidak.
Tidak. Tidak.
- Hei, Robin. Apa kabar? - Oh, baik. Baik.
Jadi siapa... pria berlidah ini?
Robin, ini pacarku, Kyle.
Sepertinya keseksian mengalir dalam keluarga ini.
Oh, kau mengatakannya. Bagus.
Jadi sudah berapa lama kalian...?
- Dua bulan penuh. - Ya.
Dia sebenarnya datang mengunjungi keluarga di New York juga.
Bagus kan?
Sepupuku. Dia 23, agak gempal, tapi dia membelikanku bir, jadi...
Itu keren. Ini temanku, Lily.
Seksi.
Kau mengatakan sesuatu!
Ayolah, kami bawa kau pulang ke tempatku, kami akan menenangkanmu.
Um, sebenarnya, aku ingin tinggal dengan Kyle, malam ini.
- Uh, tidak, kau tidak. - Oh, ayolah.
Ini malam spesial kami.
Jika kau tahu maksudku.
Apa?
Oh. Oh...
AKu tak percaya adik kecilku akan kehilangan keperawanannya dengan seorang...
.... sampah dengan elang palsu.
Ini tak bisa terjadi.
Kalian harus membantuku bicara padanya.
Bicara tentang gadis yang berhubungan seks.
Ya, aku tak punya topik itu.
Melarang "seks pranikah" bertentangan dengan agamaku.
Please? Aku kakaknya.
Aku harusnya mengajari cara membuat keputusan bagus dan bijak.
Ini jam 2:00 dan kau sudah minum 3 Scotch dan soda.
Itulah kenapa aku butuh bantuan.
Robin meyakinkan Katie untuk tetap bersamanya di malam pertama.
Dan hari berikutnya, aku mengajak semua ke Empire State Building.
Kalian beruntung datang kesini dengan seorang arsitek.
Fakta lucu Empire State Building no.1:
Waktu konstruksi dimulai pada 17 Maret, 1930,
kerangkanya bertambah dengan kecepatan 4,5 lantai per minggu.
4,5 lantai per minggu.
4,5 lantai perminggu.
Itu dia. Itu dia. Ayo.
Ini fakta lucu, teman, mari tertawa untuknya.
Kau tahu, Katie, aku ingin ke Empire State Building ini sejak sekian lama,
tapi aku menunggu kesini dengan orang spesial.
Oh, ini dia.
Marshall dan aku belum pernah ke Empire State Building juga.
Tapi aku senang, bisa menunggu sesuatu yang penting dengan tunanganku.
Bicara tentang menunggu, aku menandatangani "Janji Berpantang" di SMA.
Tidak apa-apa kalau menunggu.
Dan jauhi narkoba... kecuali ganja.
- Kau beritahu mereka? - Oh, oke, ya, aku beritahu.
Tapi hanya karena aku ingin kau mendengar dari orang dewasa lainnya juga.
Semuanya berpikir kau harus menunggu. Iya kan?
- Pastinya. Kau harus menunggu. - Seks itu asik.
Lihat?
Kau munafik sekali. Kau hanya 16 tahun kehilangan perawan.
Bagaimana kau tahu itu?
Kau meninggalkan diari di kamar lamamu/ kabar baruku.
Aku akan bayar $10,000 untuk diari itu.
Lihat, aku sudah 2 bulan kencan dengan Kyle.
Terasa seperti selamanya.
Maksudku, kami sudah melakukan yang lain-lainnya.
- Maksudku, kami bahkan... - Oh. La, la, la, la, la.
La, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la.
Bahkan Kyle harus melakukan itu.
Kau tak punya hak untuk melarangku.
Tapi Kyle? Kenapa kau tak bisa menunggu?
Karena kalau kau menunggu, kau akan bertemu pria baik seperti Ted.
Robin, ini terjadi.
Lihat, aku sudah mengeposnya di halaman Myspace-ku.
- Aku butuh kretek. - Kau merokok juga sekarang?
- Oh, kau ingat kretek? - Tidak!
Jangan "Oh, kau ingat kretek?" Ini tak bisa terjadi.
Dia adik kecilku, oke?
Dia harusnya menonton "Little Mermaid" dan minum Yoohoo, bukan seks.
Ayolah, kau masih 16 waktu berhubungan seks.
- Aku 17. - Kami 18.
Barney mungkin 12.
Bagus juga, Ted.
Aku, uh, enam... empat...
Berapa kau tadi?
- 17. - Sobat, aku juga.
- Barney, kau oke? - Ya, tentu.
Apa, kau tak percaya?
- Aku ada di kemah, jadi... - Kemah apa?
Sebuah tempat di Catskills. Lihat ke atas.
Aku disana mengajar saat musim panas.
Apa yang kau ajarkan?
Uh, menari.
Menari?
Ya, Ted, menari. Mungkin kau pernah dengar.
Hanya pekerjaan sederhana, tapi berubah memiliki banyak arti.
Namanya Frances Houseman, tapi orang memanggilnya Baby.
# Sylvia #
# Yes, Mickey? #
# How you call your loverboy? #
# Come here, loverboy #
# And if he doesn't answer #
# Oh, loverboy #
# And if he still doesn't answer? #
# I simply say, baby... #
# Oh, baby #
# My sweet baby #
Itu "Dirty Dancing".
- Itu terjadi malam lalu. - Tidak, 2 malam yang lalu.
"She's Like the Wind" tertanam di otakku selama 40 jam ini.
Aku baru saja mengeluarkannya. Sekarang kembali lagi.
Brengsek kau, Swayze!
- Kau ingat waktu pertama kita? - Ya.
Itu waktu kuliah.
Oh, tunggu, tunggu.
Lihat... aku sangat ingin melakukan ini, tapi...
kita harus membuatnya spesial, kau tahu?
Lakukan dengan benar.
Oke.
Kau benar.
Mungkin kita akan ke pantai dan menyewa rumah selama seminggu.
Ya, Malam Tahun Baru.
Oke.
Oh, dan kita akan menyalakan lilin dan memainkan musik klasik.
Itu bukan ide bagus.
Kenapa tidak?
Cerita panjang.
Tapi mungkin kita bisa memasukkan Al Green dan berendam sama-sama.
Oh, ya, itu kedengaran bagus.
Oh, aku mencitaimu, Marshall.
Aku senang kita menunggu.
No comments yet. Be the first to leave one.